Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Prasangka buruk


__ADS_3

Shio Fang melesat cepat masuk di kedalaman hutan yang terdalam hingga pada akhirnya dia berhenti di sebuah perbukitan, yang terasa aman baginya dari pengejaran binatang buas leopard api.


Shio Fang menerobos masuk ke dalam air terjun yang terdapat disana, dan mendapatkan celah yang cukup luas untuk bersembunyi, Shio Fang kemudian membaringkan tubuh putri Liuyinzi di sebuah batu yang cukup datar, kemudian memasang segel pelindung agar para kawanan leopard api tak dapat mencium aura kehidupan dari mereka berdua.


Setelah di rasa aman, Shio Fang kemudian memeriksa keadaan putri Liuyinzi, dan mendapati adanya luka sobek yang cukup dalam di bahu dan lengan sang putri.


"Luka ini terdapat racun api yang telah menjalar di tubuhnya, jika terus di biarkan dia pasti akan mati. Suguh wanita ini begitu sangat merepotkan," batin Shio Fang


Shio Fang kemudian melepaskan pakaian yang di kenakan putri Liuyinzi dan hanya menyisakan pakaian dalam tipis yang membungkus bagian sensitif di tubuhnya, setelah itu Shio Fang membersihkan luka luka itu dengan menyerap racun api di tubuh nya menggunakan kekuatan pusaran pelahap yang ada di kedua telapak tangannya.


Dengan kekuatan Toti naga hitam kegelapan, Shio Fang mampu menyerap habis racun yang ada di dalam tubuh putri Liuyinzi, setelah itu Shio Fang memberikan pil pemulih stamina dan pil penyembuh luka, agar putri Liuyinzi segera pulih dan tersadar kembali.


Shio Fang kemudian mengibaskan tangannya maka sebuah kain keluar dari dalam cincin ruangnya, sedetik kemudian kain itu di pakai Shio Fang untuk menutupi tubuh putri Liuyinzi.


"Benar benar gadis yang sangat merepotkan," ucap Shio Fang sambil berlalu dari tempat putri Liuyinzi terbaring.


Shio Fang pada akhirnya memilih untuk berkultivasi di tempat itu, sambil menunggu putri Liuyinzi tersadar dari pingsannya untuk segera keluar dari wilayah para kawanan leopard api.


Sementara di tempat lain, tampak rombongan pemburu dan ke 20 praktisi ahli yang di sewa oleh Yuya kini telah mati tanpa tersisa, begitupun dengan Yuya yang saat ini tubuhnya penuh dengan luka luka menganga akibat terkena cakar dari leopard api, dan pada akhirnya putra dari bangsawan Yuliong ambruk ketanah dan tak bergerak lagi.


Binatang buas leopard api yang sangat kelaparan dengan cepat berebut tubuhnya, hingga pada akhirnya tubuh Yuya lenyap dimakan kawanan binatang buas itu.


Sementara itu raja leopard bersayap emas yang memiliki akal dan dapat berbicara layaknya seorang manusia, dapat menyadari jika masih ada pemuda yang lolos dari pembunuhan itu, dan dengan raungan keras dari mulutnya raja leopard bersayap emas memerintahkan seluruh binatang buas leopard api untuk mencari pemuda itu di dalam hutan.


Setelah seluruh binatang leopard api pergi, raja leopard bersayap emas menyentuh segel kehidupan dan kematian yang dibuat oleh Shio Fang, dan dia dapat merasakan jika segel itu tak dapat di tembus olehnya karena memiliki kekuatan Toti yang sangat kuat di dalamnya.


Raja leopard bersayap emas kini menyadari jika pemuda itu memiliki kemampuan yang sangat hebat, dan bahkan seluruh leopard api yang di perintahkan untuk mencarinya di kedalaman hutan bukanlah tandingannya, sehingga raja leopard bersayap emas berfikir untuk mencari dan menghadapi pemuda itu sendiri.


Raja leopard bersayap emas kemudian mengudara dan mengepakkan sayapnya dengan berirama, dari kepakan sayap itu mengeluarkan gelombang ultra sonik dari zaman kuno yang mempu menembus tanah hingga radius 1 kilometer kebawah permukaan tanah.


Raja leopard bersayap emas terus melakukan hal itu untuk mengetahui keberadaan Shio Fang, sambil menunggu kabar dari pasukan leopard api yang kini berpencar masuk ke kedalaman hutan untuk mencari keberadaan Shio Fang.


Sementara itu di balik air terjun putri Liuyinzi pada akhirnya telah sadarkan diri, dan kini matanya di penuhi rasa keterkejutan karena pakaian yang di kenakan nya selama ini tak lagi melekat ditubuhnya, dan saat ini yang menutupi lekuk tubuhnya hanyalah sebuah kain yang entah dari mana datangnya.


Putri Liuyinzi kemudian mengedarkan pandangannya sekeliling ruangan itu, dan mendapati sosok Shio Fang tengah melakukan kultivasi di sudut ruangan.

__ADS_1


"Jabingan mesum..!!, aku akan membunuhmu!!" pekik putri Liuyinzi dengan tatapan membunuh kearah Shio Fang.


Putri Liuyinzi saat ini merasa jika pemuda yang di jodohkan ayahnya telah menodainya, sehingga amarah seketika itu juga berkobar di dalam hatinya.


Putri Liuyinzi kemudian bangkit berdiri dan melilitkan kain untuk membungkus tubuhnya, setelah kain itu melekat erat di tubuhnya, Putri Liuyinzi kemudian mengeluarkan pedangnya dan langsung menyerang kearah Shio Fang.


Pedang putri Liuyinzi menghujam deras kearah Shio Fang, namun sejengkal lagi pedang itu menembus leher Shio Fang, tiba tiba saja pedang itu tertahan seperti tengah membentur benda yang sangat keras.


Putri Liuyinzi yang dipenuhi amarah di dalam hatinya karena merasakan jika Shio Fang telah melakukan hal buruk padanya, seketika itu mengeluarkan kekuatan ranah dewa emperor puncak untuk kembali melakukan tusukan kearah Shio Fang.


Shio Fang kemudian membuka matanya dan segera menghindari serangan mematikan dari putri Liuyinzi dengan melesat kesamping untuk menjauh darinya.


Melihat Shio Fang dapat menghindari serangannya, putri Liuyinzi kembali memburunya dengan tebasan dan tusukan pedang yang ada di dalam genggamannya, hingga membuat Shio Fang kembali berkelit untuk menghindarinya.


Karena terlalu banyak bergerak membuat kain yang menutupi tubuh putri Liuyinzi terjatuh tanpa disadarinya, hingga membuat Shio Fang berkata.


"Apakah kau tak memiliki rasa malu dengan menyerang pemuda hanya dengan memakai kain tipis yang menutupi bagian sensitif di tubuhmu?" tanya Shio Fang.


Mendengar perkataan Shio Fang putri Liuyinzi segera melihat tubuhnya, dan diapun menyadari jika kain yang menutupi tubuhnya telah tergeletak di tanah, hal itu langsung membuat putri Liuyinzi berjongkok dan memeluk tubuhnya sendiri.


Shio Fang yang mendengar tangisan tertahan putri Liuyinzi pada akhirnya merasa iba, biar bagaimanapun keadaan yang menimpa putri Liuyinzi saat ini merupakan aib bagi seorang wanita, sedetik kemudian Shio Fang lantas berkata.


"Aku tak pernah melakukan hal buruk padamu, aku hanya mengeluarkan racun dan menyembuhkan luka luka di tubuhmu, jika aku telah lancang melakukan hal itu maka aku meminta maaf".


Putri..., bukan saatnya kau bersedih seperti itu karena saat ini kita masih berada di wilayah para kawanan leopard api, ada baiknya kau segera memakai pakaianmu karena aku rasa di dalam cincin ruangmu itu masih terdapat pakaian ganti untukmu," ucap Shio Fang kemudian membalikkan tubuhnya.


Putri Liuyinzi yang melihat Shio Fang membalikkan tubuhnya dengan cepat mengeluarkan pakaian ganti dari dalam cincin ruangnya dan memakainya.


Putri Liuyinzi saat ini tak berkeinginan lagi untuk menyerang Shio Fang karena baginya semua itu tak ada gunanya, kesenjangan tingkat kekuatan yang bagaikan langit dan bumi membuat putri Liuyinzi hanya bisa terdiam di tempatnya.


Putri Liuyinzi kemudian mengingat kembali apa yang terjadi sebelum dirinya tak sadarkan diri, dan diapun menyadari jika saat itu dirinya tengah terluka parah oleh serangan binatang buas leopard api.


Mengetahui hal itu putri Liuyinzi segera melirik kearah luka luka yang berada di tubuhnya, dan putri Liuyinzi sama sekali tak mendapati luka luka itu dan diapun saat ini menyadari jika Shio Fang memang benar telah melakukan penyembuhan padanya.


Putri Liuyinzi segera melirik ke arah lengan kirinya dan tampak di sana noda merah sebesar biji kacang ijo, masih terlihat di kulit putihnya.

__ADS_1


"Tanda kesucian ku masih ada, berarti aku telah salah dalam menafsirkan jika Shio Fang telah menodaiku," batin putri Liuyinzi.


Prasangka yang selama ini di tujukan pada Shio Fang jika pemuda itu telah menodainya, kini tak terbukti sehingga putri Liuyinzi merasa bersalah di dalam hatinya.


Di saat putri Liuyinzi memikirkan semua itu, tiba tiba saja Shio Fang melesat dan mendekap tubuh putri Liuyinzi dan membawanya ke sudut ruangan itu.


Shio Fang dengan cepat memasang pelindung dari kekuatan sisik naga hitam miliknya, dan belum sempat Putri Liuyinzi melakukan tindakan berontak atas apa yang di lakukan Shio Fang padanya, tiba tiba saja ledakan terjadi di tempat itu.


Ledakan keras yang terjadi membuat air terjun yang berada di tempat itu runtuh, dan suara keras tiba tiba saja menggema di tempat itu.


"Anak manusia keluarlah karena aku telah mengetahui keberadaanmu," ucap raja leopard bersayap emas.


Mendengar hal itu Shio Fang segera melesat ke udara sambil membawa putri Liuyinzi bersamanya.


Tawa keras raja leopard bersayap emas seketika itu menggema, saat melihat anak muda yang dicarinya saat ini telah berada di hadapannya.


"Kau tak akan bisa lari dariku, karena kau saat ini masih berada di wilayah kekuasaanku," ucap raja leopard bersayap emas.


Shio Fang hanya tersenyum dingin mendengar perkataan raja leopard bersayap emas, sedetik kemudian Shio Fang kemudian berkata.


"Aku lari hanya untuk memulihkan tubuh rekanku yang terluka, karena kau telah menemukanku maka mari kita bertarung," ucap Shio Fang.


"Kau memang tak tau batasanmu, karena kau telah memintanya maka aku akan segera mewujudkan pertarungan itu," jawab raja leopard bersayap emas.


Setelah berkata seperti itu tiba tiba aura kuno yang sangat tirani seketika itu keluar dari dalam tubuh raja leopard bersayap emas, yang membuat udara di sekitarnya sangat terdistorsi dan tanah yang berada dibawahnya mulai retak dan tandus.


Melihat hal itu Shio Fang segera mengibaskan tangannya dan pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi tiba tiba saja muncul di tempat itu.


Shio Fang kemudian melemparkan tubuh putri Liuyinzi kedalam pagoda yang terbuka, hingga pintu pagoda kini tertutup kembali.


Putri Liuyinzi saat ini dapat melihat jika Shio Fang akan bertarung melawan binatang kuno terkuat yang selama ini sangat di takuti oleh kekaisaran cahaya naga, dan hal itu menimbulkan kegelisahan di hati putri Liuyinzi Karena jika pertarungan itu dimenangkan oleh raja leopard bersayap emas, maka kematian pasti akan menimpanya.


Saat ini putri Liuyinzi hanya berharap jika Shio Fang yang akan memenangkan pertarungan itu, karena di dalam hati putri Liuyinzi saat ini telah timbul rasa terhadap Shio Fang, pemuda yang selalu melindunginya saat bahaya datang melanda, putri Liuyinzi tak bisa membohongi hati kecilnya jika benih benih cinta itu mulai tumbuh di dalam hatinya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2