Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Membebaskan


__ADS_3

Dalam pertarungan itu hanya sekejap saja Shio Fang mampu untuk membantai seluruh penjaga goa, dan saat Shio Fang mencoba masuk ke dalam gua maka tiba-tiba saja segel yang berada di mulut gua aktif, yang membuat Shio Fang terkurung di dalam segel itu.


"Ha ..ha ..ha.., besar juga nyalimu anak muda sehingga kau berani datang sendiri ke tempatku ini," ucap laki-laki paruh baya yang merupakan pemimpin kelompok serigala malam.


"Ampuni aku..., aku hanyalah seorang praktisi yang dibayar untuk membebaskan anak-anak kecil yang telah diculik," ucap Shio Fang yang sengaja terlihat ketakutan hanya untuk mengetahui tempat dimana para gadis dan anak anak itu akan jual.


"Kau telah melakukan pembunuhan kepada anggota kelompokku, dan juga telah berani berbuat kekacauan di tempatku ini, maka hanya kematianlah yang dapat membuatmu terbebas dari tanganku," jawab kepala kelompok serigala malam.


"Ketua..., dapatkah aku bergabung dengan kelompokmu, kau lihat aku mampu membunuh para penjaga gerbang dengan sangat mudah, dan tentunya dengan keberadaanku di kelompokmu akan menguntungkan kelompok serigala malam," ucap Shio Fang.


"Kelompokku tak membutuhkan orang-orang sepertimu, yang dapat dengan mudah berpaling hati dan berkhianat, karena kelompokku dihuni oleh orang-orang yang setia dan dan memilih mati daripada berkhianat kepada kelompok".


"Sekarang sebelum aku membunuhmu katakan apa permintaan terakhirmu," ucap kepala perampok.


"Agar aku tak penasaran dengan kematianku, dapatkah kau memberikanku penjelasan ke mana dan untuk apa kalian mencuri gadis dan anak-anak desa," ucap Shio Fang.


"Karena kau sebentar lagi akan mati maka aku akan memberitahukannya. Gadis gadis desa akan kubawa menuju ke daratan tengah untuk dijual ke rumah bordil yang ada di sana, dan untuk anak-anak kecil dari desa telah ada yang memesannya sebagai alat untuk meningkatkan kekuatan, bagi para praktisi hitam yang berada di sana karena mereka akan membayar mahal akan hal itu," ucap kepala perampok.


"Sepertinya kepala perampok mengetahui seluk-beluk daratan tengah, ini akan mempermudah langkahku untuk mencari sekte awan yang berada di sana," batin Shio Fang.


Shio Fang segera menggunakan teknik jari matahari untuk menghancurkan segel yang membelenggunya, karena tak ada lagi yang bisa dikorek mengenai keterangan penculikan yang terjadi.


Dalam waktu sekejap kurungan segel yang terbentuk hancur seketika, yang membuat Shio Fang segera mengeluarkan pedangnya kembali untuk menghabisi para perampok serigala malam.


Kepala perampok segera menyuruh anak buahnya untuk membunuh Shio Fang hidup atau mati, maka seluruh perampok serigala malam melakukan penyerangan secara bersama-sama ke arah Shio Fang.


Shio Fang tak begitu banyak mengalami kesulitan dalam menghadapi para anggota perampok serigala malam, yang rata-rata memiliki kemampuan di tingkat langit puncak.

__ADS_1


Satu persatu anggot perampok tewas di tempat akibat keganasan pedang es yang berada di tangan Shio Fang, hingga tak ada satupun anggota perampok yang selamat dari pembantaian yang dilakukan oleh Shio Fang.


Ketua perampok yang merupakan praktisi di tingkat Suci puncak, dengan cepat menyerang ke arah Shio Fang menggunakan golok besar yang ada di genggaman tangannya, hingga pertarungan pun terjadi sengit diantara keduanya.


Perbedaan tingkat kekuatan yang bagaikan langit dan bumi, membuat ketua perampok serigala malam mulai ke teteran menghadapi serangan-serangan cepat yang dilakukan Shio Fang, hingga sebuah tendangan telak mengakhiri pertarungan itu.


Kepala perampok tersungkur dan memuntahkan darah segar karena serangan telak yang menerpa tubuhnya, hingga sang kepala perampok tak bisa lagi untuk melanjutkan pertarungannya. Shio Fang kemudian menotok tubuh kepala perampok setelah itu diapun masuk kedalam goa.


Di dalam goa Shio Fang begitu sangat terkejut melihat banyak sekali gadis muda terkurung di dalam sana, dan ada juga beberapa anak kecil yang juga tengah terkurung disana.


Mereka semua begitu sangat takut melihat kehadiran Shio Fang, yang membuat Shio Fang segera berkata.


"Kalian jangan takut, aku datang ke tempat ini untuk membebaskan kalian semua, Aku akan segera kembali setelah mendapatkan kunci penjara ini," ucap Shio Fang kemudian kembali kepada kepala kelompok.


Shio Fang kemudian mengambil cincin penyimpanan kepala perampok, kemudian mengeluarkan semua isi di dalamnya untuk mencari kunci penjara yang telah mengurung para gadis desa.


Betapa terkejutnya Shio Fang saat melihat semua isi di dalam cincin sang kepala perampok, yang memperlihatkan berpeti peti koin emas di dalamnya, dan juga berbagai macam benda berharga lainnya.


Shio Fang kemudian memakai cincin ruang Kepala perampok, dan tak disangka jika cincin ruang sang kepala perampok merupakan benda berharga, yang dapat menyesuaikan bentuk dengan jari penggunanya.


Dengan cepat Shio Fang memasukkan 7 peti emas ke dalam cincin ruangnya, dan menyisakan tiga peti emas di luar untuk diberikan kepada para gadis dan anak kecil yang telah disekap.


Shio Fang segera menyembunyikan tubuh kepala perampok di semak belukar, dan segera membentuk segel pelindung di sekitarnya, agar tak ada binatang buas yang dapat memakannya setelah ditinggalkan oleh Shio Fang untuk mengurus para gadis desa yang telah diculik.


Shio Fang melesat kembali ke dalam Goa, dan menyuruh seluruh gadis yang telah disekap dan anak-anak untuk tak membuat keributan, Karena setelah ini Shio Fang akan membawa mereka semua kembali ke desa.


Semua gadis dan anak-anak menuruti perkataan Shio Fang, dan setelah penjara itu terbuka semua gadis dan anak-anak pun keluar tanpa satupun yang mengeluarkan suara.

__ADS_1


Di depan mulut gua semua gadis menjerit ketakutan saat melihat mayat-mayat yang ratusan jumlahnya, berserakan di tanah.


Kembali lagi Shio Fang berusaha untuk menenangkan mereka semua, dan pada akhirnya mereka semua pun patuh pada perkataan Shio Fang.


"Aku ingin beberapa dari kalian membagi koin emas yang berada di ketiga peti itu, sambil menunggu aku membereskan mayat-mayat ini," ucap Shio Fang.


Tak lama kemudian dua orang wanita muda berjalan ke arah peti untuk membagi koin emas kepada mereka semua secara adil, sementara itu Shio Fang mengumpulkan mayat-mayat perampok yang telah dibunuhnya, hingga terkumpul menjadi satu gunung kecil mayat mayat para perampok.


Shio Fang kemudian mencari kayu hutan yang kering, dan setelah itu membakarnya bersama tumpukan mayat-mayat para perampok.


Pagi hari pun tiba, Shio Fang bersama para gadis dan anak anak kembali ke desa, dan kehadiran mereka semua disambut sukacita oleh Kepala Desa dan penduduk desa batu.


Kepala desa begitu sangat senang melihat para gadis desa mereka lengkap dan tak ada yang hilang, walaupun di antara mereka ada yang telah kehilangan kesuciannya di tangan para perampok.


Kepala desa juga merasa senang melihat para gadis desa dan anak-anak mendapatkan banyak koin emas dari Shio Fang, sehingga dapat menghilangkan sedikit rasa trauma di diri para gadis desa.


"Ketua desa aku tak bisa berlama-lama di Desa batu ini, karena aku akan melanjutkan perjalanan ku," ucap Shio Fang.


"Aku mewakili seluruh penduduk desa mengucapkan banyak terima kasih, Karena tanpa kedatangan tuan muda ke desa ini maka kami akan terus-terusan dihantui oleh teror prampok serigala malam," ucap kepala desa.


"Paman selayaknya kita sebagai manusia harus saling tolong-menolong, dan saat ini Desa batu akan kembali tenang tanpa adanya gangguan dari kelompok serigala malam, karena kelompok serigala malam telah aku musnahkan," ucap Shio Fang.


Shio Fang kemudian mengeluarkan dua peti koin emas dari dalam cincin ruangnya, kemudian berkata.


"Aku ingin kepala desa memajukan kembali Desa ini, ini merupakan dua peti koin emas gunakanlah untuk kesejahteraan warga desamu," ucap Shio Fang.


"Terimakasih tuan muda, semoga tuan muda selalu diberi kesehatan dan kejayaan di dalam perjalanan tuan muda," ucap kepala desa.

__ADS_1


Dan pada akhirnya Shio Fang pergi dari Desa batu, dan menuju ke tempat di mana kepala perampok serigala malam yang disekap olehnya.


Bersambung


__ADS_2