Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
3 permintaan


__ADS_3

Shio Fan Yin berjalan bersama Ning'er menuju ke pintu tingkat keempat menara naga dengan di iringi canda dan tawa, namun canda dan tawa itu segera hilang setelah seorang wanita saat ini telah berdiri di hadapan mereka berdua.


Shio Fan Yin begitu sangat terkejut saat melihat putri Zhu yin yin telah berdiri di hadapannya dengan tatapan tak bersahabat, yang membuat Shio Fan Yin segera melepaskan tangan Ning'er darinya agar Putri Zhu yin yin tak salah paham melihat hal itu.


"Kak Shio Fan Yin Apakah kamu mengenal wanita ini?" tanya Ning'er dengan tatapan tak kalah tajam dengan tatapan putri Zhu yin yin kepadanya.


Putri Zhu yin yin yang mendengar perkataan itu seketika itu juga menimpali.


"Aku tunangan nya, dan lelaki yang ada di dekatmu itu merupakan calon suami ku," ucap putri Zhu yin yin dengan ketus.


Perkataan putri Zhu yin yin tentu saja membuat hati Ning'er menjadi hancur berkeping-keping, bagaimana tidak seorang wanita tiba-tiba saja datang dan mengakui jika Shio Fan Yin adalah tunangannya.


"Katakan kepadaku Apakah wanita ini benar-benar merupakan tunanganmu?" tanya Ning'er dengan keseriusan di wajahnya.


Mendapati pertanyaan dari Ning'er yang seperti mencari kebenaran, membuat Shio Fan Yin menarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan diri, lantas Shio Fan Yin berjalan ke depan menuju ke arah Putri Zhu yin yin.


"Apakah harus seperti ini kau datang kepadaku, bukankah kita telah bersepakat untuk tak mencampuri urusan privasi masing-masing, dan aku rasa tindakanmu ini terlalu berlebihan padaku. Jika memang kau mengakui pertunangan yang telah terjadi di antara kita, mengapa kau harus berusaha untuk tak mengakuinya. Yin'er aku ingin bertanya kepadamu Apakah kau benar-benar ingin menjadi calon istri ku?" tanya Shio Fan Yin dengan keseriusan di wajahnya.


Putri Zhu yin yin tiba-tiba saja terdiam dan teringat kembali perkataan dari sang ibu mengenai pengalamannya di masa lalu, namun rasa ego yang tinggi membuat sang putri lantas berkata.


"Hubungan pertunangan yang terjadi semua itu karena permintaan orang tuaku dan gurumu, dan aku sama sekali tak pernah menginginkannya, ku rasa hal ini lebih baik kita bicarakan sebelum nanti kita berdua selalu dihantui dengan perjodohan yang telah terjadi," ucap putri Zhu yin yin.


Shio Fan Yin kemudian tersenyum dan sedetik kemudian dia pun berkata. "Semua sudah jelas dan tak ada lagi yang harus kita bicarakan, anggap saja pertunangan yang telah terjadi sebagai sesuatu hal yang dapat membuat guru dan orang tuamu merasa senang".


"Ning'er ayo kita pergi!" ucap Shio Fan Yin kemudian memegang tangan Ning'er dan membawa Ning'er pergi bersamanya.

__ADS_1


Melihat hal itu Zhu yin yin merasa kesal karena Shio Fan Yin memilih untuk pergi bersama wanita muda yang bersamanya, yang membuat Zhu yin yin berkata.


"Berhenti..., mengapa kau mengabaikan ku?" tanya Zhu yin yin.


"Sudah aku katakan jika hubungan pertunangan kita hanyalah sebagai kedok untuk menyenangkan guru dan ibumu, dan kuharap kau tak menggangguku lagi karena aku telah memutuskan untuk pergi menjauh darimu," jawab Shio Fan Yin.


"Tidak bisa..., kau saat ini masih terikat pertunangan denganku, dan aku tak ingin kau begitu saja mengabaikan ku apalagi kau pergi bersama wanita itu. Jika memang wanita itu penyebab kau menjadi seperti ini padaku maka aku akan membunuhnya!!" ucap putri Zhu yin yin.


Shio Fan Yin benar-benar merasa heran dengan jalan pikiran putri Zhu yin yin, di satu sisi Sang Putri tak pernah menganggap dan mengakui pertunangan yang telah terjadi, namun di sisi lain putri Zhu yin yin juga tak ingin melihatnya bersama wanita lain dan bahkan menjadikan pertunangan sebagai ikatan bahwa Shio Fan Yin selamanya tak diperbolehkan untuk mendekati seorang wanita.


"Apakah semua wanita memiliki pemikiran yang sama seperti Zhu yin yin, yang selalu memaksakan kehendak nya sendiri?".


"Lebih baik aku mengalah daripada hal buruk akan terjadi jika aku benar-benar bertarung dengannya, yang tentu saja akan membuat kerugian besar pada diriku dan Ning'er," batin Shio Fan Yin.


"Apa mau mu sekarang?" tanya Shio Fan Yin dengan penekanan di dalam perkataannya.


Ning'er yang sedari tadi merasa kesal dengan tingkah laku dan perkataan putri Zhu yin yin, segera berjalan maju ke depan untuk melakukan tindakan, namun baru saja Ning'er melangkah tiba-tiba saja langkahnya terhenti karena Shio Fan Yin terlebih dahulu menahannya.


"Kau jangan ceroboh dengan ikut campur dalam masalah ini, karena putri Zhu yin yin bukanlah praktisi biasa melainkan seorang praktisi yang memiliki kemampuan hebat, namun sangat sulit untuk di tebak apa yang ada di dalam pikirannya," ucap Shio Fan Yin yang membuat Ning'er langsung terdiam.


Shio Fan Yin kemudian menatap ke arah Putri Zhu yin yin lalu berkata.


"Aku tak bisa meninggalkannya di tempat ini seorang diri, karena aku bertanggung jawab akan keselamatan Ning'er pada klannya".


"Yin'er aku tak ingin berdebat lagi denganmu, dan ada baiknya kau ikut bersamaku untuk mencari mutiara naga di lantai ke 7 menara naga ini," ucap Shio Fan Yin.

__ADS_1


"Untuk apa kau mencari mutiara naga itu sementara yang kalian cari ada padaku," jawab putri Zhu yin yin.


Shio Fan Yin benar benar sangat terkejut melihat mutiara naga saat ini telah berada di tangan putri Zhu yin, yang membuat Shio Fan Yin kemudian berkata.


"Aku menginginkan mutiara naga itu, dan kuharap kau dapat memberikannya padaku," ucap Shio Fan Yin.


"Aku akan memberikan mutiara naga ini padamu, asalkan kau dapat memenuhi 3 permintaan dariku," jawab putri Zhu yin yin.


"Katakan padaku 3 permintaanmu itu?" tanya putri Zhu yin yin.


"Untuk saat ini aku tak memiliki permintaan, tapi suatu hari nanti aku pasti akan meminta 3 permintaan itu darimu," ucap putri Zhu yin yin.


"Baiklah aku pasti akan memenuhi 3 permintaanmu itu," ucap Shio Fan Yin.


Putri Zhu yin yin kemudian tersenyum lalu melemparkan mutiara naga kearah Shio Fan Yin, dan berkata.


"Kita telah memiliki kesepakatan kembali mengenai tiga permintaanku, dan aku tak akan pernah mengampuni orang orang di sekitarmu jika kau mengingkarinya," ucap putri Zhu yin yin.


Ning'er yang telah melihat putri Zhu yin yin begitu sangat semena mena pada akhirnya angkat bicara.


"Kau merupakan wanita jahat yang selalu menyakiti orang dengan perkataanmu. Percuma kau memiliki paras cantik jelita namun hatimu begitu licik. Putri Zhu yin yin aku hanya kasihan kepada kak Shio Fan Yin jika suatu hari dia benar-benar menjadikanmu istrinya, karena perbedaan pemikiran dan kebaikan di antara kalian berdua bagaikan langit dan bumi," ucap Ning'er.


Putri Zhu yin yin hanya bisa tersenyum dengan senyuman yang sangat sulit diartikan, tak lama kemudian sang putri perlahan-lahan memudar namun suaranya masih sangat jelas terdengar di telinga mereka berdua.


"Setelah aku selesai dalam pelatihanku maka aku akan menemui kembali. Shio Fan Yin aku akan minta satu permintaan dari tiga permintaan ku, aku tak ingin wanita yang saat ini bersamamu akan menjadi kekasih mu dan bahkan istrimu," ucapnya.

__ADS_1


Putri Zhu yin yin saat ini benar-benar telah menghilang dari pandangan mata mereka berdua.


Bersambung


__ADS_2