
Shio Fang menghentikan pengejarannya saat melihat anggota klan Xia bertemu dengan seorang wanita, karena penasaran Shio Fang mencari tau apa yang di bicarakan oleh anggota klan Xia.
"Nona muda Xia yi..., apa yang kau lakukan di dalam hutan ini?" tanya Senior klan yang menjadi ketua di dalam kelompok itu.
Wanita itu panik dan terlihat ada kecemasan di raut wajahnya, yang membuat ketua kelompok itu segera menyuruh anggotanya untuk mengepung Xia yi.
"Aku tau kau yang telah menyelamatkan pemuda itu, dan kau harus mempertanggung jawabkan nya di hadapan ketua klan," ucap ketua kelompok kemudian mengangkat tangannya keatas sebagai isyarat jika anggotanya segera meringkus Xia yi.
Melihat para senior klan menyerangnya, Xia yi kemudian melakukan perlawanan dengan mengeluarkan pedang dari dalam cincin ruangnya.
Dari kejauhan pangeran Cin Sha dapat mendengar adanya suara pertarungan, suara pedang yang saling berbenturan begitu sangat jelas terdengar di telinganya, sehingga membuat pangeran Cin Sha segera melesat menuju ke arah sumber suara pertarungan.
Melihat wanita yang menolongnya tengah bertarung dengan beberapa orang laki laki, seketika itu juga dia masuk kedalam pertarungan dan mulai membantu Xia yi menghadapi kelompok klan Xia.
Tentu saja kehadiran pangeran Cin Sha ditempat itu membuat ketua kelompok geram, karena mengetahui jika wanita yang merupakan anggota klannya sendiri telah berkhianat, dengan menyelamatkan pemuda yang merupakan musuh besar klannya.
Mengetahui hal itu ketua kelompok segera menyuruh anggotanya untuk memusatkan penyerangan kepada pangeran Cin Sha, jika perlu membunuhnya.
Pertarungan terjadi dengan sengit, walaupun kalah jumlah semua anggota dari klan Xia bukanlah lawan yang sulit bagi pangeran Cin Sha, sehingga dalam tempo singkat seluruh anggota klan Xia telah terkapar di tanah akibat serangan yang di lakukan pangeran Cin Sha ke padanya.
"Aku mohon padamu untuk tak membunuh anggota klan ku, dan ku harap kau memenuhi permintaanku ini," ucap Xia yi.
Sesaat pangeran Cin Sha menatap kearah Xia yi, kemudian diapun berkata.
"Baiklah jika itu keinginanmu," jawab pangeran Cin Sha.
Mendengar permintaannya di penuhi pangeran Cin Sha, Xia yi pada akhirnya berpamitan dan melesat pergi meninggalkan anggota klannya yang masih tergeletak di tanah.
__ADS_1
Shio Fang yang melihat semua kejadian itu dari kejauhan, merasa heran dengan sikap pangeran Cin Sha yang saat ini malah menuju ke klan Xia.
"Jangan jangan pangeran Cin Sha telah jatuh hati pada wanita dari klan Xia itu, ini merupakan hal buruk jika sampai itu terjadi karena adanya citra buruk sang pangeran di mata para petinggi klan Xia, ditambah lagi aku telah membunuh penatua klan dan melukai seluruh praktisi kuat yang berada di klan Xia," batin Shio Fang.
Shio Fang kemudian menyusul kepergian pangeran Cin Sha menuju ke klan Xia, sengaja Shio Fang menjaga jarak agar dapat mengetahui apa yang akan dilakukan sang pangeran di sana.
Xia yi kini berada di depan gerbang klan, dia tak bisa masuk ke dalam klan karena ada segel pembatas yang menutupi area klan.
Xia yi berteriak keras agar dia dapat masuk kembali ke dalam kalan Xia, akan tetapi tak ada satupun anggota klan yang memberi celah pada segel pembatas, agar dia dapat masuk ke dalam klan.
Tiba tiba Xia Chen muncul di depan gerbang sambil menatap tajam kearah Xia yi.
"Kak..., tolong buka segel ini karena aku ingin masuk kedalam klan," ucap Xia yi.
"Xia yi aku telah menduga sebelumnya jika kau telah berkhianat pada klan, kau tak layak untuk bersama klan Xia lagi walaupun kau adalah adik tiriku sendiri," jawab Xia Chen.
Akan tetapi langkahnya terhenti saat sebuah tangan telah memegang pundaknya. "Kita tak usah ikut campur dengan urusan keluarga Xia, biarkan lah mereka yang menyelesaikannya sendiri karena kita masih mempunyai urusan lain".
"Cin Sha..., beberapa hari lagi akan ada pendaftaran di Guild Alkemis untuk sebuah turnamen Alkemis, dan aku ingin mengikutinya jika kita masih berada di sini untuk ikut campur dengan urusan keluarga klan Xia, di takutkan kita akan terlambat mendaftarkan diri dalam turnamen itu," ucap Shio Fang.
Mendengar perkataan Shi Fang, pada akhirnya pangeran Cin Sha mengurungkan niatnya untuk bertarung dengan Xia Chen, dia lebih memilih mengikuti Shio Fang ke guild Alkemis.
"Cepat atau lambat aku pasti akan menghabisimu," ucap pangeran Cin Sha sambil menatap tajam kearah Xia Chen yang masih berdebat dengan Xia yi.
Setelah singa bersayap membawa mereka kembali ke kota langit surgawi, maka hari itu juga keduanya menuju ke guild Alkemis.
Keduanya masih melakukan penyamaran agar tak di ketahui oleh orang orang yang pernah bermasalah dengan mereka berdua.
__ADS_1
Shio Fang dan pangeran Cin Sha kemudian mendaftarkan diri dengan nama Fang Shio dan Sha Cin, setelah itu mereka berkumpul dengan para praktisi Alkemis lain yang juga akan ikut di dalam turnamen Alkemis yang di adakan, sambil menunggu pengarahan lebih lanjut dari ketua panitia penyelenggara turnamen.
Shio Fang yang menyandarkan tubuhnya di sebuah batang pohon rindang yang ada di halaman guild Alkemis, dikejutkan dengan penampakan sosok wanita yang sangat di kenalnya, Shio Fang kemudian membisikkan sesuatu di telinga pangeran Cin Sha.
"Sepertinya wanita pujaan hatimu juga mengikuti turnamen Alkemis, coba kau lihat kesana bukan kah itu wanita dari klan Xia," ucap Shio Fang.
Pangeran Cin Sha mengedarkan pandangannya sesuai arahan Shio Fang, dan pada akhirnya matanya terfokus pada sesosok wanita cantik tengah menyendiri.
Pangeran Cin Sha kemudian menatap kearah Shio Fang dengan tatapan yang sangat sulit di artikan, Shio Fang yang di tatap sedemikian rupa lantas berkata.
"Kau tunggu apa lagi, cepat datangi dia dan ungkapkan perasaanmu padanya," ucap Shio Fang.
"Buk..."
Sebuah tinju mendarat telak di tubuh Shio Fang. "Awas kau...!!, aku akan menghajar mu lebih keras dari ini," ucap pangeran Cin Sha dengan senyum di bibirnya kemudian berjalan menuju kearah Xia yi.
"Dasar kau...!!" ucap Shio Fang sambil tertawa melihat pangeran Cin Sha yang terus berjalan kearah Xia yi.
Pangeran Cin Sha berjalan santai mendekati Xia yi, dan betapa terkejutnya Xia yi saat melihat pemuda yang sangat di kenalnya walaupun dalam wujud penyamarannya, telah berada di dekatnya.
"Kau juga mengikuti turnamen Alkemis ini?, namaku Sha Cin," ucap pangeran Cin Sha.
"Benar.., aku juga mengikuti turnamen ini karena dengan mengikuti turnamen ini aku dapat mengeluarkan bakatku dalam bidang Alkemis, namaku Xia yi," jawabnya.
Perbincangan diantara keduanya semakin lama semakin menunjukkan keakraban, Xia yi juga menceritakan jika dirinya telah diusir dari kelan karena telah menolong pangeran Cin Sha.
Dan tentu saja hal itu membuat pangeran Cin Sha sangat bersalah, karena demi menyelamatkan Xia yi akhirnya di usir dari klannya sendiri.
__ADS_1
Bersambung.