
Kaisar Zeng Yu saat ini telah mengetahui jika wanita muda yang berada di kediaman bangsawan Shio Jio merupakan Putri dari kekaisaran besar Cahaya ilahi, tentu saja hal itu membuat Kaisar Zeng Yu sangat terkejut dengan perkataan bangsawan Shio Jio.
"Apakah yang kau katakan kepadaku semua itu benar adanya?" tanya bangsawan Shio Jio.
"Aku tak mungkin berbohong kepada anda yang mulia. Dari perkataan istriku sebelum aku menemui yang mulia, Shio Fang telah menceritakan semua orang yang saat ini datang bersamanya, mereka semua memiliki reputasi yang sangat luar biasa dan memiliki kekuatan yang sangat menakutkan".
"Putri Cin Cin merupakan Putri Kaisar Cin Yang dari kekaisaran besar Cahaya ilahi, Dewi Lilia merupakan seorang pemimpin dari menara Giok yang saat ini dapat setara dengan menara tahta yang ada di dataran tengah Surgawi, Shio Ju, Shio Zen, Shio Chen merupakan saudara angkat putraku dan saat ini mereka bertiga telah menduduki tempat s bagai praktisi kuat yang telah menembus ranah tingkat semesta".
"Shio Ju telah menembus Ranah tingkat semesta bintang 4, Shio Chen telah menembus Ranah semesta bintang 5, Shio Zen telah merebus Ranah semesta bintang 4 dan putraku sendiri telah menembus ranah semesta bintang 2," ucap Bangsawan Shio Jio.
Kaisar Zeng Yu semakin membelalakkan matanya, dia sama sekali tak menyangka jika 3 pemuda yang bersama dengan Shio Fang memiliki kemampuan yang sangat luar biasa seperti itu, yang mampu menghancurkan sebuah kekaisaran kecil seperti kekaisaran yang di milikinya jika mereka mau.
"Bangsawan Shio Jio, bahwa mereka semua ke istana karena mereka semua merupakan tamu kehormatan dari kekaisaran ku, mengenai permasalahan yang ada aku telah melupakannya Karena putri Cin Cin juga telah mengatakan jika dia tak ingin merusak hubungan antara putriku dan putramu.
"Jika memang keinginan putri Cin Cin untuk membantu kekaisaran ku dengan mengadakan koalisi dengan kekaisarannya, maka itu merupakan berita yang sangat baik mengingat keadaan kita saat ini telah berada pada masalah besar, jika sampai putriku menolak lamaran pangeran dari negara pasir maka sudah dipastikan peperangan akan terjadi," ucap Kaisar Zeng Yu.
__ADS_1
"Baik yang mulia, aku akan membawa mereka semua untuk datang ke istana sebagai tamu kehormatan, dan kurasa mereka semua tak akan menolaknya jika putraku yang membawa mereka untuk berada di istana," ucap bangsawan Shio Jio.
Pada akhirnya semua yang berada di dalam rombongan Shio Fang berangkat ke istana Jiangma, semua itu dapat terjadi karena Shio Fang yang memintanya.
Shio Fang disambut baik oleh kaisar Zeng Yu di istana, mereka semua diperlakukan sebagai tamu kehormatan. Pesta besar akan dilaksanakan di istana besok malam untuk menyambut kedatangan Shio Fang setelah kembali pulang ke kota Jiangma, semua orang yang berada di istana begitu sangat bersukacita mengingat jika Shio Fang sendiri merupakan calon menantu kekaisaran.
Tengah malam Shio Fang datang menemui putri Cin Cin dikala dia tengah sendiri di dalam kamarnya, dan Sang Putri sama sekali tak merasa jika kehadiran Shio Fang merupakan ancaman baginya, sehingga putri Cin Cin menerima dengan baik kehadiran Shio Fang di kamarnya.
"Apa yang kak Shio Fang lakukan di sini, bukankah jika ada orang yang melihat kita tengah berdua hal itu akan menimbulkan masalah baru yang akan menimpa hubunganmu dengan putri bilqis," ucap putri Cin Cin.
"Aku sengaja datang menemuimu untuk mengatakan jika setelah permasalahan yang terjadi antara kekaisaran Jiangma dan negara api selesai, Aku ingin kau kembali pulang ke dataran tengah bersama utusan yang akan datang ke tempat ini, karena kau telah terlalu lama meninggalkan istana untuk ikut bersamaku," ucap Shio Fang.
"Aku akan mengikuti perkataanmu untuk kembali pulang bersama utusan dari kekaisaran ku, kak Shio Fang tak usah khawatir karena aku tak akan lagi membebani kehidupan kak Shio Fang dengan keberadaanku," ucap putri Cin Cin sambil menyunggingkan senyuman kecil di bibirnya.
"Saat ini aku melihat kau telah banyak berubah, kau telah menjadi lebih dewasa dan bijaksana dalam mengambil sikap dan itu membuatku kagum kepadamu, putri Aku berharap suatu hari nanti kau menemukan orang yang tepat untuk mendampingi dirimu di masa depan, yang mampu memberikan kebahagiaan yang tulus kepadamu," ucap Shio Fang.
__ADS_1
Putri Cin Cin menggelengkan kepalanya kemudian berkata lirih. "Tak akan ada seorang pemuda yang mampu memberikan kebahagiaan kepadaku selain dirimu, walaupun nantinya kau akan jauh dariku namun kebersamaan kita sebelumnya tak akan pernah kulupakan, bagaimana pengorbananmu untuk menyelamatkan ku waktu itu begitu masih sangat membekas di dalam hatiku," ucap putri Cin Cin sambil menundukkan kepalanya.
Shio Fang menarik napas dalam dalam, rasa iba seketika itu juga melanda hatinya, putri Cin Cin telah menunjukkan perubahan yang besar yang pastinya begitu sangat membebani dirinya saat ini, semua yang di lakukan putri Cin Cin untuk memperlihatkan pada Shio Fang bahwa dia mampu berubah demi dirinya.
Shio Fang kemudian meraih kedua tangan putri Cin Cin dan berkata. Aku akan menikahi putri Bilqis karena aku mencintainya, dan aku pun tak bisa memungkiri hatiku jika saat ini akupun mencintaimu, jika memang takdir membuat kita dapat bersama di masa depan maka aku tak akan pernah lari dari kenyataan itu. Putri mulai hari ini kau adalah kekasih bayanganku dan namamu telah tersimpan di dalam hatiku yang terdalam," ucap Shio Fang.
Putri Cin Cin begitu sangat berbunga-bunga di dalam hatinya mendengar perkataan dari pemuda yang saat ini berada di hadapannya, putri Cin Cin kemudian menatap ke arah mata Shio Fang hingga kedua mata mereka saling beradu yang menimbulkan percikan benih cinta di dalamnya.
Putri Cin Cin tiba tiba memejamkan matanya dan bibirnya mulai merekah, Shio Fang tau apa yang menjadi keinginan Sang Putri namun dia pun berusaha dengan sekuat tenaga untuk menahan diri agar dia tak mencium putri Cin Cin, karena jika dirinya sampai mencium Sang Putri maka hal buruk pasti akan berkelanjutan apalagi mereka hanya berdua di dalam kamar.
Namun karena adanya rasa cinta di dalam hatinya membuatmu Shio Fang akhirnya melabuhkan ciumannya ke bibir putri Cin Cin, hingga ciuman itu semakin lama semakin dalam hingga keduanya begitu sangat menikmati sensasi yang terjadi dan pada akhirnya mereka pun kini telah berada di atas pembaringan.
Shio Fang saat ini benar-benar tak kuasa menahan gejolak darah mudanya apalagi saat ini Putri Cin Cin dimatanya terlihat sangat cantik dan mempesona, aroma wangi tubuh sang putri benar benar membutakan hatinya hingga membuat pikiran sehat Shio Fang tak bisa lagi di kuasainya.
Putri Cin Cin sama sekali tak menolak saat tangan Shio Fang mulai melepaskan pakaiannya satu persatu hingga saat ini tak ada satupun benang yang menutupi tubuh putri Cin Cin.
__ADS_1
Bersambung.