
Sebulan Shio Fang telah berada di dalam suku rubah ekor 9, dan hari hari Shio Fang selalu berada di dekat wanita yang merupakan calon penerus tahta sebagai ratu rubah ekor 9 berikutnya, dia adalah putri Linzi.
Putri Linzi saat ini sudah tak canggung lagi di hadapan Shio Fang, karena dalam satu bulan putri Linzi selalu bersama Shio Fang dan secara diam diam Sang Putri juga telah jatuh hati pada pemuda tampan itu.
Ratu rubah pada akhirnya berhasil menyelesaikan retret kultivasinya, dan saat ini sang ratu telah memiliki kemampuan selangkah lagi menjadi abadi dengan melewati dua kesengsaraan nirwana.
Ratu rubah pada akhirnya mendengar jika ada seorang pemuda yang berada di dalam sukunya, sang ratu juga telah mendengar jika pemuda itu yang telah membawakan kristal mustika rubah kembali kepada sukunya, akan tetapi keadaan pemuda itu juga telah terluka parah dan hanya menggunakan teknik terlarang yang dapat memulihkan kondisi tubuhnya.
Hal itu membuat ratu rubah yang bijaksana segera mengumpulkan para petinggi sukunya, guna membahas masalah Shio Fang.
Pertemuan para petinggi suku rubah pada akhirnya dilaksanakan, Linyosi yang selama ini melihat kedekatan putri Linzi dengan Shio Fang selama satu bulan belakangan, berusaha keras untuk menggagalkan penggunaan teknik terlarang untuk kesembuhan Shio Fang.
Di dalam pertemuan itu Linyosi kemudian angkat bicara untuk menentang penggunaan teknik terlarang bagi seorang pria, karena selama ini tak ada satupun dari anggota sukunya yang pernah melakukan tehnik terlarang itu pada seorang pria.
"Ratu rubah..., sangatlah tak pantas jika Putri harus mengorbankan dirinya demi menyelamatkan Shio Fang, kesucian bagi seorang gadis merupakan harta yang paling berharga darinya dan jika harta itu diberikan kepada Shio Fang dengan cuma cuma, bukankah hal itu merupakan satu kerugian bagi putri dan suku rubah kita," ucapnya.
Seorang penatua suku rubah kemudian angkat bicara. "Kita suku rubah telah mendapatkan kristal mutiara rubah dari pemuda itu dengan cara cuma-cuma, yang membuat suku rubah kita dapat berkultivasi kembali dengan baik".
"Kita tak mungkin membiarkan pemuda itu terus mengalami penderitaan karena tak mampu berkultivasi, agar tak terjadi masalah yang berkelanjutan ada baiknya kita menikahkan Shio Fang dengan putri Linzi, mengingat saat ini Putri Linzi telah cukup umur untuk melakukan pernikahan, dan dengan adanya pernikahan itu maka tak akan ada lagi gosip miring mengenai kebodohan putri Linzi yang melakukan teknik terlarang untuk menyembuhkan Shio Fang," ucapnya.
Ratu rubah terdiam mencerna perkataan penatua sukunya, sebenarnya sang ratu tak menginginkan pernikahan itu Karena dia belum mengetahui secara pasti siapa Shio Fang sebenarnya, apakah dia memiliki sifat yang buruk atau malah sebaliknya memiliki sifat yang baik.
Namun demi membalas budi dari Shio Fang atas kebaikannya yang telah memberikannya kristal mutiara rubah, sang ratu yang bijaksana itu pun berkata. "Jika menikahkan mereka berdua merupakan jalan yang terbaik, maka aku akan merestui pernikahan itu," ucap sang ratu.
Linyosi seketika itu meremas tinjunya menahan amarah di dadanya, dia sama sekali tak menyangka jika akan mendengar perkataan dari ratu rubah yang mendukung tehnik terlarang dengan menikahkan mereka berdua.
Linyosi yang diam-diam telah mencintai Shio Fang pada akhirnya bersikeras untuk menggagalkan rencana itu.
__ADS_1
"Ratu rubah..., Jika sampai teknik terlarang itu benar-benar digunakan untuk menyembuhkan Shio Fang, maka kekuatan dari suku rubah dalam bentuk Dewi bulan 9 rupa, akan benar-benar berada pada diri Shio Fang yang dapat membuatnya menjadi salah seorang yang memiliki darah rubah murni, bukankah hal ini sangat merugikan bagi suku kita karena Shio Fang bukanlah orang dari suku rubah, melainkan seseorang yang berasal dari luar suku rubah".
"Jika kekuatan darah murni itu dipakai untuk menghancurkan suku rubah kita, maka dengan sendirinya suku rubah akan mengalami kehancuran di tangannya," ucap Linyosi.
Putri Linzi yang tadinya diam pada akhirnya angkat bicara.
"Aku tak keberatan jika aku harus menikah dengan kak Shio Fang, Karena pada dasarnya aku telah mencintainya. Jika kak Shio Fang memiliki keburukan kepada suku kita maka tak mungkin kristal mutiara rubah akan diberikan kepada suku kita, kak Linyosi Aku harap kau dapat menyetujui hasil pertemuan hari ini," ucap putri Linzi.
Linyosi pada akhirnya terdiam dan tak bisa berkata apa-apa lagi, semua itu karena putri Linzi tak keberatan jika harus menikah dengan Shio Fang.
Setelah hasil pertemuan menyatakan jika akan menikahkan Shio Fang dan putri Linzi, malam harinya ratu rubah memanggil Shio Fang secara khusus di kediaman nya.
Shio Fang datang ke kediaman ratu rubah di temani putri Linzi, karena ratu rubah juga telah memanggil putrinya itu untuk menemuinya.
Didalam sebuah ruangan mereka bertiga duduk dengan santai, dan pada akhirnya ratu rubah mengatakan semua keinginannya untuk dapat memulihkan kondisi Shio Fang menggunakan teknik terlarang dari suku rubah, namun sebelum penggunaan teknik itu Shio Fang harus menikahi putrinya agar terhindar dari omongan dan cemoohan dari suku penguasa lainnya.
Shio Fang yang sebenarnya juga telah jatuh hati kepada Putri Linzi karena sang putri tak sekalipun meninggalkannya di saat dirinya berada di dalam keterpurukan, dan selalu dengan setia menghibur serta memberikan semangat baginya agar tak pernah jatuh dalam keterpurukan setelah tak memiliki kemampuan, hanya bisa terdiam karena Shio Fang tak ingin menyakiti perasaan Putri Linzi setelah mengetahui jika dirinya telah memiliki istri.
"Putri Linzi bagiku merupakan wanita yang sangat baik yang memiliki wajah cantik dan tubuh yang menawan, putri Linzi merupakan seorang wanita yang memiliki kesempurnaan".
"Namun kesempurnaan itu bagiku sangat lah luar biasa sehingga aku tak mampu untuk menerimanya, ratu biarkan lah aku dalam kondisi ku yang seperti ini karena aku tak menginginkan di dalam kesembuhanku ini akan mengorbankan wanita yang sangat baik seperti putri Linzi".
"Kebetulan aku bertemu dengan ratu disini maka aku sekalian akan berpamitan untuk meninggalkan suku rubah besok pagi, dan terima kasih atas bantuan suku rubah hingga membuatku dapat pulih seperti ini," ucap Shio Fang.
Putri Linzi yang ada di tempat itu hanya dapat terdiam mendengar perkataan dari Shio Fang, ada rasa kecewa di dalam hati nya setelah Shio Fang menolak pernikahan di hadapan ibunya.
Sedetik kemudian Putri Linzi pada akhirnya meninggalkan ruangan itu tanpa sepatah katapun yang keluar dari mulutnya, semua itu Karena rasa kecewa di dalam hatinya setelah Shio Fang memutuskan untuk meninggalkan suku rubah ekor 9.
__ADS_1
"Shio Fang aku tak bisa melarang jika kau ingin meninggalkan suku rubah esok hari, namun bagi suku rubah kau telah dianggap sebagai keluarga besar suku rubah, dan akan selalu mengulurkan tangan kepadamu jika kau memerlukan bantuan kami di masa depan," ucap sang ratu.
Setelah berkata seperti itu Shio Fang pada akhirnya menangkupkan kedua tangannya, kemudian berjalan meninggalkan ruangan itu.
Di dalam kamarnya, Shio Fang merebahkan dirinya dan memandang langit-langit ruangan kamarnya.
"Maafkan aku putri Linzi bukan maksudku untuk menyakiti perasaan mu, namun ini lebih baik sebelum kau mengetahui siapa diriku sebenarnya," batin Shio Fang.
Dini hari Shio Fang berangkat meninggalkan suku rubah dan tujuannya kali ini tanpa arah, karena sebenarnya Shio Fang tak bisa mengetahui arah karena kemampuan spiritualnya telah menghilang.
Dengan hilangnya kemampuan yang dimilikinya membuat Shio Fang tak dapat membuka tiga alam yang dimilikinya, yaitu alam kristal es, alam jiwa dan alam naga salju pemberian dari leluhurnya.
Shio Fang terus berjalan menyusuri hutan mengikuti langkah kakinya yang terus membawanya jauh melangkah, namun kenyataan yang ada Shio Fang malah terperosok ke dalam sebuah lubang hingga membuatnya tak sadarkan diri setelah terhempas dengan keras di dasar lubang.
Sementara itu Linyosi yang saat ini berada di kamar Shio Fang, telah menemukan sebuah gulungan yang merupakan tulisan tangan dari Shio Fang, tulisan yang menyatakan ucapan terima kasih dan dan permohonan maaf karena telah merepotkan putri Linzi selama di dalam suku rubah.
Linyosi juga telah mengetahui rahasia mengapa saat pertemuan Shio Fang dengan ratu rubah pada akhirnya Shio Fang menolak Putri Linzi, semua itu tertulis jelas di dalam gulungan yang menyatakan jika Shio Fang telah memiliki 2 istri.
Mengetahui gulungan itu tentu saja membuat kegelisahan di hati Linyosi, apakah gulungan itu akan diberikan pada adik sepupunya atau disimpan dan bahkan dihancurkan olehnya.
"Jika aku memberikan gulungan ini kepada adik sepupu itu, maka aku dengan sendirinya telah merestui hubungan mereka, namun jika aku menghancurkannya maka ada harapan bagiku untuk dapat memenangkan hati Shio Fang untuk menjadi milikku," batin Linyosi.
Pada akhirnya Linyosi memutuskan untuk mencari Shio Fang, dan akan membawanya untuk pergi bersama mencari obat bagi kesembuhan nya.
Namun sampai sore hari tiba Linyosi masih belum juga menemukannya yang membuat Linyosi merasa gelisah.
"Mengapa aku belum juga menemukannya, dengan keadaan Shio Fang yang tak memiliki kemampuan tak mungkin dia bisa berjalan jauh sehingga aku tak bisa menemukannya," batin Linyosi.
__ADS_1
Dengan keputusasaan karena tak menemukan Shio Fang, pada akhirnya Linyosi kembali pulang ke suku rubah ekor 9.
Bersambung