Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Turnamen beladiri 1


__ADS_3

Pagi hari matahari bersinar sangat terang, para murid telah memadati pinggir arena pertarungan yang telah dipersiapkan khusus untuk turnamen beladiri yang akan diadakan besar-besaran di Akademi murid luar.


Kepala sekolah Akademi Kunlun ikut hadir di tempat itu bersama para guru pembimbing lainnya, seperti guru Girona, guru Gobin dan guru Ema dan para guru lainnya.


Para guru pembimbing duduk di atas podium megah yang memang disiapkan khusus untuk dapat menyaksikan pertarungan yang terjadi, tanpa adanya halangan yang berarti.


Guru You yufey yang sedari awal tak menyukai Shio Fang, membuat kelicikan dengan menyusun nama-nama yang akan bertarung sesuai dengan keinginannya. Shio Fang akan dipertemukan di awal pertandingan menghadapi Yuan Zhe yang telah dilatih dan di persiapkan khusus olehnya, untuk dapat menghabisi Shio Fang di atas arena pertarungan sehingga Shio Fang tak bisa berlatih di Akademi pusat Kunlun, agar semua guru-guru yang saat ini menaruh hati padanya atas peningkatan kekuatan yang dimilikinya, akan perlahan-lahan menjauhinya karena tak dapat masuk 10 besar top ranking murid terkuat di Akademi murid luar.


Dan kompetisi yang akan di lakukan adalah sistim gugur, sengaja dirancang sedemikian rupa untuk menyingkirkan Shio Fang dari awal kompetisi.


*****


"Shio Fang kau sudah datang, aku sedari tadi mencarimu tapi tak tak menemukan keberadaan mu, syukurlah kau sudah datang sehingga aku bisa tenang melihatmu berada di sini," ucap Zen.


Marilyn yang duduk di dekat Zen hanya terdiam dan tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya, apa yang terlihat jelas di mata Zen membuatnya bertanya-tanya, apa sebenarnya yang telah terjadi sehingga wanita cantik itu hanya diam saat Shio Fang datang.


"Ada apa denganmu?, tumben kau hanya diam saja?" tanya Zen.


"Aku memikirkan pertandingan yang akan terjadi, dan aku merasa sedikit tertekan dibuatnya," kilah Marilyn.


"Oh..., kukira kau memikirkan apa yang kau lakukan padaku semalam," sindir Shio Fang yang membuat Zen sangat terkejut.


"Emang kalian melakukan apa?" tanya Zen menyelidik.


"Tanyakan saja padanya apa yang telah dia lakukan padaku, setelah dia puas malah meninggalkanku tanpa ucapan terima kasih," jawab Shio Fang sambil melirik ke arah Marilyn.

__ADS_1


Sontak saja perkataan dari Shio Fang membuat Marilyn berang, dia pun berdiri dan menghardik Shio Fang.


"Jadi kau tak rela Jika aku tidur di lengan mu semalaman, cepat katakan padaku berapa yang harus kubayar untuk itu semua" ucap Marilyn dengan suara lantang.


Shio Fang tertawa kecil kemudian dia pun berkata. "Nah gitu dong, jika kau bersuara seperti ini membuat hatiku tenang jadi aku tak mengkhwtirkan mu, dan jika kau pertanyakan mengenai biaya untuk tidur di lenganku semalam, maka aku ingin kau mentraktirku makan malam berdua setelah pertandingan ini, Dan satu hal lagi, saat ini kau berteriak seperti itu diantara para murid yang akan melakukan pertandingan, maka bersiaplah untuk menerima hujanan pertanyaan dari mereka" jawab Shio Fang.


"Celaka ...!!" batin Marilyn.


Marilyn menoleh ke kiri dan kanannya dan tampak terlihat semua murid yang akan mengikuti pertandingan hari itu, kini menatap dirinya dengan tatapan penuh selidik, yang membuat Marilyn hanya dapat tertunduk malu.


"Shio Fang awas kau..., aku akan memberikan perhitungan padamu setelah kau mempermalukanku seperti ini," ucap Marilyn.


"Kurasa kau takkan pernah menyakitiku karena aku tahu kau mencintaiku," ucap Shio Fang yang membuat jantung Marilyn seketika itu seperti akan terlepas dari tempatnya berada.


Sebuah cubitan dari Marilyn melesat cepat ke arah perut Shio Fang, yang membuat Shio Fang meringis kesakitan dibuatnya.


Zororo dan Yuan Zhe yang mendengar perdebatan yang terjadi antara Shio Fang dan Marilyn begitu muak mendengarnya.


Zororo berkeinginan untuk segera menghadapi Marilyn dan mengalahkannya, agar kesepakatan yang pernah terjadi akan menjadi miliknya, dan tentu saja Marilyn akan menerima lamarannya.


Guru You yufey melesat ke arena pertandingan, dan mengumumkan semua aturan pertandingan yang ada, setelah itu dia pun memanggil kedua petarung yang akan mulai melakukan pertarungan perdana di atas arena pertandingan.


"Yuan Zhe...!" ucap Guru you You yufey.


Tak lama kemudian Yuan Zhe meloncat dari atas podium para murid yang akan melakukan pertandingan, gerakan meringankan tubuhnya begitu luar biasa sehingga saat menapakkan kakinya di atas arena pertandingan, tak terdengar suara sedikitpun di sana.

__ADS_1


Kini Yuan Zhe berdiri tegap menghadap ke arah podium para murid yang akan melakukan pertarungan, dia berharap jika hari itu Shio Fang lah yang akan menjadi lawan tarungnya.


Tak lama kemudian guru You yufey memanggil nama murid yang ke dua, yang akan menghadapi Yuan Zhe di arena pertandingan, untuk menentukan siapa yang harus melaju ke babak selanjutnya


"Shio Fang...!!"


Mendengar namanya disebut oleh guru Yao yufey, Shio Fang kemudian berjalan di udara, kali ini dia tak menyembunyikan lagi kekuatan yang dimilikinya sehingga seluruh guru pembimbing yang melihat hal itu menjadi sangat terkejut dibuatnya.


"Ternyata Shio Fang memiliki kekuatan meringankan tubuh yang sekuat ini, kau pantas menjadi anak jenius seperti yang dikatakan oleh guru Gobin," batin kepala sekolah Akademi Kunlun.


Shio Fang akhirnya tiba di arena pertarungan, dan berhadapan langsung dengan lawan tarungnya.


Melihat kedua murid telah siap pada posisinya, guru You yufey kemudian melesat keluar dari arena pertandingan, menuju ke tempat para panitia penyelenggara turnamen beladiri berada.


"Shio Fang aku telah menunggu lama hari ini dimana aku akan bertarung denganmu di dalam pertarungan resmi yang disaksikan para guru besar dan guru pembimbing, dan aku pastikan kau akan kalah karena aku telah berlatih dengan sungguh-sungguh untuk pertarungan hari ini setelah kau mempermalukanku saat itu," ucap Yuan Zhe.


"Bagus lah jika kau telah berlatih untuk menghadapi pertarungan ini, sehingga ada sedikit perlawanan darimu dalam menghadapiku," jawab Shio Fang.


Amarah Yuan Zhe seketika itu memuncak mendengar perkataan dari Shio Fang, dan tanpa ragu lagi Yuan Zhe langsung menyerang ke arah Shio Fang.


Jual beli serangan pun terjadi, Yuan Zhe terus memburu Shio Fang dengan tehnik tangan kosong dengan elemen petir yang dimilikinya, sementara Shio Fang hanya mengimbangi serangan yang tertuju ke arahnya dengan kekuatan elemen es yang dimilikinya, sampai pada satu ketika terjadi benturan di antara mereka saat Kedua telapak tangan saling beradu di udara.


Ledakan energi pun terjadi di atas arena pertarungan, di mana kedua petarung sama sama terseret jauh ke belakang akibat daya dorong dari benturan energi yang terjadi.


Yuan Zhe merasakan tangannya kesemutan dan mati rasa akibat benturan itu, yang membuatnya langsung mengalirkan energi murninya ke arah tangan kanannya untuk meredakan rasa sakit yang menyelimuti tangan kanannya.

__ADS_1


"Kurang ajar..!!, kekuatan Shio Fang ternyata begitu pesat peningkatannya, sehingga kembali membuatku terseret seperti ini," batin Yuan Zhe.


Bersambung.


__ADS_2