
Segel darah seketika itu berubah menjadi 3 sosok mahluk yang menyerupai Yunming, hanya yang membedakannya tubuh ketiga sosok itu berwarna merah darah namun kekuatan ketiga replika itu memiliki kekuatan yang sama dengan kekuatan yang dimiliki Yunming.
Menghadapi 4 sosok yang memiliki kekuatan yang sama, membuat Shio Fang seketika itu juga sangat kwalahan menghadapinya.
Shio Fang begitu sangat kebingungan memikirkan cara untuk mengarahkan kekuatan inti angin misterius kearah tubuh Yunming yang asli, karena ketiga replika itu selalu menghalang halanginya dalam menyerang tubuh Yunming yang asli.
Di dalam kebingungannya itu Shio Fang berfikir untuk menghabis ketiga sosok replika tubuh Yunming, setelah ketiga sosok replika itu musnah Shio Fang akan menyerang tubuh aslinya dengan kekuatan inti es lotus surga untuk mengakhiri pertarungan yang terjadi.
Shio Fang kemudian mengarahkan kekuatan besar inti angin misterius ke pada ketiga replika tubuh Yunming, sehingga ketiga tubuh itu hancur seperti ke cabik cabik menjadi serpihan-serpihan kecil tubuhnya.
Shio Fang begitu sangat terkejut melihat tubuh replika yang telah hancur itu, kini berubah menjadi kabut berwarna merah yang membentuk kembali ketiga replika tubuh Yunming.
Apa yang kini menjadi rencananya harus gagal karena hal itu, yang membuat Shio Fang kembali memikirkan cara untuk mengalahkan Yunming.
Sementara itu semua petinggi sekte darah surgawi yang melihat secara langsung pertarungan itu, begitu sangat terkejut dan tak menyangka jika Shio Fang dapat membuat Yunming harus mengeluarkan kekuatan terkuatnya, dalam memenangkan pertarungan di atas arena batu.
Tampak senyum kepuasan tetua Yunqing saat melihat Shio Fang begitu sangat terpuruk akan serangan serangan cepat yang di lakukan ketiga replika tubuh putranya kembali, hingga pada akhirnya tawa kecil terdengar dari mulutnya setelah salah satu replika tubuh Yunming berhasil bersarang telak kedada Shio Fang, yang membuat Shio Fang harus terseret beberapa meter ke belakang dengan meningkatkan jejak kaki di atas arena batu.
"Kau tak akan pernah mampu untuk mengalahkan putraku, karena tingkat kekuatanmu masih berada jauh di bawah Yunming," gumam tetua Yunqing dengan senyum kepuasan di wajahnya.
Sementara itu di atas arena batu, Yunming tak lagi memikirkan mengenai kesepakan 10 pertukaran yang telah di sepakati bersama, yang ada di dalam pikirannya saat ini bagaimana Shio Fang dapat dibinasakan dalam pertarungan itu, mengingat Shio Fang merupakan duri penghalang diantara hubungannya dengan Yunmei.
Melihat kesepakatan 10 pertukaran telah dilanggar oleh Yunming, membuat tetua Yunmoya tergerak hatinya dengan melangkah kearah ketua sekte dan berkata. "Ketua jika Yunming menyerang Shio Fang dengan menggunakan segel kutukan darah, bukankah hal itu telah menyalahi kesepakatan yang ada.
"Ketua saat ini mereka telah melakukan 10 pertukaran pukulan, apakah tidak sebaiknya kita menghentikan pertarungan ini?" tanya sang tetua.
"Tetua Yunmoya.., jika dalam 10 pertukaran Shio Fang tak dapat di kalahkan, bukankah hal itu akan membuat wajah sekte darah surgawi tercoreng, aku rasa biarkan saja putraku menuntaskan pertarungan ini," timpal ketua Yunqing tiba tiba.
"Tetua Yunqing..., apakah dengan melanggar kesepakatan yang ada, bukankah hal itu tambah mencoreng muka sekte langit surgawi?" tanya tetua Yunmoya.
"Tetua Yunmoya, sepertinya kau sangat membela pemuda itu, kau saat ini merupakan petinggi sekte darah surgawi, seharusnya kau mendukung anggota sektemu yang tengah bertarung untuk memberikan wajah di hadapan Shio Fang," jawab tetua Yunqing dengan penekanan di perkataannya.
Tetua Yunmoya begitu sangat geram mendengar jawaban tetua Yunqing yang seperti tak menghargainya sebagai wakil ketua sekte, akan tetapi sebelum tetua Yunmoya melakukan tindakan, ketua sekte seketika itu menengahi pertikaian yang ada.
"Kalian berdua bukan anak kecil lagi, bukankah hal ini bisa di selesaikan dengan kepala dingin".
"Aku ingin pertarungan ini tetap di lanjutkan karena aku ingin melihat kualitas Yunming yang merupakan jenius sekte kita saat menghadapi praktisi yang setingkat dengannya".
"Dalam masalah ini Shio Fang telah melewati 10 pertukaran pukulan dengan Yunming, dan tentunya dia telah memenangkan kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya," ucap ketua sekte.
Mendengar perkataan ketua sekte membuat tetua Yunmoya tak melanjutkan pertikaiannya dengan tetua Yunqing, walaupun dia tau jika hasil akhir dari pertarungan ini pasti akan ada salah satu praktisi yang akan di rugikan.
Pertarungan antara Yunming dan Shio Fang telah melewati batas kesepakan, akan tetapi para petinggi sekte tak juga menghentikan pertarungan yang membuat Shio Fang merasa heran dan geram.
Mengetahui jika dirinya telah dipermainkan dalam sebuah kesepakatan, hal itu membuat amarah Shio Fang seketika itu memuncak dan ingin menghabisi Yunming dengan kekuatan teratai malapetaka surga.
"Aku tak bisa terus-terusan seperti ini, kekuatan Yunming dan ketiga replikanya lambat laun pasti akan menghabisiku, untuk itu jangan salahkan aku jika harus menggunakan kekuatan teratai mala petaka surga dalam menghabisimu," ucap Shio Fang dan langsung mengeluarkan kekuatan inti es lotus surga di tangan kirinya, dan inti angin misterius di tangan kanannya untuk menggabungkan kedua elemen yang berbeda itu menjadi satu kekuatan pemusnah bernama teratai petaka surga.
Keluarnya kekuatan inti es lotus surga bersamaan dengan keluarnya inti angin misterius, membuat arena batu seketika itu juga diselimuti salju dan angin kencang.
Semua petinggi sekte darah surgawi seketika itu tercengang melihat jika Shio Fang mampu menguasai dua elemen yang berbeda, sehingga membuat mereka semua langsung berdiri dari tempat duduknya untuk memastikan hal itu.
Penggabungan dua elemen membentuk sebuah bunga teratai malapetaka surga yang kini melayang di atas telapak tangan Shio Fang, yang membuat ketiga replika Yunming terseret beberapa meter ke belakang akibat efek kekuatan dorong dari bunga teratai malapetaka surga yang berada di telapak tangan Shio Fang.
Melihat kekuatan besar yang ada pada Shio Fang, membuat Yunming buru-buru menggigit jari telunjuknya dan menjentikkan darah segar ke arah ketiga replika tubuhnya.
Ketiga replika tubuh Yunming seketika itu bergabung menjadi satu, yang membuat panas yang sangat tinggi langsung menyelimuti tubuh replikanya yang terlihat lebih besar dari sebelumnya.
Shio Fang tak berkata apa apa lagi, tubuhnya langsung bergerak cepat dan menghantamkan bunga teratai petaka surga ke arah Yunming.
__ADS_1
Yunming merasakan kekuatan pemusnah yang sangat besar kini menuju ke arahnya, seketika itu langsung mengarahkan replika tubuhnya untuk menghadang serangan kuat yang dilakukan Shio Fang.
Replika itu kini berhadapan dengan teratai malapetaka surga, tak lama kemudian dari tangan replika tubuh Yunming mengeluarkan segel penghancur diri, yang membuat replika tubuh Yunming membengkak dan langsung meledak seketika itu juga.
Ledakan yang tercipta membuat sebuah gelombang kejut berbentuk cincin yang mengedar ke segala arah, yang membuat area sekitar tempat itu menjadi bergetar hebat akibat ledakan yang terjadi.
Energi besar dari ledakan replika tubuh Yunming, tak membuat teratai petaka surga tergoyahkan, teratai itu tetap melesat cepat kearah Yunming seperti tubuh Yunming telah terkunci dan menjadi target incaran teratai petaka surga.
Yunming segara mengaktifkan segel di tangannya, sehingga
kabut racun hasil ledakan yang tercipta dari replika tubuhnya, berkumpul menjadi satu dan langsung menuju ke arah teratai malapetaka surga dan membungkusnya.
Akan tetapi aura dingin yang sangat kuat seketika itu juga membekukan seluruh kabut beracun, hingga kabut beracun itu berjatuhan ketanah menjadi debu es.
Badai angin salju seketika itu menyelimuti sekte darah surgawi dengan di iringi kilatan petir yang bergemuruh di langit, hingga membuat area sekte darah menjadi mencekam.
Shio Fang yang telah menggabungkan inti es lotus surga dan inti angin misterius untuk pertama kalinya, begitu sangat terkejut merasakan kekuatan pemusnah di dalam serangannya itu.
Saking besarnya kekuatan pemusnah di dalam teratai petaka surga, membuat Shio Fang kehilangan kontrol akan teratai petaka surga.
Serangan yang telah menghabiskan hampir setengah energi di tubuhnya, membuat Shio Fang hanya bisa memandangi kepergian teratai petaka surga yang menuju kearah Yunming, tanpa dia bisa mendapatkan kontrol dari kekuatan besar yang di lepaskan nya itu.
"Aku perlu berlatih lagi untuk dapat mengontrol kekuatan pemusnah teratai petaka surga, jika tidak di masa depan kekuatan pemusnah teratai petaka surga akan membunuh banyak orang yang tak bersalah, karena aku kehilangan kendali akan keberadaannya," gumam Shio Fang.
Wajah Yunming menegang mengetahui jika kekuatan terkuatnya mampu dipatahkan oleh teratai petaka surga, yang membuatnya seketika itu juga langsung memadatkan energi tubuhnya dan menyalurkan ke tangan kanannya.
"Aku tak mungkin akan kalah darimu, aku pasti akan memenangkan pertarungan ini," gumam Yunming kemudian melesat ke depan dan menghantamkan tinjunya ke arah bunga teratai petaka surga.
Tinju iblis darah kembali dikerahkan Yunming untuk menghalau serangan teratai petaka surga yang menuju kearahnya, akan tetapi sebelum dua kekuatan saling bertemu tiba-tiba saja sesosok lelaki tua telah berada di tengah-tengah mereka yang tengah bertarung.
Energi yang keluar dari tubuhnya seketika itu membuat udara terdistorsi, hingga kehampaan tercipta di tempat itu. (Terdistorsi merupakan perubahan bentuk asli ke bentuk lain yang tak dikenali, sesuai keinginan seorang praktisi ahli kuat).
Pergerakan Yunming seketika itu terhenti akibat udara yang terdistorsi, dan dengan lembut lelaki tua itu menggerakkan tangannya kearah Yunming, hingga tubuh Yunming terhempas keras keatas panggung batu.
Aura kuat ditubuh laki laki tua itu dapat menahan laju teratai petaka surga, dan mengarahkannya menuju ke arah robekan hitam di udara, hingga teratai salju perlahan lahan menuju kearah celah hitam tersebut.
Setelah teratai petaka surga masuk kedalam celah hitam, laki laki tua itu buru buru menutupnya kembali sehingga teratai petaka surga menghilang dan berada di dimensi lain.
Badai angin salju di sertai gemuruh petir menghilang dari tempat itu, bersamaan hilangnya teratai pemusnah yang di lepaskan oleh Shio Fang.
Tampak laki laki tua yang tak lain adalah penatua Yunhong, kini bisa bernapas dengan lega karena teratai pemusnah yang di lepaskan Shio Fang telah menghilang.
"Seandainya teratai pemusnah itu tak dapat ku singkirkan maka sekte darah pasti dalam bahaya besar, kekuatan dua elemen di dalam teratai begitu sangat hebat karena dapat melukaiku yang telah menembus ranah tingkat semesta," gumam penatua Yunhong.
Sang penatua kemudian menyalurkan energi terkuat yang dimilikinya ke arah kedua tangannya yang saat ini telah mati rasa, agar racun es yang berada di dalam tangannya itu dapat di keluarkan olehnya.
"Untung saja racun es ini dapat ditekan keluar oleh kekuatan energi murniku, jika tidak aku pasti akan merasa malu jika harus meminta Shio Fang untuk membantuku mengeluarkan racun tersebut," gumam penatua Yunhong.
Setelah menstabilkan tubuhnya dan menguasai keadaan, penatua Yunhong menyuruh Shio Fang untuk menghentikan pertarungannya.
Akan tetapi suara Yunming yang tak mengakui kekalahannya tiba-tiba saja menggema di arena batu.
"Shio Fang aku belum kalah .., jika bukan karena penatua Yunhong yang memisahkan pertarungan kita, aku pasti akan mengalahkanmu," ucapnya.
"Yunming kau harus mengakui kekalahanmu bukankah kita telah menyepakati jika kita akan bertarung hanya 10 pertukaran, akan tetapi kenyataan yang ada kita telah melakukan ratusan kali pertukaran, apakah sekte darah memang tak memiliki kemampuan menjunjung tinggi sebuah kesepakatan? Tanya Shio Fang.
Ketua sekte kemudian melesat keatas arena batu sambil berkata.
"Shio Fang..., dari 10 pertukaran yang disepakati bersama telah kau lewati, dan tentunya kau telah memenangkan pertarungan ini".
__ADS_1
"Aku pribadi sengaja tak menghentikan pertarungan yang terjadi karena aku ingin melihat potensi yang dimiliki Yunming, saat menghadapi praktisi yang kekuatan dan kemampuan setingkat dengannya. Shio Fang..., aku mewakili para petinggi sekte darah surgawi meminta maaf akan hal itu," ucap ketua sekte.
Shio Fang kini memahami mengapa kesepakatan yang terjadi seperti tak dihiraukan, semua itu karena ketua sekte dan para petingginya ingin melihat potensi Yunming sebagai jenius sekte, saat menghadapi dirinya yang juga merupakan praktisi di kelas dewa saint.
"Ketua sekte...., untuk apa kau meminta maaf kepadanya yang akan membuat reputasi mu menjadi rendah di matanya. Aku tak mungkin dikalahkan oleh Shio Fang jika bukan karena penatua Yunhong hadir dan memisahkan pertarungan kami berdua".
"Jika saat itu penatua Yunhong tak menghempaskan tubuhku ke arena batu, mungkin Saat ini Shio Fang telah berada di balai pengobatan sekte dengan luka-luka parah di tubuhnya," ucap Yunming.
"Yunming omong kosong apa yang kau bicarakan?, Jika saja teratai pemusnah meledak saat itu, maka kehancuran sekte darah pasti akan terjadi dan korban nya pun akan bergelimpangan di mana-mana. Untung saja aku berhasil mengirim teratai itu ke dimensi lain, sehingga ledakan takkan pernah terjadi di sekte darah!!".
"Ini merupakan kecerobohan mu sebagai pemuda terbaik yang ada di sekte darah, dengan selalu meremehkan seseorang sehingga membuatmu besar kepala".
"Jika saat itu aku tak menghalau teratai pemusnah dari Shio Fang, mungkin saat ini kau hanya tinggal nyawa karena kekuatan besar yang terkandung di dalam teratai pemusnah itu, mampu untuk menandingi kekuatan hebat yang dimiliki seorang praktisi ahli di tingkat ranah dewa emperor," ucap penatua Yunhong yang membuatnya diam seribu bahasa.
"Shio Fang saat ini kau bebas untuk pergi dari sekte darah, jika ada yang mencoba untuk menahanmu walaupun itu seorang petinggi sekte darah, maka orang tersebut akan menghadapiku," ucap penatua Yunhong.
Shio Fang segera menangkupkan tangannya dan memberi hormat kemudian berkata. "Terimakasih atas bantuan anda penatua," jawabnya.
Setelah berkata seperti itu Shio Fang tak menghiraukan semua tatapan mata yang memandanginya, dia tetap memantapkan langkahnya untuk pergi meninggalkan sekte darah hari itu juga.
Yunmei yang melihat kepergian Shio Fang dengan terburu-buru, segera berlari mengejarnya di bawah tatapan mata penuh amarah dari pemuda jenius sekte darah.
"Shio Fang maafkan semua ketidaknyamanan selama kau berada di sekte darah, Jika kau akan pergi hari ini maka aku akan mengantarmu sampai ke depan pintu gerbang," ucap Yunmei.
"Kau tak usah mengantarkanku sampai ke sana, karena hal itu akan membuat masalah baru antara dirimu dan Yunming. Ada baiknya kau memperbaiki kembali hubunganmu dengannya, jangan cuma karena aku berada di sini hubunganmu harus renggang dengannya," jawab Shio Fang.
Yunmei mendengus kesal mendengar perkataan Shio Fang, yang telah membuatnya seperti wanita yang suka berganti dan menyakiti pasangannya.
Yunmei kemudian menyerahkan sebuah pil berwarna putih ke tangan Shio Fang, kemudian dia pun berkata.
"Pil itu dapat membuat energi tubuhmu yang terkuras dapat pulih dengan cepat, satu hal yang perlu kau ketahui Shio Fang...., aku tak pernah memiliki ikatan ataupun hubungan khusus dengan Yunming, karena aku tak memiliki perasaan sedikitpun kepadanya".
"Seharusnya kau bisa peka dengan perkataanku ini, siapa yang sebenarnya telah berada di hatiku," jawab Yunmei kemudian melesat pergi meninggalkan Shio Fang.
Shio Fang hanya dapat memandang kepergian Yunmei darinya, setelah itu dia pun kembali melanjutkan perjalanannya untuk meninggalkan sekte darah surgawi menuju ke asosiasi alkemis.
Shio Fang melesat secepat menembus lebatnya hutan dengan panduan peta yang ada di dalam genggaman tangannya, hingga dalam beberapa hari perjalanan dia pun akhirnya sampai di asosiasi Alkemis.
Shio Fang mencari keberadaan putra mahkota di sana, akan tetapi putra mahkota dan seluruh keluarganya telah kembali ke istana cahaya ilahi.
Setelah beberapa saat berada di asosiasi alkemis, Shio Fang kembali melanjutkan perjalanannya menuju istana kekaisaran.
Kini Shio Fang telah berada di gerbang utama istana, dan berkata pada prajurit penjaga Jika dia ingin bertemu dengan putra mahkota.
Melihat penampilan Shio Fang yang tak seperti layaknya seorang tamu penting bagi putra mahkota, membuat pemimpin penjaga berkata.
"Putra mahkota tak dapat ditemui karena dia tengah berkabung atas kematian permaisuri, Aku minta kau segera pergi dari tempat ini dan datang lah di lain kesempatan," ucapnya.
Shio Fang begitu sangat terkejut mendengar perkataan dari pemimpin penjaga gerbang jika permaisuri telah mati, dan tentunya hal itu akan membuat masalah baru bagi hubungan baiknya dengan putra mahkota, karena permintaan putra mahkota waktu itu untuk menyembuhkan permaisuri, baru bisa ditepatinya hari ini.
Shio Fang yang merasa sangat bersalah, ingin segera menemui putra mahkota untuk menjelaskan semua masalah yang telah terjadi, mengapa dirinya terlambat untuk menemui permaisuri.
"Aku tetap ingin menemui putra mahkota dan kuharap para penjaga semua dapat membukakan pintu gerbang ini bagiku," ucap Shio Fang.
"Sudah kukatakan jika saat ini putra mahkota tak bisa diganggu, tunggulah sampai putra mahkota telah puas dengan rasa bergabungnya itu, maka aku akan senang hati membukakan pintu gerbang ini agar kau dapat menemui putra mahkota," ucap pemimpin penjaga gerbang.
Shio Fang berfikir sesaat untuk dapat masuk ke dalam gerbang istana yang tertutup di hadapannya, dan dia pun pada akhirnya mengingat kembali token emas milik putra mahkota.
Shio Fang kemudian menunjukkan token emas itu kepada pemimpin penjaga gerbang, yang membuat pemimpin penjaga gerbang langsung bereaksi dengan menangkupkan kedua tangannya ke arah Shio Fang, yang di ikuti oleh seluruh anggota prajurit penjaga gerbang.
__ADS_1
"Tuan muda maafkan kami semua yang terjadi karena kami tak mengetahui keberadaan anda yang begitu sangat penting di mata putra kota, sedari itu aku sendiri yang akan mengantarkan tuan muda untuk menemui putra mahkota di kediamannya.
Bersambung