Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Penculikan


__ADS_3

Shio Fang pada akhirnya mengetahui tempat keberadaan kedua wanita yang disekap oleh para penculik, tapi Shio Fang tak bisa gegabah untuk mengambil tindakan sendiri karena dia tau jika salah satu praktisi kuat yang melakukan penculikan, selain memiliki kekuatan ilusi dia juga memiliki kekuatan spritual puncak yaitu kekuatan spritual kehampaan suci yang sama dengan kekuatan spritual yang dimiliki Shio Fang saat ini.


Shio Fang kemudian memanggil ketiga adiknya datang ke tempat itu, dan ketika adiknya yang tengah melakukan kultivasi di kamar mereka masing-masing segera datang memenuhi panggilan Shio Fang.


Mereka bertiga begitu sangat murka setelah mengetahui penculikan itu, mereka bertiga tak menyangka ada praktisi kuat di dalam Desa ini yang ini menyinggung kelompoknya dengan menculik putri Cin Cin dan Dewi Lilia.


"Kak Shio Fang ayo kita segera ke sana karena aku tak ingin sesuatu terjadi pada kedua kakak iparku," ucap Shio Zen.


"Benar kak..., Aku tak ingin hal buruk terjadi pada kedua kakak iparku, dan jika mereka berani menyentuh sehelai rambut saja dari kedua Kakak iparku maka aku akan menghancurkan seluruh desa ini hingga desa hilang dari alam surgawi," ucap Shio Chen dengan Aura kuat yang seketika itu menyebar dari dalam tubuhnya, Aura yang sebenar-benar haus akan kematian.


"Kurasa kita tak semudah itu untuk dapat menghancurkan para praktisi kuat yang ada di desa ini, karena aku dapat merasakan jika ada salah seorang dari praktisi kuat itu yang memiliki kekuatan spritual kehampaan suci, semua itu dapat kurasakan dari sisa-sisa jejak yang tertinggal di dalam ruangan ini, dan tentunya hal itu merupakan suatu ancaman bagi kita".


"Walaupun kita memiliki kemampuan dan kartu As dalam menghadapi mereka semua, namun dengan kekuatan spiritual di tingkat puncak itu akan sangat sulit bagi kita untuk dapat menghancurkannya jika kita tak berhati-hati dalam melangkah".


"Aku rasa strategi harus kita jalankan di mana kak Shio Fang akan menghadapi praktisi kuat itu dan membawanya menjauh dari tempat yang akan kita datangi, sisanya biarkan kami yang mengurusnya karena yang tersulit dari penyerangan yang akan kita lakukan kepada mereka hanyalah pada praktisi kuat yang memiliki kekuatan spiritual kehampaan suci," ucap Shio Ju.


"Aku akan menghadapi praktisi kuat itu walaupun untuk mengalahkannya akan sangat sulit, Aku akan mencoba memancing dia keluar menjauh dari tempat penyerangan, dan sisanya aku serahkan kepada kalian bertiga," ucap Shio Fang.

__ADS_1


Mereka semua seketika itu menganggukkan kepala mengiyakan perkataan dari kakak pertamanya, dan setelah itu Shio Fang membawa mereka ke tempat tujuan dengan kekuatan teleportasi yang dimilikinya.


Sementara itu putri Cin Cin dan Dewi Lilia saat ini telah sadar dari ilusi kuat yang menguasainya, ilusi kuat dari kekuatan spiritual kehampaan suci yang telah membuat mereka tak sadarkan diri dan kini mereka berdua tengah terbaring di atas pembaringan, dengan tubuh yang tak bergerak akibat totokan yang sangat kuat yang kini bersarang di tubuh mereka berdua.


Putri Cin Cin dan Dewi Lilia tersadar di dalam sebuah kamar yang ditata begitu rapi dan indah, dengan wewangian yang memenuhi setiap sudut ruangan yang menimbulkan suasana damai dan menyenangkan, namun hal itu tahu banyak seperti neraka bagi kedua wanita itu yang merasakan jika ruangan itu akan dipakai oleh seseorang untuk melakukan hal buruk kepada mereka berdua.


"Apa yang terjadi mengapa kita berada di tempat ini?" tanya putri Cin Cin.


Dewi Lilia kemudian mengingat kembali kejadian sebelumnya, di mana dirinya saat itu bertarung dengan kekuatan tubuh racun menyedihkan yang di milikinya, melawan kekuatan ilusi dari spiritual kehampaan suci yang begitu sangat kuat dan menakutkan, hingga pada akhirnya Dewi Lilia tak kuasa membendung kekuatan yang mampu menggoyahkan jiwanya hingga dirinyapun tak sadarkan diri.


Perkataan Dewi Lilia seketika itu membuat perubahan wajah putri Cin Cin menjadi sangat suram, karena dia sangat meyakini jika penculik itu merupakan seorang lelaki laki hidung belang yang sangat suka akan keberadaan wanita cantik.


Tiba tiba saja seorang pemuda yang begitu sangat mereka kenal tertawa saat memasuki kamar sambil menggenggam sebuah guci yang berisikan anggur memabukkan.


"Yu Fey...!!" ucap putri Cin Cin dan Dewi Lilia secara bersamaan.


"Ha..ha..ha.., kalian berdua telah tersadar rupanya, ini merupakan berita yang sangat baik bagiku karena kalian berdua akan menghangatkan tubuhku dalam menghabiskan malam ini," ucap Yu Fey kemudian mengibaskan tangannya dan cadar yang menutup wajah Dewi Lilia seketika itu terlepas dan jatuh di atas pembaringan.

__ADS_1


"Wow..., ternyata kau memiliki paras yang sangat cantik dan menawan yang tak kalah cantiknya dengan wanita yang ada di sebelahmu, ini merupakan suatu keberuntungan bagiku karena bisa bersama dua wanita cantik sekaligus," ucap Yu Fey kemudian berjalan mendekat ke arah Dewi Lilia.


"Mengapa kau membawa kami ke tempat dia sementara kita sebelumnya tak terlibat suatu masalah apapun, ingat jika keempat laki-laki yang ada dalam kelompokku bertindak maka itu merupakan hari terakhir kau berada di alam surgawi ini," ucap putri Cin Cin.


"Aku tak pernah takut akan ancaman yang kau berikan padaku, walaupun kita sebelumnya tak terlibat masalah apapun, namun kecantikan dan keindahan tubuh yang kalian berdua memiliki merupakan masalah bagiku jika aku belum bisa memetiknya, dan malam ini aku akan memetik dan menikmati semua keindahan yang kalian berdua miliki sampai tetes terakhir, dan tentunya hal ini akan merupakan kebanggaan bagiku dapat merasakan tubuh kalian berdua yang sangat mempesona," ucap Yu Fey kemudian tangannya bergerak cepat hingga pakaian yang dikenakan kedua wanita itu telah terlepas yang menyisakan pakaian dalam yang menutupi bagian vital di tubuh kedua wanita itu.


"Yu Fey..., aku takkan pernah melepaskan mu jika kau melakukan hal buruk padaku, cepat lepaskan totokan di tubuhku agar kita bisa bertarung sampai mati," pekik Putri Cin Cin dengan amarah dan kilatan membunuh di matanya.


"Aku bersumpah setelah aku dapat lepas dari totokan yang ada di tubuhku ini maka aku akan membuat Desa ini hilang dari alam Surgawi, Aku tak akan pernah sedikitpun melepaskanmu dan seluruh penghuni Desa jika kau sampai berlaku lancang kepada kami berdua," ucap Dewi Lilia juga dengan amarah dan kilatan membunuh di matanya.


"Itu takkan pernah terjadi karena sebentar lagi kalian berdua akan menjadi milikku dan akan menetap di desa ini bersamaku, aku akan menguasai jiwa kalian berdua dengan kekuatan spiritual yang aku miliki hingga kalian berdua akan selamanya menuruti setiap keinginanku," ucap Yu Fey kemudian menjentikkan jarinya hingga sebuah cahaya hitam seketika itu melesat kedai kedua wanita cantik yang ada di depannya, yang membuat kedua wanita itu tak bisa berbuat apa-apa lagi selain menuruti keinginan Yu Fey.


"Lepaskan seluruh pakaian yang ada di tubuh kalian berdua, karena aku ingin segera menikmati indahnya kehangatan yang akan sebentar lagi bisa ku renggut dari kalian berdua," ucap Yu Fei.


Putri Cin Cin dan Dewi Lilia yang jiwanya telah di kuasai oleh kekuatan spiritual kehampaan Suci seketika itu juga menganggukkan kepala, dan tak lama kemudian kedua wanita itu melepaskan satu persatu pakaian yang tersisa di tubuhnya di iringi tatapan rakus dan tawa penuh kemenangan dari Yu Fey.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2