Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Di istana Athena


__ADS_3

Semua petinggi istana Athena seketika itu juga menjadi sangat terkejut setelah mendengar perkataan dari Dewi Yinzi, dan mau tak mau ratu calista terpaksa harus berlutut di hadapan generasi terakhir pemilik darah murni, Karena semua aturan itu telah ditetapkan dan berlaku turun-temurun di dalam ras peri.


Pangeran Jing Yu yang merasa ketidakadilan telah menimpa dirinya, pada akhirnya berkata.


"Aku takkan pernah mematuhi aturan itu karena diriku yang sekarang ini telah banyak kau curangi, dan untuk itu aku akan menantang Shio Fang dalam sebuah pertarungan," ucapnya.


Setelah berkata seperti itu pangeran Jing Yu kemudian melesat cepat dengan mengepakkan sayap di punggungnya, untuk melakukan serangan mematikan ke arah Shio Fang dengan tinju yang dialiri kekuatan kehancuran di dalam nya.


Dewi Yinzi kemudian berdiri di hadapan Shio Fang dan langsung menutup sayap emasnya, sehingga tinju yang dilepaskan oleh pangeran Jing Yu kini saling berbenturan dengan sayap emas yang dimiliki Dewi Yinzi, yang membuat pangeran Jing Yu terpental mundur ke belakang dibuatnya.


Dewi Yinzi kemudian mengibaskan sayap emasnya dan tiba-tiba saja sinar yang membentuk bulan sabit seketika itu juga menuju ke arah pangeran Jing Yu, yang membuat sang pangeran harus merasakan serangan jarak jauh yang di lepaskan oleh Dewi Yinzi.


Pangeran Jing Yu yang terkena serangan dari dua sinar bulan sabit, pada akhirnya memuntahkan seteguk darah dari dalam mulutnya.


Ratu Calista yang melihat putranya diperlakukan sedemikian rupa di dalam istananya sendiri, menjadi murka dan berteriak lantang.


"Seharusnya keberadaan mu yang sekarang ini telah membuat aib bagi bangsa peri, mengingat kau telah menikah dengan seorang manusia dan melanggar aturan yang telah ditetapkan para leluhur ras peri".

__ADS_1


"Jika kami harus tunduk dan patuh dengan predikat mu sebagai pemilik darah murni, mengapa kami tak bisa melanggar aturan seperti apa yang telah kau lakukan dengan melanggar aturan dari bangsa peri, dan untuk itu kami semua takkan pernah mematuhi aturan dari para leluhur, karena kau sendiri sebagai pemilik darah murni telah melanggarnya".


"Kalian semua tangkap keduanya dan jebloskan ke dalam penjara," perintah ratu calista.


Semua petinggi istana Athena sesaat saling berpandangan satu dengan yang lainnya, Karena pada dasarnya mereka tak ingin melakukan hal buruk pada garis keturunan darah murni, namun teriakan Ratu calista untuk yang kedua kalinya, membuat para petinggi dari istana Athena mau tak mau harus melaksanakan perintah itu, karena yang melakukan perintah itu adalah ratu Calista yang menjadi pemimpin istana Atena.


Penatua Xeng Xu, jendral An Yue dan jendral Ling Shen segera melakukan pergerakan untuk menyerang ke arah Dewi Yinzi dan Shio Fang.


Melihat hal itu Shio Fang yang tadinya diam lantas berkata. "Aku sedari tadi telah diam mendengarkan pembicaraan kalian yang telah meremehkan dan menghinaku, untuk itu aku akan memperlihatkan bagaimana kekuatan seseorang yang telah kalian remehkan itu," ucap Shio Fang.


Shio Fang kemudian mengayunkan tangannya ke depan menuju ke arah ketiga petinggi istana Athena yang menyerangnya, dan seketika itu juga tiga buah teratai yang merupakan inti es lotus surga melesat cepat menuju ke arah ketiga petinggi dari istana Atena.


"Kekuatan di ranah semesta abadi," ucap ketiga praktisi itu secara bersamaan.


Rasa takut dan gelisah kini telah menjadi satu di dalam hati mereka bertiga, karena sebenarnya seorang praktisi yang telah menembus ranah semesta Abadi merupakan praktisi yang tak bisa disinggung keberadaannya, dan bahkan kekuatan yang ada di dalam istana Athena takkan mungkin dapat mengalahkan seorang praktisi yang telah menembus ranah semesta Abadi, hal itu membuat penatua Xuan Xu seketika itu juga langsung menuju ke ketempat Ratu calista untuk mengabarkan apa yang telah terjadi saat ini.


Ratu calista yang saat ini tengah menolong pangeran Jing Yu dengan membawanya menuju ke balai pengobatan istana Athena, begitu sangat terkejut setelah mengetahui jika pemuda yang diremehkannya merupakan seorang praktisi yang telah menembus ranah semesta Abadi.

__ADS_1


"Apa kau tak salah melihatnya paman Xuan Xu?" tanya ratu Calista.


"Aku telah mendeteksi keberadaan kekuatan ranah semesta abadi di dalam tubuh Shio Fang, dan Aku dapat memastikan jika kekuatan itu benar benar merupakan kekuatan semesta abadi," jawab penatua Xuan Xu.


"Celaka hal ini akan menjadi buruk jika Shio Fang benar benar murka dan memusnahkan istana beserta para peri. Ayo paman kita segera kesana," ucap ratu Calista.


Sementara itu tampak terlihat sebuah teratai raksasa dengan pancaran kekuatan pemusnah yang sangat menakutkan, saat ini telah mengambang di udara.


Teratai itu tak lain adalah teratai Nirwana kehancuran besar petir surgawi, yang siap untuk menghancurkan istana Athena saat itu juga.


Dewi Yinzi dengan cepat memeluk tubuh suaminya dari belakang, dan memohon kepadanya agar teratai Nirwana petir surgawi tak diarahkan ke istana Athena, karena jika Shio Fang mengarahkan teratai nirwana petir surgawi ke arah Istana hal itu akan menghancurkan pohon Siglus yang berada di sana, dan tentu saja akan membuat seluruh peri yang ada di tempat itu akan dalam masalah besar.


Ratu Calista begitu sangat terkejut setelah sampai di tempat itu, di mana sebuah teratai raksasa yang telah mengeluarkan aura pemusnahan besar kini siap diarahkan menuju ke istananya, dengan segera ratu Calista menangkupkan kedua tangannya dan memberi hormat kepada Shio Fang, karena sebenarnya ratu Calista tak menginginkan kehancuran ras peri berada di tangannya setelah pohon Siglus yang berada di dalam istana terkena dampak pemusnahan dari teratai raksasa yang tengah mengambang di udara.


"Maafkan aku yang telah melakukan kebodohan meremehkan mu, karena kami semua sebelumnya tak mengetahui jika anda memiliki kemampuan yang dapat memusnahkan ras kami dalam sekejap mata, Sedari itu ijinkan lah aku untuk melakukan kesepakatan kepada dirimu mengenai masalah yang telah terjadi ini," ucap sang ratu.


Shio Fang yang mendengar tangisan Dewi Yinzi di belakangnya pada akhirnya tak tega menurunkan tangan untuk menghancurkan istana Athena, walaupun sebenarnya Shio Fang masih menaruh kekesalan kepada para petinggi dari istana Athena.

__ADS_1


Jika saja saat itu Dewi Yinzi tak meminta untuk menghentikan teratai nirwana petir surgawi, mungkin saat ini istana Athena telah hancur menjadi ketiadaan.


Bersambung


__ADS_2