
Setelah pembicaraan itu, ketua Fong ji Ang segera melakukan meditasi untuk berbicara dengan tetua Guan dari jarak jauh, dan akhirnya ketua Fong ji Ang dapat menghubungi tetua Guan, dan menyuruhnya membawakan lima tumbuhan obat secepatnya ke asosiasi Alkemis yang berada di kekaisaran kota.
Sebenarnya kekecewaan tentu saja menghampiri penatua Fong Sha saat mengetahui jika putranya pernah menghadap Kaisar Cin Yang, sehingga membuat pangeran Cin Sha harus melepaskan predikat putra mahkota saat itu.
"Untung saja hari ini permasalahan dapat terselesaikan, jika tidak mungkin di masa depan guild Alkemis akan mendapatkan masalah besar dari putra mahkota," gumam penatua Fong Sha sambil menarik nafas dalam-dalam.
*****
Udara pagi merembes masuk dari kisi-kisi jendela ke dalam ruangan besar tempat keberadaan rombongan Shio Fang berada. Burung burung di atas dahan pohon berkicau dengan merdu menyanyikan kidung alam yang sangat indah terdengar..
Rombongan Shio Fang telah bersiap untuk menuju ke arena kompetisi terbesar yang sebentar lagi akan segera terselenggaranya.
Ada sekitar 30 peserta yang akan ikut dalam kompetisi pertandingan pemurnian pil, setelah melewati seleksi yang diadakan sebelumnya.
Shio Fang menatap ke arah ratusan ribu penonton yang memadati stadion tempat akan di adakannya kompetisi alkemis. Shio Fang tak menyangka jika antusias manusia dari penjuru daratan tengah akan sebanyak itu, yang membuat adrenalin Shio Fang terpacu untuk memenangkan kompetisi yang akan diadakan hari ini.
Shio Fang sangat di kejutkan dengan kehadiran Yasmin yang secara tiba tiba di dekatnya, wanita cantik itu memberikan semangat kepadanya, untuk memenangkan kompetisi yang diadakan di asosiasi Alkemis.
Pembicaraan penuh canda keduanya dengan keakraban yang terlihat jelas, membuat seorang pemuda berumur 30 tahun menatap tak berkedip kepada mereka berdua.
Shio Fang yang merasakan adanya tatapan tajam yang menuju ke arahnya, segera memalingkan wajahnya sehingga mata Shio Fang saling bertatapan dengan mata Mo Xing Tian, dan tak disangka setelah mata mereka berdua saling bertatapan, Mo Xing Tian menghampiri Shio Fang dan Yasmin.
"Aku tak menyangka kau bisa sampai sejauh ini, tak kusangka guild Alkemis dapat menciptakan seorang sampah Alkemis dalam mengikuti kompetisi ini," ucap Mo Xing Tian dengan kesombongannya.
__ADS_1
"Apa maksud Anda berbicara seperti itu, bukankah selama ini aku tak pernah menyinggung keberadaan anda di sini, tapi anda seperti ingin mencari masalah denganku," ucap Shio Fang dengan penekan di perkataannya.
Mo Xing Tian sama sekali tak menggubris perkataan Shio Fang dan cenderung mengabaikannya, Mo Xing Tian kini memalingkan wajahnya ke arah Yasmin sambil berkata.
"Sebelumnya hubungan kita baik-baik saja, dan kini aku baru mengetahui mengapa kau menolakku saat itu".
"Yasmin..., apa kelebihan dia dariku sehingga kau tak ingin bersamaku dan memilih dia!?" tanya Mo Xing Tian.
"Selama ini aku menganggapmu sebagai teman dan tak ada perasaan lain selain itu, kau sering berkunjung ke sekte kabut surgawi kusangka merupakan sebuah keakraban antara kau dan ayahku, dan ternyata kau memiliki maksud lain.
"Aku mengagumimu sebagai seorang alkemis muda yang hebat, karena telah memiliki status Alkemis tingkat 8 yang tak pernah ada sebelumnya di daratan tengah".
"Jika mengingat statusmu saat ini bukankah kau telah mempunyai tiga istri, apakah itu masih kurang sehingga kau masih menginginkan ku untuk menjadi istrimu?" tanya Yasmin dengan tatapan tajam ke arah Mo Xing Tian.
"Jika kau menjadi istriku, kau pun akan mendapatkan apapun yang kau inginkan dengan statusku sebagai seorang alkemis hebat, dan ayahmu telah mengiyakan jika kau kelak akan menjadi istriku," jawab Mo Xing Tian.
"Kau jangan bermimpi..!!, aku takkan pernah menjadi seperti yang kau inginkan karena aku telah mempunyai kriteria pemuda yang akan menjadi pendamping hidupku kelak!!" ucap Yasmin dengan penekanan di perkataannya.
Yasmin kemudian meraih tangan Shio Fang untuk membawanya pergi menjauh dari Mo Xing Tian, akan tetapi setelah beberapa langkah berjalan suara Mo Xing Tian menghentikan langkah Shio Fang.
"Sampah guild Alkemis sampai kapanpun takkan bisa memenangkan kompetisi besar ini, karena aku akan selalu memenangkannya," ucap Mo Xing Tian.
Mendengar perkataan Mo Xing Tian membuat Shio Fang mendengus kesal, diapun lantas berkata.
__ADS_1
"Kita lihat saja bagaimana aku akan mempermalukan mu sebagai kandidat utama pemenang kompetisi dengan menjadi juara, dalam segala hal kau telah kalah dariku, kau lihat wanita yang kau inginkan kini telah bersamaku," ucap Shio Fang kemudian meraih pinggang Yasmin dan menariknya dengan erat sambil membawanya pergi meninggalkan tempat itu.
Kedekatan itu benar benar membuat Mo Xing Tian merasa diremehkan oleh Shio Fang, dia tak menyangka jika ada seorang pemuda dari daratan tengah yang berani menyinggungnya.
"Kau lihat sendiri, setelah aku memenangkan kompetisi ini maka aku akan membuat hidupmu menderita, aku akan mengajak seluruh praktisi kuat untuk menghabisimu dengan janji akan membuatkan mereka pil berkualitas tinggi untuk meningkatkan kekuatan, dan tentunya mereka tak akan menolak akan hal itu karena statusku yang merupakan pemenang dari kompetisi ini," gumam Mo Xing Tian dengan kilatan mata yang sukar untuk di artikan.
Kompetisi Alkemis akan segera dimulai dan seluruh peserta telah berada di atas arena pertandingan.
Ketua Yunleng berdiri di atas podium utama, tak lama kemudian dia pun berkata.
"Hari ini merupakan hari yang akan membuat nama kalian melambung tinggi sebagai alkemis hebat di daratan tengah, dengan memenangkan kompetisi alkemis ini".
"Aku ingin kalian memurnikan pil obat dengan sumber daya yang telah disediakan oleh asosiasi alkemis, kalian bisa membuat pil obat apapun yang kalian inginkan dengan sumber daya itu, tapi ingat panitia akan menilai pil obat itu dengan kualitas dan juga kelangkaannya, jika kalian mampu membuat sesuai dengan kriteria dari panitia penyelenggara, maka keberhasilan menjadi juara dalam kompetisi ini dapat kalian dapatkan.
Dengan mempertimbangkan segala hal dan atas ijin yang mulia kaisar Cin Yang, maka pertandingan kompetisi Alkemis terbesar di daratan tengah resmi dimulai," ucap ketua Yunleng dengan mengaktifkan jam pasir sebagai penentu akhir kompetisi yang diselenggarakan.
Semua peserta segera mengeluarkan tungku pemurnian mereka masing masing, untuk segera melakukan pemurnian pil.
Ketua Yunleng menatap tak berkedip kearah tungku pemurnian seorang pemuda, yang tengah mengikuti kompetisi pemurnian pil.
"Bagaimana bisa tungku pemurnian Yin yang melegenda berada pada anak muda itu, jika memang tungku pemurnian itu merupakan tungku pemurnian Yin yang asli, ini merupakan berita baik karena aku akan mencari cara untuk mendapatkan tungku berkualitas itu," gumam ketua Yunleng dalam hati.
Bersambung
__ADS_1