Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Kembali ke Akademi Kunlun


__ADS_3

Serangan tiba tiba dari putri Lu Zhi ke arah Shio Fang membuat semua orang yang ada di dalam rumah makan menjadi sangat terkejut, akan tetapi sebelum serangan itu mengenai tubuh Shio Fang, angin yang membawa aura dingin tiba tiba masuk kedalam ruangan itu, yang membuat tubuh putri Lu Zhi seakan membeku sehingga Serangan yang dilakukannya kepada Shio Fang seketika itu terhenti.


Semua orang menatap kearah wanita paruh baya yang masuk ke dalam rumah makan bersama seorang wanita muda, tak lama kemudian puluhan prajurit istana segera mengurung mereka berdua, karena keberadaan kedua wanita itu begitu mengancam keberadaan pangeran dan putri Lu Zhi.


"Kita berjumpa lagi anak muda," ucap tetua Yao Ling dengan berjalan kearah Shio Fang yang di ikuti Yao Lin di belakangnya, tanpa menggubris kearah para prajurit yang mengurungnya.


"Tetua Yao Lin senang berjumpa anda kembali," ucap Shio Fang sambil berdiri dan mempersilahkan tetua Yao Ling serta Yao Lin duduk di kursi.


"Lancang...!!, berani sekali kau tak menggubris pangeran dan Putri istana cahaya surga yang berada di tempat ini, apakah kalian bertiga ingin mati...!!" bentak seorang prajurit.


"Ha..ha..ha.., pangeran ke 2 dan putri Lu Zhi, walaupun kaisar Lu Meng Tian datang ketempat ini, dia tak akan semudah itu menurunkan tangan padaku," ucap tetua Yao Ling kemudian menjejakkan kakinya ketanah, sehingga aura kejut seketika itu menghantam puluhan prajurit yang membuat semua perajurit yang mengurungnya terhempas dan tak sadarkan diri dengan tubuh beku.


Shio Fang dapat melihat kekuatan tetua Yao Ling yang begitu sangat menakutkan, dan Shio Fang mengetahui secara pasti jika kekuatan tetua Yao Ling telah menembus kekuatan semesta bintang 1.


"Untung saja tetua Yao Ling masih berbaik hati, sehingga tak membunuh semua prajurit itu dengan sekali serangan," gumam Shio Fang dalam hati.


Sementara itu Putri Lu Zhi yang tak terima dengan apa yang dilakukan wanita paruh baya kepada seluruh prajuritnya, langsung mengeluarkan kekuatan tingkat surga yang di milikinya, dan menyerang dengan kecepatannya kearah tetua Yao Ling yang tengah duduk di kursinya.


Belum sempat pedang sang putri mengenai tubuh tetua Yao Ling, tiba tiba saja pedang Yao Lin berkelebat cepat dan menangkis serangan putri Lu Zhi sehingga pertarungan diantara mereka terjadi di tempat itu.


Hanya sesaat pertukaran terjadi di antara mereka berdua, karena tiba tiba saja Yao Lin telah mendaratkan tinjunya ke arah bahu putri Lu Zhi, yang membuat sang putri langsung terpental menabrak meja dan kursi di belakangnya hingga hancur berkeping keping.


Pangeran ke 2 segera menyongsong sang putri, kemudian menyalurkan energi murninya ke tubuh sang adik untuk meringankan luka dalam yang di deritanya saat ini.


Pangeran ke dua yang mengetahui jika ketiga praktisi yang ada di dalam rumah makan itu merupakan praktisi kuat dan tak mungkin untuk mengalahkannya, seketika itu juga pangeran ke dua memecahkan kristal ungu yang dikeluarkan dari dalam cincin ruang miliknya.


Tiba tiba saja udara di sekitar tempat itu terdistorsi, sehingga terlihat celah dari sobekan udara di tempat itu, dan tak lama kemudian muncul sesosok laki-laki dengan mahkota di kepalanya dari sobekan udara yang tercipta.


"Ayah..., mereka bertiga telah melukai adik," ucap Pangeran kedua kepada sosok laki-laki yang baru saja muncul.


"Yao Ling ternyata kau..., telah lama kita tak bertemu tapi mengapa kedatanganmu malah membuat kerusuhan dengan melukai prajurit istana cahaya surga dan putriku," ucap kaisar Lu Meng Tian.


"Aku tak akan mungkin melukai seorang anak muda seperti putrimu, dia telah bertarung dengan cucuku Yao Lin karena putrimu telah menyerangku," ucap tetua Yao Ling dengan ekspresi wajah yang tetap tenang.


"Jika begitu Yao Lin harus di hukum karena berani melukai keluarga kaisar," ucap kaisar Lu Meng Tian.


"Kaisar Lu Meng tian.., Jika kau tak terima akan hal ini ada baiknya kita berdua bertarung, karena aku tak akan pernah mengizinkan siapapun yang ingin melukai cucuku selama aku masih hidup," ucap tetua Yao Ling kemudian berjalan kearah kaisar Lu Meng Tian dengan aura kekuatan ranah tingkat Semesta bintang 1 yang terpancar dari tubuhnya.


Melihat ketegangan di antara kedua ahli kuat yang ada di hadapan nya, membuat Shio Fang seketika itu tersenyum kemudian berkata.


"Namaku Shio Fang, aku hanya ingin berkata jika tak layak praktisi kuat seperti anda bertarung dan ikut campur masalah kaum muda".


"Ada baiknya masalah ini tak di perpanjang, bukankah lebih baik jika masalah ini diselesaikan dengan pertarungan antara kaum muda, jika kalian melakukan pertarungan karena hal sepele seperti ini maka aku pastikan hal itu akan membuat reputasi kalian berdua akan jatuh di alam surgawi," ucap Shio Fang.

__ADS_1


Kaisar Lu Meng Tian dan tetua Yao Ling akhirnya menerima usulan Shio Fang dengan tidak bertarung, dan pertarungan itu akan di adakan besok di akademi Kunlun dengan membawa perwakilan keduanya.


*****


Hari itu juga Shio Fang bergegas pergi ke akademi Kunlun. Dengan memperlihatkan plakat ke anggotaan Akademi pada akhirnya Shio Fang dapat mudah memasuki gerbang akademi ternama itu.


Shio Fang langsung pergi menghadap kepala sekolah Zenyu, dan kepala sekolah Akademi menyambut kedatangan murid jenius akademi yang telah datang dari daratan tengah.


"Kepala sekolah, aku telah kembali ke akademi," ucap Shio Fang.


"Selamat datang Shio Fang aku senang kau telah kembali," jawab kepala sekolah.


"Kepala sekolah aku ingin bertemu dengan guru Gobin dan Guru ema," ucap Shio Fang.


"Kau bisa kesana sekarang kebetulan mereka berdua tak mengambil misi keluar," ucap kepala sekolah.


Shio Fang menganggukkan kepalanya, kemudian menangkupkan kedua tangannya lalu bergegas menuju kediaman guru Ema dan guru Gobin.


Berita kedatangan Shio Fang kembali ke akademi seketika itu langsung menyebar luas, yang membuat para murid senior mulai merasa was was jika kedudukan mereka sebagai 10 top rangking akan di geser oleh Shio Fang.


Sementara itu Shio Fang telah tiba di kediaman guru Ema dan guru Gobin, kedua petinggi akademi Kunlun itu begitu sangat bersukacita melihat Shio Fang kini berdiri di hadapan mereka berdua.


Keduanya tak menyangka jika Shio Fang kecil yang dahulu mereka lihat, sekarang telah menjadi pemuda tampan dengan tubuh tegap dan kekar, sehingga tanpa ragu guru Ema langsung memeluk Shio Fang yang bagi guru Ema, Shio Fang telah di anggap seperti anak kandungnya sendiri, mengingat guru Ema sampai saat ini belum memiliki anak dari hubungannya dengan sang suami guru Gobin.


Mendengar berita kedatangan Shio Fang di akademi, para anggota pheonix salju berbondong-bondong ke tempat kepala sekolah berada, mereka ingin melihat Shio Fang kembali setelah kepergiannya selama dua tahun lamanya.


"Kalian tak akan menemui Shio Fang malam ini, mungkin besok kalian akan bertemu dengannya," ucap kepala sekolah.


"Di manakah Shio Fang saat ini?" tanya Zen.


"Saat ini Shio Fang berada di kediaman guru Gobin dan guru Ema," ucap kepala sekolah Akademi.


Semua anggota kelompok pheonix salju terdiam, mereka semua telah mengetahui kedekatan antara kedua guru besar itu dengan Shio Fang sebelumnya, yang membuat Zen memerintahkan seluruh anggota pheonix salju untuk kembali, dan menunggu Shio Fang yang datang sendiri untuk menemui mereka semua.


Sementara itu di kediaman guru Gobin dan guru Ema, mereka bertiga tengah makan dan sedikit membicarakan mengenai pengalaman Shio Fang di daratan tengah.


Dan di dalam percakapan itu, Shio Fang sama sekali tak menutup-nutupi apapun dari kedua guru nya, mengenai sepak terjangnya di daratan tengah.


"Kau memang jenius hebat yang dimiliki akademi Kunlun karena kau telah berhasil menjadi juara Alkemis di seluruh wilayah daratan tengah, dan juga telah berhasil membuat fraksi menara Giok," ucap guru Gobin dengan riak kegembiraan di wajahnya.


"Hal itu merupakan keberuntunganku saja guru.., kebetulan putra mahkota kekaisaran Cahaya ilahi sangat mendukung ku dan dia juga telah menjadi saudara angkat ku," ucap Shio Fang.


Pembicaraan terus terjadi sampai selesai mereka menikmati makanan yang tersaji yang memang dibuat khusus oleh guru Ema bagi Shio Fang, dan setelah itu mereka bertiga melanjutkan pembicaraan ke arah yang serius di ruang tamu.

__ADS_1


"Guru, bagaimana keadaan kelompok pheonix salju setelah aku meninggalkannya?" tanya Shio Fang.


"Setelah kepergianmu keadaan kelompok Pheonix salju mengalami puncak kejayaannya setelah Zeng long menjadi orang yang menjaga kelompok itu, akan tetapi sebulan belakangan ini telah terbentuk sebuah kelompok yang memiliki kekuatan besar melebihi kelompok pheonix salju, dan ketua kelompok itu bernama Han Jin dari klan Han yang mampu imbang melawan Zeng long dalam sebuah pertarungan resmi.


Dengan imbangnya pertarungan itu, membuat kelompok Han saat ini melambung tinggi di menara surga," ucap guru Gobin kemudian meneguk anggur di dalam gelas sampai tak tersisa.


"Klan Han..., bukankah klan itu yang dimaksud leluhur Han Zhe agar aku membawa kotak giok bagi ketua klan tersebut. Ini merupakan keberuntungan ku, aku tak akan bersusah payah untuk mencari klan tersebut karena salah seorang anggota klan Han ada di akademi ini," batin Shio Fang.


"Guru setelah kedatanganku kembali, aku akan membuat kelompok pheonix salju berjaya kembali di menara surga," jawab Shio Fang.


"Guru..., apakah kau mengetahui tentang seorang tetua yang bernama Yao Ling?" tanya Shio Fang tiba tiba.


Kedua pembesar akademi Kunlun itu sangat terkejut mengetahui nama tetua Yao Ling yang di tanyakan oleh Shio Fang, sehingga keduanya saling bertatapan sesaat dan tak lama kemudian guru Ema pun berkata.


"Tetua Yao Ling di juluki ratu es dari lembah es yang berada di daratan tengah, tingkat kekuatannya saat ini setara dengan tingkat kekuatan yang di miliki penatua Xuan Yuan".


"Mereka berdua dahulunya merupakan saudara seperguruan, akan tetapi tetua Yao Ling yang tak ingin berada di bawah penatua Xuan Yuan selalu ingin melampauinya, dan tentunya ambisi tetua Yao Ling itu membuat mereka saling bertarung untuk mendapatkan pemenang siapa yang terkuat dari mereka berdua".


"Aku mendengar kesepakatan mereka berdua dalam pertarungan 5 tahun, melalui anak didik yang akan mewakili mereka berdua terjadi setelah pertarungan mereka yang terakhir menimbulkan luka dalam yang sangat parah," jawab guru Ema menjelaskan.


"Shio Fang mengapa kau mengetahui mempertanyakan tetua Yao Ling?" tanya guru Gobin dengan ekspresi ketegangan di wajahnya.


Shio Fang kemudian menceritakan awal pertemuannya dengan tetua Yao Ling, dan juga menceritakan tentang permasalahan yang terjadi di rumah makan antara tetua Yao Ling dan kaisar Lu Meng Tian, yang akan diselesaikan besok oleh perwakilan dari keduanya di akademi Kunlun.


"Seperti itu yang aku ketahui guru.." jawab Shio Fang.


Wajah guru Gobin dan Guru Ema semakin suram mendengar hal itu, karena dia tahu jika tetua Yao Ling pasti sudah mempersiapkan segala sesuatunya sebelum dia datang ke akademi Kunlun.


"Guru ..., mengapa anda gelisah?" tanya Shio tiba tiba.


"Shio Fang.., saat ini keadaan Zeng long yang merupakan murid utama penatua Xuan Yuan, masih dalam tahap pemulihan setelah pertarungannya dengan Han jin, dan begitupun dengan Han jin yang saat ini juga masih dalam tahap pemulihan diri setelah pertarungannya, dan tentunya hal itu akan memperburuk keadaan Akademi, karena aku tak melihat adanya potensi besar lainnya di antara murid selain mereka berdua selama tahun-tahun belakangan ini".


"Jika murid Akademi kunlun sampai kalah dalam pertarungan besar itu, maka reputasi akademi di wilayah surgawi yang akan jatuh dan tak akan ada lagi yang mau percaya untuk belajar di akademi Kunlun setelah itu," jawab guru Gobin dengan menghembuskan nafas berat.


"Menurut guru apa langkah terbaik dalam menyelesaikan masalah ini?" tanya Shio Fang.


"Aku berharap jika cucu tetua Yao Ling akan berhadapan dengan perwakilan dari istana cahaya surga sebelum menghadapi perwakilan dari akademi Kunlun, paling tidak tenaga dari cucu ketua Yao Ling akan habis sebelum berhadapan dengan mu," ucap guru Gobin.


"Aku..??"


Hanya kata itu yang keluar dari mulut Shio Fang setelah mendengar perkataan Guru Gobin.


"Aku percaya kau pasti bisa memberi yang terbaik kepada akademi ini," timpal Guru Ema dengan senyumannya yang khas, sehingga Shio Fang tak bisa menolaknya untuk ikut andil dalam pertarungan besar itu.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2