Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
10 murid


__ADS_3

Balai pengobatan Akademi langsung menghampiri Lin Yan, dan memeriksa keadaan Zen.


"Lukanya sangat parah kita harus membawanya kebalai pengobatan Akademi, untuk dapat memberikan pertolongan yang lebih baik di sana," ucap ketua Alkemis balai pengobatan Akademi.


Shio Fang dan Marilyn hanya berdiam diri di tempatnya, karena aturan Akademi tak memperbolehkan bagi peserta yang akan melakukan pertandingan, keluar dari dalam podium kecuali mereka akan mulai melakukan pertarungan.


Lin Yan kembali ke podium para peserta, dia begitu sangat bersalah karena melihat Zen terluka.


Guru Tao Ming masuk kembali ke dalam arena pertandingan, untuk mengumumkan pemenang pertarungan antara Lin Yan dan Zen.


"Pihak panitia telah merundingkan dan memutuskan jika dalam pertarungan yang terjadi antara Zen dan Lin Yan, tak ada yang memenangkan pertarungan itu.


"Semua itu diputuskan memakai aturan yang telah ditetapkan sebelum pertandingan ini berlangsung. Zen tak sanggup lagi untuk bertarung, dan Lin Yan keluar dari dalam Arena pertandingan, yang menurut aturan kompetisi jika salah seorang peserta yang tengah bertarung keluar dari dalam arena pertandingan, maka peserta itu dinyatakan kalah, sehingga panitia memutuskan pertarungan antara Lin Yan dan Zen dinyatakan Seri," ucap Guru Tao Ming.


Hari ini.., dari 18 nama murid telah diundi, dan di dalam setiap pertarungan yang akan menjadi pemenangnya maka dia berhak untuk berlatih di akademi pusat Kunlun, semua ini merupakan aturan baru yang telah ditetapkan oleh panitia dan guru Zenyu, sehingga takkan ada lagi pertarungan setelah pertarungan yang terjadi hari ini," ucap Guru Tao Ming.


Tak lama kemudian Guru Tao Ming memanggil Marilyn yang akan bertarung melawan Meliana yang merupakan top rangking 9 di Akademi.


"Meliana seperti tak memiliki gairah bertarung saat mengetahui Marilyn yang akan bertarung dengannya di arena pertandingan, semua itu karena setiap pertarungan dengan Marilyn, Meliana selalu kalah dan terluka parah.


Setelah Marilyn melompat turun ke arena pertandingan untuk pertarungannya, Shio Fang menghampiri Lin Yan.


Saudara Lin Yan.., mengapa kau begitu peduli pada Zen?" tanya Shio Fang.


Sesaat Lin Yan menatap ke arah Shio Fang, kemudian dia pun berkata.


"Aku dulu pernah terpuruk seperti halnya Zen, dibully, dihina, dicercah dan dimaki, semua itu kudapatkan setiap hari dari para senior Akademi yang memiliki kemampuan jauh di atasku".


"Aku dapat merasakan apa yang dirasakan Zen, berjuang menjadi kuat untuk mendapatkan pengakuan, dan hari ini pertarunganku dengannya membuat Zen luka parah dan tentunya aku merasa sangat bersalah," ucap Lin Yan.


"Kau tak usah mengkhawatirkan Zen, Karena aku tahu dia akan baik-baik saja".


"Lin Yan aku yakin kalian berdua akan dapat masuk 10 besar top ranking di Akademi murid luar, dan bisa mengasah kemampuan di Akademi pusat Kunlun," ucap Shio Fang.


"Terimakasih Shio Fang, perkataanmu telah membuatku merasa tenang," jawab Lin Yan.


Sementara itu di atas arena pertandingan, Marilyn tak mendapatkan kesulitan berarti menghadapi lawan tarungnya, karena tingkat kekuatan yang dimiliki mereka berdua jauh berbeda sehingga dalam waktu singkat Marilyn dapat mengalahkan Meliana.


Guru Tao Ming masuk kembali ke dalam area pertandingan, untuk mengumumkan pertarungan yang telah terjadi antara Marilyn dan Meliana.

__ADS_1


Dari hasil pengumuman yang terjadi, Marilyn berhasil memenangkan pertarungan yang terjadi, dan berhak melanjutkan ke babak berikutnya.


Guru Tao Ming kemudian memanggil dua orang murid yang akan bertarung berikutnya.


"Untuk murid yang akan bertarung berikutnya adalah Zororo...," ucap Guru Tao Ming.


Zororo segera meloncat dari atas podium para peserta, dan dengan sombongnya menghadap ke arah murid peserta pertandingan, sambil mengacungkan jempolnya ke bawah.


Apa yang dilakukan Zororo membuat Guru Tao Ming menegurnya dengan keras.


"Jika kau masih saja melakukan provokasi seperti itu, maka aku takkan segan untuk mendiskualifikasi dirimu dari pertandingan ini," ucap Guru Tao Ming.


Mendengar teguran dari guru penegak kedisiplinan, membuat Zororo tak berani lagi memprovokasi para peserta pertandingan.


Tak lama kemudian Guru Tao Ming memanggil peserta kedua yang akan bertarung menghadapi Zororo di arena pertandingan.


"Yingsan" ucap Guru Tao Ming memanggil lawan tarung Zororo.


Semua mata menatap ke arah Yingsan, sementara itu Shio Fang dapat melihat tatapan dingin membunuh dari mata Yingsan, dan dia yakin jika pertarungan yang akan terjadi akan membuat Zororo kesulitan.


"Teng..!!" suara lonceng berbunyi yang menandakan jika pertarungan telah dimulai.


Tanpa di duga duga oleh Zororo, Yingsan telah menghilang dari pandangan matanya, dan tahu-tahu dia sudah mendaratkan sebuah telapak tangan yang dialiri energi petir ke dada Zororo.


Zororo yang belum siap menerima serangan itu akhirnya harus terhempas keluar arena pertarungan.


Semua murid tercengang melihat kejadian itu, karena mereka mengetahui jika Zororo merupakan pemegang ranking pertama bersama marilyn di top rangking Akademi murid luar, dan hanya sekali serang Yingsan dapat membuat Zororo keluar dari arena pertandingan.


Zororo yang telah menguasai dirinya kembali, langsung melesat ke arena pertandingan dan mengajak Yingsan untuk bertarung kembali, akan tetapi Yingsan tak ingin mengulang pertarungan itu karena dirinya telah merasa menang.


Guru Tao Ming masuk ke dalam arena pertandingan untuk menengahinya.


Protes pun di lakukan Zororo, karena saat itu guru Tao Ming baru melesat ke udara, dan tiba tiba saja Yingsan telah menyerangnya saat dirinya belum siap untuk menerima sebuah Serangan besar.


Seorang panitia yang menilai pertarungan yang terjadi, membisikkan sesuatu di telinga guru Tao Ming. Setelah itu Guru Tao Ming mulai berbicara kembali.


"Dalam sebuah pertandingan setelah tanda dimulai maka pertarungan itu sah terjadi.


Pertarungan antara Zororo dan Yingsan yang terjadi telah sah karena tanda di mulainya pertandingan telah berbunyi, maka semua panitia memutuskan Yingsan sah memenangkan pertarungan yang terjadi," ucap Guru Tao Ming.

__ADS_1


Zororo seakan tak percaya dengan apa yang didengarnya, hatinya benar-benar dipenuhi amarah karena pertandingan yang terjadi seakan-akan memojokkannya, dengan adanya ketidakadilan bagi dirinya.


Zororo tak bisa berbuat apa-apa lagi karena panitia kompetisi telah memenangkan Yingsan.


Pertarungan antara Zororo dan Yingsan, merupakan pertarungan terakhir dari 9 laga yang telah dilaksanakan.


Guru Zenyu yang merupakan kepala sekolah di akademi pusat Kunlun, turun dari atas podium menuju ke arana pertandingan.


Guru Tao Ming memberikan sebuah gulungan kepada kepala sekolah, untuk mengumumkan 10 murid yang berhak berada di Akademi pusat Kunlun.


Tepuk tangan para murid yang menonton pertandingan langsung menggema di sekitar arena pertandingan, saat melihat kepala sekolah berada di atas Arena pertandingan.


Mereka begitu sangat senang melihat sang kepala sekolah berada di atas arena pertandingan, karena hal itu merupakan momen langka yang tak pernah terjadi sebelumnya.


Selama ini mereka hanya mengetahui jika kepala sekolah bernama Guru Zenyu, dan belum sekalipun mereka dapat melihat wajah kepala sekolah, dan pada hari ini mereka semua akhirnya melihat wajah sang kepala sekolah.


"Dari hasil pertandingan yang terjadi selama beberapa hari, maka aku akan membacakan 10 murid yang berhak untuk berlatih di Akademi pusat Kunlun," ucap Guru Zenyu.


Kembali tepuk tangan menggemuruh dari para murid yang menonton pertandingan, yang memberikan suasana ramai dan semarak di tempat itu.


Guru Tao Ming mengangkat tangan kanannya ke atas maka keheningan pun kembali terjadi, tak lama kemudian Guru Zenyu mengumumkan 10 murid itu.


"Murid yang akan berangkat ke Akademi pusat Kunlun adalah... Marilyn, Yingsan, Xio Ling, Hong yi, Shio Fang, Yin Hua, Di Fang, Wang Zen, Lin Yan dan Zen.


"Ke 10 murid yang telah ku sebutkan tadi akan berlatih di Akademi pusat Kunlun, karena ke-10 murid telah ditentukan maka kompetisi yang diadakan telah berakhir," ucap Guru Zenyu.


Di podium para peserta ke hebohan pun terjadi, mereka yang disebutkan namanya menyambut sukacita atas keberhasilan mereka untuk dapat bersekolah di Akademi pusat Kunlun.


Zororo datang menghampiri Shio Fang dan menanyakan kesepakatan di antara mereka.


"Kesepakatan kita terjadi jika kau dan Marilyn bertemu di atas arena pertandingan, tapi kenyataannya kalian tak bertemu berarti kesepakatan kita telah berakhir," ucap Shio Fang.


"Shio Fang..., aku tetap akan bertarung dengan Marilyn, dan kesepakatan kita tetap berlanjut," pinta Zororo.


Mendengar hal itu Shio Fang tak memperdulikannya, Shio Fang kemudian menarik tangan Marilyn dan mengajaknya pergi meninggalkan podium para peserta.


"Apa yang dilakukan oleh Shio Fang membuat iri seluruh murid laki-laki yang melihatnya, karena secara terang-terangan Shio Fang telah memperlihatkan kepada semua orang jika mereka berdua telah mempunyai suatu hubungan.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2