
Merasakan kehangatan yang diberikan Putri Bilqis kepadanya membuat Shio Fang tak tega untuk menghentikan apa yang dilakukan Sang Putri, walaupun saat ini dia begitu sangat merasa risih karena begitu banyak mata yang memperhatikan mereka berdua.
Tiba tiba suara guru Gobin menggema dari atas arena batu. "Pertandingan berikutnya adalah Ying Sang dari asosiasi hitam kekaisaran cahaya naga, dan Liujin dari klan tebing kehancuran".
Mendengar namanya dipanggil ke arena batu, Ying Sang segera berjalan melewati Shio Fang dan putri Bilqis, dan Setelah dia berada di depan keduanya maka suara penuh penekanan terdengar dari mulut Ying Sang.
"Shio Fang kita bertemu lagi, aku berharap akan ada keajaiban mempertemukan kita berdua di arena pertarungan, karena aku ingin sekali menghancurkan mu di sana," ucap Ying Sang dengan kilatan amarah di matanya, semua itu Karena rasa cemburu yang sangat besar kepada Shio Fang.
Shio Fang dapat memahami keadaan jika Ying Sang saat ini menaruh rasa cemburu yang besar kepadanya, sehingga Shio Fang seketika itu merangkul pinggang putri Bilqis dengan erat sambil berkata.
"Menangkan lah dulu pertarunganmu hari ini, baru bisa kau berkata ingin bertemu denganku di babak selanjutnya, aku akan menonton pertarungan mu dari sini dengan kekasih cantikku ini," ucap Shio Fang dengan senyuman disudut bibirnya, senyum yang bagi penglihatan Ying Sang sebagai sebuah ejekan dan tamparan keras padanya.
Dengan tubuh bergetar menahan amarahnya, Ying Sang kemudian melangkahkan kakinya pergi kearah arena batu, untuk memulai pertarungannya.
Putri Bilqis begitu sangat malu dengan apa yang dilakukan Shio Fang padanya, akan tetapi dia tak bisa mengelaknya karena biar bagaimana pun Shio Fang adalah tunangan yang telah di jodohkan dan di sepakati oleh kedua orang tua.
"Maafkan aku putri, aku sengaja melakukan hal ini karena aku melihat adanya rasa cemburu di hati Ying Sang saat melihatmu bersamaku, dan dengan apa yang telah kulakukan tadi cukup memberikan Ying Sang sebuah pelajaran, agar dia lebih mempunyai rasa sopan santun kepada diriku," ucap Shio Fang kemudian melepas dekapannya di pinggang putri Bilqis.
"Aku tak mempermasalahkan hal itu kak Shio Fang karena aku telah lama merindukan mu setelah kepergianmu selama bertahun tahun dari wilayah kekaisaran Jiangma, selain itu kau adalah tunanganku sekaligus calon pendamping hidupku di masa depan," ucap putri Bilqis sambil menekan rasa malu di hatinya saat mengatakan hal itu.
__ADS_1
Shio Fang terdiam sesaat, dia tak menyangka jika perjodohan masa kecil yang dilakukan kedua orang tuanya, akan berlanjut di masa yang sekarang ini.
Saat ini bayangan bibi Yinzi hadir di benak Shio Fang, wanita yang benar-benar sangat dicintainya dan keberadaannya saat ini entah dimana. Shio Fang juga terbayang wajah Marilyn, wanita cantik yang beberapa waktu yang lalu telah mewarnai hatinya, hingga Shio Fang hanya dapat menahan rasa lelah di hatinya mengingat hubungan cinta yang rumit yang ada pada diri kedua wanita itu.
Saat ini Shio Fang harus menerima kenyataan perjodohan masa kecil yang telah di sepakati oleh kedua orang tua nya dengan kaisar Zeng Yu, di mana wanita yang telah dijodohkan oleh kedua orang tuanya itu telah berada di sisinya saat ini.
"Jika aku menolak perjodohan ini maka aku akan mengecewakan hati ayah dan ibu, dan aku paling tak bisa melihat hati ibuku terluka hatinya jika aku menggagalkan perjodohan yang terjadi, mungkin dengan keberadaan putri Bilqis di sisiku maka aku akan dapat melupakan kedua wanita yang pernah dekat dengan diriku," batin Shio Fang.
Shio Fang kemudian tersenyum ke arah putri Bilqis sambil berkata. Perjodohan kita pasti akan terus berlanjut sampai kita bisa bersama dalam ikatan rumah tangga," ucapnya.
"Terimakasih kak Shio Fang, semua yang telah ku dengar darimu saat ini begitu sangat kuharapkan sejak aku masih berlatih bersama paman Shio Jio, dan aku sangat bahagia karena bisa mendengar hal itu langsung darimu," ucap putri Bilqis dengan mata yang berkaca kaca.
Putri Bilqis kembali memeluk erat tangan kiri Shio Fang, dan pada akhirnya mereka berdua menatap ke arah arena pertarungan antara Ying Sang dan Liujin.
Dari kejauhan wajah suram terlihat dari ketiga wanita yang berada di podium tamu undangan kekaisaran, mereka adalah putri Cin Cin, Yao Lin dan Dewi Lilia, mereka bertiga merasakan ketidak Adilan dan rasa kecewa karena Shio Fang lebih memilih bermesraan di depan umum dengan putri dari kekaisaran Jiangma, untuk menunjukkan pada semua orang jika mereka berdua mempunyai hubungan yang spesial.
Ketiganya pun bertekad memperjuangkan cinta nya kepada Shio Fang, walau nantinya Putri Bilqis yang akan memenangkan hati Shio Fang, mereka akan tetap berjuang sampai Shio Fang membuka hati bagi mereka, semua itu karena keberadaan Shio Fang sebelumnya telah memberi warna dan semangat hidup terutama bagi Dewi Lilia.
Di arena pertarungan, Ying Sang yang telah merasa kesal sebelum memasuki area batu, melampiaskan kesalahannya itu kepada Liujin hingga membuat Liujin sangat sulit mengembangkan serangannya, karena kekuatan tubuh petir langit yang di miliki Ying Sang, sama sekali tak memberikan kesempatan sedikitpun pada Liujin untuk berkembang, dan pada akhirnya sebuah tinju berkekuatan petir tingkat tertinggi berhasil bersarang ke dada Liujin hingga membuat pemuda itu harus terhempas keluar dari area pertarungan.
__ADS_1
Liujin terhempas ketanah dengan sangat menyedihkan, hanya sesaat dia mampu untuk bertahan dan setelah memuntahkan darah segar dari mulutnya dia pun tak sadarkan diri.
Setelah mampu untuk mengeluarkan Liujin dari atas arena batu, Ying Sang kemudian menunjuk ke arah Shio Fang dengan kilatan mata penuh kebencian.
"Jika kau berhadapan langsung denganku nantinya, maka hari itu merupakan hari terakhir hidupmu Karena Aku akan membunuhmu di atas arena batu ini, dan setelah itu putri Bilqis akan segera menjadi milikmu walaupun aku nantinya aku harus didiskualifikasi dari kompetisi ini," ucap Ying Sang.
Diatas podium para peserta, Shio Fang hanya dapat tersenyum melihat tindakan meremehkan Ying Sang padanya, dan dalam hati dia pun berkata.
"Jika Kau melihatku sebagai pemuda yang lemah itu merupakan suatu kesalahan, walaupun saat ini kau memiliki tubuh petir langit bukan berarti aku tak bisa membalikkan keadaan untuk mengalahkanmu di arena batu, dan jika memang terjadi Kau berhadapan denganku maka aku takkan sungkan untuk segera mengalahkan dengan cara yang sangat menyedihkan," batin Shio Fang.
Dan tak lama kemudian guru Gobin memangil dua petarung yang akan melakukan pertarungannya diatas arena pertarungan.
"Yun shi dari sekte Pheonix surgawi, akan menghadapi Lingkan dari suku binatang buas," ucap guru Gobin dengan penekanan di perkataannya.
Shio Fang begitu sangat terkejut mendengar nama wanita dari sekte pheonix surgawi, yang dari penglihatan sebelumnya nama Yun shi sama sekali tak terlihat dari daftar para peserta yang akan mengikuti kompetisi.
Shio Fang seketika itu mengedarkan pandangannya ke arah podium para peserta yang akan mengikuti kompetisi, dan di atas podium sama sekali tak terlihat wajah Yun shi disana sampai pada akhirnya sesosok wanita cantik nan anggun telah masuk ke atas Arena batu, yang membuat dada Shio Fang seketika itu bergemuruh dengan kencang mengetahui jika wanita itu merupakan wanita yang begitu sangat di kenalnya.
"Marilyn...!?" batin Shio Fang.
__ADS_1
Bersambung