
Shio Fang menatap ke arah ratusan ribu bayangan yang tak ada habisnya, walaupun Shio Fang sudah mengeluarkan tiga harta surgawi miliknya untuk menghabisi bayangan ketua Wu Hanzi, namun bayangan itu seperti tetap tumbuh dan tak habisnya untuk menyerang ke arah Shio Fang.
Shio Fang saat ini telah dibuat menjadi sangat kesal dengan pertarungannya. Amarah yang meledak di dalam dadanya membuat Shio Fang kemudian mengarahkan kedua tangannya ke depan dan berteriak dengan lantang. Jantung Yiwu, kehancuran besar.
Tiba tiba saja gelombang kejut yang sangat mengerikan seketika juga menghantam seluruh area tempat itu, yang membuat ratusan ribu bayangan ketua Wu Hanzi terbelenggu ke dalam tekanan yang sangat besar dengan energi kekacauan di dalam tubuh setiap bayangan ketua Wu Hanzi.
Shio Fang kemudian berkata. "Meledak" sambi meremas tinju tangan kanannya sendiri.
Seluruh bayangan tetua Wu Hanzi dalam sekejap mata telah hancur tanpa tersisa, yang ada saat ini adalah tetua Wu Hanzi yang asli, dengan tersenyum menatap tajam ke arah Shio Fang.
"Kau memang telah menjadi seorang praktisi hebat di alam ini, karena kau mampu mengimbangi kekuatanku di usiamu yang masih lah sangat muda. Shio Fang aku saat ini semakin bersemangat untuk segera menghabisimu," ucap tetua Wu Hanzi.
"Aku kira kau hanyalah seorang pengecut yang hanya bisa bersembunyi di balik ratusan ribu bayangan mu, dan jika kau ingin beradu kekuatan denganku maka aku tak akan segan-segan untuk melayani keinginanmu itu," jawab Shio Fang.
Dari tubuh Shio Fang saat ini mengeluarkan aura yang sangat tirani dari kekuatan semesta sejati reinkarnasi, yang merupakan gabungan dari seluruh kekuatan yang di miliki Shio Fang.
Bola cahaya raksasa seketika itu juga terbentuk di hadapan Shio Fang, cahaya yang kilaunya seperti sebuah matahari yang memiliki daya kehancuran mengerikan di dalamnya.
Melihat hal itu ketua Wu Hanzi seketika itu juga mengeluarkan kekuatan terkuat yang dimilikinya, yang membuat Awan gelap di langit seketika itu juga berkumpul menjadi satu, yang perlahan lahan telah berubah menjadi besar yang terus berputar dengan mengeluarkan suara petir yang terus menggemuruh dari dalamnya.
Tiba tiba saja petir besar menyambar tubuh ketua Wu Hanzi dengan sangat keras, namun tak memperlihatkan efek kehancuran di tubuh ketua Wu Hanzi, malah terlihat energi besar dari petir raksasa yang menyambar tubuhnya benar-benar telah berkumpul di dalam genggaman tangan kanan sang ketua, yang membuat ketua suku jiwa itu seketika berteriak dengan lantang.
"Kutukan petir pemusnahan jiwa!"
Setelah berkata seperti itu ketua Wu Hanzi seketika itu juga menghantamkan tangan kanannya ke depan, sehingga petir besar dengan cepat menuju ke arah Shio Fang.
__ADS_1
Shio Fang yang tak ingin petir raksasa itu menghancurkan tubuhnya, dengan cepat melepaskan bola semesta reinkarnasi yang telah terbentuk sebelumnya, untuk menyambut datangnya serangan petir raksasa yang dilepaskan oleh ketua Wu Hanzi.
Dalam sekejap kedua energi besar yang sangat megah dan tirani itu saling bertemu di udara, yang membuat ledakan besar yang sangat mengerikan menggema ke seluruh kekaisaran cahaya ilahi.
Shio Fang dengan cepat menutup tubuhnya dengan sayap kelelawar yang dimilikinya, yang dipadu dengan kekuatan tubuh Nirwana yang telah sempurna dimilikinya, hingga Shio Fang hanya bisa terseret beberapa ratus meter dari posisi awalnya.
Tampak darah segar menghiasi sudut bibir Shio Fang, yang menandakan jika saat ini Shio Fang Tengah terluka dalam akibat pertarungannya dengan ketua suku jiwa yang juga telah memiliki kekuatan menakutkan di ranah semesta abadi.
Sementara itu ketua Wu Hanzi yang meyakini jika serangannya mampu menghancurkan Shio Fang saat itu juga, hanya bisa terdiam melihat petir raksasa miliknya telah terserap ke dalam bola semesta reinkarnasi.
Ketua Wu Hanzi sama sekali tak menyangka jika dirinya harus melihat pemandangan yang sangat mengerikan di hadapannya, di mana bola raksasa energi semesta inkarnasi saat ini tanpa hambatan telah menuju ke arahnya.
Dan pada akhirnya tubuh ketua Wu Hanzi terhisap masuk ke dalam bola energi semesta reinkarnasi, yang membuat tubuh sang ketua suku jiwa pada akhirnya lenyap menjadi ketiadaan.
Rasa kagum yang teramat sangat terpancar dari wajah-wajah mereka semua melihat Shio Fang telah memenangkan pertarungan itu.
Jerih payah yang selama ini mereka perjuangkan untuk menghancurkan kekaisaran Cahaya ilahi, perlahan-lahan telah memperlihatkan hasil setelah ketua suku jiwa mati di tangan Shio Fang.
Shio Fang saat ini mengambang di udara dengan tatapan tajam ke arah pertarungan antara Jenderal Dewa Agung dan raja iblis Azuza. Saat ini raja iblis azuza benar-benar telah dalam keterpurukan besar setelah beberapa luka menganga terlihat di tubuhnya akibat Serangan tombak mengerikan dari jendral dewa agung.
"Aku tak percaya jika aku harus kalah dengan mu, tapi kenyataan yang ada saat ini aku telah dalam keterpurukan setelah seluruh pasukan iblisku musnah".
"Jendral Dewa Agung walaupun kau telah dapat mengalahkan ku namun aku tak akan membiarkan mu untuk dapat memenangkan pertarungan ini, karena aku akan menghancurkan seluruh wilayah kekaisaran cahaya ilahi dengan kematianku," ucap raja iblis Azuza.
Setelah berkata seperti itu tiba-tiba saja tubuh raja iblis Azuza membengkak semakin besar hingga ribuan kaki, yang membuat Shio Fang meyakini jika saat ini raja iblis Azuza akan meledakkan diri untuk membawa kematian mengerikan ke seluruh wilayah kekaisaran cahaya ilahi.
__ADS_1
Mengetahui hal itu, Shio Fang segera menciptakan segel kehidupan dan kematian dengan batas maksimalnya, untuk menahan ledakan besar sehingga efek ledakan tak menuju ke arah pasukan aliansi kekaisaran besar dan seluruh makhluk hidup yang berada di wilayah kekaisaran cahaya ilahi.
Shio Fang dengan cepat mengurung keberadaan dari raja iblis Azuza dengan segel formasi yang telah sempurna diciptakannya, dan dengan cepat dia pun menyalurkan energi murninya ke dalam kalung giok yang ada di lehernya, yang membuat Jenderal Dewa Agung seketika itu juga menghilang dari tempat itu dan masuk ke dalam kalung giok milik Shio Fang.
Hingga pada akhirnya ledakan besar pun terjadi yang membuat area di dalam formasi segel kehidupan dan kematian menjadi kehancuran besar, setelah Kaisar iblis Azuza benar-benar telah meledakkan dirinya hingga menjadi ketiadaan.
Shio Fang memuntahkan seteguk darah segar dari dalam mulutnya setelah dinding-dinding segel formasi kehidupan dan kematian retak di berbagai tempat, akibat efek ledakan yang terjadi.
Shio Fang segera meminum sebuah pil obat, dan buru-buru menstabilkan tubuhnya sehingga energi kekacauan yang berada di dalam Dantiannya pada akhirnya perlahan-lahan mulai tenang kembali.
Shio Fang pada akhirnya bisa bernapas dengan lega karena peperangan besar telah mutlak dimenangkannya.
Shio Fang sesaat menatap langit yang cerah di siang itu karena awan hitam yang tadinya menutup seluruh kawasan wilayah kekaisaran Cahaya ilahi, kini telah menghilang tanpa bekas.
"Pada akhirnya alam surgawi bisa tenang kembali untuk sementara waktu, namun ini baru awal dan bukanlah akhir dari kehancuran besar yang akan terjadi di alam surgawi di masa depan, karena selama Kaisar iblis Azura belum dimusnahkan maka seluruh alam semesta masih belum mendapatkan kedamaian sejati".
"Aku harus bisa menghancurkan Kaisar iblis Azuza agar seluruh alam semesta dapat kembali menjadi seimbang satu dengan yang lainnya".
"Aku pasti akan mewujudkan perdamaian dan keseimbangan di seluruh alam semesta".
Bersambung.
Seharusnya novel ini sudah tamat, karena banyak dari pembaca yang ingin novel ini berlanjut sampai Anak Shio Fang dan Dewi Yinzi menghancurkan Kaisar iblis Azura dari alam bawah, maka author akan melanjutkan Novel ini kembali.
Bantu author mencari nama terbaik bagi peran utamanya yaitu Shio ........?.🤗 tulis di kolom komentar ya.
__ADS_1