Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Menyembuhkan Lilia


__ADS_3

Shio Fang kemudian memberikan sebuah pil yang telah dimurnikan nya kedalam mulut Lilia, kemudian menyalurkan hawa murni ketubuh wanita yang tengah terbaring tak berdaya itu.


Penatua Fong Sha yang sedari tadi tak mengetahui tingkat kekuatan Shio Fang karena telah di sembunyikannya, begitu sangat terkejut saat mengetahui jika anak muda yang tengah mengobati Lilia, kekuatannya telah menembus ranah tingkat surga puncak, yang membuat penatua Guild cahaya seakan tak percaya dengan apa yang di lihatnya.


"Anak muda ini memang sangat luar biasa, sangat jarang ada anak muda yang dapat memurnikan pil level 7, apalagi mempunyai tingkat kultivasi yang telah menembus ranah surga puncak di usia semuda ini, sungguh anak yang super sangat jenius".


"Aku sangat yakin anak muda ini di masa depan akan menjadi hebat, dan jika dia mampu untuk menyembuhkan Lilia yang aku pun belum tentu dapat menyembuhkannya, maka aku akan mengundang anak muda ini ke guild Alkemis sebagai tamu kehormatanku," batin tetua Fong Sha.


Tetua Fong Sha memicingkan matanya saat melihat perubahan pada kulit Lilia yang mulai memerah, dan secara perlahan tubuh Lilia yang hanya tinggal kulit membalut tulang perlahan lahan mulai berisi kembali.


"Ini sungguh keajaiban yang sangat luar biasa hebat, aku tak menyangka jika pil level 7 yang telah di telan oleh Lilia dapat secepat ini bereaksi pada tubuhnya, tapi tehnik apa yang di gunakan oleh Shio Fang? selama aku hidup baru kali ini aku melihat sebuah tehnik yang memiliki kekuatan seperti ini," batin penatua Fong Sha.


Penatua Fong Sha dibuat takjub oleh tehnik jari matahari yang di terapkan oleh Shio Fang, tanpa dia bisa mengetahui teknik apa yang telah digunakan Shio Fang dalam proses penyembuhan Lilia.


Shio Fang terus melakukan pemulihan pada tubuh Lilia hingga Sore hari pun tiba, Sore itu tubuh Lilia berangsur-angsur membaik dan semua racun yang bersarang di tubuhnya telah keluar semua melalui pori pori di tubuhnya, yang membuat ruangan itu begitu sangat berbau busuk akibat cairan lengket yang telah semuanya keluar dari tubuh Lilia".


Tubuh Lilia yang tadinya sangat kurus kering, kini berubah padat dan berisi layaknya tubuh wanita ideal seusianya. Semua itu karena pil obat yang diberikan Shio Fang kepadanya.


Lilia perlahan membuka matanya, pandangan nya langsung tertuju pada pemuda tampan dengan seluruh wajahnya yang di penuhi peluh dan terlihat sangat lelah.


Sesaat Lilia memandangi Shio Fang kemudian mengarahkan pandangannya kearah penatua Fong Sha, dan terakhir pandangannya tertuju kearah ayah dan ibunya yang telah berlinangan air mata.


Pasangan suami istri itu begitu sangat terharu melihat putrinya yang telah sehat kembali, mereka berdua tak menyangka jika putri satu satunya itu akan dapat pulih seperti sedia kala.


"Ayah..., Ibu...," ucap Lilia kemudian bangkit dari tidurnya.


Paman dan bibi Li yang ingin menuju kearah putrinya, seketika itu di cegah oleh Shio Fang.

__ADS_1


"Paman, bibi, permukaan kulit di tubuh Lilia terdapat racun yang keluar dari dalam tubuhnya, biarkan Lilia membersihkan diri dulu agar racun di tubuhnya menghilang dan kalian bisa mendekatinya".


"Paman, bibi, aku ingin kalian membuat kan air panas yang mendidih agar Lilia bisa berendam di dalamnya, setelah itu panggil aku," ucap Shio Fang.


Mendengar peringatan dan perintah Shio Fang, paman dan bibi Li menahan diri untuk tak memeluk putrinya, mereka berdua lalu menuju kedapur untuk mempersiapkan air mandi bagi Lilia.


"Lilia..., kau tetaplah disini sambil menunggu air untuk merendam tubuhmu yang di penuhi racun".


"Shio Fang, dapatkah kita berbicara 4 mata?" tanya ketua Fong Sha.


Shio Fang menganggukkan kepalanya, kemudian mereka berdua keluar dari dalam kamar Lilia menuju ke ruang tamu.


Di sana penatua Fong Sha mengutarakan keinginannya untuk mengundang Shio Fang ke guild Alkemis.


"Banyak hal yang ingin ku bicarakan denganmu, aku mengundangmu datang ke guild Alkemis tepatnya ke guild cahaya yang merupakan tempat kediamanku, untuk sekedar menikmati jamuan makan dariku dan sedikit berbincang-bincang di sana," ucap penatua Fong Sha.


"Aku pasti tak akan menolak undangan dari anda penatua, tapi aku mempunyai satu permintaan dan semoga saja anda dapat menerima permintaan dariku ini" jawab Shio Fang.


"Sebuah permintaan..?, katakan apa permintaanmu itu jika tak menyulitkan ku, aku pasti akan memenuhinya," ucap penatua Fong Sha.


Shio Fang lalu mengutarakan keinginannya kepada penatua Fong Sha.


"Lilia memiliki bakat dan kemampuan di bidang Alkemis, aku menginginkan Lilia dapat memperdalam kemampuannya itu di guild Alkemis, dan sekiranya penatua bisa menerimanya sebagai murid di sana," ucap Shio Fang.


"Ha..ha..ha.., jika hanya itu permintaan mu maka aku akan mengabulkannya".


"Shio Fang..., setelah Lila sembuh sepenuhnya, maka Lilia bisa ke guild Alkemis untuk menemuiku, aku akan membimbingnya sendiri untuk menjadi Alkemis hebat di masa depan".

__ADS_1


"Ini merupakan plakat Guild Cahaya yang merupakan plakat khusus dariku, tak seperti plakat yang di miliki guild Alkemis pada umumnya".


"Siapapun yang melihat plakat ini di guild Alkemis, maka semua orang yang berada disana akan membawanya ke padaku, karena yang memiliki plakat ini merupakan tamu kehormatanku," jawab penatua Fong Sha sambil memberikan 2 plakat emas kepada Shio Fang.


"Trimakasih penatua karena telah mengabulkan permintaanku," ucap Shio Fang sambil memberikan hormat kepadanya.


Terlihat penatua Fong Sha menganggukkan kepalanya, menerima hormat Shio Fang.


Bibi dan paman Li mendatangi Shio Fang, kemudian mengatakan jika air panas bagi Lilia telah siap.


Shio Fang mengganggukkan kepalanya kemudian berdiri untuk menuju ke tempat di mana air panas itu berada.


Namun penatua Fong Sha mencegah Shio Fang, karena dirinya akan kembali ke guild Alkemis.


Setelah berpamitan kepada Shio Fang dan kedua orang tua Lilia, maka sore itu penatua Fong Sha kembali ke guild Alkemis.


Setelah sang penatua pergi, Shio Fang bersama bibi dan paman Li menuju kedapur, tempat di mana terdapat air panas yang telah direbus oleh paman dan bibi Li.


Shio Fang kemudian memasukkan sebuah pil kedalam air panas itu, dan tak lama kemudian air itu berubah warna menjadi berwarna hijau.


"Paman.., bibi..., biarkan Lilia berendam di dalam air ini selama 1 jam lamanya, dan biarkan api ini terus menyala agar panas yang tercipta bisa menguapkan racun di permukaan kulit tubuhnya," ucap Shio Fang.


"Apakah air mendidih ini tak menyakiti tubuh putri ku?" tanya paman Li.


"Paman tak usah mengkhawatirkan hal itu, Lilia akan merasa sejuk dan nyaman jika berendam di dalam air yang mendidih ini, ingat paman Lilia hanya boleh berendam selama satu jam lamanya dan dia harus berendam tanpa ada pakaian yang melekat di tubuhnya," jawab Shio Fang.


"Baik nak Shio Fang, aku akan melakukan seperti apa yang kau katakan," ucap paman Li.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2