Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Malam pertama bersama putri linzi


__ADS_3

Setelah proses menjadi pasangan suami istri telah resmi dan diakui oleh suku rubah, malam itu juga ratu rubah akan menggunakan tehnik terlarang untuk membantu Shio Fang dalam pemulihan diri.


Ratu rubah saat ini berada di kamar kedua mempelai, sang ratu segera memasang segel terlarang di tubuh Shio Fang, agar saat berhubungan intim dengan putrinya Shio Fang dapat menyerap esensi darah murni dewi rubah 9 rupa yang berada di tubuh Putri Linzi.


Putri Linzi begitu sangat malu saat mendengar sang ibu berkata pada Shio Fang.


"Putriku masih suci dan belum pernah melakukan hubungan intim kepada lelaki manapun, kuharap kau dapat memperlakukannya dengan baik," ucapnya.


Shio Fang hanya bisa menganggukkan kepalanya, dengan perasaan yang sulit untuk diartikan.


Setelah ratu rubah memasang segel terlarang di tubuh Shio Fang pada akhirnya Ratu rubah meninggalkan kamar pengantin, yang menyisakan Shio Fang dan putri Linzi berdua di dalam kamar itu.


Shio Fang kemudian membuka penutup wajah sang putri dan tampak olehnya sesosok wajah wanita cantik yang begitu sangat anggun, yang juga menatap ke arahnya dengan malu-malu.


Walaupun Shio Fang sebelumnya pernah melakukan hubungan intim dengan kedua istrinya, namun saat ini Shio Fang masih merasa canggung berhadapan dengan putri Linzi, yang membuatnya hanya bisa terdiam sambil menatap tajam dengan perasaan kagum akan kecantikan putri Linzi yang telah menjadi istrinya.


Melihat Shio Fang hanya terdiam putri Linzi pada akhirnya berkata.


"Apakah kak Shio Fang hanya bisa diam dan tak melakukan apa-apa di malam pengantin kita?" tanya putri Linzi dengan wajah memerah menahan malu.


Mendengar perkataan Putri Linzi membuat Shio Fang tersadar jika wanita yang ada di hadapannya saat ini telah menjadi istrinya, dan apapun yang akan dilakukannya malam itu, merupakan sesuatu yang wajar karena memang dirinya saat ini merupakan suami dari putri Linzi.


Shio Fang kemudian meraih Putri Linzi ke dalam dekapannya, yang membuat seluruh tubuh Putri Linzi bergetar dan jantungnya berdetak dengan cepat, semua itu karena baru kali ini sang putri dapat sedekat Itu dengan seorang pemuda, apalagi hanya berdua di dalam kamar pengantin.


Sedetik kemudian Shio Fang mendaratkan ciuman hangat ke bibir Putri Linzi, yang membuat sang putri terbuai akan ciuman hangat dari suaminya itu.

__ADS_1


Entah Siapa yang memulai terlebih dahulu kini seluruh pakaian mereka berdua telah berserakan di lantai kamar itu.


Shio Fang kemudian mulai menelusuri leher jenjang putri Linzi hingga dirinya memberikan beberapa tanda merah di leher sang putri, sebagai tanda kepemilikan.


Shio Fang dengan perlahan terus menelusuri hingga ke bawah, dan pada akhirnya berhenti saat dihadapkan dengan dua perbukitan kembar yang sangat menantang.


Melihat akan hal itu Shio Fang tanpa ragu mempermainkan puncak pegunungan itu, hingga membuat Putri Linzi menggeliat dan meracau tak karuan.


Setelah membuat suasana menjadi hangat, tanpa ragu Shio Fang melesakkan tonggak hidup miliknya untuk membobol mahkota yang selama ini tersegel, dan belum pernah terjemah selama dalam penguasaan putri Linzi.


Pekikan tertahan keluar dari mulut Putri Linzi setelah merasakan ada sesuatu yang berusaha untuk menghancurkan mahkotanya, hingga pada akhirnya rasa perih itu berganti dengan rasa kenikmatan saat Shio Fang mulai memacu kudanya secara perlahan menuju puncak tertinggi dari keinginan bersama.


Gerakan berirama itu bertahan hingga beberapa saat lamanya, dan pada akhirnya gerakan itu semakin bertambah cepat setelah Shio Fang semakin dekat dengan puncak pegunungan yang di tujunya, yang membuat keringat mereka berdua tanpa sadar telah membasahi seluruh tubuh mereka.


Putri Linzi hanya dapat menggigit bibirnya sendiri saat melihat pemuda yang dicintai memacu kudanya semakin bertambah cepat, dan pada akhirnya erangan terdengar dari mulut Shio Fang saat tubuhnya berkali kali tersentak seperti terkena aliran listrik bertegangan tinggi, dan pada akhirnya Shio Fang benar benar ambruk di sisi putri Linzi dengan nafas yang tersengal sengal.


Karena kelelahan putri Linzi pada akhirnya tertidur dengan lelap namun tidak dengan Shio Fang, dia merasa tubuhnya saat ini menjadi sangat panas hingga pada akhirnya Shio Fang turun dari atas pembaringan dan mulai melakukan kultivasi.


Shio Fang dapat merasakan ke bekuan di dalam dantiannya perlahan lahan mulai mencair, dan Shio Fang juga merasakan ada energi murni baru yang membantu mencairkan kebekuan itu, hingga kekuatan baru itu dapat memperluas lautan Dantian Shio Fang menjadi tak terhingga.


Shio Fang kini dapat mengalirkan energi murninya ke seluruh Merindian tubuhnya, karena sebenarnya Shio Fang telah mendapatkan kekuatannya kembali, dengan berlipat lipat bertambah kuat setelah esensi murni Dewi rubah 9 rupa menyatu ke dalam tubuhnya.


Shio Fang segera memakai pakaiannya dan menyelimuti tubuh putri Linzi, Shio Fang segera keluar dari dalam kamar pengantinnya karena dia merasakan jika dirinya saat ini akan mengalami kesengsaraan Nirwana untuk pertama kalinya.


Ratu rubah yang selama ini berada di luar kamar Sang Putri untuk memantau teknik terlarang di tubuh Shio Fang, pada akhirnya dapat tersenyum karena mengetahui jika pemuda yang menjadi suami dari putrinya telah kembali pulih dari keterpurukannya.

__ADS_1


Dan saat itu ratu rubah baru menyadari Jika suami putrinya memang merupakan praktisi hebat, karena di usianya yang masih muda telah dapat menembus kekuatan selangkah lagi menjadi Abadi, dan saat ini akan mendapatkan kesengsaraan Nirwana untuk pertama kalinya.


Shio Fang yang saat ini duduk bersila melakukan kultivasi pada akhirnya mendapatkan sambaran petir nirwana pertamanya, yang mampu mengguncangkan seluruh tubuhnya hingga Shio Fang dapat merasakan kesakitan yang sangat hebat yang saat ini dirasakannya, namun Shio Fang yang memiliki tubuh nirwana pada akhirnya dapat melewati kesengsaraan Nirwana pertamanya dengan mudah.


Shio Fang saat ini dapat tersenyum lega karena dirinya telah melewati kesengsaraan Nirwana pertamanya, namun senyum yang saat ini terlihat di bibirnya tiba tiba saja menghilang setelah mengetahui jika dirinya akan mendapatkan kesengsaraan Nirwana untuk kedua kalinya.


"Bagaimana bisa aku mendapatkan dua kali kesengsaraan Nirwana dalam waktu bersamaan?, ini merupakan suatu keberuntungan bagiku karena dengan mendapatkan dua kali kesengsaraan nirwana, maka kekuatan yang ada di tubuh ku akan menjadi berlipat lipat kuatnya.


Shio Fang mengeluarkan segenap kemampuannya untuk menerima kesengsaraan Nirwana yang kedua kalinya.


Pada akhirnya tubuh Shio Fang mendapatkan sambaran petir nirwana yang kedua kalinya, yang mampu membuat seluruh tulang tulang di tubuhnya seketika itu menjadi hancur hingga luluh lantak, yang membuat teriakan kesakitan seketika itu juga keluar dari mulut Shio Fang.


Shio Fang terus bertahan di dalam keterpurukannya itu, karena dia tahu banyak praktisi hebat di alam surgawi yang telah mati setelah tak mampu menahan kesengsaraan Nirwana yang kedua, yang sebenarnya memang sangat menakutkan.


Setelah cukup lama menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya, pada akhirnya dengan perlahan lahan tulang baru di tubuh Shio Fang mulai terbentuk kembali, hingga pagi hari pun tiba Shio Fang telah dapat melewati dua kesengsaraan nirwana, dan saat ini Shio Fang tengah melakukan kultivasi pemulihan diri.


Putri Linzi yang terbangun di pagi hari sangat terkejut saat melihat Shio Fang tak ada di sisinya, diapun segera memakai pakaiannya dan berjalan keluar kamar untuk mencarinya.


Namun ratu rubah yang saat itu berada di luar kamar Putri Linzi, kemudian mencegahnya untuk mencari Shio Fang sambil berkata.


"Putriku..., kau tak usah mengkhawatirkan suamimu karena saat ini dia telah melakukan kultivasi pemulihan diri, ada baiknya kau membersihkan tubuhmu dan berdandan secantik mungkin untuk menyambut nya," ucap ratu rubah.


Putri Linzi tersenyum bahagia setelah mendengar perkataan dari ibunya, yang mengatakan jika suaminya saat ini telah kembali pulih dari keterpurukannya.


Dengan tersenyum bahagia putri Linzi segera bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2