Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Kekecewaan pangeran Cin Sha


__ADS_3

Shio Fang tiba di depan kediaman putra mahkota yang di jaga banyak perajurit istana.


Seorang perajurit seketika itu datang ke hadapan putra mahkota, dan melaporkan jika Shio Fang tengah berada di depan kediamannya.


Putra mahkota tentu saja sangat terkejut mendengarnya, rasa kesal di hatinya pun tiba tiba mencuat sehingga membuat wajah putra mahkota seketika itu menjadi sedingin es.


Putri Cin Cin yang ikut mendengar jika Shio Fang ingin bertemu dengan putra mahkota, membuatnya langsung mendekat kearah putra mahkota dan berkata.


"Aku ingin kak Cin Sha terpancing emosi saat melihat Shio Fang, kita tunggu dulu penjelasan darinya baru kita mengambil sebuah keputusan".


Kita tak bisa menyalahkan kematian ibu sepenuhnya kepada Shio Fang, mengingat kematian ibu terjadi saat ibu menjalani sebuah pengobatan kuno dari Asosiasi alkemis bagi kesembuhannya, lagi pula ayah lebih memilih Asosiasi Alkemis untuk menangani sakit yang di derita ibu dari pada Shio Fang," ucap putri Cin Cin.


"Aku tau langkah apa yang harus kulakukan saat bertemu dengan Shio Fang nanti," jawab pangeran Cin Sha dengan raut wajah suram yang sulit di artikan.


Tak lama kemudian Shio Fang memasuki ruangan tempat keberadaan putra mahkota dan putri Cin Cin berada, dengan diantar seorang pelayan yang ada di kediaman putra mahkota.


Shio Fang kini berada di hadapan putra mahkota, Shio Fang dapat melihat dengan jelas wajah dingin putra mahkota yang di penuhi rasa kekecewaan di matanya


"Aku telah mendengar musibah yang telah menimpa permaisuri, dan aku turut berduka akan hal itu".


"Cin Sha maafkan aku karena baru bisa menemuimu, semua itu karena banyaknya hambatan yang datang padaku setelah pertemuan kita yang terakhir," ucap Shio Fang.


"Shio Fang aku tau kau tak sepenuhnya ingin mengobati permaisuri, jika kau memang berniat menyembuhkannya tentu saja kau pasti akan datang ke asosiasi alkemis untuk melihat keadaannya".


"Aku membanggakan mu sebagai saudara laki lakiku yang hebat, akan tetapi saat ini kebanggaan itu telah hilang dari hatiku setelah kau ingkar dengan janjimu untuk menyembuhkan permaisuri.


"Shio Fang.., mungkin perbedaan kasta yang terlalu jauh antara kita berdua membuat kita harus mengakhiri persaudaraan ini, karena aku ingin tenang tanpa adanya orang orang munafik yang suka berpura-pura dengan menjanjikan sesuatu yang hanya di angan angan saja," ucap pangeran Cin Sha dengan amarah yang meluap dan siap meledak kapan saja.


"Apa maksud perkataanmu itu pangeran?, jika memang kau ingin mengakhiri persaudaraan yang telah terjalin baik ini, maka aku akan mengiyakannya agar kau dapat jauh dari orang orang seperti kata.


"Untuk itu aku akan mengembalikan lencana emas yang dahulu pernah kau berikan padaku, untuk membantuku menyelesaikan masalah jika permasalahan itu masih berada di dalam wilayah kekaisaran cahaya ilahi".

__ADS_1


"Putra mahkota ini adalah pil kutukan salju yang hampir saja membuat aku kehilangan nyawa saat aku memurnikannya".


"Karena permaisuri telah tiada kau bisa memberikan pil itu kepada putri Cin Cin, agar kutukan tubuh bulan dingin yang belum bangkit dari tubuhnya dapat menghilang selamanya," ucap Shio Fang kemudian menaruh plakat emas putra mahkota dan pil kutukan salju ke atas meja.


Setelah itu Shio Fang memberi hormat kepada Pangeran Cin Sha, dan membalikkan tubuhnya sambil berjalan menuju ke arah pintu keluar dari ruangan itu.


Melihat tak ada aktivitas pada diri Putra mahkota setelah kepergian Shio Fang, putri Cin Cin segera melesat untuk mengejarnya.


"Shio Fang tunggu..!!" teriak sang putri.


"Apa yang bisa kubantu putri?" tanya Shio Fang dengan menatap tajam mata Sang Putri hingga kedua mata mereka saling beradu.


Putri Cin Cin tak kuasa menatap mata Shio Fang yang saat ini dipenuhi dengan kilatan amarah di dalamnya, Sang Putri lalu menundukkan kepalanya dan tak lama kemudian dia kembali menatap wajah Shio Fang sambil berkata.


"Maafkan perlakuan putra mahkota padamu, saat ini kondisinya tak stabil setelah kematian permaisuri. Saat itu putra mahkota berharap banyak padamu dengan mengatakan kepada Kaisar jika ada seorang praktisi kuat yang akan menyembuhkan permaisuri dengan keterampilannya, praktisi yang dimaksud putra mahkota adalah dirimu yang begitu sangat dipercaya untuk mengobati permaisuri".


"Kaisar saat itu mengiyakan jika putra mahkota mempunyai seorang praktisi alkemis untuk menyembuhkan permaisuri, dan memberikan tiga hari waktu bagi praktisi alkemis itu untuk datang menghadap Kaisar."


"Aku ingin kau dapat memaklumi keadaan putra mahkota saat ini, yang telah membuat putra mahkota merasa sangat bersalah dan terpukul atas kematian permaisuri, sehingga hal itu menimbulkan ketidakharmonisan hubungan antara Kaisar dan putra mahkota saat ini," ucap putri Cin Cin.


"Aku mengerti mengapa putra mahkota berubah seperti ini padaku, dan aku berterima kasih karena kau telah menyampaikan hal ini sehingga amarahku kepada putra mahkota bisa sedikit memudar".


"Putri Cin Cin Aku ingin kau mau minum pil kutukan salju yang telah kubuat untuk menekan kutukan tubuh bulan dingin yang ada padamu. Ini adalah teknik untuk menguasai tubuh bulan dingin yang kubuat sebelumnya, setelah kau bisa menguasainya maka tubuh bulan dingin yang ada padamu bisa menjadi senjata yang sangat kuat untuk menghabisi musuh-musuh mu," ucap Shio Fang sembari memberikan sebuah gulungan tehnik kepada putri Cin Cin.


"Terimakasih atas semua pemberianmu padaku, di masa depan aku pasti akan membalasnya," ucap Sang Putri dengan senyuman yang merekah di bibirnya.


Setelah Shio Fang menyerahkan pil kutukan salju pada putra mahkota, Shio Fang lantas berkeinginan untuk mendirikan fraksi Alkemis sesuai dengan pembicaraan yang pernah terjadi dengan penatua Fong Sha dan ketua Fong ji Ang.


Shio Fang kemudian menuju ke guild Alkemis untuk menemui kedua petinggi dari guild Alkemis itu.


Di dalam sebuah ruangan yang cukup lumayan besar, tampak Shio Fang tengah duduk berhadapan dengan kedua petinggi guild Alkemis.

__ADS_1


"Aku masih terbentur masalah dana untuk mendirikan fraksi yang akan kubuat, semua itu karena lelang yang dilakukan menara tahta telah selesai dilakukan, sehingga aku tak bisa menjual barang-barang yang kumiliki untuk ditukar dengan koin emas dari hasil lelang di menara tahta," ucap Shio Fang.


"Kau tak usah khawatir dengan masalah lelang di menara tahta, karena kematian permaisuri telah membuat menara tahta mengundurkan waktu lelang hingga satu bulan lamanya, sampai masalah berkabung anggota keluarga istana cahaya ilahi telah selesai".


"Apa yang dilakukan ketua menara tahta semua itu tak lepas dari kedekatan ketua menara tahta dengan Kaisar istana cahaya ilahi, dengan kata lain ketua menara tahta mengundurkan lelang yang rencananya akan diadakan, semua itu untuk menghormati kematian permaisuri," ucap ketua Fong ji Ang.


Terlihat wajah ceria Shio Fang mendengar pengakuan ketua Fong ji Ang mengenai lelang menara tahta yang diundurkan.


"Aku pasti akan mendapatkan banyak koin emas dalam lelang yang nantinya akan berlangsung, dan aku pasti akan dapat mendirikan menara giok sesuai dengan apa yang telah ku rencanakan," gumam Shio Fang.


Shio Fang berencana untuk membawa kelompok pheonix salju dari akademi Kunlun, karena rata-rata anggotanya memiliki kemampuan di bidang alkemis yang sangat cocok bagi perkembangan menara giok di masa depan.


"Penatua Fong Sha bagaimana anggota yang akan berada di menara giok untuk sementara ini?" tanya Shio Fang.


"Aku telah memilih beberapa murid senior dan murid baru guild Alkemis untuk berada di sana".


Dewi Lilia dan Xia yi akan berada di sana untuk membantu mengembangkan menara giok agar lebih maju lagi," jawab penatua Fong Sha.


"Aku sangat berterima kasih kepada kalian berdua karena telah membantuku untuk mendirikan fraksi ku sendiri, dan di masa depan aku pasti akan mengingat kebaikan kalian ini," ucap Shio Fang.


"Kau jangan sungkan seperti itu Shio Fang, kau telah menjadi juara dalam kompetisi alkemis di wilayah daratan tengah, yang telah membawa nama besar guil Alkemis sehingga guild Alkemis menjadi tersohor di penjuru negeri".


"Jika di bandingkan dengan apa yang telah kau lakukan pada guild Alkemis, maka apa yang kami lakukan saat belum ada apa-apanya dibanding dengan perkara besar yang telah kau lakukan pada guild Alkemis, dan untuk itu jika kau memerlukan bantuan dari kami maka kau boleh memintanya," ucap ketua Fong ji Ang.


Mendengar hal itu, Shio Fang pada akhirnya menganggukkan kepalanya.


Setelah pertemuan itu menara giok kini mulai berbenah diri dalam pengembangannya. Untuk sementara ada 30 murid yang berada di sana, semua murid di bawah langsung dari guild Alkemis dengan Dewi lilia dan Xia yi sebagai pemimpin para murid itu untuk sementara waktu.


Shio Fang berdiri di depan gerbang menatap ke arah bangunan besar menara giok yang tengah direnovasi sesuai dengan keinginannya, yang membuat Shio Fang merasa bangga dengan keberhasilannya itu.


"Aku pasti akan membuat Menara Giok menjadi besar di masa depan," gumam Shio Fang dengan senyuman yang mengembang di bibirnya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2