
Shio Fang seorang diri menyerang kearah kelompok suku naga, putri Linzi yang telah sampai di tempat itu ingin segera membantu Shio Fang, namun sebuah angin dingin yang di lepaskan oleh Shio Fang seketika itu menahan langkahnya.
Sedetik kemudian suara Shio Fang terdengar di telinganya. "Aku tak ingin suku rubah ekor 9 ikut campur dalam pertarungan ini, karena aku tak menginginkan seluruh sukumu terlibat dalam pemusnahan suku naga yang akan kulakukan".
"Jika kau ikut membantuku dalam pemusnahan ini maka di masa depan kelompok suku rubah ekor 9 akan selalu diburu oleh kelompok suku naga, dan hal itu akan membuat kerugian besar bagi suku rubah ekor 9 mu," ucap nya.
Putri Linzi begitu sangat terkejut mendengar perkataan dari Shio Fang yang dikirimkan lewat kekuatan spiritual yang dimiliki nya, yang membuat Putri Linzi seketika itu juga menghentikan keinginannya untuk membantu Shio Fang.
Namun di dalam hati putri Linzi begitu sangat heran bagaimana seorang Shio Fang dapat melakukan pemusnahan kepada kelompok suku naga, sementara suku itu sendiri dipenuhi dengan para praktisi kuat di dalamnya.
"Mana mungkin Shio Fang dapat memusnahkan kelompok suku jiwa yang berada di tempat ini, sementara tingkat kekuatan Shio Fang sendiri saat ini masih berada jauh di bawah para praktisi dari kelompok suku jiwa," batin Linzi.
Linyosi yang tiba-tiba saja muncul di sisi putri Linzi kemudian berkata. "Apakah kau ingin membantu Shio Fang dalam menghadapi suku jiwa?" tanya nya.
"Shio Fang melarang ku untuk membantunya, Aku tak habis pikir mengapa dia berkata jika ingin memusnahkan seluruh suku naga seorang diri, sementara tingkat kekuatannya saat ini tak sebanding dengan para praktisi hebat dari kelompok suku naga," jawab putri Linzi.
"Adik...., Sudah kukatakan kepadamu sebelumnya jika pemuda itu memiliki banyak kartu As dalam lengan baju nya, Jika dia ingin memusnahkan seluruh kelompok suku naga yang ada di tempat ini seorang diri, maka hal itu pasti akan terjadi. Saat ini ada baiknya kita segera pergi untuk menghindari efek dari pertarungan hebat yang sebentar lagi akan terjadi," ucap Linyosi.
Putri Linzi segera menganggukkan kepalanya, setelah itu putri Linzi mengajak seluruh kelompok suku rubah ekor 9 nya, untuk segera meninggalkan tempat itu seperti halnya yang telah dilakukan para kelompok dari suku Phoenix surgawi, yang terlebih dahulu meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Di tempat pertarungan, Shio Fang menatap ke arah suku naga yang berjumlah puluhan orang, tatapan Shio Fang kini dipenuhi dengan kilatan membunuh.
Setelah puas menatap para praktisi di dalam suku naga, dengan pedang energi es yang ada di tangan kanannya Shio Fang kemudian melakukan penyerangan.
Pergerakan Shio Fang yang sangat cepat mampu melukai beberapa praktisi yang memiliki tingkat kekuatan terendah di dalam kelompok suku naga, apa yang di lakukan oleh Shio Fang tentu saja membuat para praktisi yang memiliki kekuatan hebat merasa diremehkan, Shi Zhan yang ada di tempat itu segera berteriak.
"Bentuk formasi jiwa ilusi langit runtuh," teriaknya.
Mendengar perintah dari Shi Zhan, membuat seluruh anggota kelompok suku naga yang bersamanya segera membentuk formasi jiwa ilusi Langit runtuh.
Shio Fang saat ini telah berada di tengah tengah formasi jiwa ilusi langit runtuh yang mengurungnya, hingga tubuh Shio Fang saat ini tak mampu untuk melakukan pergerakan akibat aura yang tercipta dari dalam formasi jiwa ilusi langit runtuh, yang bagaikan sebuah rantai raksasa yang melilit seluruh tubuh Shio Fang sehingga tak mampu untuk menggerakkan tubuhnya sama sekali.
Shi Xuan tertawa terbahak-bahak saat melihat tombaknya dengan telak telah menembus tubuh Shio Fang, yang memberikan sebuah lubang menganga di dadanya.
Tampak darah segar keluar dengan deras dari luka menganga di tubuh Shio Fang, yang perlahan lahan membuat Shio Fang mulai melangkah mundur sambil memegangi dadanya yang saat ini masih mengeluarkan darah segar.
Penglihatan ini begitu sangat miris bagi Shio Fang namun Shi Zhan yang memiliki kemampuan yang tak biasa, merasa heran bagaimana bisa Shio Fang yang memiliki kekuatan energi mental yang sangat hebat bisa dikalahkan dengan semudah itu.
Shi Zhan tiba-tiba merasakan fluktuasi udara yang samar-samar bisa dirasakannya, hingga tatapannya memandang jauh ke depan sehingga dapat melihat keberadaan Shio Fang di udara.
__ADS_1
Shio Fang saat ini tengah menyatukan bunga teratai petaka surga di tangan kanannya, dan bunga teratai biru di tangan kirinya hingga tercipta sebuah bunga teratai dengan cahaya emas kebiru-biruan yang saat ini tengah mengambang di hadapan Shio Fang.
Saat ini Shio Fang telah berhasil menciptakan sebuah bunga teratai nirwana petir surgawi, yang memiliki aura megah dan sangat tirani dari dalam kelopak bunga tersebut.
Sudah terlambat bagi kalian semua untuk mengetahui jika kalian selama ini berhadapan dengan Avatar tubuhku..., dan perlu kalian ingat jika aku takkan mudah untuk dibunuh begitu saja oleh orang-orang seperti kalian, maka hari ini aku akan membuktikan perkataanku dengan memusnahkan kalian semua," ucap Shio Fang kemudian melepaskan teratai nirwana petir surgawi ke arah kelompok suku jiwa.
Semua praktisi dari suku naga begitu sangat terkejut saat melihat Shio Fang masih hidup, dan lebih terkejut lagi saat mengetahui jika mereka semua selama ini hanya menghabisi avatar tubuh Shio Fang, agar dapat membuat Shio Fang memiliki waktu untuk menggabungkan kedua kekuatan besar yang dimilikinya.
Sementara itu Shi Zhan sama sekali tidak menyangka jika kekuatan spiritual mental Shio Fang bisa sekuat itu, yang dapat membentuk avatar tubuhnya seperti aslinya tanpa sedikitpun celah hingga dapat mengelabui seluruh orang-orang yang berada di dalam kelompok suku naga nya.
"Kau memang hebat Shio Fang...., dengan kemampuan mu yang seperti ini bisa melakukan perlawanan pada kelompok suku jiwa ku, dan bisa membuat kami harus berhadapan dengan serangan menakutkan dari bunga teratai itu, Ini belum berakhir karena pertarungan sesungguhnya baru akan di mulai," ucap Shi Zhan.
Setelah berkata seperti itu Shi Zhan segera menggigit ujung lidahnya hingga darah memenuhi mulutnya, hingga pada akhirnya Shi Zhan menyemburkan darah itu keluar dari dalam mulutnya.
Apa yang di lakukan Shi Zhan segera diikuti oleh semua praktisi yang berada di dalam kelompoknya termasuk Shi Xuan, penggabungan besar dalam pembentukan formasi begitu sangat menakutkan hingga pada titik puncaknya sebuah tombak raksasa yang memancarkan cahaya merah darah dan aura menindas dari dalamnya, tiba-tiba saja muncul di tempat itu.
Dengan sekali kibasan tangannya tombak itu benar-benar melesat cepat menyambut datangnya bunga teratai petir surgawi yang menuju ke arah kelompok suku jiwa.
Bersambung
__ADS_1