
Li Wang saat ini tak ingin gegabah menghadapi Shio Fang, dengan ke cerdasannya dia pun mulai membuat strategi agar Shio Fang dapat dilumpuhkan nya, karena dia tahu Shio Fang merupakan praktisi kuat, yang saat ini belum mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimilikinya saat bertarung dengannya.
Cara satu satunya yaitu dengan memakai Yasmin sebagai tumbal untuk menghancurkan Shio Fang.
Rencana jahat mulai di lakukannya, Li Wang kemudian menjejakkan kaki kanannya ke tanah, sehingga gelombang kejut lemah segera menyebar di permukaan tanah untuk mendeteksi keberadaan Yasmin.
Setelah mengetahui keberadaan putri ketua sekte kabut surgawi otu, Li Wang kemudian melesat cepat ke arah tempat keberadaan Yasmin.
Melihat hal itu Shio Fang menjadi sangat heran, karena Li Wang bukan menyerang ke arahnya melainkan pergi ke arah lain.
Sesaat Shio Fang mencerna keadaan yang ada, dan pada akhirnya Shio Fang mengetahui jika Li Wang akan memburu Yasmin kembali.
Mengetahui hal itu Shio Fang segera melesat cepat menyusul Li Wang dari belakang untuk menyelamatkan Yasmin, Akan tetapi Shio Fang terlambat, Li Wang telah berhasil menyandra Yasmin dengan mengalungkan sebuah belati di lehernya.
Keterpurukan Yasmin dan luka dalam yang dideritanya, membuat Yasmin hanya pasrah saat dirinya kembali diserang oleh Li Wang dan menyanderanya.
"Shio Fang..., aku ingin kau menyerah dengan menghancurkan dantianmu!!, jika tidak maka wanita ini akan ku bunuh..!!" ucap Li Wang.
Shio Fang sadar jika Li Wang tak main-main dengan perkataannya, sehingga Shio Fang harus berhati-hati dalam melakukan tindakan yang tak memperkeruh suasana, jika salah mengambil tindakan tentunya nyawa Yasmin akan melayang.
"Kau sangat licik Li Wang, kau sengaja menggunakan Yasmin sebagai sandra untuk mengalahkanku, tapi aku tak bodoh.., kau bisa melakukan hal kotor, maka aku pun akan melakukan hal kotor sama seperti dirimu," batin Shio Fang.
Shio Fang kemudian berpikir sejenak, dan tak lama kemudian dia pun menemukan cara kotor untuk menyelamatkan Yasmin.
Shio Fang kemudian berjalan pelan mendekati Li Wang sambil berkata.
"Untuk apa aku memperdulikan perkataanmu sementara aku dan Yasmin baru saja saling mengenal. Jika kau ingin membunuhnya maka lakukanlah, dan aku akan terbebas dari hutang budi yang selama ini membuatku terbebani, karena Yasmin telah menyelamatkanku waktu itu," jawab Shio Fang.
__ADS_1
Mendengar jawaban Shio Fang membuat amarah Li Wang semakin menjadi, karena cara yang ingin diterapkannya untuk membinasakan Shio Fang tak bisa di upayakannya.
"Percuma aku mengemis cinta kepada wanita ini yang sama sekali tak memikirkan perasaanku, Lebih baik aku membunuhnya dan setelah itu aku akan bertarung kembali melawan Shio Fang," batin Li Wang.
Belum sempat Li Wang membunuh Yasmin dengan belati yang berada di tangannya, tiba-tiba saja dia dikejutkan dengan aura kuat yang berada di belakangnya, aura kuat yang berasal dari binatang Megic tingkat kaisar.
Li Wang segera memalingkan kepalanya ke belakang dan benar saja di sana terdapat ular piton salju yang menatap tajam ke arahnya.
Li Wang begitu sangat ketakutan mengetahui jika ular piton salju itu tengah mengincarnya, dan dia sadar jika dirinya saat ini dalam masalah besar dengan keberadaan binatang magic itu.
Di saat kekhawatiran melanda hatinya, secara tiba tiba suara ular piton salju yang serak dan berat, dapat sedikit membuatnya lega mendengarnya.
"Aku sangat lapar..., dan aku ingin memakan salah satu dari kalian untuk memuaskan rasa lapar ku," ucap ular piton salju.
"Jika kau membutuhkan salah seorang dari kami untuk memuaskan rasa lapar mu, kau bisa memangsa wanita muda ini dagingnya pasti begitu sangat lezat jika kau memakannya," jawab Li Wang.
"Jangan aku .., wanita ini masih hidup, dan kau boleh memangsanya sekarang," jawab Li Wang.
Yasmin yang tak ingin menjadi santapan ular piton salju segera berontak untuk melepaskan diri, akan tetapi sebua pukulan tepat di tengkuk lehernya membuat Yasmin seketika itu tak sadarkan diri.
"Piton salju..., aku telah membuat wanita ini pingsan agar saat kau memakannya dia tak melakukan perlawanan," ucap Li Wang sambil melemparkan tubuh Yasmin kearah ular piton salju.
Flash Back
"Aku ingin kau kau menyelamatkan Yasmin dari pemuda itu, dan aku ingin kau tak ikut campur dalam pertarunganku dengan nya, karena aku sendiri yang akan melenyapkannya," ucap Shio Fang kepada raja ular piton salju yang ada di dalam dantiannya.
"Mengapa kau tak memberikan kesempatan kepadaku untuk membunuhnya, bukankah hal itu akan mempermudah bagi kalian berdua untuk melanjutkan perjalanan ke istana cahaya ilahi?" tanya raja ular piton salju.
__ADS_1
"Aku ingin menguji tingkat kekuatan yang ku miliki saat ini dalam menghadapi praktisi beladiri kuat melebihi kekuatanku, karena aku yakin aku bisa untuk membinasakannya," jawab Shio Fang.
"Baiklah jika itu semua merupakan keputusanmu aku tak akan ikut campur di dalamnya. Shio Fang andai kau dalam masalah dan tak mampu untuk menghadapinya karena kekuatannya yang lebih kuat dari mu, kau bisa meminta bantuanku untuk melenyapkannya," jawab raja piton salju kemudian keluar dari tubuh Shio Fang dan menghilang.
*****
Melihat Yasmin dilemparkan Li Wang kepadanya, Raja ular piton salju kemudian melebarkan mulutnya seolah-olah ingin menelan tubuh Yasmin, setelah itu ular piton salju menghilang dari hadapan Li Wang.
Shio Fang yang melihat jika Yasmin telah terselamatkan, langsung mengeluarkan kekuatan inti es lotus surga dan melompat ke arah Li Wang.
Li Wang yang mengetahui Shio Fang telah mengeluarkan kekuatan terkuatnya untuk menyerangnya, dia pun kemudian mengeluarkan kekuatan petirnya.
Kini di telapak tangan Li Wang telah tercipta bola petir yang mengeluarkan aura kuat, yaitu Aura Dewa di tingkat saint.
Tak lama berselang kedua telapak tangan mereka saling berbenturan di udara, yang menimbulkan ledakan memekakkan telinga di tempat itu.
Baik Shio Fang maupun Li Wang sama-sama terhempas keras ke tanah akibat benturan yang terjadi.
Shio Fang menyeka darah yang mengalir di sudut bibirnya, kemudian bangkit berdiri. "Ternyata kekuatan praktisi bela diri di ranah tingkat dewa saint begitu sangat kuat, yang membuatku tak mampu untuk melampaui kekuatannya," batin Shio Fang saat melihat Li Wang kembali bangkit berdiri tanpa adanya sedikit luka di tubuhnya.
Li Wang mengibaskan debu yang melekat di pakaiannya, kemudian menatap tajam ke arah Shio Fang.
"Kau memang tanggung Shio Fang, kau mampu mengimbangi serangan bola petir dariku, tapi sayang itu bukanlah kekuatanku yang sesungguhnya karena kekuatanku yang sesungguhnya akan kau lihat sebentar lagi," ucap Li Wang.
Li Wang kemudian mengangkat tombaknya keatas dengan mata tombak menghadap ke langit, maka seketika itu juga petir besar turun dan masuk ke dalam tombak yang ada di dalam genggaman tangan Li Wang, sehingga menciptakan fenomena alam yang sangat mencekam di tempat itu.
Petir terus menyambar nyambar di area sekitar tempat pertarungan terjadi, saat Li Wang mengeluarkan kekuatan terkuatnya yaitu petaka penghancur petir.
__ADS_1
Bersambung