
Dengan bantuan raja belut putih penguasa rawa hitam, Shio Fang dan kelompoknya pada akhirnya tiba di seberang.
Tahap awal kesulitan untuk pergi ke kedalaman hutan gunung Orgy telah dapat teratasi, walaupun pangeran Cin Sha memiliki singa bersayap emas yang dapat membawa mereka dengan mudah menuju ke pedalaman hutan gunung orgy, akan tetapi hal itu tidak dilakukannya mengingat banyaknya binatang Megic terbang yang berada di dalam hutan gunung Orgy, yang memungkinkan mereka di serang dari udara jika melewati udara dengan paksa, dan tentunya hal itu akan membuat kelompok dalam bahaya.
Shio Fang kemudian duduk bersila untuk melakukan meditasi guna mencari tumbuhan obat langka di sekitar area tempat itu dengan kekuatan spiritual yang dimilikinya, karena keadaan hutan yang lebat tak memungkinkan untuk mencari satu persatu tempat di mana tumbuhan obat berada.
Tak lama kemudian kekuatan spiritual Shio Fang melonjak untuk mendeteksi keberadaan bahan bahan obat yang di inginkannya, akan tetapi raut wajah Shio Fang seketika itu berubah saat kekuatan spiritualnya merasakan sesuatu yang sangat kuat yang sangat jauh di pedalaman hutan, dan kekuatan itu seperti memanggil Shio Fang agar dapat pergi kearahnya.
Shio Fang pada akhirnya membuka matanya dan berkata.
"Aku tak bisa merasakan tumbuhan obat yang kita cari berada di tempat ini, karena kekuatan spiritualku terganggu oleh suatu energi yang sangat kuat di depan sana. ada baiknya kita pergi melihat sesuatu yang sangat kuat yang kurasakan itu," ucap Shio Fang.
Wajah pangeran Cin Sha seketika itu berbinar, karena mengetahui jika ada harta karun yang dapat di rasakan oleh Shio Fang.
Pangeran Cin Sha dan putri Cin Cin sama sama menganggukkan kepalanya, dan dengan cepat mereka bertiga melesat dipimpin oleh Shio Fang di depan.
Sepanjang perjalanan pangeran Cin Sha masih memikirkan kekuatan spiritual yang di miliki Shio Fang saat ini, karena sepengetahuan nya kekuatan spritual seorang Alkemis yang dapat membuat pil legendaris berada di tingkat langit meluas, dan jika kekuatan spiritual Shio Fang telah mencapai di tingkat itu maka bisa dikatakan Shio Fang telah mendapatkan keberuntungan dari para Dewa.
"Jangan jangan tingkat spritual Shio Fang telah berada pada tingkat langit meluas, melewati tingkat bumi mendalam dan tingkat resapan awan, dan hampir di bilang dia telah berada di puncak tertinggi tingkat langit meluas itu, sehingga dia dapat mengetahui harta karun yang sulit untuk ditemukan oleh para praktisi hebat yang pernah masuk ke dalam hutan ini".
"Jika memang itu terjadi, maka hal itu merupakan keberuntungan besar bagi Shio Fang, walaupun tingkat kekuatannya saat ini masih di bawah ku akan tetapi untuk menghadapinya akan sangat sulit jika dia memiliki spiritual tingkat langit meluas, karena kekuatan spiritualnya bisa merusak jiwa hingga terpuruk sampai tak bisa berbuat apa apa lagi," gumam pangeran Cin Sha dalam hati.
(Ada 5 tingkat spritual di alam surgawi.
Tingkat bumi mendalam.
Tingkat Meresap awan.
__ADS_1
Tingkat langit meluas.
Tingkat kaisar pelahap kekosongan.
Tingkat kehampaan suci.
Dengan berjalannya novel ini akan kita bahas mengenai ke 5 kekuatan spritual di alam surgawi).
Pada akhirnya Shio Fang dan kelompoknya tiba di sebuah air terjun besar, tempat dimana Shio Fang merasakan kekuatan energi yang sangat kuat dalam perjalanan Spiritualnya baru baru ini.
"Di balik air terjun itu terdapat kekuatan yang sangat kuat sehingga aku dapat merasakannya, akan tetapi kita tidak semudah itu bisa masuk ke dalam sana karena di sana terdapat segel pelindung yang sangat kuat, yang takkan mungkin ditembus oleh kekuatan di tingkat dewa emperor milikmu, dan bahkan pelindung itu bisa memberikan serangan balik yang akan membuat seseorang di tingkat kekuatan alam emperor terluka parah jika memaksakan diri untuk terus masuk ke dalam sana," ucap Shio Fang.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang, tak mungkin kita akan menembus kekuatan spasial itu jika penghalang itu akan memberi kerugian bagi kita," ucap Shio Fang.
Shio Fang sesaat terdiam untuk mencerna keadaan yang ada, daya tarik yang kuat di tubuh nya sehingga mengharuskannya untuk masuk kebalik air terjun membuat Shio Fang semakin sangat penasaran.
Shio Fang sesaat menarik napas dalam dalam merasakan kegelisahan hatinya, akan tetapi rasa penasaran dengan panggilan itu, membuatnya membulatkan tekad untuk masuk ke dalam air terjun, agar dia dapat mengetahui dengan pasti kekuatan besar seperti apa yang telah memanggilnya sebegitu kuat.
"Aku akan tetap masuk kedalam sana," ucap Shio Fang tiba tiba.
"Aku tak ingin kau masuk kedalam sana Shio Fang, kita lebih baik meninggalkan tempat ini dan fokus dengan apa yang telah menjadi tujuan kita ke pegunungan orgy. Aku tak ingin kau terluka dengan memaksakan diri masuk kedalam sana," ucap putri Cin Cin dengan rasa kekhawatiran yang begitu sangat jelas terlihat di wajahnya.
Shio Fang tersenyum sesaat sebelum berkata.
"Aku akan tetap mencoba masuk ke dalam sana, dan jika aku tak bisa menembus penghalang Spasial itu maka aku akan kembali secepatnya".
"Ada baliknya kalian berdua menjaga tubuh kasarku di sini, karena aku akan mencoba masuk dan menembus penghalang spasial itu dengan menggunakan kekuatan spiritual yang dimiliki," ucap Shio Fang.
__ADS_1
Tak ada daya upaya Sang Putri untuk menahan Shio Fang pergi kedalam air terjun itu, kekerasan hati pemuda yang mulai memberikan warna di hatinya tak dapat lagi dicegahnya.
"Aku ingin kau berhati-hati, Jika kau tak mampu untuk menembus penghalang spasial itu maka kau harus cepat kembali," ucap putri Cin Cin.
Shio Fang mengganggukan kepalanya kemudian tersenyum ke arah sang putri. Senyuman Shio Fang dapat sedikit melegakan hati Sang Putri akan kecemasannya kepada Shio Fang.
"Pergilah..., kami berdua akan menjaga tubuh kasarmu di sini," ucap pangeran Cin Sha.
Kembali Shio Fang menganggukan kepalanya dan buru-buru duduk bersila di tempat itu, dan mulai melakukan meditasi.
Di kening Shio Fang terlihat sebuah simbol naga yang melilitkan tubuhnya, simbol itu mengeluarkan cahaya yang menggetarkan jiwa pangeran Cin Sha dan putri Cin Cin.
Tubuh Avatar spiritual Shio Fang tiba-tiba keluar dari tubuhnya, kemudian melesat menuju ke dalam air terjun yang ada di hadapannya.
Pangeran Cin Sha yang melihat sang adik seperti melamun, dengan segera menepuk pundaknya dengan hangat dan berkata.
"Kau tak usah secemas itu kepadanya karena aku yakin tak ada hal buruk yang akan menimpa Shio Fang," ucap Pangeran Cin Sha.
Putri Cin Cin menganggukan kepalanya dan dengan segera membuang jauh-jauh rasa kekhawatirannya terhadap Shio Fang.
Pangeran Cin Sha dapat merasakan jika apa yang menjadi pemikirannya hari-hari belakangan ini terbukti, jika adiknya saat ini telah mencintai Shio Fang.
"Semoga cinta mu tak bertepuk sebelah tangan, karena aku tak ingin melihat kesedihan di hatimu jika cintamu itu tak terbalaskan".
"Aku tak bisa berbuat banyak dalam kisah asmara mu, biar bagaimanapun Shio Fang adalah sahabat sekaligus saudaraku, dan aku tak bisa bertindak tegas akan hal itu untuk memaksakan kehendak jika sampai terjadi Shio Fang tak membalas cintamu," gumam pangeran Cin Sha dalam hati, sambil menatap wajah adiknya penuh arti.
Sementara itu Shio Fang yang berada pada penghalang Spasial yang ada di hadapannya, sedikit memicingkan matanya melihat kekuatan besar pelindung yang ada di hadapannya itu.
"Ini tak mudah, kekuatan Spasial yang melindungi tempat ini sangat kuat, namun demikian aku harus mencobanya Karena aku tahu ada harta karun yang sangat besar peninggalan zaman kuno berada di dalam sana," gumam Shio Fang dalam hati.
__ADS_1
Bersambung.