Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Serangan tersembunyi jarum kutukan petir hitam


__ADS_3

Pertarungan antara Shio Chen dan Lindan meletus tanpa bisa terhindarkan lagi. Shio Chen yang memiliki jiwa petarung karena darahnya mengandung darah binatang Megic tingkat kaisar langsung berinisiatif melakukan penyerangan.


Palu raksasa muncul di genggaman tangan Shio Chen dan langsung di hantamkan kearah Lindan. Kekuatan palu raksasa yang sangat kuat menimbulkan suara mendengung seperti ribuan tawon yang berada di tempat itu, saat palu itu di ayunkan menuju kearah Lindan.


Ekspresi suram seketika itu keluar dari wajah Lindan, saat melihat serangan mematikan dari palu raksasa yang saat ini menuju kearahnya.


Lindan kemudian mengeluarkan tombak petir langit hitamnya, kemudian dengan cepat menangkis serangan palu raksasa dengan mengangkat tombaknya melintang diatas kepalanya.


"Duar...!"


Ledakan keras terjadi saat palu raksasa menghantam tombak petir hitam milik lindan dengan keras.


Lindan dapat merasakan kekuatan pemuda besar yang menjadi lawan tarungnya tak biasa, sehingga membuat lindan seketika itu juga mengalirkan kekuatan semesta yang dimilikinya agar tubuhnya tak terhempas akibat benturan energi yang terjadi.


Lindan kemudian menstabilkan energi tubuhnya kembali dari sisa sisa efek benturan yang terjadi. Lindan kini menyadari jika lawan tarungnya selama ini menyembunyikan tingkat kekuatannya, dan kekuatan itu baru diketahuinya setelah terjadi pertukaran di awal pertarungan.


Lindan yang memiliki keangkuhan sangat tinggi tak ingin berlarut-larut dalam situasi itu, apalagi saat ini banyak mata yang tengah menyaksikan pertarungannya dengan pemuda besar yang berada di hadapannya.


Lindan segera melakukan tehnik penyegelan dengan menggunakan tombak di genggaman tangannya, dan tak lama kemudian tombak di genggaman tangannya itu pun dilepaskan hingga bermunculan ribuan tombak yang seketika itu juga memenuhi langit.


Lindan kemudian melakukan gerakan tehnik segel tombak penghancur gunung hingga membuat ribuan tombak itu langsung menuju ke arah Shio Chen dengan keganasannya. Shio Chen yang melihat hal itu segera melemparkan palu api raksasanya, hingga palu itu berputar dengan cepat dan membentuk sebuah tameng pelindung bagi dirinya.


Lindan yang saat ini melihat adanya tameng pelindung yang menghalangi ribuan tombaknya menuju ke arah Shio Chen, seketika itu juga melakukan gerakan yang membuat ribuan tombak menjadi terpecah dan terbagi menjadi beberapa kelompok, tombak tombak itu langsung menuju ke arah Shio Chen dari sisi yang tak terdapat tameng pelindung di tubuhnya.


Shio Fang yang diam-diam menyaksikan pertarungan itu dari jauh, merasakan jika kekuatan spiritual pengontrol yang dimiliki Lindan sangatlah sempurna, hal itu membuatnya kagum kepada pemuda jenius dari sekte langit hitam.


"Walaupun kau memiliki kekuatan pengontrol energi yang sangat sempurna yang dapat mengendalikan ribuan tobak yang kau lepaskan, akan tetapi yang kau hadapi saat ini adalah Shio Chen yang merupakan transformasi binatang Megic tingkat kaisar dan telah mendapatkan harta Karun kuat berupa api ribuan tahun, yang membuatnya menjadi seorang petarung tangguh dan bahkan kekuatan di tingkat semesta puncak belum tentu akan mampu untuk mengalahkannya dengan mudah," gumam Shio Fang.


Diarena pertarungan, Shio Chen yang dapat merasakan adanya bahaya serangan dari segala arah yang dilakukan tombak petir langit hitam ke kepada nya, seketika itu juga langsung mengeluarkan kekuatan api ribuan tahun dari tubuhnya, api kuno itu terus berkobar hingga tampak terlihat tubuh Shio Chen kini telah terbungkus di dalam panasnya kobaran api berwarna hitam.


Pada akhirnya tombak yang datang dari berbagai arah menghantam tubuh Shio Chen, namun keanehan pun terjadi saat tombak tombak itu sejengkal lagi menghantam kobaran api hitam ditubuh Shio Chen, tiba-tiba saja seluruh tombak seketika itu juga hancur menjadi debu.


Lindan begitu sangat terkejut dengan apa yang terjadi, dia sama sekali tak menyangka jika serangannya dapat dihancurkan dengan mudah oleh pemuda besar yang menjadi lawan tarungnya tanpa harus melakukan sedikitpun pergerakan.


Lindan yang tak ingin kehilangan muka dari banyaknya tatapan mata yang menyaksikan pertarungannya, seketika itu juga langsung menghantamkan tinju petir hitamnya ke depan yang langsung menuju ke arah tameng pelindung yang masih kokoh di hadapan Shio Chen. Lindan berharap jika tameng itu akan hancur dan dia akan dapat melakukan serangan susulan yang tentunya akan membuat lawan tarungnya itu terluka parah dan bahkan mati di saat itu juga.


Apa yang ada di dalam pikiran Lindan tak seperti kenyataan yang ada, tinju kuatnya yang menuju ke arah tameng pelindung sama sekali tak mampu memberikan efek sedikitpun saat berbenturan dengan tameng pelindung, dan bahkan saat ini tubuhnya terdorong ke belakang oleh kekuatan pukulan yang berbalik kembali kearahnya.


"Benar benar kuat dan tak masuk akal, jika kekuatan laki laki besar itu berada di tingkat semesta bintang 2, tameng pelindung yang melindungi tubuhnya pasti akan hancur oleh pukulan ku," batin Lindan.


Kecemasan kini melanda hati Lindan saat mengetahui kenyataan yang ada, jika lawan tarungnya saat ini memiliki kekuatan yang berada jauh di atasnya.


Shio Chen saat ini mengetahui apa yang ada di dalam pikiran Lindan, yang membuatnya langsung berkata.


"Sudah terlambat bagimu untuk mengetahui kekuatanku, karena pertarungan kita merupakan pertarungan hidup dan mati maka hari ini adalah hari di mana kau akan mati," ucap Shio Chen.


Shio Chen seketika itu meloncat ke angkasa, dan dengan segera menghantamkan palunya ke depan dengan mengeluarkan kekuatan transformasi gorila naga bersayap kelelawar.

__ADS_1


Bayangan gorila naga bersayap kelelawar raksasa tiba-tiba saja muncul di belakang Shio Chen, bayangan itu mengikuti apa yang dilakukan Shio Chen saat ini, yaitu menghantamkan bayangan palu raksasa yang juga berada di dalam genggaman tangannya saat ini kearah Lindan.


Lindan begitu sangat ketakutan merasakan kengerian dari serangan palu raksasa yang menuju ke arahnya, hingga dia hanya pasrah saat melihat kekuatan penghancur dari palu raksasa yang menuju kearahnya.


Namun tiba tiba tanpa di sadari oleh Shio Chen, dari arah belakang sebuah jarum petir tiba tiba saja menembus penghalang arena batu dan menuju kearahnya.


Terlambat bagi Shio Chen untuk mengantisipasi serangan tersembunyi itu, yang membuat tubuh Shio Chen tertembus jarum petir beracun yang dilepaskan salah satu penatua sekte langit hitam, hingga membuat Shio Chen terhempas kedepan.


Serangan yang sangat tersembunyi itu sama sekali tak diketahui oleh banyaknya mata para penonton yang menyaksikan pertarungan, mereka hanya merasa heran mengapa tiba-tiba saya Shio Chen terhempas seperti telah terhantam Serangan yang sangat kuat.


Saat melihat pemuda yang menjadi lawan tarungnya kini tak berdaya, membuat lindan merasa di atas angin dan dengan segera mengepalkan tinju langit hitamnya untuk menyerang ke arah Shio Chen.


Sebelum Lindan menghantamkan tinju langit hitamnya kearah Shio Chen tiba tiba saja penghalang panggung batu seketika itu membeku dan hancur, dan tak lama kemudian tampak sesosok pemuda dengan sebuah bunga teratai di tangan kanannya tiba tiba saja muncul di arena pertarungan.


"Kau ingin membunuh adikku setelah kau berlaku curang padanya, maka kematian lah yang akan Kau dapatkan," ucap Shio Fang dengan penuh amarah seketika itu juga menghantam teratai inti es Lotus surga ke arah Lindan.


Lindan yang mengetahui adanya serangan yang sangat kuat yang dapat membunuhnya kapan saja menuju ke arahnya, seketika itu menghantamkan tinju petir langit hitamnya yang telah dipersiapkan untuk membunuh Shio Chen, kearah bunga teratai yang memancarkan aura pemusnah yang sangat kuat hingga ledakan besar pun tak terhindarkan.


Walaupun bunga teratai inti es Lotus surga telah di hadang tinju petir hitam yang sangat kuat tetap saja inti es lotus surga tak tergoyahkan, bunga teratai inti es lotus surga dapat menghancurkan energi kuat tinju petir langit hitam yang di lepaskan lindan, dan saat ini bunga teratai itu telah mengoyak udara dan langsung menghantam tubuh Lindan dengan keras, yang membuat tubuh pemuda jenius dari sekte langit hitam seketika itu juga hancur menjadi serpihan-serpihan es kecil.


"Tidak...!!" teriak petinggi sekte langit hitam secara bersamaan.


Tubuh mereka bertiga seketika itu melesat kearah arena batu dan langsung mengarahkan serangan mematikan kearah Shio Fang.


Sebelum serangan itu dapat melukai Shio Fang, tiba tiba saja Shio Zen dan Shio Ju telah menghadang serangan mereka bertiga sehingga pertarungan pun akhirnya kembali terjadi di arena batu.


Amarah Shio Fang seketika itu memuncak, yang membuat Shio Fang langsung menggabungkan inti es lotus surga dan inti angin misterius secara bersamaan hingga menciptakan teratai petaka surga yang memancarkan energi pemusnah yang sangat mengerikan.


"Hentikan pertarungan ini dan cepat serahkan penawar racun bagi saudaraku, jika tidak aku akan memusnahkan kalian bertiga," ucap Shio Fang dengan penekanan di perkataannya.


Mendengar ancaman Shio Fang, ketiga petinggi sekte langit hitam seketika itu memasang muka terkejut saat melihat energi pemusnah yang berasal dari bunga teratai ditangan Shio Fang.


Seorang praktisi kuat yang merupakan penatua dari sekte langit hitam yang sebelumnya telah melukai Shio Chen dengan serangan jarum petir beracunnya, seketika itu angkat bicara.


"Kau telah membunuh tuan muda kami dan aku tak akan pernah memberikan penawar racun itu kepadamu," ucapnya.


Shio Fang yang tak kuasa menahan amarah di dadanya, seketika itu melepaskan teratai pemusnah kepada mereka bertiga.


Ketiga praktisi kuat yang melihat adanya teratai pemusnah yang mengarah kepadanya, membuat seorang penatua langsung merobek udara dan menciptakan lorong Spasial di tempat itu.


Penatua yang telah menciptakan lorong Spasial langsung masuk kedalamnya sehingga diapun menghilang dari tempat itu, sementara dua tetua yang bersamanya tak sempat meloloskan diri hingga tubuh mereka berdua hancur bersama kehancuran yang di buat bunga teratai petaka surga yang di lepaskan oleh Shio Fang.


Shio Fang menatap kearah hilangnya penatua yang telah melukai Shio Chen sambil berkata. "Aku akan mengingat hari ini, di masa depan aku akan memusnahkan sekte langit hitammu," ucap Shio Fang.


Shio Fang kemudian menyambar tubuh Shio Chen yang masih tergeletak di atas arena batu, kemudian membawa tubuh Shio Chen menuju ke akademi Kunlun yang di ikuti oleh Shio Zen dan Shio Ju di belakangnya.


Shio Fang menerobos gerbang akademi tanpa memperdulikan para penjaga yang berada di sana, sehingga kehebohan pun terjadi di depan gerbang Akademi.

__ADS_1


Shio Fang tak memperdulikan hal itu, saat ini pikirannya harus bertemu dengan penatua agung Xuan Yuan untuk membantunya dalam menghilangkan racun di tubuh Shio Chen.


Para murid baru yang tak mengetahui keberadaan Shio Fang yang merupakan murid utama di akademi Kunlun, bahu membahu untuk meringkus Shio Fang dan kelompoknya.


Apa yang dilakukan para murid akademi membuat Shio Fang merasa geram, akan tetapi Shio Fang yang tak ada keinginan untuk menyakiti para murid juniornya, membuat Shio Fang langsung berteriak dengan menyalurkan kekuatan spritual nya kearah menara surga puncak tertinggi tempat keberadaan penatua Xuan Yuan.


"Penatua agung aku Shio Fang membutuhkan bantuanmu," ucapnya.


Penatua Xuan Yuan yang tengah bermeditasi, saat mendengar perkataan dengan kekuatan Spritual yang sangat kuat, seketika itu membuka matanya.


"Shio Fang" gumam penatua Xuan Yuan terkejut.


Penatua Xuan Yuan segera menghilang dari tempat itu dan muncul di hadapan Shio Fang.


Para murid baru yang tadinya mengepung kelompok Shio Fang dari segala arah seketika itu menghentikan aksinya, saat melihat keberadaan penatua agung di tempat itu yang begitu akrab dengan ke tiga penyusup yang membuat kehebohan di akademi Kunlun.


Para murid baru saat ini bertanya-tanya siapa sebenarnya ketiga pemuda yang ditemui langsung oleh penatua Agung menara surga.


"Siapa dia Shio Fang?" tanya penatua Xuan Yuan saat melihat pemuda besar yang saat ini berada di dalam gendongan Shio Fang.


"Dia adikku Shio Chen, Saat ini dia telah terkena racun yang sangat mematikan dari sekte langit hitam, dan aku ingin menghilangkan racun itu di tubuhnya dengan sedikit bantuan kekuatan Spritual penatua agung," jawab Shio Fang.


Penatua agung kemudian menganggukkan kepalanya, dan sesaat kemudian area tempat itu seketika itu juga terdistorsi yang membuat penatua agung membawa mereka berempat menuju menara surga tingkat tertinggi, menggunakan kekuatan teleportasi yang dimilikinya.


Shio Fang kemudian meletakkan Shio Chen pada sebuah altar, dan tanpa pikir panjang Shio Fang segera menggunakan teknik jari matahari yang dimilikinya untuk mengeluarkan racun mematikan dari tubuh Shio Chen.


Shio Ju yang merupakan binatang Magic tingkat kaisar yang banyak mengetahui tentang racun, hanya dapat menggelengkan kepalanya saat melihat Shio Fang mencoba untuk mengeluarkan racun di tubuh Shio Chen dengan kekuatan teknik jari matahari yang dimilikinya.


"Kakak pertama percuma kau mengeluarkan kekuatan spiritual bersamaan dengan kekuatan tehnik jari matahari yang kau miliki, karena racun dari jarum petir hitam di tubuh adik Shio Chen tak biasa semudah itu dikeluarkan dari tubuhnya, karena jarum itu telah menancap di tulang belakang adik yang menciptakan segel yang jika ditarik dengan paksa maka nyawa adik Shio Chen akan tak tertolong lagi," ucap Shio Ju.


"Shio Fang.., aku sedikit banyak telah mengetahui mengenai racun jarum petir hitam yang merupakan teknik kutukan dari sekte langit hitam. Jarum itu seperti parasit yang akan menyatu dengan tulang di tubuh praktis yang terkena serangan itu, dan akan membuat praktisi itu mati dalam waktu singkat".


"Melihat tubuh fisik Shio Chen yang sangat kuat, membuat Shio Chen dapat bertahan sampai saat ini hal itu merupakan keberuntungan baginya, hanya dengan mencari penawar racun itu maka Shio Chen dapat terselamatkan," timpal penatua Xuan Yuan.


Shio Fang kemudian menghentikan teknik jari matahari ditubuh Shio Chen, kemudian dia pun menatap ke arah penatua Xuan Yuan sambil berkata.


"Apa yang harus aku lakukan untuk menghilangkan racun di tubuhnya, karena saat ini aku masih belum bisa kehilangan Shio Chen," ucapnya.


"Shio Fang aku bisa menghilangkan jarum petir hitam yang telah menyatu di dalam tulang belakang Shio Chen, asalkan kita dapat menemukan artefak lagit pelahap kekosongan dari binatang kuno zaman dulu, karena kekuatan pelahap itu dapat menyerap habis racun beserta jarum beracun yang berada di tubuh Shio Chen," ucap penatua Xuan Yuan.


"Aku memiliki artefak langit itu," ucap Shio Fang dengan kegembiraan di wajahnya. Shio Fang kemudian mengeluarkan lempengan hitam dari dalam cincin ruangnya yang merupakan artefak langit pelahap kekosongan dari binatang kuno zaman dulu, dan memberikan lempengan itu kepada penatua Xuan Yuan.


"Shio Fang..., banyak kerugian yang akan kita dapatkan setelah jarum petir hitam dapat kita keluarkan dari tubuh Shio Chen, salah satunya yaitu kekuatan Shio Chen akan menurun drastis, dan yang lainnya artefak lagit ini akan hancur setelah melebur kekuatan kutukan jarum petir hitam," ucap penatua Xuan Yuan.


"Aku tak perduli dengan semua itu, yang terpenting saat ini Shio Chen dapat kita selamatkan," ucap Shio Fang.


"Baiklah jika begitu, aku akan mengeluarkan racun ditubuh Shio Chen dengan menggunakan artefak langit pelahap ini," ucap penatua Xuan Yuan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2