
Lelang pada akhirnya di mulai, seorang laki laki paruh baya berjalan di tengah-tengah lelang, kemudian dia memperkenalkan dirinya sebagai Van Wu yang akan memandu jalannya lelang.
"Ada 5 perhiasan utama yang akan dilelang hari ini, persiapkanlah diri tuan-tuan semua untuk mendapatkan perhiasan itu," ucap Van Wu.
Seorang wanita muda berjalan ke tengah-tengah lelang dengan nampan yang berada di tangannya, setelah sampai di hadapan Van Wu wanita itu segera memberikan nampan itu kepadanya.
Van Wu menerima nampan pemberian dari wanita muda itu dan menaruh nampan itu di atas meja yang telah tersedia, tak lama kemudian Van Wu kemudian membuka tutup yang menutupi nampan, dan tampaklah saat ini sebuah gelang giok hijau yang memancarkan Aura dingin kehidupan dari dalamnya.
"Gelang ini bernama gelang giok salju yang di dapatkan dari reruntuhan di kedalaman hutan oleh para pemburu benda-benda berharga, aula mulia telah membeli gelang salju ini dari mereka dan saat ini akan dijual dengan harga permulaan lelang 500 koin emas, karena ada harga pasti ada kualitas, silahkan tuan tuan semua menaikkan harga gelang giok salju untuk mendapatkannya," ucap Van Wu.
Para anak saudagar yang ada di atas podium mulai saling menaikkan harga, Shio Fang dapat melihat jika seluruh orang yang ada di dalam ruangan itu sangat menginginkan gelang giok salju, termasuk putri Bilqis yang matanya saat ini begitu berbinar melihat gelang giok salju yang dilelang.
Shio Fang yang tak ingin gelang itu akan diambil oleh orang lain dan membuat istrinya bersedih, pada akhirnya dia berkata.
"Aku akan membeli gelang itu untukmu," ucap Shio Fang sambil berdiri di belakang sang istri dengan memegang kedua pundaknya.
Putri Bilqis memalingkan pandangannya ke arah Shio Fang kemudian berkata. "Trimakasih sayang," ucapnya.
Harga lelang semakin meningkat dan saat ini sudah berada pada satu juta koin emas, harga yang begitu sangat mahal bagi sebuah gelang seperti gelang giok salju yang tengah dilelang.
Tiba tiba Hai Ming berkata. "Aku menginginkan gelang itu dan aku menawar dengan harga satu juta lima ratus koin emas," ucapnya.
Semua orang terdiam dengan tawaran yang dilakukan oleh Hai Ming, karena harga yang disebutkannya melebihi batas sebuah harga dari benda berkualitas tinggi seperti gelang giok salju yang tengah dilelang.
Setelah semua orang terdiam membuat Hai Ming kemudian berkata kembali.
__ADS_1
"Sepertinya sudah tak ada orang yang berani menawar lebih tinggi dari apa yang ku tawarkan, ada baiknya pemandu lelang segera mengumumkan jika gelang itu telah resmi menjadi milikku," ucap Hai Ming dengan tawa kecil penuh kemenangan dari mulutnya.
Van Wu segera merespon perkataan dari Hai Ming, tak lama kemudian dia pun berkata "Satu juta lima ratus untuk gelang giok salju satu kali, Satu juta lima ratus untuk gelang giok salju dua kali, Satu juta lima ratus untuk gelang giok salju ti..".
"Dua juta koin emas," ucap Shio Fang dengan sangat tiba-tiba, dan tentu saja membuat persaingan dalam penawaran gelang giok salju terus berlanjut, semua itu karena jatuh lelang belum menunjukkan final dengan menyebutkan angka 3.
Seketika itu suasana di dalam lelang menjadi ramai saat mendengar ada seseorang yang menawar dengan harga 2 juta koin emas, di saat hitungan akan menyebutkan angka 3, dan hal itu langsung membuat Hai Ming menjadi sangat geram mengingat jika yang menawar dengan harga 2 juta koin emas merupakan pemuda yang sebelumnya bersaing dengannya untuk mendapatkan kursi di podium VIP.
"Bedebah, dasar jabingan..!!, dia sengaja melakukan hal ini untuk membuat ku marah, Aku ingin melihat sampai di mana kemampuanmu untuk dapat mengalahkan Putra seorang walikota dalam memperebutkan sebuah harta di dalam lelang ini," gumam Hai Ming.
Hai Ming kemudian berdiri dari duduknya dan tak lama kemudian dia pun tertawa sambil bertepuk tangan.
"Oh ternyata kau ingin membalas perlakuanku dengan menaikkan harga dari barang yang ku inginkan, baiklah jika begitu aku ingin melihat apakah kau mampu menyaingi ku dalam memperebutkan harta itu," ucap Hai Ming dengan kilatan amarah di matanya.
"Sepertinya tak akan mudah bagimu untuk mendapatkan harta itu karena gelang giok salju tak pantas berada di tanganmu," jawab Shio Fang dengan senyuman di wajahnya.
Hai Ming meremas tinjunya menahan kekesalan di hatinya, tak lama kemudian dia pun berkata.
"Tiga juta koin emas," ucap Hai Ming sambil menatap tajam ke arah Shio Fang.
"Tiga juta koin emas ya..., baiklah jika begitu aku akan melakukan penawaran dengan 4 juta koin emas," ucap Shio Fang yang langsung membuat semua orang yang berada di dalam ruangan lelang membelalakkan mata, mereka semua seakan tak percaya dengan angka yang disebutkan oleh pemuda penawar gelang giok salju.
"Kau ..!!, mana mungkin kau bisa menawar dengan harga setinggi itu, ingat jika kau melakukan kecurangan dengan menaikkan harga tanpa bukti jika kau memiliki koin emas, maka sepatutnya kau akan mengalami masalah besar," ucap Hai Ming dengan kesuraman di wajahnya
"Apakah kau takut aku tak bisa membayar harga gelang giok salju itu?, aku menawar harga karena aku memiliki koin emas untuk membelinya, dan jika kau ingin memiliki gelang giok itu maka aku mempersilahkan dirimu untuk menaikkan harga," ucap Shio Fang dengan senyuman di bibirnya.
__ADS_1
Seorang laki laki yang besar Hai Ming kemudian berbisik. "Tuan muda untuk kali ini kita mengalah karena aku yakin di akhir pelelangan ada harga yang lebih berharga dari gelang giok salju, jika kita menghabiskan koin emas untuk membeli gelang giok salju maka di akhir lelang kita tak bisa mendapatkan harta yang lebih berharga dari gelang salju," ucapnya.
Hai Ming hanya dapat terdiam, tak lama kemudian dia pun menghempaskan tubuhnya di atas kursi, dia tak menyangka akan dipermalukan oleh seorang pemuda di dalam lelang perburuan harta berharga hari itu, tanpa dia harus melakukan perlawanan yang berarti.
Tiba tiba suara pemandu Van Wu berkata.
Karena tak ada lagi yang menaikkan harga maka aku akan menutup lelang gelang giok salju ini.
4 juta koin emas satu kali, 4 juta koin emas dua kali, 4 juta koin emas tiga kali.....
"Selamat untuk tuan muda yang telah menawar harga gelang giok salju, tuan muda bisa membayarnya setelah lelang selesai," ucap Van Wu.
Kembali seorang wanita muda memasuki ruang lelang dan menuju ke arah Van Wu dengan membawa nampan di tangannya, setelah berada di hadapan Van Wu wanita muda itu langsung menyerahkan nampan yang di bawahnya.
Van Wu kemudian menerima nampan dari sang wanita muda, dan meletakkan nampan itu di atas meja kemudian membuka tutup nampan tersebut.
"Jepit rambut ini bernama jepit rambut Niuwa, jepit rambut yang di dapatkan dari penambangan batu energi di tengah hutan, jepit rambut Niuwa mempunyai keunikan yaitu dapat menyala terang di gelapnya malam, dan juga dapat membuat binatang berbisa tak ingin mendekat kepadanya. Harga jepit rambut ini dimulai dengan 700 koin emas," ucap Van Wu.
Setelah berkata seperti itu semua orang kini mulai menaikkan harga, hingga harga jepit rambut itu kini telah menginjak harga satu juta koin emas.
Wulan yang tadinya diam saat ini begitu sangat tertarik dengan jepit rambut yang di lelang, dan diapun lalu menawar dengan harga 2 juta koin emas.
Di sisi lain Hai Ming juga menginginkan jepit rambut itu, sebagai kado bagi seorang wanita bangsawan yang diincarnya, dan tentunya barang berharga seperti itu dapat membuatnya menjadi pemuda yang dapat menyaingi para pesaing untuk mendapatkan hati wanita pujaannya.
Bersambung
__ADS_1