
Pada akhirnya Shio Fang memutuskan untuk pergi ke menara giok, Shio Fang sengaja memilih tempat itu sebagai tempat peristirahatan untuk membuat strategi penyusupan ke suku naga surgawi, guna mencari batu kristal semesta yang berada di sana.
Shio Fang dan kelompoknya tiba di menara giok sore hari, di depan gerbang menara giok, Shio Fang yang telah lama menghilang dari menara giok sama sekali tak dikenali oleh para penjaga yang merupakan anggota baru dari menara giok, hingga kelompok Shio Fang saat ini tertahan di depan gerbang.
"Jika kalian semua ingin memasuki menara giok maka kalian semua harus menunggu di tempat ini, karena aku akan menyampaikan kedatangan kalian kepada pemimpin menara giok," ucap seorang penjaga.
"Baiklah..., katakan kepada pemimpin menara giok jika aku Shio Fang ingin bertemu," jawab Shio Fang.
Penjaga itu menganggukkan kepalanya dan Sedetik kemudian dia pun segera masuk ke dalam menara giok, untuk mengabarkan mengenai kelompok besar yang akan bertemu dengannya.
Di kediaman pemimpin menara giok, seorang penjaga gerbang kemudian menangkupkan kedua tangannya saat bertemu dengan Dewi Xiayi, yang saat ini merupakan pemimpin baru bagi menara giok setelah Dewi Lilia dikabarkan menghilang.
"Ada apa kau menemuiku?" tanya Dewi Xiayi.
"Di depan gerbang ada sekelompok pemuda ingin bertemu dengan ketua, salah satu pemuda itu bernama Shio Fang," jawab penjaga gerbang.
Dewi Xiayi sangat terkejut mendengar perkataan dari penjaga gerbang, karena nama yang disebutkan olehnya merupakan pemilik dari menara giok yang biasa juga disebut dengan ketua agung.
Tanpa pikir panjang Dewi Xiayi segera melesat pergi meninggalkan penjaga gerbang di tempat itu, tanpa mengatakan sepatah katapun.
Penjaga gerbang sangat terheran-heran melihat tingkah laku dari pemimpin manara giok, yang terlihat sangat tergesa-gesa untuk bertemu dengan kelompok yang ada di depan gerbang.
Sementara itu Dewi Xiayi pada akhirnya tiba di depan gerbang, dia langsung memberikan senyuman manisnya kepada pemuda yang ada di hadapannya sambil berkata.
"Selamat datang ketua agung..., silahkan masuk kedalam menara, Aku akan segera menyiapkan perjamuan bagi anda," ucap Dewi Xiayi.
"Saudari Dewi Xiayi, terima kasih atas penyambutan mu ini," ucap Shio Fang.
__ADS_1
Sementara itu para penjaga gerbang yang ada di tempat itu tubuh mereka seketika itu juga bergetar, saat mengetahui jika pemuda yang sempat ditahan di depan gerbang merupakan pendiri dari menara giok.
Mereka secara bersama-sama melihat ke arah patung raksasa yang berdiri kokoh di dalam menara, dan mereka bisa melihat jika pemuda yang dipanggil ketua Agung memang sangat mirip dengan patung tersebut, hingga semua penjaga gerbang segera menangkupkan tangan memberi hormat kepada Shio Fang.
Buru buru pemimpin penjaga gerbang kemudian berkata. "Maafkan kami ketua Agung karena tak mengetahui keberadaan anda," ucapnya.
Shio Fang kemudian tersenyum kepada anggota penjaga gerbang sambil berkata. "Kalian semua telah benar menjalankan tugas untuk menjaga gerbang, sedari itu aku akan menghadiahkan kalian semua beberapa sumber daya untuk peningkatan kekuatan," ucap Shio Fang.
Shio Fang kemudian memberikan sebuah wadah kecil berisikan pil obat kepada pemimpin penjaga gerbang, kemudian kembali berkata.
"Bagikan sumber daya ini kepada seluruh anggota penjaga gerbang, karena aku menginginkan kalian semua memiliki kemampuan lebih baik lagi," ucapnya.
"Terimakasih ketua agung," jawab pemimpin penjaga gerbang dengan senyum bagia yang tersungging dari bibirnya.
Shio Fang dan kelompoknya pada akhirnya masuk ke dalam menara giok, Dewi Xiayi yang menjamu mereka langsung dalam perjamuan makan, hingga pada akhirnya kelompok Shio Fang dipersilakan untuk beristirahat di kamar khusus yang telah disediakan.
"Bagaiman keadaan menara giok saat ini?" tanya Shio Fang berbasa-basi.
"Menara Giok telah menjadi menara yang besar dan sangat di perhitungkan di wilayah kekaisaran Cahaya ilahi. Saat ini menara giok telah memiliki kerjasama dengan menara pil dan juga menara tahta, sehingga menara Giok namanya semakin melambung tinggi dan sangat terkenal di wilayah kekaisaran ini," jawab Dewi Xiayi.
Shio Fang mengangguk-anggukkan kepalanya merasa puas dengan keberadaan menara giok saat ini, tak sia-sia dirinya bersusah payah di masa lalu untuk mendirikan menara giok hingga menjadi menara besar seperti sekarang ini.
Setelah berkata seperti itu Dewi Xiayi kemudian terdiam, dan Shio Fang dapat melihat jika wanita muda itu telah memikirkan sesuatu hingga Shio Fang kembali bertanya.
"Sepertinya kau telah memikirkan sesuatu, katakan kepadaku siapa tahu aku bisa membantu menyelesaikannya," ucap Shio Fang.
"Saudara Shio Fang..., Aku ingin mengetahui bagaimana keadaan Dewi Lilia saat ini, karena dari perkataan putri Bilqis setelah pulang dari kekaisaran Jiangma, jika saat ini Dewi Lilia ada bersamamu," ucap Dewi Xiayi.
__ADS_1
Shio Fang terdiam sejenak karena dia mengetahui secara pasti kedekatan hubungan antara Dewi Lilia dan Dewi Xiayi sudah seperti saudara kandung, dan hal itu tentunya memiliki kecemasan tersendiri di hati Dewi Xiayi atas hilangnya Dewi Lilia.
Pada akhirnya Shio Fang menceritakan semua mengenai keberadaan Dewi Lilia yang saat ini tengah berada di alam jiwa.
"Aku pasti akan menyembuhkannya kembali dan membawanya ke menata giok, untuk saat ini aku masih mencari batu kristal semesta dan setelah aku dapat mengumpulkannya menjadi sempurna maka saat itu aku dapat menyembuhkan Dewi Lilia," ucap Shio Fang.
"Dapatkah saudara Shio Fang membawaku untuk bertemu dengan Dewi Lilia?" Tanya Dewi Xiayi.
"Aku pasti akan membawamu untuk bertemu dengannya tapi tidak hari ini, Aku ingin beristirahat terlebih dahulu setelah perjalanan jauh yang telah ku tempuh," jawab Shio Fang.
"Baiklah..., aku akan menunggu kabar baik dari saudara Shio Fang, yang akan membawaku untuk bertemu dengan Dewi Lilia," ucap Dewi Xiayi dengan senyum yang mengembang disudut bibirnya.
Tak lama kemudian Shio Fang berpamitan kepada Dewi Xiayi untuk beristirahat, namun baru saja Shio Fang berjalan beberapa langkah tiba-tiba saja Dewi Lilia kembali berkata.
"Saudara Shio Fang bukan Aku berniat untuk mencampuri urusan pribadi mu, namun bolehkah aku bertanya sesuatu hal padamu?" tanya Dewi Xiayi.
"Katakanlah...," jawab Shio Fang dengan menghentikan angkanya.
"Bagaimana hubunganmu dengan Putri Cin Cin?" tanya Dewi Xiayi.
"Aku rasa kau pun telah mengetahui jawabannya, Karena aku tahu kau dan Putri Cin Cin merupakan sahabat dekat," jawab Shio Fang sambil melanjutkan perjalanannya kembali.
Melihat Shio Fang melangkah pergi Dewi Xiayi kembali berkata. "Besok adalah hari pernikahan putri Cin Cin dengan pangeran Hunzen, sebenarnya Putri Cin Cin tak pernah menginginkan pernikahan itu akan tetapi Kaisar Cin Yang telah mendesak dan memutuskan untuk menikahkan mereka".
"Saudara Shio Fang aku telah mendengarkan semua keluh kesah putri Cin Cin begitupun saat penolakan mu di istana raja Dewa obat kepadanya, Penolakanmu itu membuat hatinya hancur karena telah bodoh menunggu pemuda yang telah memberinya seorang putri cantik bernama Cin Ling".
"Cin Ling adalah Putri mu, karena selama ini Putri Cin Cin tak pernah melakukan hubungan intim kepada siapapun juga termasuk pangeran Hunshen, karena dia hanya pernah berhubungan intim satu kali dengan pemuda yang dicintainya yaitu dirimu," ucap Dewi Xiayi.
__ADS_1
Bersambung.