
Guru Gobin tiba di arena batu dan mengumumkan jika Shio Fang lah yang telah memenangkan pertarungan itu.
Shio Fang tanpa melihat kearah Marilyn segera melesat naik keatas podium para peserta, yang disaksikan dengan tatapan tak percaya dari semua orang yang menyaksikan pertarungan itu, karena selama pertarungan terjadi Dewi Yun Shi yang selalu mendominasi pertarungan, walaupun pada akhirnya Shio Fang lah yang menjadi pemenangnya.
Di menara batu ketua Yun Qing begitu sangat terpukul saat melihat kondisi putrinya. "Tehnik apa yang telah diterapkan oleh Shio Fang dalam menghadapi putriku, hingga dapat merusak jiwanya separah ini. Shio Fang....,sepertinya di masa depan aku sendiri yang akan turun tangan untuk memberi pelajaran padamu," ucap ketua Yun Qing dengan kilatan amarah matanya.
Tak lama kemudian guru Yun Qing segera meninggalkan arena batu dengan membawa Dewi Yun Shi di dalam gendongannya, kali ini ketua Yun Qing tak berlama-lama untuk tinggal menyaksikan pertarungan yang lain, karena dirinya saat ini telah berada di atas punggung burung pheonix raksasa yang membawanya pergi kembali ke sekte pheonix surgawi.
Pertarungan terus berlanjut di hari itu, dan saat ini ada 7 peserta yang telah memenangkan pertarungan dan berhak melanjutkan pertarungan yang rencananya akan dilakukan esok hari, mereka adalah Shio Fang, putri Bilqis, Oyang Hui, Ying Sang, putra mahkota istana cahaya surga Liu Han, putri Yanran dan Dewi Ling Quan dari pulau persik.
Ling Quan sendiri merupakan wanita misterius dengan kecantikan yang tiada tara berbalut cadar putih yang menyelimuti wajahnya, yang hanya bisa terlihat mata indahnya dari permukaan.
Dewi Ling Quan sendiri merupakan murid jenius dari sekte pulau persik yang memiliki salah satu tubuh istimewa yaitu tubuh cahaya kehidupan.
Sifat Dewi Ling Quan sendiri merupakan wanita yang sangat misterius dan pendiam, dia sama sekali tak ingin terlihat ikut campur akan masalah yang terjadi di antara para peserta, dan cenderung menghindar dan tak menonjolkan diri dalam merebut juara di dalam kompetisi besar itu.
Setelah malam berakhir maka kompetisi di hari ketiga akan dilaksanakan kembali. Karena para peserta yang akan bertarung di arena batu tersisa 7 orang, maka panitia penyelenggara memutuskan untuk menjadikan putra mahkota langsung memenangkan pertarungan karena tak memiliki lawan tarung, dan menunggu ke enam peserta yang lainnya di babak semifinal.
Di dalam tahapan ini keenam peserta akan diundi untuk mendapatkan lawan tarung, dan saat pengundian itu Ling Quan akan bertarung menghadapi Oyang Hui, putri bilqis akan menghadapi Putri Yanran, dan Shio Fang akan menghadapi Ying Sang.
Pertarungan yang akan terjadi tentunya lebih seru dari pertarungan-pertarungan sebelumnya, karena keenam peserta merupakan pemilik tubuh istimewa, yang mana Oyang Hui dari istana pasir juga memiliki tubuh pasir hidup, dan Ying Sang memiliki tubuh istimewa yaitu tubuh petir langit.
__ADS_1
Di arena batu saat ini telah terjadi pertarungan sengit antara Oyang Hui dan Dewi Ling Quan, dan tanpa diduga oleh seluruh penonton yang menyaksikan pertandingan itu, dengan tubuh cahaya kehidupan yang dimilikinya, Dewi Ling Quan berhasil membuat Oyang Hui tersudut dan terpuruk di dalam pertarungan itu.
Kekuatan pasir hidup yang bagaikan memiliki pemikirannya sendiri tak bisa berbuat banyak menghadapi tubuh cahaya kehidupan, di mana saat ini semua pasir yang tersebar di arena batu, dapat terhisap habis oleh tumbuhan-tumbuhan merambat yang keluar dari dalam arena batu, karena kekuatan tubuh cahaya kehidupan sendiri merupakan kekuatan penyatuan dengan alam yang berupa tumbuh-tumbuhan.
Disaat keterpurukan Oyang Hui, sebuah telapak tangan yang sangat halus namun mengandung kekuatan penghancur di dalamnya, telak menghantam dada Oyang Hui hingga membuatnya harus terhempas keluar dari arena pertarungan.
Apa yang terjadi di dalam pertarungan itu di luar prediksi para penonton dan 13 praktisi kuat yang duduk di podium utama, mereka tak menyangka jika wanita muda dari sekte pulau persik mampu untuk memenangkan pertarungan melawan jenius dari istana pasir yang bernama Oyang Hui.
Setelah kemenangan Dewi Ling Quan, arena batu telah diisi kembali dengan dua orang petarung yang merupakan dua wanita muda, yang juga menginginkan kemenangan di dalam pertarungan itu.
Mereka berdua adalah putri Bilqis dan putri Yanran, yang kini telah saling berhadapan di atas arena batu.
Setelah pertandingan dinyatakan telah di mulai oleh guru Gobin, maka putri Yanran berinisiatif untuk melakukan penyerangan duluan kepada Putri Bilqis, karena bagi putri Yanran lawan tarungnya saat ini begitu sangat mudah untuk dikalahkan.
"Tak kusangka wajah polos putri Bilqis tak seperti di luarnya, ternyata dia juga memiliki kekuatan yang mampu merepotkan ku," batin putri Yanran.
Karena mengetahui jika kekuatan lawan tarungnya memiliki kemampuan yang tak biasa, hal itu membuat putri Yanran segera mengaktifkan tubuh transformasi api surgawi yang dimilikinya, sehingga tubuh putri Yanran kini berselimutkan api biru yang mengeluarkan energi panas yang sangat tirani dari dalamnya.
Sesaat kemudian pertarungan sengit kembali terjadi dan kali ini giliran putri Bilqis yang terdesak hebat akibat serangan serangan cepat yang dilancarkan putri Yanran padanya.
"Kekuatan tubuh transformasi api surgawi memang layak sebagai salah satu tubuh istimewa di alam surgawi, karena memiliki kekuatan yang sangat dahsyat karena dapat membantu seorang praktisi meningkatkan kekuatannya berkali-kali lipat dari sebelumnya," batin putri Bilqis.
__ADS_1
Putri Bilqis yang tak ingin selalu menjadi bulan-bulanan serangan putri Yanran, segera membuka segel yang mengunci kekuatan tulang selaksa langit yang dimilikinya, segel itu sengaja di tanamkan semasa kecil oleh gurunya tetua Wong Chu, agar membuat putri Bilqis tak bisa mengeluarkan kekuatan dari tulang selaksa langit untuk melukai orang lain, pada saat ini segel itu telah di buka yang membuat fluktuasi udara di sekitar tempat itu berubah dengan drastis.
Tubuh putri Bilqis mengeluarkan aura yang sangat megah dan tirani, yang membuat siapapun yang melihatnya akan merasakan suatu rasa ketakutan yang mendalam akan kekuatan besar yang sangat mengerikan.
Kali ini putri Yanran melakukan tinjuan ke arah tubuh putri Bilqis dengan kekuatan transformasi api surgawi yang di milikinya, bukannya menghindari tinjuan yang membawa Aura mematikan dari dalamnya, putri Bilqis malah menyambut tinju yang datang ke arahnya dengan tinjunya sendiri.
Suara keras terdengar dari benturan tinju keduanya, di mana riak energi yang sangat menakutkan muncul akibat benturan tersebut. Sementara itu udara serta merta mengeluarkan suara dengungan yang menusuk telinga, yang menimbulkan tekanan sangat menakutkan di tempat itu.
Dari benturan kedua tinju, putri Yanran sangat dikejutkan dengan adanya beberapa retakan di tulang tangan kanannya akibat beradu tinju dengan Putri Bilqis, hingga putri Yanran terseret beberapa meter ke belakang dengan menahan rasa sakit yang saat ini tengah di rasakannya.
"Mengapa putri Bilqis menjadi sekuat itu, benturan yang terjadi sama sekali tak berefek padanya malah aku sendiri yang saat ini terluka akibat retakan di beberapa bagian tulang tangan kananku," batin putri Yanran.
Putri Yanran yang tak menyadari jika putri Bilqis merupakan pemilik tulang selaksa langit, kali ini kembali melakukan serangan menggunakan kekuatan transformasi api surgawi yang lebih kuat dari sebelumnya, hingga membuat udara di dalam arena batu semakin meningkat panasnya.
Sebuah tendangan dari putri Yanran, seketika itu menukik dengan tajam ke arah Putri Bilqis yang membawa aura penghancur di dalamnya, hingga ...
"Duar...!!"
Ledakan keras kembali terjadi saat tendangan Putri Yanran beradu dengan tinju tangan kanan Putri Bilqis, yang membuat putri Yanran kembali terhempas ke belang dengan keras.
"Bagaimana bisa putri Bilqis menggunakan kekuatan fisik hingga sekuat itu, tanpa diiringi dengan kekuatan elemen spiritual yang dia miliki, jangan jangan putri Bilqis juga merupakan seorang pemilik tubuh istimewa dari tulang selaksa langit, karena hanya dengan kekuatan fisik, seorang praktisi akan dapat membuat kesulitan bagi muridku Yanran," batin laki laki tua yang berada di podium utama
__ADS_1
Bersambung