Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Bertemu leluhur ratu rubah


__ADS_3

Satu Minggu Shio Fang dirawat dibalai aula rubah, namun selama itu sang istri tak pernah datang untuk menjenguknya yang membuat Shio Fang bertanya-tanya mengapa putri Linzi tak pernah datang untuk melihat keadaannya saat ini.


Semua pertanyaan itu akhirnya terjawab saat Linyosi datang menjenguk Shio Fang, jika selama ini putri Linzi sangat marah kepada Shio Fang karena dirinya telah menyebabkan Ratu rubah mati.


Setelah kepergian Linyosi, malam itu juga Shio Fang yang telah sembuh dari luka dalam yang dideritanya, pada akhirnya kembali ke tempat kediaman dirinya dan putri Linzi.


Di dalam bangunan besar itu Shio Fang sama sekali tak menemukan keberadaan putri Linzi di sana, setelah melihat lihat keadaan kediamannya Shio Fang baru menyadari jika selama dirinya dirawat di aula rubah, Putri Linzi tak pernah menempati tempat kediaman itu.


Shio Fang hanya dapat menghembuskan nafas dengan berat mengetahui jika saat ini pernikahan yang telah terjadi selama setahun lebih, pada akhirnya dilanda badai permasalahan besar setelah sang putri beranggapan jika dirinya lah penyebab Ratu rubah meninggal dunia.


Shio Fang kemudian menuju ke kamar yang biasa putri Linzi tempati sebelum menikah dengannya, dan Shio Fang begitu sangat terkejut mengetahui putri Linzi juga tak berada kamar itu.


Shio kemudian mengeluarkan kekuatan spiritual kehampaan Suci untuk mengetahui keberadaan istrinya, dan dia dapat mengetahui jika saat ini Putri Linzi tengah berada di danau rubah.


Shio Fang pada akhirnya melesat cepat menuju ke danau rubah, dan tanpa pikir panjang dia pun lantas menuju ke dalam danau dan di sana dia mendapati sang istri tengah berbicara pada seorang wanita paruh baya yang merupakan jejak spiritual dari ratu leluhur suku rubah.


Mengetahui hal itu Shio Fang tak ingin mengganggu mereka berdua dengan keberadaannya, sehingga Shio Fang memilih untuk pergi meninggalkan tempat itu dan bersembunyi di pinggir danau.


Setelah putri Linzi meninggalkan danau, Shio Fang kembali masuk ke dalam danau untuk mencari leluhur ratu suku rubah yang dilihatnya bersama istrinya.

__ADS_1


Jejak Spritual ratu leluhur suku rubah ternyata telah mengetahui keberadaan Shio Fang sebelumnya, dan saat ini dia tengah menunggu kehadiran Shio Fang di tempat itu untuk berbicara.


Shio Fang kemudian menangkupkan kedua tangannya saat melihat jejak spiritual leluhur Ratu rubah, kemudian dia pun berkata.


"Shio Fang datang mengunjungi leluhur ratu suku rubah," ucapnya.


Leluhur suku rubah kemudian tersenyum dan tak lama kemudian dia pun berkata.


"Kau merupakan sesuatu yang sangat berharga di dalam suku rubah, yang telah membantu suruh ubah mendapatkan lagi Danau Dewi rubah ini dari para iblis, dan tentu saja Aku begitu sangat berterima kasih akan hal itu".


"Shio Fang saat ini aku akan memberikan warisanku kepada istrimu karena dia lah satu-satunya wanita yang memiliki darah murni suku rubah, dan aku ingin kau untuk sementara waktu pergi dari kehidupannya agar dia dapat fokus dalam menerima warisanku, karena keberadaanku di sini tak akan lama lagi, roh jiwaku saat ini tak kuat lagi untuk menahan beban setelah roh jiwaku banyak mendapatkan tekanan dari aura gelap iblis yang menakutkan".


"Aku berharap dengan Lin'er mendapatkan warisan ku maka kejayaan dari suku rubah akan kembali seperti dulu, berada setara dengan para suku puncak penguasa," ucap ratu leluhur rubah.


Ratu rubah kemudian tersenyum dan kembali berkata.


"Aku akan memberikan kompensasi besar agar dirimu meninggalkan Lin'er, dan kurasa kau tak akan menolak hadiah besar itu," ucap ratu leluhur rubah.


Shio Fang hanya dapat mendengus kesal, diapun lalu berkata.

__ADS_1


"Aku akan memberikan kesempatan kepada istriku untuk memilih, apakah dia menginginkan warisan darimu dengan membuatku pergi dari sisinya atau membiarkan ku tetap berada di sisinya dengan melupakan warisan itu.


"Anak muda kau begitu naif dengan mementingkan egomu sebagai suami, warisan ini begitu sangat penting bagi seorang ratuan karena seorang Ratu harus memiliki kemampuan yang dapat melindungi seluruh dunia jika bahaya datang melanda".


"Untuk mendapatkan warisan itu memerlukan waktu dan harus tetap fokus dengan tak memikirkan apapun termasuk dirimu, jika kau berada di sini maka Lin'er takkan dapat fokus menerima warisanku Karena untuk mendapatkan warisanku selama beberapa tahun kedepan Lin'er tak bisa melakukan tugasnya untuk melayani mu, atau dengan kata lain dia tak bisa melakukan hubungan suami istri dengan mu," ucap leluhur ratu rubah.


"Biarkan Linzi yang memutuskan semua, Walaupun dia tak bisa mendapatkan warisan darimu aku masih bisa menjaganya dan menjaga suku rubah ini. Dengan rasa hormatku kepada anda aku minta agar anda tak mempengaruhi istriku lagi," ucap Shio Fang dengan tatapan penuh amarah kepada leluhur suku rubah.


Shio Fang pada akhirnya membalikan badan dan berjalan pergi meninggalkan tempat itu, namun baru beberapa saat dia melangkah tiba-tiba saja leluhur Ratu rubah berkata.


"Karena kau telah menjadi orang yang paling berjasa pada suku ku, maka aku akan memberikanmu hadiah yang merupakan kompensasi yang kukatakan" ucap leluhur suku rubah.


Pada akhirnya batu kristal semesta tiba-tiba muncul di hadapan leluhur Ratu suku rubah yang membuat Shio Fang begitu sangat terkejut melihatnya, karena selama ini dia tak merasa jika batu kristal semesta ada di dalam danau Dewi rubah, mengingat seluruh batu kristal semesta yang ada padanya tak mengalami sebuah pergesekan jika ada batu kristal semesta lainnya berada di tempat itu.


Batu kristal semesta kemudian melesat menuju ke arah Shio Fang, dan Shio Fang segera meraihnya sambil berkata.


"Walaupun kau telah memberikan batu kertas semesta ini padaku namun apa yang kukatakan tetap akan terlaksana, biarlah istriku yang memutuskan apakah diriku masih bisa berada di sisi istriku atau malah baliknya dia akan melepaskan ku dari sisinya," ucap Shio Fang.


Shio Fang menyimpan batu kristal semesta ke dalam tubuhnya, kemudian menangkupkan kedua tangannya sambil berkata, "Terima kasih atas pemberian Ratu rubah kepadaku," ucapnya.

__ADS_1


Sedetik kemudian Shio Fang pada akhirnya melesat keluar dari dalam danau Dewi rubah, dan saat ini tujuannya adalah mencari keberadaan Putri Linzi.


Bersambung


__ADS_2