
"Ketua Lingsanzi aku akan memberitahukan sumberdaya itu asalkan kau dapat memenuhi 2 syarat dariku," ucap Shio Fang.
Wajah ketua Lingsanzi seketika itu berubah suram, dia tak menyangka jika Shio Fang akan meminta dua syarat darinya, hanya untuk memberikan kan satu item dalam memurnikan pil langit kehidupan mendalam.
Namun keadaan tak menguntungkan baginya saat ini jika Shio Fang tak memberitahu mengenai satu sumber daya dalam menyempurnakan pil langit kehidupan mendalam, karena telah tiga tahun lamanya ketua Lingsanzi melakukan percobaan pemurnian pil langit kehidupan yang mendalam, namun sampai saat ini sang ketua tak juga dapat memurnikan pil tersebut, dan saat ini ketua Lingsanzi memutuskan untuk mempertimbangkan kembali permintaan 2 syarat dari Shio Fang.
"Baiklah Shio Fang, katakan dua syarat yang kau inginkan dariku dari, jika syarat itu masuk akal dan dapat ku penuhi maka aku akan menyetujuinya.
Shio Fang hanya tersenyum saat melihat tatapan mata ketua Lingsanzi yang terlihat begitu sangat gelisah menantikan dua syarat darinya, hingga Shio Fang pun berkata
"Ketua..., pil yang kau buat nanti merupakan pil langka yang sangat jarang dijumpai di alam surgawi yang dapat menyembuhkan dantian seseorang yang terluka parah, dan aku akan meminta bagianku dari pemurnian yang kau lakukan hari ini".
"Yang kedua, Aku tak ingin kau membantu seorang wanita bernama jintan dari menara pemurnian suci yang saat ini berada di dalam balai pengobatan istana, karena aku sendiri yang akan menyembuhkan Merindiannya yang telah rusak," ucap Shio Fang.
Wajah ketua Lingsanzi seketika itu berubah cerah kembali, karena semua persyaratan yang diberikan oleh Shio Fang begitu mudah dan bisa dipenuhi olehnya.
"Jika hanya itu persyaratan darimu maka aku akan melakukannya, sekarang katakan padaku sumber daya yang menjadi kekurangan dalam memurnikan pil langit kehidupan yang mendalam," ucap Ketua Lingsanzi.
"Sumberdaya itu adalah tumbuhan roh alang-alang penguat jiwa," jawab Shio Fang.
"Alang Alang penguat jiwa katamu, bukankah tumbuhan itu tak begitu berguna dalam membantu pemurnian sebuah pil," ucap ketua Lingsanzi yang di penuhi keraguan mengenai tumbuhan alang-alang penguat jiwa yang dikatakan oleh Shio Fang.
"Paling tidak ketua lebih baik mencobanya terlebih dahulu sebelum rasa ragu semakin menyelimuti hati ketua," ucap Shio Fang.
__ADS_1
Ketua Lingsanzi terdiam sesaat tak lama kemudian dia pun berkata. "Baiklah, tak ada salahnya aku mencobanya terlebih dahulu walaupun aku masih meragukan hal itu. Shio Fang ikutlah denganku karena malam ini kita akan melakukan pemurnian pil langit kehidupan yang mendalam," ucap Ketua Lingsanzi.
Shio Fang menganggukkan kepalanya kemudian berjalan mengikuti ketua Lingsanzi di belakangnya, untuk menuju ke suatu tempat.
Shio Fang dan ketua Lingsanzi kini berada di sebuah ruangan besar dengan tungku pemurnian yang memancarkan Aura kuat di dalamnya, dan Shio Fang yakin jika tungku pemurnian itu merupakan beda langka dari artefak langit yang sangat hebat.
Beberapa anggota alkemis dari balai pengobatan istana bermunculan untuk membawakan sumber daya sebagai bahan untuk melakukan pemurnian pil, dan setelah bahan terkumpul maka malam itu juga ketua Lingsanzi melakukan pemurnian.
Dalam pemurnian pil yang terjadi, tak mengalami banyak kendala berarti sampai pada akhirnya petaka langit petir warna-warni seketika itu menghantam tubuh ketua Lingsanzi, hingga membuat tubuh sang ketua bergetar hebat.
Tak lama kemudian energi besar petir warna-warni yang telah berada di tubuhnya disalurkan ke dalam tungku pemurnian pil, hingga pada akhirnya tungku pemurnian bergemuruh dengan dahsyat yang menyebabkan udara di sekitar tempat itu berfluktuasi dengan hebat, hingga pada akhirnya sang ketua membuka matanya kembali.
Waja ketua Lingsanzi tampak berseri dengan senyuman yang seketika itu menyungging dari sudut bibirnya, karena pemurnian langit kehidupan mendalam yang selama 3 tahun ini dinanti-nantikan olehnya, kini dapat disempurnakan.
"Ha..ha...ha..., penantianku selama 3 tahun ini pada akhirnya terwujud, trimakasih Shio Fang karena kau dapat mencairkan kebuntuan yang kualami selama ini dalam membuat pil langit kehidupan mendalam, dan kau layak mendapatkan 10 pil langit kehidupan mendalam dari ku," ucap sang ketua sambil melemparkan sebuah guci kecil ke arah Shio Fang, yang berisikan esensi pil langit kehidupan mendalam.
"Trimakasih ketua, Jika tak ada lagi yang dapat kulakukan di tempat ini, maka aku akan menemui Jintan untuk memulihkan merindiannya yang telah rusak dengan menggunakan pil langit kehidupan mendalam ini," ucap Shio Fang.
"Pergilah.., dan ini ambillah lencana anggota balai pengobatan istana agar kau bisa leluasa berada di tempat ini," ucap ketua Lingsanzi sambil kembali meleparkan plakat berwarna hijau ke arah Shio Fang.
Shio Fang kemudian menerima plakat berwarna hijau itu, dan setelah berucap terima kasih Shio Fang pada akhirnya menuju ke tempat di mana Jintan atau Yasmin berada.
Shio Fang kini telah berdiri di depan pintu kamar tempat yasmin berada, dan sebelum Shio Fang masuk kedalam sana, tiba tiba Shio Fang dicegat oleh seorang wanita paruh baya yang masih memiliki paras yang menyisakan kecantikannya di masa muda.
__ADS_1
Wanita itu adalah ketua menara kemurnian suci, sekaligus guru dari Yasmin, dia adalah ketua Quin Zhu.
"Untuk apa kau datang kemari, apakah kau ingin memberikan penghinaan kepadaku atas kekalahan murid jenius menara kemurnian suci?" tanya ketua Quin Zhu dengan penekanan di perkataannya.
"Ketua jangan salah paham, sebelumnya aku dan Yasmin merupakan kawan lama dan kedatanganku ke sini untuk menawarkan kesembuhan baginya, dan kuharap ketua dapat menerima keinginan baik ku ini," jawab Shio Fang.
Ketua Quin Zhu sedikit terkejut setelah Shio Fang berucap nama Yasmin bagi Jintan, karena setahunya tak ada orang lain yang mengetahui pergantian nama itu selain orang-orang di masa lalu yang pernah dekat dengannya.
"Ha..ha..ha.., kau jangan memberikan lelucon lucu yang tak pada tempatnya, saat ini kondisi muridku dalam situasi yang tak menguntungkan bahkan ketua Lingsanzi yang memiliki kemampuan pemurnian pil yang sangat hebat, tak mampu untuk menyembuhkan muridku apalagi kau yang masih sangat muda dan belum berpengalaman," ucap ketua Quin Zhu dengan tatapan meremehkan kearah Shio Fang.
"Ketua jangan meremehkan seseorang dari sisi luarnya saja, jika aku telah mengatakan dapat menyembuhkan Yasmin maka hal itu pasti akan terjadi, dan kuharap ketua memberikan kesempatan bagiku untuk dapat menyembuhkannya," ucap Shio Fang dengan keseriusan di wajahnya.
Ketua Quin Zhu kini terdiam, di dalam pikirannya saat ini tak ada salahnya mencoba daripada tidak sama sekali, karena biar bagaimanapun jika Yasmin yang merupakan murid paling jenius di menara pemurnian suci datang dengan luka parah yang tak akan bisa lagi berkultivasi, bukankah hal itu akan membuat penatua serta para tertua yang berada di menara pemurnian suci akan menyerahkannya karena tak bisa menjaga Yasmin saat kompetisi tengah berlangsung.
"Baiklah, aku akan memperbolehkan mu mencoba menyembuhkan Yasmin, dan jika keadaan Yasmin semakin parah maka kau akan mendapatkan hukuman yang setimpal dariku," ucap ketua Quin Zhu.
Pada akhirnya mereka berdua masuk ke dalam kamar, dan di sana Yasmin tengah terbaring dengan tatapan kosong ke atas langit lagit ruangan besar itu.
"Yasmin aku datang untuk mencoba memulihkan luka dalam yang kau derita," ucap Shio Fang.
Yasmin begitu sangat terkejut mendengar suara yang sangat familiar di telinganya, dan pada saat dia pun menoleh ke arah sumber suara, dan di sana Yasmin dapat melihat keberadaan Shio Fang yang telah bersama dengan gurunya, dan hal itu membuat Yasmin begitu sangat bersalah telah melakukan keburukan kepada pemuda yang begitu baik dengannya.
Bersambung
__ADS_1