Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Perang 4


__ADS_3

Udara di sekitar tempat itu mulai terdistorsi saat niat membunuh terlihat dari bola mata keduanya, Ketua Wudongkian yang tadinya duduk bersila kini mulai berdiri, dan sebuah pedang perak saat ini telah mengambang di sisinya.


Tak lama kemudian ketua Wudongkian mulai melakukan serangannya dengan pedang perak yang kini melesat cepat menuju ke arah Shio Fang, dan disusul dengan melesatnya sang ketua dengan menghantamkan cakarnya yang dipenuhi kuku kuku beracun ke arah Shio Fang.


Serangan pedang dan cakar itu mampu membuat udara yang dilaluinya mengeluarkan suara bergemuruh, yang menandakan jika serangan itu benar benar memiliki daya penghancur yang sangat mematikan.


Di sisi lain, Shio Fang tampak memandang serius pertarungan yang akan dilakukannya, karena dia tahu jika lawan tarungnya saat ini merupakan seorang praktisi yang memiliki kemampuan diranah semesta bintang 5 sempurna.


Shio Fang kemudian memiringkan tubuhnya untuk terlepas dari pedang perak yang melesat cepat ke arahnya, dan menebaskan perang pemecah surga untuk menyambut datangnya serangan cakar ketua Wudongkian.


Energi dingin dari pedang pemecah surga kini berbenturan dengan cakar ketua Wudongkian, yang menimbulkan ledakan keras hingga keduanya sama sama terseret mundur beberapa meter ke belakang.


Shio Fang dapat merasakan tekanan yang sangat kuat dari benturan energi yang terjadi, hingga tangan kanannya yang memegang pedang pemecah surga terasa kesemutan.


Sementara di tempat lain hal yang tak terduga terjadi kepada ketua Wudongkian, dia tak menyangka jika pemuda yang menjadi lawan tarungnya dapat menahan serangannya, dan bahkan dapat membuatnya terseret ke belakang sehingga sifat yang meremehkan kepada pemuda itu kini telah berubah menjadi keseriusan, setelah merasakan kekuatan dari pemuda itu yang memiliki kemampuan tak jauh dari kemampuan yang dimilikinya.


"Cukup lumayan kau mampu menahan serangan ku, tapi ini baru permulaan karena sebentar lagi aku pasti akan membunuhmu," ucap ketua Wudongkian.


Shio mengibaskan debu yang melekat di pakaiannya sambil menatap tajam ke arah ketua Wudongkian, Shio Fang kemudian berkata.


"Jika hanya seperti ini kekuatan mu yang akan membunuhku, maka kau akan merasa kecewa karena aku tak akan membiarkan mu dapat dapat berbicara lagi di hadapanku. Ketua Wudongkian sepertinya kau hanya berkhayal jika akan membunuhku dengan kemampuanmu yang seperti ini," ucap Shio Fang dengan senyum dinginnya.


Shio Fang tiba tiba melesat cepat dengan menghantamkan pedang pemecah surga ke arah ketua Wudongkian, dan serangannya kali ini tak memiliki energi besar di dalamnya.


Melihat serangan dari Shio Fang, ketua Wudongkian kemudian menghantamkan cakarnya ke depan untuk menghalau serangan dari Shio Fang, dan benturan kembali terjadi hingga membuat tubuh Shio Fang terhuyung huyung ke belakang dan hal itu memberikan kesempatan kepada ketua Wudongkian untuk memberikan tebasan ke tubuh Shio Fang.


Benar saja tebasan itu mampu menebas putus tubuh Shio Fang, namun keterkejutan segera melanda hati ketua Wudongkian setelah melihat jika pemuda yang menjadi lawan tarungnya itu hanyalah sebuah bayangan, dan hal itu segera membuat kepanikan di hati ketua wudongkian, saat merasakan adanya desingan angin yang sangat halus yang muncul di belakangnya, hingga membuat sang ketua segera membalikkan tubuh dan menebaskan pedang peraknya ke belakang, hingga membuat benturan pedang kembali terjadi yang membuat riak energi yang menyebar di sekitar ruangan itu.

__ADS_1


Tubuh ketua Wudongkian terhempas ke lantai ruangan dan bergulingan beberapa saat di sana akibat benturan pedang yang terjadi, sang ketua kemudian kembali bangkit berdiri dan menyeimbangkan tubuhnya sambil menyekah darah yang mengalir di sudut bibirnya.


"Pemuda ini begitu sangat licik, dan aku tak menyangka sejak kapan dia pergi dari penglihatan ku dan meninggalkan tubuh Avatar untuk dapat menyerangku secara diam diam, aku tak bisa meremehkannya lagi karena pemuda ini memiliki kemampuan yang setara denganku," batin ketua Wudongkian.


Ketua Wudongkian kemudian menciptakan segel di sekitarnya, dan pada akhirnya ribuan pedang perak keluar dari dalam segel itu dan berkumpul membentuk sebuah tornado pedang.


Shio Fang yang melihat hal itu segera mengeluarkan kekuatan inti es Lotus surga di tangannya, aura dingin yang menusuk tulang seketika itu juga melanda tempat itu ketika sebuah teratai es muncul di tangan kiri Shio Fang.


Ketua Wudongkian yang ingin segera melenyapkan pemuda yang menjadi lawan tarungnya segera mengarahkan tornado pedang kepada Shio Fang, dan gemuruh pedang-pedang yang membentuk tornado menimbulkan suara mengerikan di tempat itu, saat tornado pedang terpecah menjadi menjadi gelombang pedang yang menuju ke arah Shio Fang.


Melihat ribuan pedang menuju kearahnya, Shio Fang segera memutar tubuhnya dan menebaskan pedang pemecah surga ke arah ribuan pedang yang menuju ke arahnya sambil berteriak lantang. "Luka angin musim semi..!".


Tak hanya itu Shio Fang juga melepaskan teratai es yang merupakan wujud kekuatan inti es lotus surga, di saat cahaya berbentuk bulan sabit dari kekuatan luka angin musim semi menuju ke arah ribuan pedang yang menuju kearah nya.


Cahaya pedang berbentuk bulan sabit benar benar memporak porandakan ribuan pedang, hingga pedang pedang perak itu berjatuhan di lantai ruangan.


Cahaya berbentuk bulan sabit benar benar memberikan jalan kepada teratai es agar dapat menuju kepada ketua Wudongkian, hingga pada akhirnya teratai es yang dilepaskan oleh Shio Fang menghantam tubuh ketua Wudongkian dengan keras.


Ketua Wudongkian bersalto di udara dan tak lama kemudian tubuhnya telah berubah menjadi serigala hitam, yang besarnya berpuluh puluh kali lipat dari tubuh manusia biasa.


Serigala hitam itu memiliki cahaya merah di matanya, cahaya yang penuh dengan kekejaman dan amarah.


Sebuah tanduk juga berada di tengah tengah kepalanya, yang membuat penampakan serigala hitam itu begitu sangat menakutkan.


Shio Fang menatap tajam ke arah serigala hitam raksasa itu sambil bergumam. "Ternyata ketua Wudongkian telah menjadi pengikut iblis, dan penampakan tubuhnya saat ini telah memiliki kekuatan iblis di dalamnya.


Ketua Wudongkian dalam wujud serigala hitam raksasa segera melesat cepat menerkam kearah Shio Fang, yang membuat Shio Fang harus bersalto ke belakang untuk menghindarinya.

__ADS_1


Kembali Shio Fang di kejutkan dengan sebuah tembakan bola api hitam yang keluar dari mulut sang serigala, yang mau tak mau Shio Fang harus menyambut serangan kuat itu dengan hantaman tinju yang telah dialiri kekuatan angin petir hitam misterius.


Angin kencang seperti badai yang membawa petir hitam di dalamnya, seketika itu juga menyamar bola api hitam hingga membuat ledakan kembali terjadi di tempat itu.


Kali ini riak energi yang bertebaran di udara menghancurkan seluruh bangunan besar itu hingga rata dengan tanah, dan saat ini keduanya kini saling berhadapan di udara.


"Sudah cukup pertarungan kita karena aku sudah muak dengan keberadaan mu," ucap Shio Fang kemudian menyatukan kedua energi dari kedua tangannya dalam membentuk teratai pemusnah petaka surga.


Serigala hitam raksasa itu seperti mengetahui arah pembicaraan Shio Fang, hingga sang serigala melolong dengan sangat kencang yang menimbulkan gelombang suara yang dapat terdengar dari kejauhan.


Kali ini tubuh sang serigala mengeluarkan energi yang sangat besar, yang berkali kali lipat kuat dari sebelumnya.


Sementara itu di tempat lain yang sangat jauh, tampak 4 laki laki tua yang berada di pengasingan telah membuka matanya setelah mendengar lolongan yang sangat familiar di telinganya, lolongan serigala hitam yang merupakan lolongan ketua Wudongkian yang saat ini memimpin aliansi hitam setelah mereka berempat melakukan peningkatan kekuatan di pengasingan.


"Sepertinya telah terjadi sesuatu pada aliansi hitam, sehingga membuat ketua Wudongkian memanggil kita untuk segera kembali ke markas aliansi hitam," ucap salah seorang ketua yang tengah duduk bersila di tempat itu.


"Sepertinya aliansi hitam kita dalam masalah, ada baiknya kita segera menuju ke sana," timpal yang lainnya.


Setelah terjadi kesepakatan di antara mereka berempat, maka merekapun segera melesat pergi meninggalkan tempat itu.


Pertarungan Shio Fang dan serigala hitam raksasa kembali terjadi, kali ini dari mulut serigala raksasa terlihat sebuah bola api berwarna merah kehitaman, yang merupakan energi penghancur dari seluruh kekuatan yang dimiliki serigala hitam raksasa, dan saat ini bola api itu segera ditembakkan ke arah teratai petaka surga yang melesat cepat menuju ke arah sang serigala hitam.


Kedua kekuatan dengan energi yang sangat menakutkan saling berbenturan di udara, kedua kekuatan itu saling mengikis satu dengan yang lainnya hingga pada akhirnya ledakan pun terjadi di tempat itu.


Tampak teratai pemusnah yang dilepaskan oleh Shio Fang tak terkikis maupun meledak saat benturan terjadi, hingga teratai itu pun meleset cepat menuju ke arah serigala hitam raksasa, dan menghantam tubuhnya dengan keras.


Lolongan menyayat hati seketika itu keluar dari mulut sang serigala saat ledakan terjadi yang menghancurkan tubuhnya, dan pada akhirnya sang serigala hitam kembali berubah wujud menjadi ketua wudongkian yang saat ini telah terkapar di tanah dengan sangat menyedihkan.

__ADS_1


Hanya sesaat ketua Wudongkian dapat menggerakkan tubuhnya dan pada akhirnya dia pun tewas di tempat itu.


Bersambung


__ADS_2