
Satu persatu peserta mulai turun dari atas podium menuju ke arena kompetisi Alkemis.
Kini giliran Shio Fang yang menuju ke atas arena kompetisi. Karena tak ingin selalu diremehkan, dengan menggunakan kekuatan penguasa angin yang telah sangat sempurna di kuasainya, Shio Fang akhirnya menunjukkan keterampilannya berjalan di udara menuju ke atas arena kompetisi.
Di atas podium utama Putri Cin Cin sangat terkejut melihat pemuda yang tak asing baginya. "Benar dia Shio Fang...!!, ternyata dia juga mengikuti kompetisi ini," gumam putri Cin Cin dalam hati.
Permaisuri melihat perubahan wajah putrinya, diapun melihat ke arah sudut pandang mata Sang Putri, dan di sana permaisuri dapat melihat seorang pemuda berpakaian serba putih layaknya seorang anak bangsawan, tengah menuju ke arena kompetisi dengan berjalan di udara. Melihat akan hal itu sang permaisuri kemudian membisikkan sesuatu di telinga putri Cin Cin.
"Aku tak pernah melihat keceriaan di wajahmu saat melihat seorang pemuda, apakah kau mengenal pemuda itu?" tanya permaisuri.
Bisikan permaisuri yang tiba-tiba saja di telinganya membuat Putri Cin Cin sangat terkejut, dia pun segera buru-buru menghilangkan rasa keterkejutannya itu.
"Ibu..., dia adalah Shio Fang yang menemani aku dan putra mahkota saat berada di gunung Orgy, dan pemuda itu banyak membantu kami untuk mendapatkan kedua benda artefak langit yang saat ini ada pada kami berdua," ucap putri Cin Cin juga dengan berbisik agar kaisar Cin Sha tak mendengar percakapan mereka berdua.
Permaisuri dapat melihat ketertarikan putrinya pada pemuda itu, dan diapun dengan bijak berkata. "Setelah acara hari ini selesai. aku ingin bertemu dengannya, aku ingin kau membawanya padaku," ucap permaisuri dengan tersenyum penuh arti pada putrinya.
Perkataan permaisuri tentu saja membuat putri Cin Cin merasa resah, kegelisahan itu terpancar di wajahnya yang menyebabkan rona merah seketika itu terlihat di wajahnya.
"Bagaiman ini, tak mungkin aku menemui Shio Fang untuk membawanya bertemu dengan ibu, mungkin aku akan meminta bantuan pada kak Cin Sha untuk membawa Shio Fang kehadapan Ibu," batin putri Cin Cin yang berusaha menghilangkan ke kegelisahan di hatinya.
Sementara itu permaisuri yang melihat perubahan wajah putrinya yang dipenuhi dengan rona merah, semakin yakin jika putrinya saat ini mempunyai ketertarikan pada Shio Fang, sehingga membuatnya kembali tersenyum kepada putrinya.
Sementara itu di atas arena pertandingan, ratusan praktisi Alkemis kini mulai memurnikan pil obat tingkat lima, yang merupakan pil obat umum yang sering dipergunakan para alkamis baik daratan Surgawi maupun di daratan tengah.
Shio Fang dan ketua Fong ji Ang dapat dengan mudah menyelesaikan pemurnian itu. Setelah pil di periksa dengan kristal pendeteksi pemurnian sebuah pil obat, ada sekitar seratus praktisi yang gugur walaupun mereka telah berhasil membuat pil level 5, akan tetapi pemurnian yang mereka lakukan belum masuk standar dalam sebuah pil pemurnian yang diinginkan asosiasi Alkemis. Mereka rata rata bukan berasal dari fraksi kuat melainkan para praktisi perorangan yang mencoba keberuntungan dalam kompetisi yang di adakan di Asosiasi Alkemis.
Shio Fang dan kelompoknya kembali ke tempat peristirahatan, sementara itu Putri Cin Cin mendatangi putra mahkota hari itu juga.
__ADS_1
"Kak..., ibu memintaku untuk membawa Shio Fang kehadapan nya, dan aku menginginkan kak Cin Sha yang menemuinya," ucap putri Cin Cin.
Pangeran Cin Sha menjadi sangat heran dan bertanya-tanya dalam hatinya, mengapa permaisuri tak meminta seseorang untuk diutusnya menemui Shio Fang, melainkan menyuruh Cin Cin yang datang menemui Shio Fang.
Pangeran Cin Sha kemudian mencerna perkataan sang adik, dan akhirnya sang pangeran mempunyai pemikirannya sendiri.
"Aku tau rencana ibu dengan menyuruh Cin Cin menemui Shio Fang, aku rasa hal ini memang disengaja untuk mendekatkan Cin Cin dengan Shio Fang. Kau sangat beruntung adik jika dapat bersama dengan Shio Fang, karena aku mengetahui secara pasti hati Shio Fang..., Jika memang kalian berdua berjodoh maka aku akan sangat merestuinya. Untuk hal ini aku tak bisa membantumu karena aku tak bisa menggagalkan rencana ibu," gumam pangeran Cin Sha dalam hatinya.
"Adik aku terlalu sibuk dan tak ada waktu untuk menemui Shio Fang hari ini, aku ada pertemuan dengan ketua Yunleng dan seluruh petinggi Asosiasi Alkemis, karena ada hal yang akan kami bahas saat ini".
"Ada baiknya kau segera mengikuti keinginan Ibu jangan sampai dia menunggu lebih lama lagi," ucap pangeran Cin Sha sambil berlalu pergi meninggalkan putri Cin Cin.
Putri Cin Cin semakin resah di dalam hatinya menyikapi perkataan putra mahkota, mau tidak mau dia harus menemui Shio Fang karena itu merupakan permintaan langsung dari permaisuri.
Walau berat hati akhirnya Putri Cin Cin melangkahkan kakinya menuju kediaman Shio Fang.
Putri Cin Cin mengetuk pintu rumah dengan perlahan, ketua Fong ji Ang yang dekat dengan pintu pada akhirnya membuka pintu itu.
"Aku ingin bertemu dengan Shio Fang, dapatkah ketua mempertemukanku dengannya?" tanya putri Cin Cin.
Sesaat ada kegelisahan di hati ketua Fong Sha, akan tetapi dia tak mempunyai nyali untuk menolak keinginan Putri tersebut, walaupun dia saat ini mengetahui jika Shio Fang tengah bersama Yasmin di ruang utama.
"Silahkan masuk putri, Shio berada di ruang utama," ucap ketua Fong ji Ang.
Ketua Fong ji Ang yang merasa kedatangan Putri Cin Cin akan menimbulkan masalah, membuatnya langsung menemani Sang Putri menuju ke ruang utama.
Shio Fang yang bersama Yasmin, begitu sangat terkejut melihat kehadiran Putri Cin Cin dan ketua Fong ji Ang di tempat itu.
__ADS_1
Buru buru Shio Fang dan yasmin menangkupkan kedua tangan memberi hormat, biar bagaimanapun wanita yang lebih muda dari mereka berdua merupakan Putri seorang Kaisar di daratan tengah.
"Silahkan putri...," ucap Shio Fang dengan ramah mempersilakan Sang Putri untuk duduk bersama mereka berdua.
Putri Cin Cin sesaat menatap ke arah Yasmin, dengan gejolak hati yang tak dapat dimengerti.
Tanpa mengindahkan Shio Fang, Sang Putri lantas berkata.
"Permaisuri ingin bertemu denganmu hari ini juga, dan kuharap kau datang bersamaku untuk menemuinya," ucap putri Cin Cin dingin.
Shio Fang kini bertanya-tanya mengapa sang permaisuri ingin bertemu dengannya, sementara dia sendiri baru hari ini melihat sang permaisuri.
"Yasmin aku tak bisa menemanimu saat ini, karena permaisuri tengah memanggilku untuk bertemu dengannya, kuharap kau bisa mengerti akan hal ini," ucap Shio Fang.
"Aku mengerti kak Shio Fang..., karena aku tak mempunyai kegiatan apapun aku akan menunggumu di sini sampai kau kembali," ucap Yasmin.
Putri Yasmin meremas tinjunya, entah mengapa ada kemarahan dan kebencian yang tertuju kepada Yasmin tanpa dia ketahui penyebabnya.
"Apa yang terjadi denganku, mengapa aku begitu tak suka melihat keakraban Shio Fang dan Yasmin," gumam sang putri dalam hati.
Putri Cin Cin segera menepis perasaan di hatinya saat melihat Shio Fang berdiri dari duduknya.
"Silahkan putri, aku ingin kau yang memimpin jalan untuk mempertemukanku dengan permaisuri," ucap Shio Fang.
Putri Cin Cin menganggukkan kepalanya kemudian membalikkan tubuh untuk melangkah pergi meninggalkan tempat kediaman Shio Fang.
Ketua Fong ji Ang dan Yasmin mengantar kepergian putri Cin Cin dan Shio Fang sampai ke depan pintu. "Tak kusangka dengan ketampanan dan bakat yang kau miliki, kau dapat menaklukkan hati seorang putri kekaisaran besar, dan tentunya hal ini akan membuat masalah baru bagimu dengan para gadis-gadis yang menyukaimu," gumam ketua Fong ji Ang dalam hati.
__ADS_1
Sementara itu Yasmin semakin bertanya-tanya mengapa tiba-tiba saja permaisuri ingin bertemu Shio Fang. "Mengapa hatiku begitu gelisah melihat sikap Putri yang menatapku sedemikian rupa, jangan-jangan Putri itu telah memiliki perasaan suka terhadap kak Shio Fang, dan jika itu benar-benar terjadi maka akan sulit bagiku untuk bersaing dengannya, selain Putri Cin Cin memiliki kuasa dia pun memiliki paras yang cantik dan sangat sedap untuk dipandang mata," batin Yasmin dengan menghembuskan nafas berat dari mulutnya.
Bersambung