Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Klan Ning


__ADS_3

Shio Fan Yin memakan makanannya dengan lahap setelah nona muda Ning'er datang membawakan makanan kepadanya.


Diam diam nona Ning'er memperhatikan wajah Shio Fan Yin, dan dia dapat menyimpulkan jika Shio Fan Yin bukanlah pemuda biasa-biasa saja, mengingat wajahnya begitu sangat sempurna tampan dan bersih.


Hal inilah yang membuat Ning'er ingin memastikan dari mana sebenarnya Shio Fan Yin berasal.


Pagi pagi sekali Ning'er datang membawakan Shio Fan Yin pakaian bersih, untuk dipakai olehnya Setelah membersihkan diri.


"Kau pergilah membersihkan diri di sungai yang berjarak 60 meter dari tempat ini, dan ingat kau jangan pergi melarikan diri karena jika kau melakukan hal itu dan tertangkap kembali oleh kelompok klan Ning, ataupun kelompok klan yang lain maka kau akan dalam masalah besar".


"Shio Fan Yin, setelah kau selesai membersihkan diri maka kau datanglah mencariku, karena hari ini aku akan membawamu bertemu dengan kakak keduaku untuk mulai melakukan pekerjaan darinya," ucap Ning'er.


"Aku mendengarkan perintahmu nona muda Ning'er," jawab Shio Fan Yin.


Setelah berkata seperti itu Shio Fan Yin berjalan menuju ke arah sungai dengan dikawal dua orang laki-laki, yang merupakan pengawal di dalam rombongan Klan Ning.


Shio Fan Yin kemudian menceburkan diri di dalam air sungai berair jernih, dan tanpa diketahui oleh kedua pegawai Shio Fan Yin mencoba untuk menyerap energi di tempat itu dengan menggunakan kekuatan Toti jantung Yiwu, dan pada akhirnya Shio Fan Yin berhasil juga menyerap energi di dalam alam Xuan, yang tentu saja hal itu membuat seluruh energi di dalam dantiannya perlahan lahan mulai terisi kembali.


"Hai.., kau..., cepatlah mandi dan jangan berdiam diri saja di tempat itu!!" ucap seorang pengawal yang terlihat kesal melihat Shio Fan Yin hanya berdiam diri duduk bersila di dalam air dengan permukaan air yang setara dengan lehernya.


Shio Fan Yin dengan cepat menghentikan penyerapan energi murni ke dalam tubuhnya, karena dia tak ingin kedua pengawal itu mengetahui apa yang saat ini telah dilakukannya, mengingat Shio Fan Yin masih ingan bergabung dengan Klan Ning dalam mencari tau mengenai alam Xuan, walaupun Shio Fan Yin dapat melumpuhkan dua penjaga dan melarikan diri dari tempat itu.


Shio Fan Yin kemudian memakai pakaian pemberian dari Ning'er dan pakaian itu begitu pas dan cocok di tubuh nya.


Shio Fan Yin kemudian menyimpan cincin ruang yang ada di jari tangannya, ke dalam segel yang dibentuk dari celah spasial yang membuatnya, karena Shio Fan Yin dapat merasakan jika saat ini dia akan berhadapan dengan seorang praktisi hebat yang juga merupakan kakak dari Ning'er, dan tentu saja jika dia mengetahui keberadaan cincin ruang yang dimilikinya maka hal itu akan membuat kecurigaan, dan tentu saja akan memberikan masalah baru pada Shio Fan Yin.

__ADS_1


Ning'er tertegun melihat ketampanan wajah Shio Fan Yin yang begitu sangat menyenangkan. Buru buru Ning'er membuang jauh-jauh rasa kekagumannya itu saat Shio Fan Yin berkata kepadanya.


"Apa yang harus aku lakukan saat ini nona muda Ning'er?" tanya Shio Fan Yin.


Dengan sedikit gugup, Ning'er kemudian berkata. "Ikuti aku karena kita akan menuju ke tempat kakak perempuanku berada," ucapnya.


Shio Fan Yin pada akhirnya mengikuti nona muda Ning'er menuju ke sebuah tenda besar yang ada di tempat itu, dan di hadapan Ning Rong, nona muda Ning'er memperkenalkan Shio Fan Yin sebagai pemuda yang saat itu telah tergeletak di tepi pantai.


Shio Fan Yin menangkupkan kedua tangannya memberi hormat kepada nona muda Ning Rong.


Ning Rong memperhatikan Shio Fan Yin dari rambut sampai ke ujung kaki lalu berkata. "Tidak buruk, kau memiliki wajah yang lumayan tampan dan tubuh yang bagus, namun saat ini kau hanyalah budak bagiku yang harus melakukan semua perintahku, walaupun perintah itu harus membunuh dirimu sendiri".


Shio Fan Yin jika kau dapat melayaniku dengan baik maka aku akan memberikan kehidupan padamu, namun jika pelayanan mu buruk maka aku tak akan segan segan untuk membunuhmu," ucap nona muda Ning Rong.


Amarah seketika itu juga meluap dari dalam hati Shio Fan Yin setelah mengetahui dirinya hanyalah sebagai budak dari seorang Nona muda klan Ning, namun demikian Shio Fan Yin untuk sementara waktu mengalah dan menerimanya.


Nona Ning Rong kemudian menunjuk ke arah sebuah kipas kemudian berkata. "Aku sedikit kepanasan dan ambillah kipas itu untuk menyejukkan ku," ucap nona Ning Rong.


Shio Fan Yin menganggukkan kepalanya kemudian meraih kipas dan mulai mengipasi Nona muda Ning Rong.


"Sedari kecil hingga sekarang baru kali ini aku menjadi budak untuk mengipasi seorang wanita yang tengah kepanasan, sungguh hal bodoh dan sangat memalukan sekali, karena baru pertama kali datang ke alam Xuan diriku langsung menjadi seorang budak," batin Shio Fan Yin.


Seorang pemuda kemudian masuk ke dalam tenda besar dan duduk di dekat Nona muda Ning'er sambil berkata.


"Saat ini telah terdapat 5 klan besar yang juga ingin memburu keberadaan mutiara naga. 5 klan besar itu saat ini tengah mulai melakukan pergerakan masuk ke dalam pegunungan naga. Adik ada baiknya kita juga melakukan pergerakan untuk masuk ke dalam pegunungan naga," ucap Ning Chan.

__ADS_1


"Kakak pertama, kita tak usah terburu-buru untuk masuk ke dalam pegunungan naga, karena tak mudah berada di dalam pegunungan yang memiliki binatang sihir naga petir yang menjaga mutiara naga saat ini".


"Ada baiknya kita memantau dari kejauhan pergerakan kelima klan besar, dan tak usah melakukan perselisihan dengan mereka karena tak menghasilkan keuntungan apa-apa. Biarkan kelima klan besar itu yang bertarung dengan binatang sihir naga petir, dan jika binatang sihir naga petir dan kelima klan besar mulai kelelahan karena saling bertarung satu dengan yang lainnya, maka kesempatan itu adalah kesempatan terbaik bagi kita untuk dapat menaklukkan mereka semua, sehingga kita bisa mendapatkan mutiara naga di dalam menara kuno naga petir," ucap Nona muda Ning Rong.


Ning Chan tersenyum mendengar perkataan saudari perempuannya itu, sedetik kemudian di pun berkata. "Jika begitu aku akan menyuruh beberapa orang untuk memantau situasi di dalam pegunungan naga, hingga pada akhirnya kita bisa melakukan pergerakan ke sana," ucap tuan muda Ning Chan kemudian berdiri dan berjalan pergi meninggalkan tempat itu.


Shio Fan Yin yang sedari tadi mendengarkan percakapan itu, pada akhirnya menyimpulkan jika benda berharga yang bernama mutiara naga pastilah merupakan benda yang sangat menakjubkan, karena banyak klan besar yang jauh-jauh datang untuk memburunya.


"Sepertinya nona muda Ning Rong merupakan wanita muda yang tak biasa, selain memiliki kemampuan hebat yang dimilikinya dia juga ahli dalam pembuat strategi. Aku sangat penasaran dengan mutiara naga ini dan bisa saja mutiara naga yang diburu klan besar akan jatuh ke tanganku," batin Shio Fan Yin dengan sedikit menyunggingkan senyum di wajahnya.


Hari itu Shio Fan Yin begitu sangat kesal terhadap Nona muda Ning Rong, karena tak memberikan waktu bagi dirinya untuk melakukan penyerapan energi murni untuk memulihkan kekuatan tubuhnya, karena saat ini nona muda Ning Rong kembali menyuruh Shio Fan Yin untuk menemaninya berburu.


Walaupun Sangat kesal, Shio Fan Yin tetap ikut serta dalam perburuan itu, dengan membawakan alat-alat berburu yang dimiliki nona muda Ning Rong.


"Aku merasakan adanya pergerakan kawanan binatang buas di tempat ini, dan kita harus segera berpencar agar dapat menemukannya," ucap Nona muda Ning Rong pada kedua rekannya.


Shio Fan Yin dengan cepat memberikan busur panah dan anak panah yang di bawahnya kepada nona muda Ning Rong, kemudian diapun diam di tempat itu untuk menunggu perintah selanjutnya.


Sedetik kemudian Nona Muda Ning Rong kemudian berkata. "Kau tunggulah di tempat ini sampai aku datang menjemputmu".


Nona muda Ning Rong kemudian mengibaskan tangannya, dan seketika itu juga sebuah segel pelindung telah mengelilingi tubuh Shio Fan Yin.


"Kau jangan sekali kali melewati batas segel yang telah kubuat untuk melindungi dirimu, karena aku tak bertanggung jawab pada hidupmu jika kau keluar dari dalam segel yang di buat itu," ucap Nona muda Ning Rong kemudian pergi meninggalkan tempat itu.


Shio Fan Yin bersorak di dalam hati karena pada akhirnya nona muda Ning Rong pergi darinya, dan tentu saja hal itu tak di sia siakan oleh Shio Fan Yin untuk menyerap seluruh energi murni guna memulihkan kekuatannya.

__ADS_1


Shio Fan Yin pada akhirnya duduk bersila untuk menyerap energi murni di tempat itu, dengan menggunakan kekuatan jantung Yiwu yang di milikinya.


Bersambung


__ADS_2