Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Perebutan pil ilusi jiwa


__ADS_3

Pangeran Cin Sha kembali ke Asosiasi Alkemis sementara Shio Fang melesat pergi semakin masuk ke dalam hutan, dia berencana memurnikan pil obat penyembuh bagi permaisuri.


Namun tiba tiba langkahnya tertahan, karena Shio Fang mendengar adanya suara pertarungan tak jauh dari keberadaannya.


"Siapkah yang tengah bertarung di dalam hutan lebat seperti ini?, dari suara pertarungan memungkinkan mereka bukan bertarung melawan binatang buas penghuni hutan, melainkan pertarungan antara para praktisi ahli," gumam Shio Fang.


Karena rasa penasaran yang tinggi, Shio Fang pada akhirnya melesat kearah sumber suara pertarungan yang di dengarnya.


Setibanya tak jauh dari tempat pertarungan, Shio Fang melihat jika rombongan dari sekte darah tengah di serang, dan beberapa orang yang melindungi Yunmei tengah terluka, dengan luka luka menganga di tubuh mereka karena sayatan benda tajam, dan bahkan terlihat adanya noda darah di lengan tangan Yunmei, yang menandakan jika dirinya juga tengah terluka.


"Aku tak mungkin menyelamatkan mereka dalam situasi ini, laki laki paruh baya yang berada disana merupakan seorang praktisi kuat di ranah dewa emperor, di tambah lagi beberapa praktisi dari tingkat surga, hal itu akan membuatku celaka jika terang terangan membantu mereka," gumam Shio Fang.


"Cepat serahkan pil ilusi jiwa itu, atau aku tak akan membiarkan kalian semua pergi hidup hidup dari sini!!" ucap seorang laki laki paruh baya dengan tatapan membunuh kepada anggota sekte darah.


Tiba tiba beberapa bayangan muncul di tempat itu, 5 orang yang merupakan praktisi ranah Dewa kaisar telah menampakkan wujudnya.


"Sekte bintang jatuh apakah kalian datang ketempat ini untuk mendapatkan pil itu?" tanya laki laki paruh baya dengan menatap tak suka kepada ke 5 praktisi yang baru datang itu.


"Ha..ha..ha..!, Tetua Wang Chen tebakanmu benar sekali, di sini kau saja yang telah menembus ranah tingkat Dewa emperor, dan lainnya hanya di tingkat surga, jika kami bersatu maka kau dapat ku binasakan.


Ekspresi wajah laki laki paruh baya itu terlihat kusam, dia tak menyangka jika para tetua sekte bintang jatuh juga menginginkan pil ilusi jiwa dari wanita sekte darah.


"Apa yang kalian inginkan, bukankah selama ini sekte seribu pedang dan sekte bintang jatuh tak pernah saling menyinggung, jika hari ini terjadi pertumpahan darah maka di masa depan sekte bintang jatuh akan menjadi musuh sekte 1000 pedang," ucap tetua Wang Chen.


"Tetua Wang Chen bagai mana jika aku melakukan penawaran padamu, pil ilusi jiwa yang ada pada wanita itu akan kami dapatkan dan pil jiwa kehidupan yang ada pada Shio Fang akan kami dapatkan untukmu, jika kau menyetujui kesepakan ini maka setelah pil dari wanita itu kami ambil maka kau bisa menunggu pil jiwa kehidupan di sekte 1000 pedang, kami akan menyuruh utusan untuk membawanya kesana," ucap salah seorang tetua dari sekte bintang jatuh.

__ADS_1


"Kau jangan menipuku tetua Wu Chi, jika kau mendapatkan kedua pil itu tak mungkin kau akan membawanya ke sekte 1000 pedang, kalian pasti akan membawanya sendiri ke sekte bintang jatuh," ucap tetua Wang Chen.


"Kau jangan berprasangka buruk seperti itu, kau bisa ikut kami dalam mendapatkan pil jiwa kehidupan dari Shio Fang," ucap tetua Wu Chi.


"Baik lah.., aku pegang perkataanmu ini dan jika kau berani berdusta maka jangan salahkan jika sekte bintang jatuh akan menjadi musuh sekte kami," ucap tetua Wang Chen.


Setelah kesepakan terjadi, kelima tetua langsung menyerang kearah rombongan sekte darah untuk mendapatkan pil ilusi jiwa dari Yunmei.


Keberadaan para rombongan sekte darah yang telah terluka, membuat keadaan mereka tak menguntungkan dalam menghadapi para tetua dari sekte bintang jatuh, sehingga salah seorang tetua sekte darah berteriak lantang.


"Nona muda Yunmei, cepat pergi dari sini kami akan menghalangi mereka," ucapnya dan langsung menyerang kearah kelima tetua dari sekte bintang jatuh.


Mendengar hal itu Yunmei segera melesat pergi meninggalkan tempat itu, untuk menyelamatkan dirinya karena kondisinya saat ini juga tengah terluka, dan luka itu mengandung racun yang perlahan lahan telah menguasai tubuhnya.


"Kau tak akan bisa lari lagi, nyawamu sudah berakhir di sini," ucap salah satu tetua dari dua tetua yang melakukan pengejaran.


Tetua itu langsung mengarahkan telapak tangannya yang mengandung kekuatan mematikan kearah Yunmei, yang membuat Yunmei hanya bisa pasrah dengan kematiannya.


Belum sempat telapak tangan tetua itu mengenai tubuh Yunmei, tiba tiba saja sebuah inti es lotus surga mengarah kepadanya, yang membuat tetua itu terhempas akibat serangan yang sangat tiba tiba dan tak bisa di prediksi keberadaannya.


Setelah menyerang salah seorang tetua dari sekte bintang jatuh, dengan menggunakan kekuatan penguasa angin, Shio Fang menyambar tubuh Yunmei yang sudah tak berdaya, dan membawanya pergi meninggalkan tempat itu.


Salah seorang tetua yang melakukan pengejaran, tak dapat mengikuti pergerakan cepat Shio Fang sehingga dia pun kembali kepada salah seorang tetua yang tengah terluka.


"Bagai mana keadaanmu?" tanyanya.

__ADS_1


Belum sempat sang tetua menjawab pertanyaan itu, tetua Wu Chi dan kedua tetua yang tengah bersamanya serta tetua Wang Chen tiba di tempat itu.


"Apa yang telah terjadi, dan kemana wanita itu?" tanya tetua Wu Chi.


"Saudara Wu Chi, ada yang membawa pergi wanita itu dengan melukai tetua Wu Hang, aku mencoba untuk mengejarnya akan tetapi tak berhasil, kecepatannya sama sekali tak menimbulkan jejak di udara," ucap tetua Wu Yang.


Tetua Wu Chi sangat terkejut dengan luka di tangan kiri tetua Wu Hang, tangannya yang membeku akibat menahan kekuatan inti es lotus surga semakin menjalar naik ke lengannya, yang membuat tetua Wu Chi segera menebaskan pedangnya kearah lengan kiri tetua Wu Hang, dan segera menotok jalan darahnya sehingga mencegah darah terus keluar dari luka itu.


"Apa yang kau lakukan tetua Wu Chi mengapa kau melepas putus lengan tangan tetua Wu Hang," ucap tetua Wu yang dengan amarah di matanya.


"Luka es pada tangannya terus menjalar, jika tidak di cegah dengan memotong nya maka luka itu akan menjalar keseluruh tubuhnya, dan tentu nya tetua Wu Hang akan mati menjadi serpihan serpihan es," jawab tetua Wu Chi.


"Aku tak pernah melihat pengguna tehnik elemen es seperti ini di daratan tengah, jika tetua Wu Hang tak mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimilikinya untuk menahan kekuatan besar itu, mungkin saja dia sudah menjadi serpihan-serpihan kecil es, dan kurasa pemilik teknik ini belum mencapai tingkat kekuatan di ranah dewa," ucap tetua Wang Chen.


Ke empat tetua menggenggam tinjunya menahan amarah mendengar perkataan tetua Wang Chen, tak lama kemudian tetua Wo Chi lantas berkata.


"Tetua Wang Chen Aku ingin meminta bantuanmu untuk mencari wanita itu dan orang yang membawanya pergi, jika kami tak bisa mendapatkannya maka pil jiwa kehidupan dari Shio Fang juga tak bisa kamu dapatkan," ucap tetua Wu Chi.


"Aku tak ingin mencarinya, jika kau ingin mencari wanita itu maka kami akan pergi dari sini," ucap tetua Wang Chen.


Setelah berkata seperti itu tetua Wang Chen membawa seluruh anggotanya untuk pergi meninggalkan tempat itu.


"Percuma aku membantu kalian mendapatkan pil ilusi jiwa, karena belum tentu kalian memberikan pil jiwa kehidupan, ada baiknya aku mengambilnya sendiri dari Shio Fang," gumam tetua Wang Chen dengan terus melesat pergi menuju ke Asosiasi Alkemis.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2