
Negara pasir kini telah membenah diri untuk menyambut datangnya peperangan besar setelah pangeran Cin Sha dan 4 jendralnya telah di penjara oleh kekuatan alam pasir hitam yang di miliki raja Oyang Qing, alam pasir hitam itu sendiri merupakan alam dimensi sihir yang sangat kuat.
Raja Oyang Qing kemudian menyuruh seluruh jendralnya untuk mempersiapkan armada tempurnya dalam menjaga kemungkinan serangan mendadak dari kekaisaran cahaya ilahi, tak hanya itu raja Oyang Qing juga menyuruh para jendralnya untuk mengaktifkan formasi pelindung pasir hitam untuk mengantisipasi serangan mendadak bagi negara pasir.
Raja Oyang Qing berjalan menuju kesuatu tempat di dalam kerajaannya, tampak sebuah terowongan panjang yang menuju ke suatu tempat yang begitu sakral bagi para penghuni kerajaan itu.
Stelah sampai pada suatu tempat yang di tuju, raja Oyang Qing dapat melihat di atas altar batu sesosok laki laki tua yang tengah bermeditasi di dalamnya. Sosok laki laki tua itu merupakan seorang praktisi kuat dari alam cahaya Yuan yang merupakan alam para penyihir kuat yang biasa di sebut Toti, dan praktisi kuat itu bernama Yiwu.
"Guru Oyang Qing menghadap," ucapnya.
"Mengapa kau menemuiku, dan mengapa kau tak membawa murid muda ku Oyang Lang datang bersamamu," ucap laki laki tua itu.
Raja Oyang Qing terdiam sesaat, kemudian diapun menceritakan semua yang telah terjadi termasuk kematian oyang Lang, dan pangeran Cin Sha dari negeri cahaya ilahi yang saat ini telah di penjara di dalam penjara pasir hitam yang berselimutkan sihir yang sangat kuat.
"Bagai mana mungkin ada yang mampu menahan kutukan sihir pasir hitamku di alam surgawi ini, aku tak yakin dengan perkataanmu karena semua orang yang telah terkena teknik kutukan dari pasir hitamku, maka orang sekuat apapun akan mati mengenaskan termasuk pemuda yang telah membunuh Oyang Lang," ucap Yiwu.
"Apa yang kukatakan semuanya benar adanya, pemuda yang bernama Shio Fang saat ini masih hidup dan di dalam tubuhnya terdapat racun pasir hitam yang belum mampu untuk melenyapkannya," ucap raja Oyang Qing.
"Sangat menarik jika benar benar pemuda itu mampu bertahan dari kutukan racun pasir hitamku, dan aku begitu sangat penasaran dengan kemampuan pemuda yang telah membunuh muridku Oyang Lang," ucap Yiwu.
__ADS_1
Tak lama kemudian Yiwu kembali memejamkan matanya untuk mendeteksi secara langsung kutukan racun pasir hitam di tubuh Shio Fang.
Setelah beberapa saat berlalu Yiwu kali ini membuka matanya dan tampak terlihat amarah yang begitu mendalam dari kilatan matanya.
"Pemuda itu telah selamat dari kematiannya, dan aku dapat merasakan ketiadaan dari pasir hitam di tubuh pemuda itu".
"Qing Yu aku ingin kau mengabarkan penangkapan pangeran Cin Sha dan ke 4 jendral dari kekaisaran Cahaya ilahi, semua itu untuk memancing pemuda yang bernama Shio Fang datang ke negara pasir, karena aku ingin membalaskan kematian murid muda ku Oyang Lang," ucap Yiwu.
"Guru..., jika hanya memancing pemuda itu untuk datang ke negara pasir, hal itu merupakan pekerjaan yang sangat mudah mengingat pangeran yang telah terpenjara di dalam penjara pasir hitam merupakan saudara angkatnya".
"Namun yang menjadi kekhawatiranku saat ini setelah kita mengumumkan berita penangkapan pangeran Cin Sha, maka hal itu pasti akan membuat kekaisaran Cahaya ilahi akan menyerang negara pasir dengan armada tempur besar yang dimilikinya," ucap raja Oyang Qing.
Raja Oyang Qing saat ini bisa bernafas dengan lega, karena dia sangat tahu betul kemampuan dari gurunya itu, yang dapat menghancurkan sebuah kekaisaran besar seorang diri.
"Trimakasih guru atas semua bantuanmu terhadap negara pasirku, dan aku akan selalu mengingat semua kebaikan yang selama ini telah guru berikan kepada negara pasirku," ucap Raja Oyang Qing dengan kelegaan di dalam hatinya.
Setelah mengetahui sang guru akan membantunya dalam menghadapi kekaisaran cahaya ilahi, membuat raja Oyang Qing langsung mengumumkan penangkapan Pangeran Cin Sha di negara pasir hari itu juga.
Berita besar itu menyebar dengan sangat cepat hingga sampai di kekaisaran Jiangma. Kelompok Shio Fang begitu sangat terkejut mengetahui berita itu yang membuat Shio Fang memutuskan untuk berangkat menuju ke negara pasir hari itu juga.
__ADS_1
Putri Bilqis dan putri Cin Cin ikut dalam kelompok itu, Shio Fang tak bisa berbuat apa-apa mengetahui jika kedua wanita itu akan ikut bersamanya menuju ke negara pasir, namun mengingat kekuatan kedua wanita itu yang begitu sangat luar biasa, Shio Fang pada akhirnya memberikan kesempatan kepada kedua wanita itu untuk ikut bersamanya dalam perjalanan menuju ke negara pasir, dalam membebaskan pangeran Cin Sha dari sekapan raja Oyang Qing.
Shio Fang menggunakan kekuatan teleportasi yang di milikinya untuk sampai ke negara pasir dengan kelompoknya, dan dalam sekejap saja rombongan Shio Fang telah berada di wilayah negara pasir.
"Kita tak akan mudah untuk melewati gerbang kota karena di sana terdapat formasi segel perlindungan kota, ada baiknya saat ini kita bersembunyi dan beristirahat di tempat ini sampai aku dapat memastikan jika formasi segel itu dapat ku tembus dengan kekuatan teknik jari matahari yang kumiliki," ucap Shio Fang.
Seluruh rombongan Shio Fang menganggukkan kepalanya tak lama kemudian Shio Ju berkata.
"Biar aku yang akan mengurus tempat peristirahatan di tempat ini, kak Shio Fang lebih baik kau fokus untuk memikirkan cara dalam menembus formasi segel perlindungan kota negara pasir," ucap nya.
"Baiklah, aku serahkan semua orang di dalam rombongan ini kepadamu, karena aku akan pergi untuk mencari cara menembus formasi segel perlindungan itu," jawab Shio Fang.
Setelah berkata seperti itu Shio Fang meninggalkan kelompoknya dengan cepat, pergerakannya yang begitu cepat kini hanya terlihat bayang-bayang saja yang menuju ke dinding kota.
Sementara di kekaisaran cahaya ilahi, sebuah surat yang di gunakan putri Cin Cin untuk menulis pesan bagi ayahnya melalui kekuatan spiritual yang dimilikinya, pada akhirnya tiba di tangan kaisar Cin Yang.
"Berani sekali negara pasir menyekap putraku, jika sampai hal buruk terjadi pada pangeran Cin Sha, maka aku aku tak akan tinggal diam dan tentunya hal itu akan dibayar mahal pagi negara pasir," ucap kaisar Cin Yang.
Tak lama kemudian kaisar Cin Yang memanggil semua petinggi istananya untuk melakukan pertemuan, dan hasil pertemuan itu pada akhirnya memumutuskan untuk menyerang negara pasir secara besar-besaran, semua itu karena tindakan dari negara pasir yang menyekap pangeran Cin Sha sudah tak bisa lagi dimaafkan.
__ADS_1
Bersambung