Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Mengalahkan 3 praktisi dari sekte lembah hijau


__ADS_3

Ketua Gu yan telah menggunakan kekuatan terkuat dari lembah hijau, yaitu segel formasi kehancuran besar.


Kekuatan segel telah mengurung Shio Fang kedalam alam formasi, yang membuat Shio Fang saat ini berada di dalam sebuah kegelapan yang sangat pekat, kegelapan yang mengeluarkan aura kematian di setiap hembusan nafas Shio Fang.


Shio Fang yang menyadari jika dirinya saat ini tengah berada di dalam sebuah alam formasi dengan aura yang sangat menakutkan, saat itu juga segera mengeluarkan pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi dari dalam dantiannya untuk menahan formasi yang di buat oleh ketua Gu yan.


Pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi yang telah menyatu dengan tubuh nirwana Shio Fang, seketika itu juga memancarkan cahaya emas yang sangat agung, Shio Fang tak menyia nyiakan kesempatan itu untuk melesat masuk kedalam pagoda agar dirinya dapat terlindungi dari Aura kejam yang bisa saja membunuh dirinya kapanpun juga, dan di dalam pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi Shio Fang segera menapakkan kedua tangannya di lantai pagoda, sambil berkata.


"Formasi segel alam petir," ucapnya.


Pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi seketika itu juga terbungkus oleh gelembung yang mengeluarkan petir kecil dari dalamnya, petir kecil yang berkedip kedip seketika itu mengeluarkan cahaya terang sehingga membuat area yang tadinya gelap gulita kini telah terang benderang.


Shio Fang seketika itu juga menggabungkan kekuatan inti angin misterius yang telah di upgrade menjadi angin petir hitam misterius dengan inti es lotus surga, yang menyebabkan sebuah teratai giok hitam terbentuk yang memiliki daya pemusnah yang sangat kuat, dan kini teratai giok hitam itu telah melayang dengan berputar pelan di atas telapak tangan Shio Fang.


Sementara itu di luar formasi tampak kedua tetua telah bangkit dari keterpurukannya dan saat ini telah bersama dengan ketua Gu Yan, mereka berdua seketika itu juga menggabungkan kekuatan terkuat yang mereka miliki untuk memperkokoh segel formasi yang telah dibentuk sebelumnya oleh ketua Gu yan.


Tubuh ketiga praktisi dari lembah Hijau bergetar hebat dengan pakaian yang dikenakannya berkibar tertiup angin yang tiba-tiba saja datang, ketua Gu Yan kemudian melesat ke udara dan mengambang di sana, tak lama kemudian dia pun berucap.


"Pemusnahan kutukan kegelapan".


Setelah berkata seperti itu kedua telapak tangan ketua Gu yan seketika itu juga diarahkan kepada formasi segel kehancuran besar yang tercipta, hingga membuat formasi segel aktif yang menimbulkan putaran dengan cahaya yang berkedip-kedip di langit.


Tak berselang lama tiba-tiba saja formasi segel itu bergetar hebat dan....


"Boom...!!"


Formasi segel benar benar meledak dengan Shio Fang yang berada di dalamnya.


Putri Cin Cin yang melihat hal itu begitu sangat terkejut, rasa bersalah seketika itu melanda hatinya setelah melihat kejadian yang begitu sangat membuatnya terpukul.


"Kak Shio Fang...!" pekik putri Cin Cin yang mulai berlinangan air mata dengan rasa bersalah di dalam hatinya.


Sementara itu Shio Fang yang saat ini berada di dalam lautan api formasi yang telah meledak, merasakan jika kekuatan alam petir yang dibuat nya tak mampu untuk menahan ledakan energi besar yang terjadi, semua itu terlihat dari beberapa bagian dinding gelembung yang menyelimuti pagoda telah mulai retak di berbagai bagian.


"Formasi ini benar-benar sangat menakutkan, jika aku hanya mengandalkan alam petir buatanku maka aku pasti akan dalam bahaya dari formasi pemusnahan ini," batin Shio Fang.


Setelah mengetahui jika alam petir yang dibuatnya tak mampu lagi menahan formasi yang dilakukan ketiga praktisi dari lembah Hijau, membuat Shio Fang segera mengeluarkan gerbang hitam dari dalam dantiannya.

__ADS_1


Setelah alam petir yang dibuat nya benar-benar hancur, gerbang hitam segera menghisap seluruh energi pemusnahan yang ada di tempat itu, sementara Shio Fang masih tetap aman di dalam pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi yang melindungi tubuhnya.


Setelah gerbang hitam menyerap habis energi pemusnahan yang berada di tempat itu, Shio Fang segera mengibaskan tangannya dan kedua harta Surgawi yang telah membantunya dalam menghadapi formasi yang dibuat oleh ketiga praktisi dari lembah Hijau, menghilang dari tempat itu dan meninggalkan Shio Fang yang kini secara perlahan lahan melayang ke udara dengan teratai giok hitam pemusnahan yang berada di genggaman tangannya.


Setelah debu yang tadinya menebal menghilang akibat ledakan informasi segel yang terjadi, ketiga praktisi dari lembah hijau sangat terkejut melihat Shio Fang yang masih hidup dan saat ini telah mengambang di langit dengan energi pemusnahan yang berada di genggaman tangannya.


"Bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi, apakah kekuatan tubuh nirwana sampai sekuat ini hingga dapat menahan energi pemusnahan yang disebabkan oleh kekuatan kutukan segel kegelapan," ucap ketua Gu yan.


"Sepertinya seperti itu, tubuh nirwana benar-benar sangat kuat hingga mampu menahan serangan gabungan yang telah kita lakukan," ucap tetua Gu king.


"Apa yang harus kita lakukan saat ini, sementara pemuda itu tengah membawa energi yang sangat menakutkan di genggaman tangannya, sementara saat ini kekuatan spiritual ku dapat merasakan kehancuran yang sangat menakutkan jika serangan itu ditujukan kepada kita," timpa tetua Gu tang Hao.


"Kau benar saat ini posisi kita tak menguntungkan, jika serangan energi pemusnah yang berada di genggaman tangan pemuda itu langsung di tunjukan pada kita, aku sangat sanksi jika kita mampu untuk menahannya," ucap ketua Gu yan.


"Lantas apa yang harus kita lakukan saat ini?" tanya tetua Gu tang Hao.


"Aku akan mencoba berbicara kembali pada pemuda itu," jawab ketua Gu Yan.


Ketua Gu yan kemudian berbicara dengan pengaliran tenaga dalam hingga suaranya dapat menggema ke seluruh penjuru pegunungan.


"Anak muda..., sepertinya kesepakatan yang sebelumnya kita bicarakan ada baiknya kita rundingkan kembali untuk tak melanjutkan perselisihan ini, kami dari sekte lembah hijau telah menerima semua yang telah terjadi dengan lapang dada," ucap ketua Gu yan.


Stelah berkata seperti itu, Shio Fang melemparkan teratai giok berwarna hitam menuju ke arah ketiga praktisi kuat dari lembah Hijau. Apa yang dilakukan oleh Shio Fang membuat ketiganya benar-benar dilanda rasa ketakutan yang teramat sangat, karena energi pemusnahan yang sangat besar seketika itu juga menuju ke arah mereka bertiga.


"Cepat kalian satukan kekuatan untuk menahan serangan darinya, karena tak ada pilihan lain bagi kita selain bertarung habis-habisan dengan pemuda itu," teriak ketua Gu yan.


Ketiga petinggi dari sekte lembah hijau saat itu juga langsung mengeluarkan kekuatan terkuat yang mereka miliki, dan kembali disatukan ke dalam tubuh Ketua Gu yan hingga membuat sang ketua memiliki energi yang sangat berlimpah di dalam tubuhnya.


Ke tua Gu yan yang saat ini mendapatkan kekuatan dari kedua tetua yang ada di belakangnya, seketika itu juga menghantamkan tinjunya ke depan hingga tinju raksasa berwarna hitam segera melesat menuju ke arah teratai giok yang telah dilepaskan oleh Shio Fang.


"Boom..!!"


Kembali ledakan energi tercipta di tempat itu saat dua kekuatan saling beradu yang menimbulkan riak energi dan suara yang memakan telinga. Udara di tempat itu seketika itu juga terdistorsi yang menyebabkan dimensi dari alam yang lain terlihat akibat robekan udara yang terjadi.


Teratai giok pemusnahan terus mengikis tinju hitam raksasa, hingga tinju hitam itu benar-benar menghilang dan serangan teratai giok hitam saat ini benar-benar melesat kembali ke arah ketiga praktisi dari sekte lembah hijau dan ....


"Duar ..!!"

__ADS_1


Teratai giok hitam menghantam ketiga praktisi kuat dari sekte lembah hijau tanpa ampun, yang membuat ketiga praktisi itu kini telah berubah menjadi debu akibat daya pemusnah yang sangat mengerikan yang dilepaskan oleh Shio Fang.


Kini terlihat lobang yang sangat besar tercipta di tanah, dan pepohonan yang berada di tempat itu dengan jarak ratusan kilo meter telah ikut hancur menjadi debu.


"Sudah terlambat bagi kalian untuk dapat melakukan perundingan dengan ku, dan ini merupakan hal yang setimpal bagi kalian yang telah meremehkan ku," ucap Shio Fang.


Shio Fang segera menjulurkan tangannya maka ketiga cincin yang saat ini mengambang di udara seketika itu juga meluncur ke genggaman tangannya. Shio Fang kemudian menghancurkan jejak spiritual yang berada di dalam cincin ruang itu, dan setelah itu Shio Fang menyimpan cincin ruang milik ketiga praktisi kuat dari sekte lembah hijau karena Shio Fang yakin jika di dalam cincin ruang itu banyak terdapat harta yang nantinya akan berguna baginya.


Shio Fang yang sebelumnya telah mengeluarkan pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi untuk melindungi putri Cin Cin, saat itu juga mengibaskan tangannya sehingga pagoda 8 tingkat surgawi menghilang dari tempat itu, dan meninggalkan sosok wanita cantik yang tengah berdiri menatap ke arah Shio Fang dengan tajam.


Shio Fang dengan segera menuju ke arah Putri Cin Cin, dan tanpa berkata apa pun juga Shio Fang segera meraih tangannya dan tiba-tiba saja keduanya telah menghilang dari tempat itu.


Shio Fang kini telah berada di pinggiran hutan berdekatan dengan pelabuhan penghubung antara dataran tengah dan dataran surgawi.


Shio Fang kemudian memberikan sebuah pil kepada Putri Cin Cin sambil berkata. "Telanlah pil ini agar luka dalam yang kau derita akan pulih seperti sedia kala," ucapnya.


Sambil menundukkan kepalanya putri Cin Cin kemudian mengambil pil itu dan tanpa ragu langsung menelannya. Sesaat kemudian putri Cin Cin menengadahkan kepalanya menatap Shio Fang kemudian berucap. "Trimakasih".


Tak lama kemudian tiba-tiba saja fluktuasi udara muncul di tempat itu, dan dari dalam sobekan dimensi muncul pemuda tampan dan menatap ke arah putri Cin Cin sambil berkata.


"Kau sungguh sangat merepotkan," ucap pemuda itu yang tak lain adalah Shio Ju yang sengaja diundang secara khusus oleh Shio Fang untuk datang ke tempat itu.


"Kak Shio Fang..., pergilah biar aku yang mengurus dan menemani putri Cin Cin agar sampai di kekaisaran cahaya ilahi dengan selamat," ucapnya.


Ekspresi wajah Putri Cin Cin seketika itu berubah saat mengetahui jika Shio Fang akan pergi meninggalkannya, dan hal itu membuat putri Cin Cin tanpa ragu bergegas ke arah Shio Fang dan memegang tangannya.


"Kak Shio Fang maafkan Aku, Aku akui aku telah banyak menyusahkanmu sehingga kau mengalami pertarungan yang hampir saja merenggut nyawamu, dan saat ini aku berjanji padamu tak akan melakukan hal itu lagi dan akan selalu menjaga sikapku agar tak menimbulkan hal buruk yang akan terulang lagi kepadaku," ucap putri Cin Cin dengan wajah yang sangat memelas.


Shio Fang sama sekali tak berbicara sepatah kata pun, pandangannya saat ini terarah pada lautan yang luas dan sesaat kemudian dia pun mengibaskan tangannya sehingga pegangan tangan Putri Cin Cin pun terlepas.


Shio Fang dengan dingin berjalan pergi meninggalkan tempat itu tanpa sedikit pun menoleh ke arah Putri Cin Cin yang tak percaya jika Shio Fang saat ini sudah tak peduli lagi dengannya.


Putri Cin Cin tak bisa berkata apa-apa lagi saat melihat Shio Fang telah berjalan pergi meninggalkannya, putri Cin Cin merasakan kegelisahan yang mendalam seperti ada yang telah hilang dari hatinya.


"Kak Shio Fang Aku tak ingin kau membenciku, dan aku berjanji padamu aku akan berubah sepenuhnya dengan melepaskan semua kesombongan dan keangkuhanku selama ini".


"Kak Shio Fang maafkan aku," batin putri Cin Cin dengan air mata yang telah mengalir membasahi pipinya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2