
Mereka bertiga telah sampai ke halaman depan Asosiasi alkemis yang berada di kota kekaisaran. Asosiasi Alkemis merupakan wadah tempat berkumpulnya para Alkemis hebat di daratan tengah, yang di percaya oleh kaisar istana cahaya ilahi untuk mengadakan kompetisi Alkemis disana.
Semua pemikiran sang kaisar tak lepas dari kemampuan ketua asosiasi Alkemis, yang memiliki kemampuan diatas rata rata praktisi terkuat di daratan tengah.
Yang menjadi ketua Asosiasi tersebut merupakan praktisi Alkemis level 10 yang telah menembus kekuatan ranah tingkat Dewa emperor puncak, yang kemampuannya itu tak dapat diragukan lagi di daratan tengah, dan bisa di katakan kekuatan besar yang di miliki ketua asosiasi Alkemis hanya kaisar istana cahaya ilahi yang mampu menandinginya.
Tingkat kekuatan yang tertinggi itu membuat ketua Asosiasi alkemis begitu sangat di segani dan di hormati di wilayah daratan tengah, dan ketua itu bernama ketua Yunleng.
Shio Fang, ketua Fong ji Ang dan penatua Fong Sha di sambut baik oleh seorang tetua asosiasi Alkemis yang bernama tetua Su Qian, karena mengingat nama besar penatua Fong Sha yang sudah begitu sangat terkenal di daratan tengah.
"Silahkan penatua Fong Sha, anda dan rombongan bisa mengikuti ku untuk menuju ketempat peristirahatan, tentunya anda sudah sangat lelah dengan perjalanan yang sangat jauh menuju ke tempat ini," ucap tetua Su Qian.
Penatua Fong Sha menganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan tetua Su Qian, namun sebelum mereka melangkah pergi tiba tiba saja salah satu anggota Asosiasi alkemis berteriak lantang.
"Utusan dari menara langit tiba..!!"
Seketika itu juga ketua Su Qian menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya ke arah datangnya utusan dari menara lagit.
Tampak seorang pemuda dan seorang wanita muda beserta seorang laki-laki tua yang seluruh rambut di tubuhnya telah memutih semua, berjalan masuk kedalam ruangan itu.
"Selamat datang penatua Mo Shan Huan, tuan muda Mo Xing Tian dan nona muda..."
"Soiling.." timpal penatua Mo Shan huan memperkenalkan wanita yang dibawa bersamanya.
"Nona muda Soiling..., aku akan mengantarkan kalian untuk beristirahat, tentunya perjalanan dari kota awan begitu sangat melelahkan sampai ke tempat ini," ucap tetua Su Qian.
__ADS_1
Penatua Mo Shan huan kemudian menganggukan kepalanya ke tetua Su Qian.
Tetua Su Qian lalu menyuruh salah satu anggota Asosiasi alkemis untuk mengantarkan penatua Fong Sha dan rombongannya ke tempat peristirahatan, sementara tetua Su Qian lebih memilih mengantarkan rombongan penentuan Mo Shan huan untuk menuju ke tempat peristirahatannya.
Sesaat pandangan mata Mo Xing Tian saling beradu dengan mata Shio Fang, hingga rombongan penatua Mo Shan huan berlalu dari tempat itu.
"Penatua Fong Sha, mengapa rombongan dari menara langit begitu di hormati oleh tetua Su Qian, dan membiarkan kita diantar oleh anggota Asosiasi alkemis, bukan kah hal itu membuat kita seperti diremehkan oleh sang tetua," ucap Shio Fang.
"Ceritanya panjang Shio Fang, anak muda itu telah berturut-turut memenangkan kompetisi di dataran tengah, dan Asosiasi alkemis telah meminta anak muda itu agar dapat menjadi bagian dari Asosiasi Alkemis agar dapat mengembangkan bakat dan kemampuannya menjadi hebat lagi".
Tujuan Asosiasi merekrut mo Xing Tian tentunya akan membuat asosiasi alkemis semakin kuat dekat bakatnya itu, namun sayang pemuda itu tak menginginkan untuk bergabung dengan asosiasi Alkemis, dan dia lebih memilih untuk tetap berada di menara langit, hingga sampai saat ini Asosiasi alkemis masih berharap pemuda itu mau bergabung dengan Asosiasi alkemis".
"Harus kau ketahui Shio Fang..., untuk masuk ke dalam keanggotaan asosiasi Alkemis walaupun hanya menjadi seorang tanpa kedudukan, tak semudah seperti membalikan telapak tangan, akan banyak kesulitan untuk dapat menjadi keanggotaan Asosiasi alkemis karena asosiasi Alkemis memiliki prioritas orang-orang jenius dalam bidang Alkemis," jawab penatua Fong Sha.
Kini Shio Fang telah mengetahui mengapa rombongan dari menara langit begitu sangat di hormati oleh tetua Su Qian, semua itu karena bakat dari anak muda yang bernama Mo Xing Tian, yang telah menjadi alkemis tingkat 8 di usia muda, walau pun demikian apa yang di lakukan tetua Su Qian tetap membuat kekesalan di hari Shio Fang.
Di dalam bangunan besar itu terdapat ruang utama, dan juga terdapat lima kamar kosong dan satu tempat untuk melakukan pelatihan.
Shio Fang begitu puas dengan tempat peristirahatan yang di berikan kepada rombongannya, dan tentu saja hal itu sedikit membuat kekesalan yang dirasakan Shio Fang atas perlakuan yang membeda-bedakan dari tetua Su Qian pada rombongannya sedikit berkurang.
Setelah beristirahat selama semalam, utusan dari Asosiasi datang untuk mengabarkan jika ketua Asosiasi Alkemis mengundang penatua Fong Sha dan rombongan, agar dapat mengikuti perjamuan siang nanti, dan Penatua Fong Sha mengiyakan undangan itu.
Siang hari penatua Fong Sha datang memenuhi undangan dari ketua Asosiasi Alkemis, mereka tiba di sebuah gedung besar dan disambut dengan ramah oleh anggota Asosiasi alkemis yang berada di depan gedung.
"Silahkan penatua Fong Sha, ketua Yunleng dan beberapa praktisi penting di daratan tengah, telah menunggu Anda di dalam sana," ucap seorang anggota Asosiasi Alkemis.
__ADS_1
Penatua Fong Sha bersama rombongannya masuk ke dalam gedung itu, terlihat ketua Asosiasi duduk di singgasananya, dengan banyak para praktisi Alkemis yang telah mengikuti perjamuan itu.
Ketua Yunleng tanpa berdiri mempersilahkan penatua Fong Sha untuk duduk dan mengikuti perjamuan makan siang itu.
"Silahkan penatua dan rombongan menikmati sajian alakadarnya ini, anggap saja jika hari ini merupakan hari baik bagi kita semua karena dapat berkumpul di tempat ini," ucap ketua Yunleng.
"Terimakasih atas jamuannya ini ketua," jawab penatua Fong Sha.
Tak lama kemudian rombongan dari menara langit tiba. Melihat akan hal itu ketua Yunleng kemudian bangkit berdiri dan mempersilahkan rombongan itu untuk duduk di tempat khusus yang telah disediakan.
Shio Fang benar-benar kesal melihat akan hal itu, karena ketua Asosiasi Alkemis terkesan membeda-bedakan para tamu undangannya.
Tiba tiba beberapa rombongan datang ketempat itu, yang membuat semua mata teralihkan kepadanya.
Ketua sekte langit surgawi dan rombongannya, ketua sekte kabut surgawi dan rombongannya, serta ketua sekte awan surgawi dan rombongannya juga tiba memenuhi undangan di dalam perjamuan makan siang itu.
Yasmin yang merupakan Putri dari ketua Sekte kabut surgawi yang juga ikut dalam rombongan sekte kabut Surgawi, tampak sangat senang saat melihat Shio Fang berada di dalam ruangan perjamuan, matanya tak henti-hentinya menatap ke arah Shio Fang yang membuat ketua sekte kabut Surgawi langsung menegurnya.
"Kau merupakan pewaris yang akan menggantikanku sebagai ketua sekte kabut Surgawi di masa depan, Aku tak ingin kau mempermalukanku dengan terus menerus melihat ke arah Shio Fang seperti itu, dan satu hal lagi Aku masih mempunyai urusan dengan Shio Fang, karena hilangnya jenius sekte yang mengantarkan kalian berdua ke istana cahaya surgawi waktu itu, masih belum terungkap dan aku pasti akan mempertanyakan hal itu kepadanya," ucap ketua sekte kabut surgawi.
"Baik ayah...," jawab Yasmin dengan kegudahan hatinya saat ayahnya ingin menanyakan kepada kepada Shio Fang tentang jenius sekte yang telah di bunuhnya bersama Shio Fang.
Tak lama kemudian ketua Yunleng berdiri dari duduknya, kemudian diapun berkata.
"Terimakasih karena para tamu undangan telah memenuhi perjamuan makan hari ini, Kaisar Cin Yang dan putra mahkota tak sempat hadir mengikuti perjamuan makan, karena masih ada urusanmu istana yang tak dapat ditinggalkan," ucap ketua Yunleng.
__ADS_1
Bersambung