Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Perang 3


__ADS_3

Perang besar terus berkelanjutan, hingga banyak korban yang berjatuhan di kedua belah pihak.


Lin Hua Hua saat ini telah terluka dalam saat beradu kekuatan dengan salah satu praktisi ranah semesta bintang 3, dan Shio Zen dengan cepat menggendong Lin Hua Hua untuk menyelamatkannya dan bertarung dengan para praktisi kuat aliansi hitam yang masih memburu keberadaan Lin Hua Hua.


"Lepaskan aku..., aku masih sanggup bertarung," ucap Lin Hua Hua di dalam dekapan Shio Zen.


"Saat ini kau terluka cukup parah parah dan jika kau terus memaksakan diri untuk bertarung, maka bisa dipastikan nyawamu akan berakhir di tempat ini," jawab Shio Zen.


Lin Hua Hua hanya bisa terdiam karena dirinya memang saat ini tengah terluka dalam yang cukup parah, hingga untuk mengeluarkan kekuatan yang ada tubuhnya begitu sangat kesulitan karena rasa sakit yang dialaminya.


Di tempat lain hal yang sama pun terjadi dengan Qiansan dan Qianzizu, yang juga terluka parah akibat pertarungan yang dialaminya.


Qianxixi membopong tubuh adiknya yang tertusuk pedang dan mengeluarkan banyak darah, sementara Shio Ju terus bertarung menghadapi para praktisi kuat yang ada di tempat itu, guna menyelamatkan Qianxixi dan Qiansan dari para petisi yang menyerangnya, Shio Ju kemudian menyuruh Qianxixi pergi membawa Qiansan kembali ke klan Anggrek salju untuk mendapatkan perawatan.


Kebaikan Shio Ju di mata Qianxixi dalam menghalau Serangan yang tertuju kepadanya, membuat wanita muda itu kagum atas keberadaannya dan Qianxixi mulai memiliki rasa di hatinya kepada Shio Ju.


"Apa yang kau tunggu, cepat bawa Qiansan pergi dari tempat ini jika tidak dia akan mati kehabisan darah," ucap Shio Ju.


Qianxixi menganggukkan kepalanya dan tak lama kemudian dia berucap. "Trimakasih" setelah itu Qianxixi membawa tubuh adiknya yang terluka kembali ke klan Anggrek salju.


Sementara itu di tempat lain, Qing Yu yang saat ini juga tengah bertarung dengan dua orang praktisi dari aliansi hitam yang memiliki ranah semesta bintang tiga, pada akhirnya harus tersungkur akibat sebuah tendangan yang telak menghantam tubuhnya, hingga darah segar pun menghiasi sudut bibirnya.

__ADS_1


Qing Yu kembali bangkit dan menstabilkan tubuhnya, saat ini matanya tertuju ke arah Qianzizu yang telah tergeletak di tanah.


"Qianzizu telah terbuka parah, Jika dia tak segera dibawa pergi dari tempat ini maka dia pasti akan mati," batin Qing Yu.


Qing Yu menatap kedua praktisi lawan tarungnya yang juga menatapnya dengan tatapan membunuh, Qing Yu saat ini tak memiliki pilihan lain untuk menyelamatkan Qianzizu yang telah terluka, kecuali bertarung habis-habisan dengan kedua praktisi ranah semesta bintang 3, walaupun saat ini perbedaan tingkat kekuatannya dengan kedua praktisi itu berbeda satu tingkat, tak membuat Qing Yu sedikitpun gentar untuk menghadapinya.


Disaat situasi yang tak menguntungkan baginya tiba-tiba saja Shio Fang telah berada di tempat itu. "Telanlah pil ini dan segera bawa pergi Qianzizu dari tempat ini," ucap Shio Fang.


Qing Yu kini dapat tersenyum lega melihat sangguru telah ada di dekatnya.


Qing Yu kemudian menganggukkan kepala nya dan menerima pil pemberian dari Shio Fang, setelah itu dia pun menyambar tubuh Qianzizu dan membawanya pergi meninggalkan tempat itu.


"Mau lari kemana kau...!!" teriak seorang praktis dari aliansi hitam, kemudian melesakkan pukulan jarak jauh kearah Qing Yu yang tengah membawa Qianzizu pergi dari tempat itu.


Praktisi ahli yang melihat kawannya terpental jauh ke belakang segera menyongsong untuk melihat keadaannya, namun keterkejutan seketika itu terlihat di wajahnya saat mendapati kawannya telah mati dengan seluruh tubuh yang berubah menjadi patung es 7 warna.


Praktisi yang masih hidup mengetahui jika pemuda yang datang baru baru ini, memiliki kemampuan di atas kekuatannya, dengan cepat praktisi itu pun melesat pergi meninggalkan tempat itu namun sebuah jarum petir hitam telah menembus tubuhnya, yang membuat praktisi dari aliansi hitam itu pun terhempas ke tanah dengan keras dan tak bergerak lagi.


"Kau tak pantas untuk hidup setelah apa yang kau lakukan terhadap muridku," ucap Shio Fang.


Shio Fang kemudian menerobos masuk ke dalam bangunan besar markas aliansi hitam, tujuannya untuk mencari ketua Ying Ming dan 4 orang ketua dari 4 klan besar aliran hitam yang tergabung di dalam aliansi hitam.

__ADS_1


Shio Fang dapat merasakan Aura yang sangat kuat dan juga menindas Setelah dia memasuki bangunan besar itu, disana Shio Fang melihat sesosok laki-laki tua berjubah hitam tengah duduk bersila, laki laki tua yang belum pernah ditemui oleh Shio Fang sebelumnya.


Laki laki tua itu kemudian membuka matanya saat Shio Fang telah memasuki bangunan besar tempat keberadaannya, dan tampak tatapan membunuh seketika itu terpancar dari bola matanya.


"Aku telah mendengar desas desus kabar mengenai datangnya seorang pemuda yang merupakan generasi klan naga salju terakhir, saat itu aku tak pernah menanggapinya karena orang-orang dari klan naga salju adalah sampah yang tak berarti di mata aliansi hitam, dan tak kusangka hal itu malah membuat aliansi hitam lalai akan keberadaannya hingga hari ini penyerangan datang ke markas aliansi hitam".


"Anak muda aku salut akan keberanian mu dengan memimpin klan Anggrek salju menyerang aliansi hitam yang sebesar ini, namun akhir perjalanan mu harus sampai di sini karena nyawamu akan berakhir di tanganku," ucap laki-laki tua dengan seluruh rambut di tubuhnya telah memutih semua.


Shio Fang sesaat menatap laki-laki tua yang ada di hadapannya, dan tampak sebuah simbol Serigala di sudut kiri baju yang dipakai laki laki tua itu, dan Shio Fang saat ini tahu jika laki-laki tua itu merupakan ketua klan serigala kegelapan, yang merupakan klan terbesar kedua aliran hitam setelah klan naga emperor yang di ketuai ketua Ying Ming.


Shio Fang melangkahkan kaki ke depan dengan tenang, walaupun kekuatan menindas yang sangat kuat trus menyerang kearah Shio Fang, kekuatan menindas yang berasal dari tubuh laki-laki tua yang ada di hadapannya.


"Jika aku tak salah kau adalah ketua dari klan aliran hitam serigala kegelapan, dan namamu adalah ketua Wudongkian," ucap Shio Fang.


Laki laki tua itu kemudian tertawa mendengar perkataan dari Shio Fang, tak lama kemudian dia pun berkata.


"Pada akhirnya kau mengetahui siapa aku dengan sebenar benarnya, dan aku tak akan berbalas kasih sedikitpun kepadamu yang telah memimpin pasukan besar untuk berperang melawan aliansi hitamku, dan untuk itu bersiaplah menerima kematianmu," ucap ketua Wudongkian.


Kini giliran Shio Fang yang tertawa kecil mendengar perkataan dari ketua Wudongkian, Shio Fang sama sekali tak memiliki rasa takut setelah perkataan dari sang ketua, sambil terus tertawa kecil Shio Fang berkata.


"Aku ingin melihat siapa dari kita yang masih berdiri tegak di tempat ini, karena aku pun tak akan berbelas kasih kepadamu setelah kehancuran klan naga salju oleh aliansi hitam," jawab Shio Fang dengan tatapan dingin yang sangat menakutkan.

__ADS_1


Bersambung.


Pengennya membalas semua komen dari teman-teman semua, namun author masih harus menulis lagi setelah membuat 2 episode untuk esok hari, jika tidak maka 2 episode akan gagal terbit karena waktu bekerja di dalam dunia nyata dan waktu menulis sangat terbatas, mohon maaf karena belum bisa membalas komen-komen yang ada mengenai novel ini, saran dan masukkan dari teman-teman akan membuat novel ini lebih baik lagi, terima kasih atas dukungannya hingga novel ini masih berada di posisi ke-14 dari semua genre penulisan novel yang ada.


__ADS_2