
"Kami semua memang bukan lah tandinganmu karena kau memiliki kekuatan yang sangat jauh perbedaannya antara langit dan bumi dengan kami semua, aku ingin lihat bagaimana kau bisa tetap berdiri tegak setelah praktisi hebat yang sesungguhnya akan datang ke tempat ini," ucap Shio Fan Yin kemudian memecahkan batu kristal biru yang ada di tangannya.
Sementara itu Shio Fang dan Dewi Yinzi yang tengah melakukan retreat kultivasi panjangnya pada akhirnya membuka mata, saat merasakan batu kristal biru telah dipecahkan oleh putranya yang menandakan jika saat ini keadaan Shio Fan Yin dalam bahaya.
Shio Fang dan Dewi Yinzi seketika itu juga menghilang dari tempat itu, menuju ke tempat di mana keberadaan Shio Fan Yin berada.
Oyang Hong yang ingin menghantamkan tinjunya ke arah Shio Fan Yin, seketika itu juga menghentikan serangannya karena melihat adanya fluktuasi lubang spasial yang telah muncul di tempat itu.
Dari dalam lubang Spasial Oyang Hong dapat melihat sosok laki-laki yang begitu sangat dikenalnya datang bersama dengan seorang wanita cantik di sisinya, laki laki itu tak lain adalah Shio Fang dan Dewi Yinzi.
"Shio Fang, dia benar-benar berada di sini," batin Oyang Hong yang dipenuhi dengan rasa keterkejutan saat melihat dua sosok yang keluar dari dalam lubang spesial.
Dewi Yinzi segera menuju kearah putranya yang saat ini telah tergeletak tak berdaya di tanah, akibat luka dalam yang sangat parah yang telah dideritanya.
Dewi Yinzi benar benar telah murka setelah melihat keadaan putranya, dan dia pun berkata.
"Jika kau ingin menyakiti putraku maka hadapilah ibunya, karena aku tak akan membiarkan siapapun untuk melukai putraku apalagi membuatnya sampai menjadi seperti ini," ucap nya.
Shio Fang kemudian mendekati Dewi Yinzi dan berkata."Biar aku yang akan menghadapinya karena sebenarnya aku telah memiliki dendam lama dengan nya," ucap nya.
"Aku ingin kak Shio Fang menyembuhkan Putra kita, biar aku sendiri yang akan memberikan pelajaran kepadanya yang telah berani melukai Putra ku," ucap Dewi Yinzi dengan penekanan di perkataan nya.
Shio Fang pada akhirnya hanya bisa menarik nafas dalam-dalam melihat amarah di wajah istrinya.
"Ternyata jiwa ke ibuan melebihi segalanya setelah melihat anaknya terluka, dan ini berlaku pada istri ku sendiri saat melihat putranya terluka. Oyang Hong kali ini kau akan mendapatkan masalah besar dan bahkan bisa membuatmu mendapatkan kematian," batin Shio Fang.
__ADS_1
Shio Fang kemudian menuju ke arah Shio Fan Yin untuk melihat keadaan putranya itu. Setelah memeriksa keadaan Shio Fan Yin, Shio Fang kemudian memberikan sebuah pil ke dalam mulut Shio Fan Yin, dan segera mengalirkan energi murninya agar pil yang diberikan dapat tercerna dengan baik di dalam tubuh putranya.
Sementara itu Dewi Yinzi kemudian menatap tajam ke arah Oyang Hong dan berkata. "Putraku tak memiliki kemampuan sehebat dirimu dan dia masihlah remaja tanggung yang perlu banyak belajar. Jika kau ingin sebuah pertarungan maka bertarunglah denganku sebagai ibunya, karena aku akan membalaskan luka-luka yang telah diderita oleh putraku saat ini," ucap Dewi Yinzi.
Puluhan bunga teratai berwarna ungu bermunculan di tempat itu saat Dewi Yinzi mengeluarkan tubuh teratai saljunya.
Oyang Hong yang melihat hal itu segera menyuruh semua anggotanya untuk menyerang ke arah Dewi Yinzi, namun yang terjadi di luar dugaan Oyang Hong karena seluruh anggota yang dimilikinya saat ini telah berubah menjadi patung es.
Kepanikan seketika itu terlihat di wajah Oyang Hong karena dia tak menyangka jika wanita cantik yang saat ini menantangnya bertarung, memiliki tubuh istimewa yang setara dengan kekuatan semesta Abadi.
Pada akhirnya Oyang Hong memutuskan untuk melarikan diri lewat lubang spasial yang akan dibuatnya, namun suara Dingin Dewi Yinzi dengan datar berkata.
"Aku tak akan pernah memaafkanmu yang telah melukai putraku, maka tak ada tempat bagimu untuk lari," ucap Dewi Yinzi.
Kepanikan yang dirasakan Oyang Hong kini telah menjadi jadi, saat penjara es yang mengurung dirinya sama sekali tak bisa dihancurkan.
Dengan wajah pucat Oyang Hong kemudian berlutut dan meminta belas kasih kepada Dewi Yinzi, agar dirinya masih diberikan kesempatan untuk hidup.
Namun Sang Dewi kemudian berkata. "Apakah kau dapat mengasihani putraku saat dia telah dalam keadaan tak berdaya, jika aku datang terlambat ke tempat ini maka nyawa putraku pasti tak bisa terselamatkan oleh kekejaman mu!!, Apakah kau bisa merasakan bagaimana keadaan ku jika sampai saat itu kau membunuh putraku, dia adalah permata hidupku yang sangat berharga dari nyawaku sendiri, sedari itu aku pun tak akan berbelas kasih kepadamu dan selayaknya kau mati!!" ucap Dewi Yinzi dengan penekanan di perkataannya.
Setelah berkata seperti itu tiba-tiba saja penjara es telah berubah menjadi bunga teratai raksasa yang telah mekar, hingga pada akhirnya bunga teratai itu menguncup dan membawa tubuh Oyang Hong di dalamnya.
Sedetik kemudian Aura yang sangat mengerikan seketika itu juga keluar dari dalam bunga teratai, yang membawa Aura kehancuran besar.
Setelah beberapa saat lamanya bunga teratai tiba tiba mengeluarkan aura menakutkan dari dalamnya, hingga pada akhirnya bunga teratai itu perlahan-lahan mulai menghilang menjadi ketiadaan, yang mana bunga teratai itu telah membunuh Oyang Hong dan menghilang bersamanya.
__ADS_1
Dewi Yinzi kemudian menatap seluruh anggota perampok kabut hitam yang telah menjadi patung es, hingga pada akhirnya Sang Dewi memutuskan untuk melenyapkan mereka semua agar area netral perbatasan 2 negara besar, kembali bisa damai seperti sedia kala.
"Meledak...!!"
Setelah berkata seperti itu, seluruh patung es yang jumlahnya ratusan tiba-tiba saja meledak secara bersamaan, hingga ledakan itu menjadi serpihan serpihan kecil es.
Shio Fang hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saat melihat keganasan dari amarah istrinya, dia tak menyangka jika Dewi Yinzi yang terkesan lemah lembut kepribadiannya, bisa sangat mengerikan seperti itu setelah melihat putranya terluka dan tersakiti.
"Putraku Shio Fan Yin begitu sangat beruntung memiliki ibu yang sangat menyayangi dan memperdulikan nya," ucap Shio Fang dalam hati.
Setelah membunuh Oyang Hong, Dewi Yinzi kemudian menuju ke arah Shio Fang sambil berkata. "Kak Shio Fang, bagaimana keadaan Putra kita?" tanya Dewi Yinzi dengan rasa cemas yang terlihat jelas di wajahnya.
Shio Fan Yin walaupun tak memiliki kultivasi namun dia memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat, saat ini keadaannya baik-baik saja dia hanya memerlukan sedikit istirahat agar dapat pulih seperti sedia kala," ucap Shio Fang.
Dewi Yinzi pada akhirnya dapat bernapas dengan lega, saat mengetahui Putra kesayangannya baik-baik saja.
Sedetik kemudian Dewi Yinzi menanyakan keadaan Go Yuan, yang juga telah terluka akibat serangan dari Oyang Hong.
"Keadaan Go Yuan juga baik-baik saja, dan dia juga memerlukan waktu untuk beristirahat karena telah mengkonsumsi obat yang telah kuberikan, Jika dia terbangun nanti keadaannya akan pulih seperti sedia kala," ucap Shio Fang.
Kaisar Xiu Long dan ketua putrinya datang menghadap Shio Fang, ketiganya kemudian menangkupkan kedua tangan dan membukukan badan memberi hormat kepada Shio Fang, mengingat Shio Fang merupakan pemimpin seluruh kekaisaran yang berada di wilayah Surgawi, sebagai pemimpin aliansi kekaisaran yang besar.
"Terimalah hormatku yang mulia Kaisar dan Dewi istana phoenix, maafkan karena aku tak mampu untuk menjaga kedua pangeran dalam menghadapi pemimpin perampok kabut hitam," ucap kaisar api.
Bersambung
__ADS_1