
Kekuatan Shio Fan Yin telah kembali pulih seperti sediakala dengan kekuatan hebat yang ada di dalam tubuhnya. Akan tetapi kekuatan semesta yang selama ini dipelajarinya di alam surgawi pada kenyataannya telah lenyap semua tanpa tersisa, hanya kekuatan Toti warisan dari sang ayah, serta kekuatan warisan dari jendral dewa perang langit yang masih tersisa dan itu membuat Shio Fan Yin cukup merasa lega.
Shio Fan Yin juga masih merasakan kekuatan teratai 9 surga ditubuhnya, yang membuat Shio Fan Yin sadar jika kekuatan yang di miliki para peri masih berlaku di alam Xuan.
"Apa yang di katakan guru semua terbukti, kekuatan semesta yang telah ku pelajari saat di alam surgawi saat ini telah menghilang dari tubuhku," batin Shio Fan Yin.
Shio Fan Yin kemudian menyembunyikan seluruh kekuatannya, agar Ning Rong dan kedua temannya tak bisa mendeteksi kekuatan yang di miliki Shio Fan Yin saat ini.
"Biarlah mereka semua tak mengetahui kekuatanku yang sebenarnya, yang terpenting saat ini aku harus mendapatkan mutiara naga untuk membantu meningkatkan kekuatanku di alam Xuan ini, karena aku sangat tertarik dengan mutiara naga itu," batin Shio Fan Yin.
Adapun kekuatan yang berada di alam Xuan, ditandai dengan level kekuatan banyaknya cincin berwarna yang melingkari tubuh seorang praktisi saat mereka mengeluarkan kekuatannya secara maksimal, Adapun level tertinggi dari cincin yang melingkari tubuh seorang praktisi yang teratas adalah berwarna Emas, silver, kemudian hitam, merah, ungu, kuning dan seterusnya.
Shio Fan Yin telah memiliki 3 warna Cin Cin tertinggi yang dimilikinya, yaitu hitam dari kekuatan naga hitam kegelapan, dan merah dari kekuatan jantung Yiwu serta ungu dari kekuatan darah peri surgawi yang dimilikinya, namun sampai saat ini Shio Fan Yin belum mengetahui warna cincin kekuatan dari Jenderal dewa perang langit berupa kekuatan 4 Dewa kekacauan yang diwariskan gurunya. Shio Fan Yin tak ingin mengeluarkan kekuatan itu untuk mengetahui warna Cincin yang tercipta, karena sekali Shio Fan Yin mengeluarkan kekuatan itu maka akan menghabiskan seluruh energi di dalam tubuhnya.
Shio Fan Yin melihat di telapak tangannya yang saat ini terdapat 3 warna yang berbeda, yang membuat Shio Fan Yin cukup puas melihatnya.
Tiba tiba Shio Fan Yin mencium aroma anyir darah dari angin yang berhembus, yang membuat Shio Fan Yin segera melesat pergi keatas pohon besar untuk melihat situasi yang ada di sekitar tempat itu.
Shio Fang Yin dapat melihat puluhan sosok serigala raksasa berjalan tak jauh dari keberadaannya, yang membuat Shio Fan Yin segera menyembunyikan aroma tubuhnya agar tak di ketahui oleh penciuman serigala yang sangatlah tajam.
Tiba tiba puluhan serigala itu telah berubah menjadi sosok manusia yang membuat Shio Fan Yin terbelalak kaget melihatnya, karena baru kali ini dia bisa melihat seekor serigala dapat berubah menjadi sosok manusia.
Shio Fan Yin kemudian mencuri dengar pembicaraan dari para manusia serigala itu. "Tuan muda Wang Chu, aku telah melihat Nona muda dari klan Ning bersama tiga orang pemuda memasuki wilayah ini, dan aku rasa saat ini dia tengah berburu binatang buas di tempat ini," ucap seorang pemuda dari klan Wang.
"Jika Ning Rong memang berada di dalam hutan ini maka berita yang kau sampaikan merupakan berita yang sangat bagus bagiku, ini merupakan kesempatan bagi kita semua untuk meringkusnya dan aku akan membalaskan semua penghinaan yang telah dia berikan padaku".
Semuanya dengarkan perintahku, kita menyebar!" perintah laki-laki muda bertubuh kekar.
Puluhan orang yang tergabung dalam kelompok klan Wang seketika itu berpencar ke segala arah, untuk mencari keberadaan wanita yang menjadi nona muda dari klan Ning.
__ADS_1
Shio Fan Yin dengan cepat menyamarkan dirinya di atas pepohonan besar, saat laki-laki muda yang bernama Wang Chu menatap tajam ke arahnya.
"Wang Chu dari Clan Wang memang memiliki penglihatan yang sangat tajam karena mampu untuk sedikit mendeteksi kebendaan ku di tempat ini, namun itu tak cukup baginya untuk benar-benar mengetahui keberadaanku," batin Shio Fan Yin.
Benar saja, setelah cukup lama menatap ke arah Shio Fan Yin, Wang Chu kemudian mengedarkan pandangannya ke depan dan sedetik kemudian diapun melesat dengan cepat dan menghilang di balik rimbunnya pepohonan hutan.
"Ini akan sangat berbahaya bagi nona Ning Rong dan kedua orang pemuda yang bersamanya, jika sampai para manusia serigala itu menemukannya pasti akan terjadi pertarungan hebat yang akan mempersulit kubu nona Ning Rong dalam menghadapinya".
"Sebenarnya aku begitu sangat malas membantu wanita yang telah menjadikan ku budak suruhannya, namun jika aku tak pergi untuk membantunya bukankah itu sama halnya menjadikanku sebagai seorang pecundang, yang memiliki kemampuan namun tak bisa membantu seseorang di saat dirinya dalam kesusahan, biar bagaimana pun keburukan nona Ning Rong kepadaku dialah yang telah menyelamatkan ku saat aku berada pertama kali di alam Xuan dengan kondisi tak sadarkan diri adalah".
"Anggap saja aku membantunya kali ini untuk membalas hutang budi karena telah menyelamatkanku, di samping itu Ning'er pasti akan sangat bersedih jika terjadi hal buruk kepada kakak perempuannya, biar bagai manapun Ning'er selama ini telah baik padaku".
"Baiklah..., untuk saat ini aku akan membantumu sekaligus aku akan melihat potensi pada diriku di dalam alam Xuan ini, saat bertarung melawan para manusia serigala itu," ucap Shio Fan Yin.
Shio Fan Yin kemudian merubah penampilannya dengan memakai pakaian seorang bangsawan yang berada di dalam cincin ruangnya, serta memakai topeng emas yang menutupi setengah dari wajahnya.
Shio Fan Yin dengan cepat melesat pergi mengikuti jejak yang tinggalkan Ning Rong, dan pada akhirnya Shio Fan Yin dapat mendengar sebuah pertarungan dari kejauhan.
"Rupanya saat ini mereka telah bertarung," batin Shio Fan Yin yang langsung menuju ke tempat sumber suara pertarungan.
Shio Fan Yin tak langsung menuju ke dalam pertarungan, dia lebih memilih berdiri di atas dahan pohon besar sambil memperhatikan pertarungan yang terjadi.
Saat ini Shio Fan Yin melihat seorang rekan Ning Rong telah mati terbunuh, dan rekan yang lainnya lagi telah terluka parah sehingga membuat keadaan kelompok Ning Rong saat ini dalam kesulitan besar.
"Ning Rong..., dengan keberadaanmu yang telah menolak lamaranku dan menghinaku sebagai seorang binatang yang tak mampu bersanding denganmu, maka hari ini aku akan buktikan jika kau akan pergi mengikutiku ke Klan Wang untuk menjadi istriku, yang akan memberikanku banyak keturunan para serigala serigala kecil yang akan menjadi hebat di masa depan," ucap Wang Chu.
"Cuih....!, kau tak akan pernah bisa untuk membawaku pergi bersamamu, karena aku takkan mau menjadi seorang wanita pendamping bagi seorang binatang buas sepertimu!" ucap Ning Rong dengan penekanan di perkataannya.
Wang Chu seketika itu murka mendengar perkataan dari Ning Rong yang tak memiliki adab sopan santun dalam berbicara, yang membuat Wang Chu segera menyuruh anggota klannya untuk meringkus Ning Rong.
__ADS_1
Dengan adanya perintah dari tuan mudanya seketika itu juga seluruh anggota klan Wang merubah diri menjadi serigala raksasa dan menyerang ke arah Ning Rong.
Ning Rong yang telah diserang sedemikian rupa oleh kawanan serigala raksasa, sama sekali tak terlihat terdesak malah Ning Rong mampu melukai beberapa serigala yang datang menyerangnya
Shio Fan Yin yang melihat hal itu langsung bergumam. "Pantas saja wanita itu begitu sombong, ternyata dia memang memiliki kemampuan yang tak bisa dianggap remeh, cincin berwarna ungu di tubuhnya benar-benar mampu memperlihatkan tingkat kekuatan yang di milikinya saat ini," gumam Shio Fan Yin.
Pertarungan terus berlanjut, teknik pedang yang di gunakan oleh Ning Rong sangatlah hebat, yang membuat satu persatu dari serigala raksasa yang menyerang tumbang ke tanah dan kehilangan nyawa.
Wang Chu yang sedari tadi melihat pertarungan yang terjadi, tiba-tiba saja mengibaskan tangannya yang membuat beberapa senjata rahasia dengan cepat menuju ke arah Ning Rong.
3 jarum beracun telah menembus dada Ning Rong, yang membuatnya seketika itu juga terseret kebelakang beberapa puluh meter.
Ning Rong kemudian berlutut satu kaki dengan pedang yang ada di tangannya sebagai tumpuan tubuhnya. Ning Rong kemudian menatap arah Wang Chu sambil berkata.
"Kau sangat licik menggunakan senjata rahasia untuk dapat mengalahkan ku, Wang Chu aku tak salah dalam menilai siapa yang pantas menjadi pendamping ku, jika aku menerima lamaranmu waktu itu bukankah aku adalah wanita yang paling merugi".
"Sudah kukatakan aku tak akan pernah ikut bersamamu, Lebih baik aku mati di tempat ini daripada aku harus melayani mu," ucap Ning Rong sambil menggerakkan pedang nya kearah lehernya sendiri.
Namun sebelum padang itu benar-benar menebas putus lehernya sendiri, tiba-tiba saja sebuah cahaya gelap menghantam pedang yang berada di genggaman tangan Ning Rong, yang membuat pedang itu pada akhirnya harus terlepas dari genggaman tangannya.
Seorang pemuda memakai topeng emas tiba-tiba saja berdiri di hadapan Ning Rong sambil berkata.
"Bunuh diri bukanlah sesuatu yang dapat menyelesaikan masalah, karena kau telah membantu menyelamatkan seseorang yang telah kau jadikan budakmu, maka hari ini aku akan membantumu untuk melewati masalah ini," ucap Shio Fan Yin.
Shio Fan Yin kemudian mengibaskan tangannya dan seketika itu juga gelembung telah menyelimuti Ning Rong di dalamnya, sebagai perisai agar Ning Rong terhindar dari efek pertarungan yang akan terjadi.
"Ternyata ada juga manusia menyedihkan seperti dirimu yang ingin menjadi seorang pahlawan kesiangan, Ha..., ha..., ha..., aku pasti akan akan sangat menikmati menyantap tubuhmu setelah kematian mu," ucap Wang Chu sambil menjilati bibirnya sendiri.
Bersambung
__ADS_1