
Shio Fang dan Dewi Yinzi kini telah kembali bersatu, dan saat ini mereka berdua terlihat semakin mesra setelah 7 tahun berpisah.
Shio Fan Yin saat ini telah melakukan meditasi di dalam kamarnya, dan saat ini telah berada di bawah alam sadarnya untuk bertemu dengan gurunya Jenderal dewa perang langit.
"Shio Fan Yin muridku, sudah waktunya kau pergi ke alam Xuan untuk menuntaskan misi mu memberantas para iblis di sana, cari dan temukan fraksi yang satu tujuan dengan mu agar lebih mempermudah dirimu untuk dapat menghancurkan seluruh ras iblis yang berada di alam Xuan," ucap sang guru.
"Aku telah mempersiapkan diri untuk dapat menuju ke alam Xuan dengan semua perbekalan yang guru telah wariskan padaku, dan aku pasti akan dapat menyelesaikan misi ku di sana," jawab Shio Fan Yin.
"Memberantas para iblis bukanlah hal yang mudah apalagi saat kau berada di alam Xuan, semua kekuatan yang Kau pelajari di alam surgawi akan menghilang seketika kau berada di sana, kecuali kekuatan Toti yaitu kekuatan jantung Yiwu dan kekuatan naga hitam kegelapan yang telah diwariskan oleh ayahmu, yang dapat kau pergunakan di saat pertarungan mu sewaktu berada di alam Xuan.
"Muridku, kekuatan yang telah ku wariskan padamu juga bisa kau gunakan di sana, dan ingat kekuatan Dewa kekacauan empat gerbang jangan sampai kau gunakan sebelum dirimu benar-benar terdesak, karena kekuatan itu dapat membuat seluruh energi tubuhmu seketika itu juga terisap habis saat kau menggunakan kekuatan itu, kekuatan itu merupakan kekuatan maha dasyat yang dahulu pernah kupakai untuk membunuh Kaisar Iblis Azura," ucap Jendral dewa perang langit.
"Aku akan mengingat semua pesan yang diberikan guru," ucap Shio Fan Yin.
Pada akhirnya Shio Fan Yin telah kembali menemui kesadarannya setelah berbicara dan mendapatkan nasehat berarti dari sang guru, dan hari di mana Shio Fan Yin akan memasuki alam Xuan dengan bantuan ayahnya, kini telah tiba.
Di dalam menara surga, Shio Fang pada akhirnya membuka tabir menembus dimensi alam Xuan, hingga pada akhirnya tabir itu pun terbentuk di hadapan Shio Fan Yin.
Shio Fan Yin seketika itu juga memberi salam perpisahan, dan tak berapa lama kemudian dia pun memasuki tabir dimensi hingga hilang dari pandangan mata.
Shio Fang dan Dewi Yinzi hanya bisa berharap jika Shio Fan Yin dapat kembali ke alam surgawi, setelah dirinya benar-benar menyelesaikan misi untuk menghancurkan ras iblis yang berada di alam Xuan, dan mendapatkan 7 batu kristal semesta di alam itu".
__ADS_1
Karena jika ketujuh batu kristal semesta yang berada di alam Xuan dapat bergabung dengan batu kristal semesta yang telah dikumpulkan oleh Shio Fang sebelumnya, maka dengan sendirinya seluruh alam akan dapat berhubungan langsung dengan alam nirwana tempat para Dewa dan Dewi berada.
Saat ini seluruh ras iblis telah tersebar keseluruh penjuru alam Xuan, yang di tugaskan oleh putra kaisar iblis Azura yang bernama pangeran iblis Kazuya, untuk mencari ke 7 batu kristal semesta, agar ke 7 batu kristal semesta tak bisa bergabung dengan semua batu kristal semesta yang teah dikumpulkan oleh Shio Fang, yang membuat alam nirwana semakin menjauh dari semua alam sehingga para dewa dan Dewi tak bisa ikut campur dalam memusnahkan raja iblis Azura yang akan dibangkitkan kembali oleh putranya.
Saat ini ras iblis hanya bisa berada di alam Xuan, dan tak bisa pergi ke alam surgawi untuk mendapatkan semua batu kristal semesta yang ada pada Shio Fang, karena sebenarnya semua batu kristal semesta yang ada pada Shio Fang, telah tersegel dan memberikan perlindungan bagi seluruh alam surgawi dari teror ras iblis yang ingin memasuki alam tersebut.
Saat ini, Shio Fan Yin yang telah menembus dimensi alam Xuan pada akhirnya tiba di pesisir pantai, di sana Shio Fan Yin tergeletak tak sadarkan diri akibat perjalanan menembus dimensi yang telah dilakukannya.
Sesaat kemudian sebuah kapal besar menepi di pantai, dan tampak beberapa praktisi kemudian melesat turun dari atas kapal dan berhenti di dekat Shio Fan Yin.
Seseorang kemudian memeriksa denyut nadi Shio Fan Yin kemudian berkata. "Sepertinya pemuda ini masih hidup, dan ada baiknya kita melaporkan hal ini kepada tuan muda Ning Chan," ucap seorang laki-laki yang merupakan penanggung jawab pengawalan bagi rombongan itu.
Salah seorang teman yang bersamanya kemudian menganggukkan kepala dan melesat cepat kembali menuju ke kapal besar yang tengah sandar, untuk melaporkan adanya pemuda yang saat ini tengah tergeletak tak berdaya di pinggir pantai.
"Kita tak perlu membawa masalah dengan keberadaan pemuda itu di dalam kelompok kita, lebih baik kita tinggalkan saja atau bunuh sekalian siapa tahu dia merupakan mata-mata dari clan lain yang juga menginginkan mutiara naga," ucap tuan muda Ning Chan.
"Kakak pertama pengawal kita telah mengatakan jika pemuda itu tak memiliki aura jahat di dalam tubuhnya, biarkan saja pemuda itu mengikuti kita karena saat ini aku memerlukan seorang pesuruh untuk membantu segala urusanku," ucap Ning Rong.
"Sadari Ning Rong jika kau menginginkan pemuda itu menjadi budakmu maka aku tak akan pernah melarangnya, kau boleh membawanya sebagai budak bagi dirimu," ucap tuan muda Ning Chan.
Nona muda Ning Rong segera menyuruh pengawal itu membawa pemuda itu ke dalam rombongan dan merawat nya, yang membuat pengawal itu langsung menangkupkan kedua tangan memberi hormat dan segera pergi untuk menjalankan perintah.
__ADS_1
Rombongan Clan Ning sengaja datang dari wilayah Sisi Utara untuk mencari mutiara naga yang merupakan harta Surgawi, yang konon katanya wilayah hutan naga telah terbuka dan terdapat mutiara naga yang mampu untuk meningkatkan kekuatan Toti bagi yang memilikinya, sehingga beberapa klan besar saat ini tengah berbondong-bondong untuk menuju ke dalam hutan naga, demi mendapatkan harta karun surgawi itu.
Rombongan itupun turun dari kapal besar, kemudian menurunkan beberapa kereta kuda dari atas kapal besar itu, yang akan menjadi kendaraan bagi 2 tuan muda dan 3 Nona muda dari Clan Ning.
Shio Fan Yin saat ini telah mulai tersadar dari pingsannya, sesaat dia menatap sekelilingnya dan mendapati banyak orang di sekitarnya yang tengah asik bercengkrama satu dengan yang lainnya, seperti tengah beristirahat setelah perjalanan panjang.
"Sepertinya rombongan ini yang telah menyelamatkanku saat aku tak sadarkan diri," batin Shio Fan Yin.
Shio Fan Yin kemudian mencoba memulihkan energi tubuhnya yang telah terkuras habis, setelah perjalanan panjang yang telah dilaluinya dalam menembus dimensi ke alam Xuan.
Namun sayang Shio Fan Yin belum juga mampu untuk memulihkan kekuatannya, yang membuat Shio Fan Yin bergumam di dalam hati.
"Alam Xuan benar-benar berbeda dengan alam surgawi, Aku harus bisa menyesuaikan diri dengan energi murni yang berada di dalam alam ini terlebih dahulu, sebelum aku dapat menyerapnya untuk menjadi sumber energi bagi kekuatan ku".
Tiba tiba seorang wanita cantik datang ke arah Shio Fan Yin lalu berkata. "Ternyata kau telah sadar rupanya?, coba katakan kepadaku siapa namamu dan dari mana kau berasal?" tanya wanita cantik itu.
"Namaku Shio Fan Yin, aku lupa dari mana aku berasal," ucapnya dengan berpura-pura mengingat-ingat kembali dari mana dirinya berasal.
"Sudahlah, kau tak usah mengingat lagi dari mana kau berasal, ada baiknya kau berada di Klan Ning agar dirimu bisa bertahan hidup, namun kau harus bisa bekerja sebaik mungkin bagi Kakak wanitaku yang telah memberikan kau kehidupan, setelah kami menemukanmu pingsan di tepi pantai waktu itu".
"Jika bukan perintah dari kakakku untuk menyelamatkanku maka kau pasti telah mati dimakan oleh binatang buas. Shio Fan Yin aku akan mengambilkan kau makanan karena aku tau kau pasti telah sangatlah lapar. Namaku Ning'er dan kau dapat memanggilku dengan nama nona Ning'er," ucapnya.
__ADS_1
"Trimakasih Nona Ning'er," ucap Shio Fan Yin.
Bersambung