
Shio Fang berhasil memenangkan turnamen Alkemis, dan mendapatkan tumbuhan akar langit surga yang diinginkan nya.
Sementara itu pangeran Cin Sha mendapatkan perawatan di Guild cahaya, di bawah penanganan langsung penatua Fong Sha.
Xia yi juga telah berada di Guild cahaya bersama Dewi Lilia, dan diangkat langsung menjadi murid utama oleh penatua Fong Sha, semua itu sesuai dengan permintaan Shio Fang asalkan Shio Fang dapat membantu guild Alkemis dalam mengikuti kompetisi bergengsi di istana cahaya ilahi, yang nantinya akan diikuti oleh seluruh praktisi Alkemis dari daratan tengah.
Waktu yang tersisa dalam keberangkatannya menuju ke kaisaran kota, Shio Fang meminta izin kepada penatua Fong Sha untuk pergi meninggalkan guild cahaya, agar dapat fokus berlatih di belantara hutan daratan tengah.
"Shio Fang aku ingin kau kembali sebelum hari kompetisi di kekaisaran cahaya ilahi tiba," ucap penatua Fong Sha.
"Aku pasti akan kembali, dan aku titip pangeran Cin Sha disini," jawab Shio Fang.
"Kau jangan khwatirkan hal itu, pangeran Cin Sha aman bersamaku," ucap Penatua Fong Sha.
Shio Fang pergi menemui pangeran Cin Sha di balai pengobatan guild cahaya, di sana Xia yi dengan setia menemani pangeran Cin Sha yang kini hanya dapat terbaring di pembaringan.
Melihat kedatangan Shio Fang, Xia yi segera pergi meninggalkan tempat itu, agar dapat memberi kesempatan kepada mereka berdua untuk berbincang.
Shio Fang kemudian duduk di sisi pembaringan sang pangeran kemudian berkata.
"Sepertinya hubunganmu dengan Xia yi semakin dekat, apakah ada peluang baginya untuk menjadi kakak iparku?" tanya Shio Fang dengan senyuman di bibirnya.
"Aku telah lama mengenalmu, dari raut wajahmu aku melihat ada yang ingin kau sampaikan padaku, dan untuk masalah aku dan Xia yi biarkan waktu yang menjawabnya," ucap pangeran Cin Sha.
"Aku akan pergi untuk sementara waktu dalam meningkatkan kekuatanku di belantara hutan daratan tengah, dan untuk itu aku akan meninggalkan mu sementara waktu di sini," ucap Shio Fang.
Sesaat pangeran Cin Sha menarik nafas dalam-dalam mendengar perkataan Shio Fang, dan tak lama kemudian diapun berkata.
"Pergilah ..., aku tau bagaimana kerasnya kompetisi yang akan diadakan di kekaisaran kota, karena melibatkan seluruh praktisi kuat di bidang Alkemis yang berada di daratan tengah".
"Adik..., aku akan mengajarkan kepadamu bagaimana cara memanggil Yi eng, yang merupakan singa bersayap yang akan mengantarkan mu untuk pergi kedalam lebatnya hutan daratan tengah," ucap pangeran Cin Sha.
"Trimakasih atas perhatian mu padaku," jawab Shio Fang.
Di dalam ruangan itu Shio Fang mendapatkan cara memanggil Yi eng, yang tentunya akan mempermudah baginya untuk berada di hutan yang akan menjadi tujuannya.
__ADS_1
Hari itu juga Shio Fang meninggalkan kota langit surgawi menaiki singa bersayap, menuju ke dalam lebatnya hutan daratan tengah yang tak pernah terjamah tangan manusia, guna menyerap kristal angin petir yang di dapatkannya dari guild cahaya.
Sesampainya di pegunungan yang sangat lebat dengan pepohonan, singa bersayap menukik turun dengan tajam, dan setelah membawa Shio Fang ke pegunungan itu, singa bersayap kembali mengudara dan menghilang di balik Awan.
Shio Fang kemudian menerobos lebatnya hutan, dan pada akhirnya di berhasil mendapatkan tempat yang cukup baik dalam menyerap esensi angin petir yang ada di di dalam kristal yang di bawanya.
Shio Fang kemudian memasang segel pelindung di sekitar tempat itu, agar saat pelatihannya tak ada binatang buas yang datang untuk mengganggu latihannya.
Shio Fang kemudian menaruh kristal angin petir di hadapannya dan mulai duduk bersila.
Tangannya mulai membentuk segel dan tak lama kemudian Shio Fang mulai melakukan kultivasinya.
2 bulan lamanya Shio Fang melakukan kultivasi di tempat itu, menahan terpaan hujan dan dinginnya angin malam, hingga seluruh kekuatan angin petir di dalam kristal energi berhasil masuk ke dalam tubuh Shio Fang.
Mata Shio Fang perlahan-lahan terbuka, dan dia dapat melihat seluruh area sekitarnya telah porak poranda tanpa dia ketahui.
"Kekuatan ini begitu sangat luar biasa, hanya dengan melakukan kultivasi penyerapan kekuatan angin petir di dalam kristal, tempat ini telah terguncang hebat seperti terkena badai besar," batin Shio Fang.
Shio Fang kemudian mulai menggabungkan kekuatan angin petir dengan kekuatan inti angin yang di milikinya, dan ternyata kekuatan besar itu kembali mengguncang tempat keberadaannya.
Kini di telapak tangan kanan Shio Fang melayang bola energi sebesar segenggaman tangan orang dewasa, yang berwarna biru cerah dengan pusaran angin kuat di dalamnya, yang menimbulkan pijaran petir petir kecil yang menyelimuti pusaran Angin di dalam bola energi yang melayang di telapak tangan kanannya.
Setelah memantapkan dirinya untuk meningkatkan kekuatan terkuat yang dimilikinya, pada akhirnya Shio Fang ingin menyatukan kekuatan elemen angin dan elemen es secara bersamaan, agar terbentuk kekuatan yang maha dahsyat yang belum pernah dimilikinya selama ini.
"Aku akan mengambil semua resiko apapun yang akan terjadi padaku, aku akan menggabungkan dua kekuatan besar ini menjadi satu," batin Shio Fang.
Tak lama kemudian energi di dalam tubuh Shio Fang meningkat secara tiba-tiba, inti es lotus surga mengambang di telapak tangan kirinya, yang semakin menimbulkan gejolak di tempat itu.
Kini di telapak tangan Shio Fang telah berada dua kekuatan besar, yang sama sama memiliki kekuatan dari elemen angin dan es.
Shio Fang mulai menggabungkan dua kekuatan besar itu.
Saat kedua kekuatan elemen yang berbeda saling bertemu, maka gemuruh petir di angkasa menggelegar ke semua penjuru hutan, yang menimbulkan suasana mencekam di area sekitar tempat itu.
Tak lama kemudian Shio Fang merasakan tubuhnya luluh lantak saat penyatuan terjadi, namun Shio Fang terus berusaha agar penyatuan itu tak gagal.
__ADS_1
Setelah beberapa waktu berlalu dengan menahan rasa sakit ditubuhnya, Shio Fang dengan tekat yang kuat akhirnya berhasil menyatukan dua kekuatan besar itu.
Di telapak tangan Shio Fang saat ini melayang sebuah bunga teratai berwarna biru keemasan, dengan petir petir kecil yang menghiasi kelopak bunga.
Putaran pelan bunga teratai itu, menimbulkan dengung angin yang sangat terasa di telinga.
Tiba tiba saja raja naga es keluar dari dalam simbol dewa di dalam tubuh Shio Fang.
Hadirnya raja naga es menimbulkan perubahan suhu udara dipenuhi dengan butiran-butiran salju yang entah dari mana datangnya.
Melihat kehadiran Raja Naga Es di hadapannya, Shio Fang langsung menundukkan kepalanya sambil berkata.
"Hormat ku guru" ucapnya.
Selamat Shio Fang ..., kau telah berhasil menyatukan dua elemen yang tak mungkin bisa disatukan oleh orang lain selain dirimu, sebenarnya aku sangat khawatir kepadamu saat penyatuan itu berlangsung karena jika gagal akan menghancurkan tubuhmu hingga tak tersisa, akan tetapi dengan tekat bulat yang ada pada dirimu, membuat ku tak bisa mengurungkan niatmu untuk dapat menggabungkan dua kekuatan besar itu".
"Saat ini kau telah memiliki kekuatan yang maha dahsyat, bahkan praktisi Dewa emperor akan berpikir panjang untuk menahan kekuatan besar yang ada padamu saat ini, karena kekuatan yang ada padamu bisa membuat kehancuran yang sangat luar biasa".
"Shio Fang saat ini kau telah memiliki tumbuhan akar langit surga, dan kau masih harus mencari dan harus mendapatkan 2 sumber daya lainnya, yaitu gingseng pembentuk jiwa dan apel api 7 warna yang akan membantumu untuk menembus tingkat dewa".
"Sebenarnya kau akan mampu untuk menembus ranah tingkat dewa seperti yang dilakukan para praktisi yang ada di alam ini, akan tetapi kau memerlukan waktu selama 20 sampai 25 tahun untuk dapat menembus ranah tingkat dewa itu," ucap Raja naga es.
"Guru aku tak akan mungkin menunggu selama ini, karena pasti akan mendapatkan dua sumber daya lainnya dalam menembus tingkat dewa," jawab Shio Fang.
"Shio Fang..., aku berharap kau memenangkan kompetisi di kekaisaran kota, agar gingseng pembentuk jiwa bisa kau miliki walaupun untuk mendapatkannya kau harus berjuang menghadapi para praktisi alkemis kuat yang ada di daratan tengah".
"Setelah kau berhasil mendapatkan ginseng pembentuk jiwa, maka kau harus menemui Zen secepatnya karena firasat ku mengatakan jika peta harta karun yang ada di tubuh Zen, akan membawamu bertemu dengan apel api 7 warna di sana," ucap raja naga es.
"Baik guru..., aku akan melakukan semua perintahmu," jawab Shio Fang singkat.
"Bagus Shio Fang..., saat ini kembalilah ke guild cahaya, karena dalam waktu dekat ini kompetisi di kekaisaran kota akan segera dilaksanakan," ucap raja naga es.
Setelah berkata seperti itu raja naga es menghilang dari hadapan Shio Fang.
Setelah kepergian Sang Guru membuat Shio Fang kembali fokus dengan gabungan dua elemen berwujud bunga teratai yang melayang di telapak tangan kanannya.
__ADS_1
"Aku akan menamaimu bunga teratai malapetaka surga," ucap Shio Fang dengan senyum kepuasan di wajahnya.
Bersambung