Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Tetua Mandalika


__ADS_3

Wanita tua itu tak melakukan tindakan apa apa pada Shio Fang mengingat kekuatan yang dimiliki Shio Fang telah menembus ranah Abadi, sesuatu yang sangat menakutkan di dunia surgawi.


Apalagi usia Shio Fang saat ini masih sangat lah muda, yang menunjukkan betapa kerasnya dia berlatih hingga mendapatkan kekuatan yang mengerikan seperti itu.


Wanita tua itu hanya bisa mendengus kesal karena dia tahu jika dirinya tak mampu untuk menghadapi anak muda yang ada di hadapannya, biar bagaimanapun ranah tingkatan yang dimilikinya hanyalah berada di ranah selangkah lagi menjadi Abadi dengan melewati 7 kesengsaraan Nirwana, yang membuat wanita tua itu sadar jika dirinya tak mampu untuk menghadapi Shio Fang jika dirinya menginginkan sebuah pertarungan.


"Aku ingin kau pergi dari tempat ini karena aku tak menginginkan kau berada di sini," ucap wanita tua itu.


"Aku pasti akan pergi dari tempat ini namun ijinkanlah aku untuk sedikit berbicara dengan Liuyinzi, dan kuharap tetua bisa mengerti," ucap Shio Fang.


"Tidak..., Liuyinzi adalah muridku dan aku tak mengizinkan mu untuk berbicara dengannya sekarang maka pergilah dari tempat ini!" bentak wanita tua itu dengan mengeluarkan aura kuat di tubuhnya.


"Baiklah Aku akan pergi dari tempat ini, namun ijinkanlah aku mengenali nama tetua agar suatu hari nanti jika kita bertemu kembali aku bisa mengingat tetu," ucap Shio Fang.


"Wanita tua itu kemudian menatap Shio Fang lekat-lekat sambil berkata. "Namaku Mandalika," ucapnya.


Shio Fang mengurutkan keningnya mendengar nama itu, nama yang pernah diketahuinya dari putri Bilqis jika nama praktisi itu merupakan istri dari gurunya tetua Wang Chu, yang telah menghilang entah ke mana.


"Akhirnya aku dapat menemukan tetua disini, tetua Wang Chu telah mencari anda ke seluruh alam Surgawi dan tak menemukan keberadaan tetua, hingga pada akhirnya tetua Wang Chu memilih untuk mengasingkan diri dari dunia persilatan, dan saat ini dia berada di kekaisaran jiangma tempat keberadaan muridnya putri Bilqis yang juga merupakan istriku," ucap Shio Fang.


Tetua Mandalika sangat terkejut mengetahui jika pemuda yang ada di hadapannya begitu kenal dengan suaminya di masa lalu, kenangan di masa lalu bersama sang suami tiba-tiba saja teringat kembali di dalam hatinya, hingga sebuah peristiwa yang harus membuatnya pergi dari sang suami itu pun terjadi.


Flash back


Wang Chu muda dan Mandalika merupakan saudara seperguruan dari seorang praktisi hebat yang hidup di hutan iblis, dan status mereka telah lima tahun menikah.

__ADS_1


Saat itu keadaan baik-baik saja dan keharmonisan sebagai sepasang suami istri terus terjalin dengan baik, sampai seorang pangeran dari kekaisaran cahaya naga yang tengah berburu di dalam hutan terluka akibat berburu binatang buas, muncul sebagai orang ketiga.


Mandalika muda yang menemukan sang pangeran pada akhirnya membantunya dalam pemulihan diri, tanpa sepengetahuan sang suami dan gurunya sendiri.


Ketampanan dan cara berbicara sang pangeran yang begitu menarik, membuat Mandalika muda jatuh cinta kepadanya, dan pada akhirnya hubungan terlarang terjadi di antara mereka berdua hingga waktu terus berlalu.


Rasa cinta Mandalika kepada pangeran, melebihi rasa cinta yang dimilikinya pada sang suami hingga pada akhirnya sang pangeran sembuh dan ingin kembali ke istananya.


Wang Chu muda sama sekali tak mengetahui peristiwa itu karena dia terus fokus pada pelatihannya, hingga pada akhirnya Mandalika benar-benar benar-benar pergi dari hutan iblis mengikuti pangeran, yang membuat Wang Chu muda pada akhirnya mengetahui jika istrinya telah berselingkuh pada seorang pangeran yang berburu di hutan iblis, dan saat ini mengikuti Pangeran itu kembali ke istana.


Amarah tentu saja menyelimuti hati Wang Chu muda mengetahui peristiwa itu, Namun rasa cintanya yang besar pada Mandalika membuatnya tak menurunkan tangan untuk membunuh pangeran dari negeri Cahaya naga, karena di hati Wang Chu muda kebahagiaan istrinya merupakan kebahagiaannya juga walaupun istrinya memilih orang lain untuk mendapatkan kebahagiaan itu.


Wang Chu muda menghilangkan rasa sedihnya dengan terus berlatih, hingga hari-hari terus berlalu dan Sang Guru pada akhirnya wafat dimakan usia, yang membuat Wang Chu muda pada akhirnya meninggalkan hutan iblis menuju ke wilayah kota kekaisaran cahaya naga, untuk mencari tahu kabar mantan istrinya di sana.


Sementara itu Mandalika yang berada di istana cahaya naga, pada akhirnya mendapatkan hal buruk dari pangeran. Pangeran yang dicintainya selalu berlaku kasar kepadanya, hingga pada akhirnya rasa cintanya kepada sang pangeran perlahan-lahan mulai memudar.


Mandalika merasa menyesal telah mengikuti pangeran dan meninggalkan suaminya yang dengan tulus mencintainya, yang membuat Mandalika pada akhirnya membunuh Pangeran itu.


Mandalika akhirnya tertangkap dan dibuang ke dalam lubang hitam, hingga pada akhirnya dia menemukan sebuah goa yang ditinggalinya sampai saat ini, karena sebenarnya gua itu memiliki banyak sumber daya di dalamnya berupa jamur yang bisa meningkatkan kekuatan dan dikonsumsi untuk mendapatkan energi.


Rahasia kematian Pangeran dan Mandalika terus dirahasiakan oleh istana agar masyarakat kota tak merasa resah akan kejadian itu, Wang Chu muda sampai saat ini tak mengetahui keberadaan mantan istrinya hingga pada akhirnya dia memilih untuk kembali menyepi di hutan iblis.


*****


Mandalika terduduk di lantai goa, rasa bersalah di dalam hatinya terhadap sang suami tiba-tiba saja meledak hingga air mata pun menetes di pipinya.

__ADS_1


Liuyinzi yang melihat hal itu seketika itu juga memeluk gurunya untuk dapat menenangkan hati sang guru, namun kenyataan yang ada gurunya tetap larut dalam kesedihannya.


Shio Fang pada akhirnya meninggalkan Goa itu untuk kembali ke permukaan, dia tahu jika saat ini masalah besar telah terjadi di dalam hati Mandalika, yang membuat Shio Fang berinisiatif pergi mencari putri Bilqis sebagai jalan untuk mendamaikan hubungan antara Mandalika dan tetua Wang Chu.


Shio Fang pergi menuju ke istana Jiangma, dan betapa terkejutnya Shio Fang saat melihat kedua istrinya tengah bercanda ria dengan Dewi Lilia dan juga Dewi giok, tentu saja hal itu membuat Shio Fang merasa senang karena kedua istrinya telah menerima kehadiran Dewi Lilia dan Dewi giok di sisinya.


Kehadiran Shio Fang di istana Jiangma, tentu saja membuat keempat wanita itu merasa senang.


Ke empat wanita itu menyambut kedatangan Shio Fang dengan hangat, yang membuat suasana kebahagiaan terjadi di antara mereka.


Di malam hari Shio Fang meminta putri Bilqis untuk menemaninya, dan ketiga wanita Shio Fang tak berkeberatan karena ketiga wanita itu beranggapan jika Shio Fang berhak meminta kepada mereka berempat siapa yang akan melayaninya.


Di malam itu hujan deras turun dengan lebat, yang membuat suasana di dalam kamar semakin dipenuhi dengan nafas memburu, oleh kedua insan yang tengah bercumbu menikmati percintaan mereka berdua.


Hingga waktu terus berlalu dan pada akhirnya Shio Fang tergeletak tak berdaya di sisi sang istri.


Shio Fang mencium kening putri Bilqis, dan sang putri mendekap erat tubuh suaminya.


Di saat kebersamaan itu Shio Fang pada akhirnya menceritakan mengenai peristiwa yang terjadi padanya siang tadi, dan tentu saja hal itu membuat Putri Bilqis sangat terkejut.


"Guruku telah lama mencari istrinya, dan jika dia dipertemukan lagi tentu saja hal ini merupakan kado istimewa yang tak terlupakan, karena sebenarnya hari ini merupakan hari ulang tahun guruku," ucap putri Bilqis.


"Aku rasa sudah saatnya kita mempertemukan mereka kembali, agar di hari tua mereka bisa dapat bersama," ucap Shio Fang.


"Jika begitu Aku akan pergi membersihkan diri terlebih dahulu sebelum kita bertemu dengan tetua Mandalika," ucap putri Bilqis sambil beranjak dari tempat tidurnya.

__ADS_1


Shio Fang meraih tangan putri Bilqis dan menariknya ke dalam pelukannya, "Aku pun akan membersihkan diri jika begitu kita berdua akan membersihkan diri bersama," ucap Shio Fang sambil beranjak dari tempat tidurnya dengan menggendong Putri Bilqis menuju ke kamar mandi.


Bersambung


__ADS_2