Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Diracuni


__ADS_3

Shio Fan Yin kembali ke tempat asalnya, Shio Fan Yin kemudian mengganti pakaian dan membuat dirinya seperti semula, dengan berpakaian apa adanya.


Shio Fan Yin kemudian menghancurkan segel perlindungan yang dibuat oleh Ning Rong sebelumnya, semua itu dilakukan Shio Fan Yin seolah-olah kelompok klan Wang yang telah menghancurkan segel tersebut.


Shio Fan Yin kemudian menunggu Ning Rong karena dia sangat yakin jika wanita itu akan datang kembali untuk mencarinya.


Benar saja, setelah hari beranjak sore Ning Rong datang kembali, dan Shio Fan Yin segera datang untuk menemuinya dengan wajah yang pura-pura ketakutan.


"Bagaimana keadaanmu?" tanya nona Ning Rong setelah melihat segel perlindungan yang dipasang untuk melindungi Shio Fan Yin telah hancur.


"Aku baik-baik saja, namun ada sekawanan serigala raksasa yang melintasi tempat ini dan menghancurkan segel perlindungan yang nona muda Ning Rong buat, sepertinya kawanan serigala itu sangat terburu-buru hingga tak memperdulikan keberadaanku," ucap Shio Fang Yin.


Nona Ning Rong menghembuskan nafasnya dengan berat kemudian berkata. "Ada baiknya kita kembali ke dalam rombongan, karena hari mulai gelap," ucap Nona Ning Rong.


Shio Fan Yin menganggukkan kepalanya lalu mengikuti nona Ning Rong dari belakang, yang mana nona Ning Rong telah terlebih dahulu meninggalkan tempat itu.


Setelah kejadian itu penjagaan ketat seketika itu juga dilakukan oleh rombongan klan Ning, untuk berjaga-jaga dari serangan susulan kelan Wang.


Ning'er kemudian membawakan sup ginseng kepada Shio Fan Yin di pagi hari. "Makanlah sup ginseng ini untuk menambah stamina mu, aku telah mengetahui dari kakakku jika dibdalam hutan saat berburu, kalian semua di serang oleh kelompok serigala jadi jadian," ucap Ning'er.


Shio Fan Yin menganggukkan kepalanya kemudian berkata.


"Trimakasih nona ning'er atas sup pemberian darimu ini," jawab Shio Fan Yin.


Shio Fan Yin tanpa ragu langsung menikmati sup ginseng pemberian dari Ning'er, namun secara tak terduga kepala Shio Fan Yin seketika itu juga terasa pusing yang membuat pandangannya menjadi kabur.


Saat ini di hadapan Shio Fang Yin telah berdiri nona muda Ning Rong, Ning'er dan Ning'zi, serta dua orang pemuda yang juga ikut berdiri bersama mereka, dia adalah Ning Chen dan Ning'zo.

__ADS_1


Shio Fan Yin hanya bisa menundukkan kepalanya, karena dia telah merasa jika penyamarannya saat ini sebagai seseorang yang tak memiliki kemampuan pada akhirnya terbongkar.


Shio Fan Yin juga dapat merasakan jika di dalam tubuhnya saat ini telah terdapat racun pelemah syaraf, yang membuat kondisi Shio Fan Yin benar-benar sangatlah lemah.


Shio Fan Yin kemudian berkata di dalam hati. "Guru dapatkah kau membantuku untuk menghilangkan racun yang saat ini berada di dalam tubuhku?" tanya Shio Fan Yin.


Setelah berkata seperti itu, sedetik kemudian suara sang guru pun menggema di dalam hati Shio Fan Yin.


"Aku tak menyangka kau terlalu teledor dengan menganggap wanita muda bernama Ning Rong biasa-biasa saja. Sebenarnya wanita muda itu merupakan seorang jenius dari klannya, dengan mencium aroma tubuhmu yang dibandingkan dengan saat kau melakukan penyamaran untuk menolongnya, dia langsung mengetahui jika kau lah pemuda bertopeng yang telah menyelamatkannya".


"Aku akan membantumu untuk menyerap racun pelemah syaraf itu ke dalam batu giok yang berada di leher mu, namun prosesnya akan memakan waktu setengah jam".


"Ajak mereka semua untuk berbicara sampai aku bisa menyerap semua racun di tubuhmu," ucap jendral Dewa perang langit.


"Baik guru," ucap Shio Fan Yin.


"Katakan padaku dari mana Kau berasal, apakah kau merupakan salah satu dari beberapa klan besar yang ingin memata-matai dan mencari kelemahan klan ku?" tanya Ning Rong untuk menyelidiki Shio Fan Yin.


"Kau terlalu berprasangka buruk kepadaku, jika aku mau berlaku buruk saat kau diserang oleh kelompok serigala jadi-jadian itu, aku tak mungkin datang untuk menyelamatkanmu".


"Nona Ning Rong aku sangat berterimakasih di saat aku terpuruk pingsan di tepi pantai, rombongan mu telah menyelamatkanku dan sepantasnya aku membayar hutang budi itu dengan menyelamatkan mu," jawab Shio Fan Yin.


"Mengapa setelah kau menyelamatkan saudari ku, kau masih kembali ke dalam rombonganku, bukankah di saat itu kau bisa segera pergi?, Shio Fan Yin kau pasti memiliki rencana buruk kepada klan ku bukan?" tanya Ning'zo dengan penekanan di perkataannya.


Sudah kukatakan kepada kalian semua jika aku tak miliki rencana jahat pada rombongan ini, Jika aku memang memiliki rencana jahat aku pasti telah menghancurkan rombongan ini dari awal aku datang," jawab Shio Fan Yin.


Ning'zi yang tadinya diam pada akhirnya angkat bicara. "Saat pertama kau berada di dalam rombonganku, kau sama sekai tak memiliki kesempatan untuk menghancurkan klan ku, karena kami selalu siaga dan memperhatikanmu".

__ADS_1


"Aku tau kau saat ini telah merencanakan sesuatu yang tentunya akan menghancurkan rombongan klan ku saat mutiara naga kami temukan, yang pastinya tujuanmu sebenarnya adalah mutiara naga," ucap Ning'zi dengan penekanan di perkataannya.


Shio Fan Yin tak bisa berkata apa-apa lagi karena perkataan dari semua orang telah memojokkannya.


Melihat diamnya Shio Fan Yin, membuat Ning Chan yang tadinya hanya mendengarkan pembicaraan Shio Fan Yin beserta saudara-saudaranya, seketika itu juga berbicara dan memutuskan untuk mengakhiri hidup Shio Fan Yin.


"Aku telah mencerna semua pembicaraan ini dan aku meyakini jika dirimu merupakan seorang mata mata dari klan lain, dan untuk itu selayaknya kau ku bunuh," ucap Ning Chan.


Setelah berkata seperti itu Ning Chan kemudian mengeluarkan aura kuat di tangan kanannya, yang membuat fluktuasi udara di sekitar tempat itu kini telah berubah.


Ning'er yang melihat hal itu segera berlari ke hadapan Shio Fan Yin untuk menjadi tameng bagi dirinya.


"Aku percaya Shio Fan Yin bukanlah mata-mata dari klan lain dan tak ingin melakukan hal buruk pada klan kita. Aku akan mempertaruhkan reputasiku sebagai saudara termuda untuk bersaksi jika Shio Fan Yin tidaklah bersalah dalam hal ini," ucap Ning'er dengan berdiri melindungi Shio Fan Yin dari serangan yang akan dilakukan Kakak pertamanya.


"Ning'er menyingkir lah karena aku tak ingin kau terlibat dalam masalah ini, jika kau masih bersikeras untuk melindunginya maka aku akan memberikan hukuman yang sangat berat kepadamu," ucap Ning Chan dengan amarah yang terlihat jelas di wajahnya.


Shio Fan Yin yang diam-diam telah dapat menghilangkan racun yang berada di dalam tubuhnya melalui bantuan Sang Guru, seketika itu juga menyuruh Ning'er untuk tak lagi melindungi dirinya.


"Nona Ning'er terima kasih atas pembelaan mu kepadaku, Aku ingin melihat seberapa hebat kakak pertamamu yang sangat merendahkan ku," ucap Shio Fan Yin sambil menatap tajam ke arah Ning Chan.


"Dan kau..., aku telah membantumu saat menghadapi Wang Chu dari klan Wang, namun apa yang ku peroleh kau malah meracuniku dan ingin membunuhku secara bersama-sama".


"Jika itu merupakan keinginan kalian semua maka majulah, aku juga tak segan segan untuk menghabisi kalian semua, karena sebenarnya racun pelemah syaraf yang kalian berikan padaku tak bisa untuk melumpuhkan ku," ucap Shio Fan Yin.


Mendengar perkataan Shio Fan Yin, Ning Rong dan saudara-saudaranya sangat terkejut, mereka sama sekali tak menduga jika racun pelemah syaraf yang mereka berikan, dapat hilang dari tubuh Shio Fan Yin tanpa meminum obat penawarnya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2