Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Mengalah Demi Xin Xin.


__ADS_3

Pertarungan Semifinal saat ini telah di mulai. Panitia pelaksana kompetisi telah memanggil kedua petarung yaitu Xin Xin dan Shio Fan Yin untuk masuk ke dalam arena pertarungan.


Xin Xin hanya bisa berdiri di dalam arena pertarungan dengan rasa resah yang ada di dalam hatinya, mengingat jika dirinya melakukan pertarungan melawan Shio Fan Yin maka hal itu akan membuat Xin Xin mengalami kekalahan.


Kekuatan tehnik teratai 9 surga milik Shio Fan Yin yang telah diketahui oleh Xin Xin sebelumnya, begitu sangat menakutkan hingga kekuatan teknik teratai surgawinya tak akan mungkin mampu untuk melampaui tehnik teratai 9 surga yang di miliki oleh Shio Fan Yin.


Dalam hal ini Xin Xin hanya bisa berharap dari kekuatan besar busur panah peri suci dalam menghadapi Shio Fan Yin, yang Xin Xin ketahui jika busur panah peri suci memiliki kekuatan ajaib yang sangat hebat.


Walaupun Xin Xin memiliki busur panah peri suci, namun dirinya masih saja merasakan keraguan di dalam hatinya, mengingat keberadaan Shio Fan Yin dengan statusnya sebagai Putra mahkota istana Phoenix, membuat hati kecil Xin Xin berkata jika Shio Fan Yin juga pastinya telah memiliki harta surgawi yang tak kalah hebat dengan busur panah peri suci miliknya.


Tiba tiba Xin Xin tersadar dari lamunannya setelah suara gemuruh penonton begitu riuh terdengar di telinganya, para penonton yang rata rata merupakan masyarakat yang tinggal di wilayah istana phoenix, menumpahkan rasa kecewaan mereka dengan berteriak-teriak memanggil nama Shio Fan Yin untuk segera masuk ke dalam arena pertarungan.


Seluruh penonton yang berada di Tribun penonton yang mengelilingi seluruh arena pertarungan, pada akhirnya terdiam saat jenderal Shio Yan masuk ke dalam arena pertarungan dengan melayang di udara.


"Maafkan karena pangeran Shio Fan Yin tak bisa melanjutkan pertarungan ini, karena adanya sesuatu hal yang tak bisa ditinggalkan. Jika dari kalian semua masih ingin bertanya lebih jelas lagi mengapa Pangeran tak bisa melanjutkan pertarungan, maka kalian bisa datang menemuiku secara pribadi," ucap jendral Shio Yan.


Semua penonton terdiam karena mereka mengetahui siapa jenderal Shio Yan itu sebenarnya, sosok Jendral yang memiliki tempramental yang sangat keras jika hal itu menyangkut masalah keluarga kekaisaran.


Semua penonton memilih diam dan tak mempermasalahkan lagi apakah hari itu Shio Fan Yin akan datang untuk melakukan pertarungan atau tidak sama sekali, daripada harus berurusan dengan jenderal Shio Yan yang akan membuat kehidupan mereka semua berada dalam masalah.


Setelah Shio Fan Yin tak datang untuk melakukan pertarungannya melawan Xin Xin, maka dengan sendirinya Xin Xin melaju ke babak final.

__ADS_1


Xin Xin kemudian mencari Shio Fan Yin di perbukitan belakang istana, karena dia tau Shio Fan Yin pasti berada di sana.


Dan benar saja Shio Fan Yin saat ini tengah merebahkan diri di atas batu besar yang berada di pinggir sungai kecil, yang membuat Xin Xin segera menuju ke arahnya.


"Apa yang kau lakukan, mengapa kau tak datang ke dalam arena pertarungan untuk menghadapiku!?" tanya Xin Xin dengan penekanan di perkataannya.


"Bertarung denganmu akan membuang waktuku menjadi sia-sia, karena aku pasti tak akan mampu mengeluarkan segenap kekuatanku untuk menyakitimu".


"Kau adalah kekasihku dan sangat pantas jika Aku mengalah untuk mu, Karena aku tau kebahagiaan yang sebenarnya ingin kau raih adalah memenangkan turnamen bela diri ini," jawab Shio Fan Yin.


"Aku tak ingin kau mengalah kepadaku seperti ini agar aku dengan mudah melangkah ke babak final. Shio Fan Yin, semua yang kau lakukan hari ini telah membuat semua orang menganggapku sebagai pecundang yang meraih babak final karena belas kasihan mu, dan aku tak pernah berharap kau melakukannya hal ini kepadaku," ucap Xin Xin.


"Jika kau tak menyukai niat tulus ku dariku untuk kebaikanmu, maka anggap saja semua yang telah kulakukan hari ini sebagai suatu kebodohan dari seorang pemuda yang menyayangimu. Xin'er Aku hanya bisa mengatakan jika kau harus berhati-hati dengan pemenang babak semi final, yang tentunya dia bukanlah Putri Cin ling dari kekaisaran Cahaya ilahi melainkan saudara laki lakiku Go Yuan," ucap Shio Fan Yin.


Di istana, Shio Fan Yin yang tengah berjalan tiba tiba saja dihampiri oleh seorang prajurit. "Yang mulia pangeran, saat ini Kaisar tengah menunggu pangeran di ruang pribadinya," ucap nya.


Shio Fan Yin mengernyitkan keningnya karena tak biasanya sang ayah tiba-tiba saja memanggilnya untuk bertemu.


Menyikapi semua itu, Shio Fan Yin segera menganggukkan kepalanya pada sang prajurit, kemudian dia pun berjalan menuju ke ruang pribadi kaisar.


Shio Fan Yin saat ini telah saling berhadapan dengan Shio Fang, dan tampak olehnya Shio Fang saat ini tengah berjalan ke arahnya dan dengan tiba-tiba langsung memegang kedua pundak Shio Fan Yin.

__ADS_1


"Dahulu aku pernah berjanji kepada Jenderal Agung yaitu gurumu saat ini, bahwa aku akan membantunya dalam menghadapi Kaisar iblis Azura dari alam bawah, dengan menghancurkan ras iblis yang berada di alam Xuan".


"Namun sampai saat ini aku belum bisa melakukan hal itu karena aku tak bisa meninggalkan alam Surgawi yang telah damai ini, Aku tak menginginkan sesuatu yang buruk kembali terjadi dengan alam surgawi dibawah bayang-bayang kehancuran dari ras iblis, jika aku meninggalkannya dalam waktu yang cukup lama".


"Putraku Shio Fan Yin, dari seluruh anak-anakku yang berada di alam surgawi ini, hanya kau yang pantas membantu Ayah mu menepati janji kepada jenderal Dewa Agung untuk pergi ke alam Xuan, dengan memberantas seluruh ras iblis yang berada di sana hingga Kaisar iblis tak mendapatkan pasokan energi untuk kebangkitannya kembali," ucap Shio Fang.


"Tenanglah ayah, jika aku telah cukup kuat dan mampu memasuki alam Xuan, maka saat itu aku akan menggantikan posisi ayah untuk memberantas semua iblis yang ada di alam Xuan, dan bahkan dalam kurun waktu tertentu aku pasti akan sangat siap untuk melakukan pertarungan dengan Kaisar iblis Azura," Jawab Shio Fan Yin.


"Kau memang adalah putraku yang bisa diandalkan, untuk itu aku akan mengajak ku menuju ke alam naga salju, karena aku akan membantumu untuk melakukan pelatihan di sana dalam menjalani retret pelatihan panjang mu," ucap Shio Fang.


"Baik ayah, aku akan mengikuti keinginan mu untuk berlatih di alam naga salju," jawab Shio Fan Yin.


Hari itu juga Shio Fan Yin mempersiapkan diri untuk keberangkatannya bersama sang ayah menuju ke alam Naga salju, namun sebelum keberangkatannya itu Shio Fan Yin pergi menemui Jendral Shio Yan untuk menitipkan sebuah surat kepada Xin Xin.


"Paman Shio Yan, aku menitipkan surat ini kepada Xin Xin," ucapnya.


Jendral Shio Yan mengambil surat itu kemudian berkata. "Waktu terus berlalu dan tak terasa kau telah menjadi dewasa, Shio Fan Yin keponakan ku, aku pasti akan memberikan surat ini kepada Xin Xin," jawab jendral Shio Yan.


"Trimakasih paman," ucap Shio Fan Yin kemudian melangkah pergi meninggalkan tempat kediaman jenderal Shio Yan.


Jendral Shio Yan terus memandangi kepergian Shio Fan Yin hingga menghilang di kejauhan. "Aku memiliki keyakinan jika suatu hari nanti kau akan menjadi seorang praktisi hebat di masa depan, yang akan melampaui kekuatan ayahmu saat ini," ucapnya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2