
Tiba tiba suara tawa Qing Ruo menggema dari dalam arena pertarungan, dan sedetik kemudian dia pun berkata. "Shio Fang kau telah meremehkan ku dengan tak melanjutkan pertarungan ini, aku tahu kau memiliki banyak kartu As di lengan bajumu untuk menghadapi ku, untuk itu kau harus tetap bertarung sampai ada salah satu diantara kita yang memenangkan pertarungan ini".
Setelah berkata seperti itu tiba-tiba saja debu tebal yang masih berterbangan di udara seketika itu sirna, terbakar oleh panasnya api yang keluar dari dalam tubuh Qing Ruo.
Saat ini Qing Ruo telah mengeluarkan kekuatan puncaknya untuk menyerang Shio Fang, di mana tubuh Qing Ruo saat ini telah terbungkus kobaran api berwarna biru yang sangat panas.
Shio Fang yang melihat hal itu menyadari jika saat ini Qing Ruo telah mengeluarkan kekuatan api Surgawi dengan batas maksimalnya, dan jika Shio Fang tak melakukan perlawanan maka dirinya sendiri yang akan dalam masalah besar oleh kekuatan api surgawi yang akan dilepaskan oleh Qing Ruo.
Shio Fang menggertakkan giginya saat mengetahui kekerasan hati Qing Ruo, sedetik kemudian dia pun berkata.
"Aku telah memperingatkan mu sebelumnya jika pertarungan ini akan membuat salah satu di antara kita akan binasa, apalagi kau telah benar-benar mengeluarkan kekuatan mu sampai batas menakutkan seperti ini, maka jangan salahkan aku jika terjadi hal buruk padamu setelah ini," ucap Shio Fang.
Dari tangan Shio Fang tiba-tiba saja tercipta sebuah bunga teratai yang merupakan penggabungan dari inti es Lotus surga dan inti angin petir hitam misterius, dan di tangan kiri Shio Fang telah memegang bunga teratai biru.
Shio Fang kemudian menyatukan dua kekuatan maha dahsyat itu menjadi satu, yang membuat seluruh pelindung arena yang sebelumnya telah terbentuk dari kekuatan formasi master Zenyu, pada akhirnya mengalami keretakan di sana-sini.
Master Zenyu kemudian berdiri dari duduknya dan memerintahkan seluruh penonton untuk segera pergi meninggalkan tribun penonton, karena kekuatan energi dari kedua petarung telah melebihi kapasitas kekuatan formasi pelindung arena.
Seluruh penonton yang mendengar perintah dari master Zenyu pada akhirnya melesat pergi meninggalkan Tribun penonton, yang menyebabkan Tribun penonton saat ini benar-benar telah dikosongkan.
Master Zenyu kemudian menyuruh para petinggi akademi untuk bersama-sama membentuk formasi perlindungan, karena benturan energi yang akan terjadi akan menimbulkan kehancuran besar di akademi.
Seluruh praktisi hebat Akademi yang jumlahnya puluhan orang seketika itu juga bersama-sama menggabungkan kekuatan untuk membentuk formasi, agar bangunan-bangunan besar di Akademi tak hancur oleh gelombang kejut dari ledakan energi yang terjadi.
__ADS_1
Penatua Suan Yuan yang melihat bunga teratai Nirwana petir surgawi yang telah terbentuk di tangan Shio Fang kemudian berkata. "Kita harus membantu Qing Ruo dalam menghadapi serangan yang akan dilakukan oleh Shio Fang, karena jika tidak Qing Ruo pasti akan mati dalam pertukaran itu," ucapnya.
ketiga penatu yang dapat merasakan kekuatan besar dari bunga teratai yang ada di genggaman tangan Shio Fang, pada akhirnya menganggukkan kepala mengiyakan perkataan dari penatua Xuan Yuan.
Sementara di atas Arena pertarungan, bola api raksasa yang terbentuk dari kumpulan energi api Surgawi benar-benar telah dilepaskan oleh Qing Ruo.
Bola energi yang membawa riak menakutkan itu dengan cepat menuju ke arah Shio Fang.
Shio Fang tak tinggal diam melihat serangan menakutkan yang menuju ke arahnya, sehingga membuat nya seketika itu juga melepaskan bunga teratai Nirwana petir surawi ke arah bola raksasa yang berselimut api surgawi berwarna biru.
Dan pada akhirnya kedua energi besar itu saling berbenturan di udara hingga bergesekan beberapa saat lamanya, yang menimbulkan gelombang kejut berkali-kali dari pergesekan itu, dan pada akhirnya.
"Duar...!!"
Semua praktisi hebat yang menahan gelombang energi itu terpaksa harus memuntahkan darah dari mulutnya, karena gelombang energi itu benar-benar sangat kuat yang mampu menghancurkan kekuatan seorang praktisi di ranah semesta yang telah melewati 6 kali ke kesengsaraan Nirwana.
Hanya master Zenyu yang masih terlihat bertahan dengan tak memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya, namun di dalam tubuhnya terlihat jelas adanya kekacauan energi yang harus membuatnya menahan sekuat tenaga agar dirinya tak terluka dalam, hingga pada akhirnya gelombang energi itu benar-benar menghilang yang membuat seluruh praktisi kuat yang dimiliki Akademi pada akhirnya dapat bernapas dengan lega.
Setelah gelombang energi menakutkan itu menghilang, membuat mereka semua buru-buru duduk bersila untuk melakukan kultivasi agar dapat meredakan kekacauan energi di dalam tubuh mereka masing-masing.
Di dalam arena pertarungan tampak Shio Fang masih berdiri tegak di tempatnya berada, sementara di sisi lain tampak keberadaan Qing Ruo benar-benar saat ini begitu sangat memprihatinkan.
Perisai armor api Phoenix di tubuhnya telah hancur hingga membuat banyak luka sayatan yang mengeluarkan darah dari dalam tubuhnya, tampak darah segar juga telah mengalir dari mulutnya yang menandakan jika saat ini Qing Ruo telah terluka dalam yang sangat parah.
__ADS_1
Di belakang Qing Ruo terlihat 4 sosok penatua yang telah membantunya melewati pemusnahan yang dilakukan oleh Shio Fang, terlihat keempatnya saat ini tengah tengah menetralkan kekacauan energi di dalam tubuh mereka masing-masing.
4 Penatua hanya dapat menghembuskan nafas beratnya karena mengetahui jika Shio Fang telah melampaui kekuatan mereka semua, dan tak menyangka jika perkembangan Shio Fang selama 10 tahun belakangan ini begitu sangat pesat.
Shio Fang kemudian melangkahkan kakinya ke arah Qing Ruo sambil berkata. "Aku tak pernah menginginkan pertarungan di antara kita, jika kau di masa depan masih penasaran dengan diriku maka aku akan mempersilahkan dirimu untuk bertarung denganku kembali," ucap Shio Fang sambil membalikkan tubuh melangkah pergi keluar dari dalam arena pertarungan.
"Tunggu Shio Fang...!, di dalam pertarungan ini aku telah mengaku kalah dan kuharap di masa depan tak ada pertarungan kedua kalinya, karena aku tak menginginkannya lagi.
"Kau memang adalah legenda dari Akademi kunlun yang sangat menakutkan, yang belum tentu akademi Kunlun bisa mendapatkan praktisi hebat seperti dirimu kembali".
"Shio Fang hari ini kau telah memberikan pelajaran bagiku bagaimana seorang praktisi harus dapat merendahkan dirinya sepertimu, Aku selama ini selalu menganggap diriku sebagai seorang praktisi kuat yang tanpa tanding di Akademi Kunlun, dan tanpa menyadari jika di atas langit masih ada langit yang lebih hebat dari diriku".
"Shio Fang terimakasih atas pelajaran hari ini bagaimana aku harus merubah diri agar lebih baik lagi," ucap Qing Ruo sambil berlutut di hadapan Shio Fang.
Shio Fang mengembalikan tubuhnya dan kembali berjalan ke arah Qing Ruo, dengan memapah tubuh Qing Ruo agar dapat berdiri kembali.
"Kau adalah seorang ksatria sejati yang dapat menerima kekalahan dan menjadikannya sebuah pelajaran. Mulai hari ini kau akan menjadi saudaraku yang keempat dan untuk itu izinkanlah diriku untuk menyembuhkan mu," ucap Shio Fang.
Qing Ruo seakan tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya, jika Shio Fang telah mengakuinya sebagai saudara. Dengan tersenyum Qing Ruo kemudian berkata.
"Baiklah kakak Shio Fang," ucap Qing Ruo sambil memegangi dadanya yang terasa sakit.
Ke empat penatua yang mendengar dan melihat pemandangan itu begitu sangat senang, biar bagaimanapun mereka berdua merupakan dua orang pemuda yang memiliki kemampuan hebat yang dapat membanggakan akademi Kunlun, dan saat ini ketegangan di antara mereka berdua telah berakhir dengan kebahagiaan.
__ADS_1
Bersambung