
Raungan binatang buas leopard api terus menggema dari dalam hutan, membuat Yuya dan kelompoknya semakin mempercepat perjalanannya menuju keluar dari dalam hutan larangan.
Namun Yuya dan ke 20 praktisi yang bersamanya begitu sangat terkejut saat melihat celah pada segel formasi yang diciptakannya telah menghilang, dan saat ini berganti dengan segel formasi yang baru yang menutupi celah untuk keluar dari dalam hutan larangan.
Kepanikan kemudian melanda kelompok itu mengingat segel formasi yang tercipta dari celah yang sebelumnya terbentuk begitu sangat kuat, dan bahkan ke-20 praktisi tak mampu untuk menghancurkan segel formasi itu.
Tiba tiba seorang pemuda telah berdiri di luar segel formasi, dan mereka semua dapat mengetahui jika pemuda itu adalah Shio Fang.
"Ba..ba..bagaimana Shi...Shio Fang masih hidup...," ucap putri Liuyinzi terbata bata saat melihat Shio Fang berdiri di depan sana.
Yuya dan ke 20 praktisi saat ini tak percaya dengan apa yang dilihatnya, karena beberapa waktu yang lalu mereka semua telah melihat leopard api telah menghabisi Shio Fang.
Shio Fang tersenyum saat melihat kepanikan di wajah mereka semua, sedetik kemudian Shio Fang kemudian berkata.
"Kalian semua terlalu meremehkan ku, dan saat ini aku akan melihat bagaimana kalian akan menghadapi binatang buas leopard api," ucap Shio Fang.
"Shio Fang hancurkan formasi segel yang kau buat ini dan hadapi aku jika kau memang seorang kesatria," teriak Yuya dengan penuh amarah.
Shio Fang sama sekali tak memperdulikan perkataan Yuya, dan dengan tersenyum Shio Fang segera membalikan tubuhnya dan berjalan pergi meninggalkan tempat itu.
Putri Liuyinzi yang melihat kepergian dari Shio Fang kemudian berteriak. "Shio Fang..., Ayahku pasti akan mencariku dan setelah dia mengetahui jika kau melakukan hal itu pada ku maka ayahku pasti akan membinasakan mu," teriaknya.
__ADS_1
Shio Fang menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya untuk melihat ke arah Putri Liuyinzi.
"Aku takkan pernah takut dengan ancamanmu, walaupun seluruh armada tempur kekaisaran cahaya naga datang untuk membinasakan ku, namun bagiku Armada tempur kekaisaran cahaya naga masih belum pantas untuk menyerangku".
"Putri..., kau yang telah memulai permainan ini maka kau pun yang akan mengakhirinya, dan aku yakin para binatang leopard api yang kelaparan itu akan sangat senang melihat kalian semua, karena keberadaan kalian semua di wilayahnya akan membuat mereka semua tak akan kelaparan lagi".
Setelah berkata seperti itu Shio Fang kemudian menghilang dari pandangan mereka semua, dan tentu saja harapan mereka semua untuk keluar dari dalam hutan larangan sudah tak ada lagi.
Saat ini puluhan ekor binatang buas leopard api telah muncul di hadapan kelompok Yuya, yang membuat kelompok itu mulai memasang kewaspadaan untuk segera bertarung habis-habisan dengannya.
Pada akhirnya puluhan ekor binatang buas leopard api mulai melakukan penyerangan, semua praktisi yang ada di tempat itu mau tidak mau seketika itu juga melakukan perlawanan.
Pedang mulai terhunus, satu persatu para praktisi mulai menghadapi binatang buas leopard api untuk pertarungan satu lawan satu.
Putri Liuyinzi yang memiliki kemampuan di ranah Dewa Emperor benar-benar menjadi bulan-bulan serangan dari binatang leopard api, dan saat ini dia hanya bisa menghindari setiap serangan tanpa mampu untuk membalasnya
Shio Fang yang melihat pertarungan antara praktisi dari kelompok Yuya dan kawanan leopard api, hanya dapat terdiam di tempatnya berada, namun di dalam pikiran Shio Fang saat ini timbul perasaan cemas dengan keberadaan Putri Liuyinzi.
"Jika sampai terjadi hal buruk pada putri Liuyinzi, maka hal itu akan memperburuk suasana di mana Kaisar Liusan pasti tak akan memberikan batu kristal semesta itu padaku, dan hal itu akan membuatku merasa sangat kesulitan untuk mendapatkannya mengingat Kaisar Liusan memiliki sifat keras kepala," batin Shio Fang.
Shio Fang mengingat kembali bagaimana penyiksaan yang telah dilakukannya kepada kaisar Liusan, berharap sang Kaisar segera memberikan batu kristal semesta kepadanya, namun setelah Kaisar Liusan berada di dalam keterpurukannya hingga hampir mati, dia tetap pada pendiriannya untuk tak memberikan batu kristal semesta kepada dirinya, dan sang kaisar rela mati untuk mempertahankan hal itu.
__ADS_1
Mengingat semua itu Shio Fang pada akhirnya berpikir dua kali untuk membiarkan Putri Liuyinzi mati, akibat Serangan binatang buas leopard api.
"Jika aku membiarkannya mati maka batu kristal semesta tak akan bisa kudapatkan, ada baiknya aku menyelamatkan putri menyebalkan itu demi untuk batu kristal semesta," batin Shio Fang.
Setelah berpikir seperti itu Shio Fang kemudian menatap ke arah kelompok Yuya, dan pandangannya seketika itu terarah kepada Putri Liuyinzi yang tubuhnya saat ini telah berlumuran darah.
Keterkejutan seketika itu melanda hati Shio Fang karena melihat Putri Liuyinzi dalam bahaya, dan dengan cepat dia pun menerobos segel formasi kehidupan dan kematian melalui celah yang terbentuk, dan langsung menghantamkan tinjunya ke arah leopard api yang saat ini akan menerjang putri Liuyinzi yang sudah tak sadarkan diri.
Tinju Shio Fang yang dialiri kekuatan inti angin petir hitam misterius menghantam telak tubuh leopard api, yang membuat binatang buas itu terpelanting dengan keras ketanah dan tak lama kemudian binatang buas leopard api itu pun mati.
Shio Fang segera menyambar tubuh Putri Liuyinzi dan akan kembali menerobos formasi segel yang diciptakannya, akan tetapi tiba-tiba saja sebuah formasi segel baru tercipta di hadapannya, segel formasi itu terbentuk dari kekuatan binatang buas zaman kuno, dan Shio Fang menyadari jika saat ini binatang buas kuno yang dari awal telah diketahui oleh Shio Fang keberadaannya, kini telah berada di tempat itu.
Shio Fang yang tak mampu menembus segel formasi yang tercipta dari kekuatan binatang buas zaman kuno, pada akhirnya hanya dapat melihat ke arah Aura kuat dari sosok binatang yang saat ini berada tak jauh darinya.
Shio Fang dapat melihat seekor leopard api berwarna emas, dengan sepasang sayap yang saat ini berada di punggungnya.
Tiba tiba suara keras yang diiringi dengan kekuatan ultrasonik di dalamnya menggema di udara, yang membuat banyak retakan di permukaan tanah akibat kehebatan kekuatan itu.
"Berani sekali kalian para manusia membuat kekacauan di wilayahku, dan untuk itu aku akan segera melenyapkan kalian semua," ucapnya.
Kembali raungan leopard bersayap emas menggema yang menimbulkan gelombang badai yang menghantam tempat itu, Shio Fang kini dapat merasakan kekuatan dahsyat dari raungan itu hingga membuatnya mundur beberapa meter ke belakang.
__ADS_1
Saat ini Shio Fang memilih untuk melarikan diri demi untuk menyelamatkan nyawa Putri Liuyinzi yang sudah tak berdaya di dalam gendongannya.
Bersambung