Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Pertarungan hidup dan mati


__ADS_3

Ketua Linwutang saat ini begitu sangat terkejut saat merasakan tak ada lagi Aura jiwa dari Kaisar petir di tubuh ketiga mayat hidup yang dimilikinya, setelah ketiga mayat hidup itu masuk ke dalam pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi.


Amarah yang tak terkirakan seketika itu menyeruak dari dalam hatinya. "Anak muda aku takkan pernah melepaskan mu!!" teriak ketua Linwutang kemudian menapakkan tangannya ke tanah.


"Kehancuran petaka petir"


Gemuruh di langit seketika itu juga terdengar seperti akan meruntuhkan langit, dan di langit saat ini telah terbentuk puluhan pusaran besar yang memancarkan energi kehancuran dari dalamnya.


Tak lama kemudian dari dalam pusaran yang terbentuk di langit itu, mengeluarkan petir besar berwarna hitam yang memburu keberadaan Shio Fang.


Shio Fang yang melihat hal itu kemudian mengerahkan kekuatan perisai penahan jiwa dari pagoda 8 tingkat wawancara surgawi lantai ke-6, untuk menahan serangan kehancuran petir hitam.


Ledakan susul menyusul seketika itu juga terdengar di mana-mana saat perisai pada pagoda 8 tingkat pemenjara Surgawi, melindungi Shio Fang dari serangan petir besar berwarna hitam yang menuju ke arahnya.


Pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi yang telah menyatu dengan kekuatan tubuh nirwana milik Shio Fang, sama sekali tak bergeming dari tempatnya walaupun telah diserang bertubi-tubi oleh petir besar berwarna hitam dari langit.


Pemandangan itu membuat ketua Linwutang seperti kebakaran jenggot, amarah di dadanya pun tak terkontrol lagi hingga dia pun mengeluarkan kekuatan pamungkasnya.


"Kutukan alam kaisar petir"


Tiba tiba saja fluktuasi udara seketika terjadi di tempat itu, yang membuat udara seketika itu juga terdistorsi oleh teriak energi yang saat ini telah mengurung tubuh Shio Fang di dalam sebuah gelembung.


Shio Fang yang saat ini terkurung di dalam gelembung besar yang sangat luas dengan semua kekejaman di dalamnya, tak mampu berbuat banyak Setelah kekuatan penghisap dari dinding dinding gelembung yang semakin kuat menghisap energi dari dalam tubuhnya.


Shio Fang saat ini tak berdaya dan tubuhnya pun sulit untuk digerakkan, semua itu karena formasi kekuatan dari kutukan alam petir yang telah menimpanya, membuatnya tak bisa melakukan apa-apa di dalam kurungan petir tersebut.


Tanah yang dipijak oleh Shio Fang seperti memiliki sebuah magnet yang tak dapat dipisahkan, sehingga membuat Shio Fang hanya bisa berdiri menatap ke langit saat sebuah petir besar telah terbentuk dan menuju ke arahnya.


"Apa apaan ini, mengapa aku tak dapat menggerakkan tubuhku, tehnik apa yang sebenarnya yang telah di gunakannya sehingga aku sama sekali tak bisa menggerakkan kekuatan pada pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi," batin Shio Fang.


Shio Fang kembali menatap ke langit di mana saat ini petir besar semakin mendekat ke arahnya dan tak lama kemudian.


"Boom..!!"


Petir raksasa seketika itu juga menghantam ke arah tempat keberadaan Shio Fang dengan keras, yang seketika itu juga membuat debu tebal berterbangan udara.


"Ha...ha..ha..., walaupun aku tak bisa mendapatkan tubuh nirwana mu tapi aku telah berhasil membunuhmu itu merupakan suatu kesenangan yang besar karena aku telah membalaskan kematian putraku sendiri," teriak ketua Linwutang saat merasakan tak ada lagi Aura kehidupan yang ada di dalam alam kutukan petir miliknya.


Setelah debu tebal menghilang dari tempat itu, maka tampak terlihat sebuah pagoda berwarna hitam masih berdiri kokoh walaupun pagoda itu telah mengalami keretakan di berbagai bagian.


Tiba tiba fluktuasi udara terjadi di tempat itu, dan tiba-tiba saja sebuah sosok keluar dari dalam pagoda 8 tingkat pemenjara Surgawi.


Keterkejutan seketika itu terpancar dari wajah ketua Linwutang saat melihat sosok itu adalah seorang pemuda yang menjadi lawan tarungnya selama ini, dan kehadiran sosok pemuda itu menciptakan rasa kekhawatiran di hati ketua Linwutang.


"Pemuda itu..., bagaimana dia bisa selamat dari seranganku padahal aku telah melihatnya benar-benar terkena oleh serangan mematikan dari petir hitamku, pemuda ini benar-benar membuatku tak habis pikir," gumam ketua Linwutang dengan rasa ke tak percayaan saat melihat lawan tarungnya masih hidup.


"Ketua Linwutang..., kau jangan senang dulu karena orang sepertimu tak layak untuk membunuhku. Ketua Linwutang aku akan menunjukkan padamu bagaimana kurungan penjara itu sebenarnya," ucap Shio Fang.


Setelah berkata seperti itu, tiba tiba saja fluktuasi udara di tempat itu berubah dengan sangat drastis saat Shio Fang membentuk sebuah segel di tangannya.


"Formasi langit segel kehidupan dan kematian" ucap Shio Fang.

__ADS_1


Tiba tiba saja formasi besar tercipta di langit dan langsung menerpa ke arah ketua Linwutang dengan kejam.


Ketua Linwutang merasakan jiwanya begitu terguncang saat formasi itu benar-benar telah mengurungnya.


Pakaian yang dikenalkan ketua Linwutang saat ini perlahan-lahan telah terkikis akibat erosi yang sangat kuat, energi tubuhnya pun perlahan tahan mulai menghilang secara cepat, apa yang dirasakan ketua Linwutang benar-benar telah berada pada kehidupan menuju kematian.


Dengan cepat ketua Linwutang kemudian mengibaskan tangannya, dan tampak sebuah kristal kini melayang di udara untuk memanggil jiwa-jiwa dari para praktisi kuat di masa lalu, namun sayang panggilan ini tak dapat menembus kurungan segel kehidupan dan kematian, hingga membuat ketua Linwutang semakin frustasi dibuatnya.


Ketua Linwutang kemudian menggigit jari tangannya sendiri hingga darah perlahan-lahan mengalir dari jari tangannya. ketua Linwutang kemudian menjentikkan tangannya ke depan maka darah segar terciprat membuat sebuah gelembung petir telah membungkus tubuhnya, hingga perlahan-lahan kekuatan erosi yang mengikis tak lagi dirasakannya.


"Sampai kapan kau akan berada di alam petir yang kau buat itu, perlindungan alam petir mu tak akan bisa bertahan lama menghadapi erosi mengikis dari segel kehidupan dan kematian milikku, ketua Linwutang Aku ingin melihat apakah alam petir yang melindungimu itu dapat bertahan lebih lama lagi," ucap Shio Fang.


Tak lama kemudian Shio Fang menjentikkan tangannya ke depan maka sebuah gerbang hitam tiba-tiba telah berada di dalam formasi segel kehidupan dan kematian, pusaran hitam di dalam segel seketika itu memberikan tekanan yang sangat kuat pada kekuatan erosi mengikis dari segel kehidupan dan kematian, yang membuat perlahan-lahan alam petir yang saat ini melindungi tubuh ketua Linwutang mulai retak di berbagai bagian.


Ketua Linwutang saat ini benar-benar sudah tak berdaya, tak ada lagi kekuatan yang diandalkannya untuk dapat terbebas dari kematian yang sebentar lagi akan merenggut nyawanya.


Dengan menatap Shio Fang ketua Linwutang seketika itu berkata. "Anak muda kau telah memenangkan pertarungan ini dariku dan aku sadar jika aku sudah tak bisa lagi untuk mengalahkan mu. Aku akan mengajukan dua permintaan sebelum kematianku," ucap ketua Linwutang.


"Dua permintaan ya...., sebenarnya aku tak menginginkan untuk mengabulkan dua permintaanmu itu, tapi karena kau merupakan seorang ketua yang memiliki umur lebih tua dariku tak pantas bagi yang muda sepertiku untuk menolaknya. Katakanlah apa permintaanmu itu," jawab Shio Fang.


"Ha..ha..ha.., kau memang pandai berkata-kata anak muda dan aku pun tak bisa berbuat banyak akan hal itu. Permintaanku yang pertama adalah Aku ingin mengetahui bagaimana kau bisa lolos dari serangan petir hitam pemusnahku, karena jika aku mengalami kematian aku pasti akan sangat penasaran akan hal itu".


Permintaanku yang kedua Aku ingin kau membunuhku dengan sekali serangan tanpa menyiksaku," ucap ketua Linwutang dengan keseriusan di wajahnya.


"Baiklah agar kau tak penasaran dengan kematianmu maka aku akan menceritakan bagaimana aku dapat lolos dari serangan petir hitam mu itu," ucap Shio Fang.


"Sewaktu aku terjebak di alam petirmu sehingga aku tak bisa melakukan pergerakan apapun walaupun hanya menggerakkan pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi untuk melindungiku, aku teringat akan tehnik jari matahari yang kumiliki yang mampu menghancurkan formasi segel sekuat apapun itu, dengan menggunakan kekuatan spiritual kehampaan suci jiwaku mampu menggunakan teknik itu pada tubuh kasarku, hingga aku dapat menggerakkan tubuhku kembali dan dengan teknik teleportasi yang kumiliki aku melesat masuk ke dalam pagoda 8 tingkat pemenjara Surgawi untuk mendapatkan perlindungan darinya, hingga aku terselamatkan dari serangan petir hitam raksasa mu itu," ucap Shio Fang menjelaskan syarat pertama yang di minta ketua Linwutang.


"Selain memiliki kemampuan yang hebat, kau juga memiliki banyak kartu As di dalam lengan bajumu, kau juga memiliki kecerdasan hingga mampu melewati serangan mematikan yang kumiliki selama ini, Serangan yang tak pernah gagal dan mengecewakanku selama aku menggunakannya," ucap Ketua Linwutang.


Ketua Linwutang hanya tersenyum melihat hal itu, karena saat ini gelembung alam petir yang dimilikinya yang tadinya telah retak kini benar-benar telah hancur, sehingga daya erosi mengikis yang sangat kuat kembali menerpa tubuh ketua Linwutang.


Ketua Linwutang kemudian memejamkan matanya untuk merasakan kenikmatan menghirup udara untuk terakhir kalinya. Ketua Linwutang hanya pasrah saat merasakan adanya kekuatan pemusnah yang saat ini tengah menuju ke arahnya dan....


"Boom...!!"


Teratai giok pemusnah menghantam tubuh ketua Linwutang dengan telak, dan hal itu menghasilkan kehancuran yang mendalam di tempat itu.


Debu tebal berterbangan di udara hingga setinggi ribuan meter, yang membuat udara di sekitar tempat itu terdistorsi dengan banyak sayatan tercipta di udara yang membentuk celah hitam di sana.


Kekuatan pemusnahan dari teratai giok yang telah mengalami revolusi dari tubuh nirwana, benar-benar menciptakan kehancuran yang bahkan kekuatan di ranah semesta bintang 4, akan hancur seketika jika terkena serangan mematikan dari pemusnahan teratai giok.


Debu tebal yang tadinya memenuhi udara perlahan-lahan telah menghilang dari permukaan berganti dengan kesunyian di tempat itu, tak ada suara binatang satupun yang terdengar di tempat itu hanya suara angin yang mendengung menerpa telinga dari Shio Fang.


Shio Fang menatap ke depan dan saat ini tak terlihat lagi sosok ketua Linwutang yang menjadi lawan tarungnya, hanya yang terlihat sebuah cincin ruang yang tergeletak di tanah.


"Bukankah cincin ruang itu merupakan cincin ruang yang digunakan oleh ketua Linwutang sebelumnya," batin Shio Fang kemudian meraih cincin ketua Linwutang yang tergeletak di tanah.


Shio Fang kemudian menyalurkan kekuatan spritual kehampaan Suci ke dalam cincin ruang yang dimiliki oleh ketua Linwutang sebelumnya, untuk menghancurkan jejak spiritual sang ketua yang masih tertinggal di dalam cincin ruang itu, agar Shio Fang dapat mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam cincin ruang itu.


Shio Fang kemudian mengibaskan tangannya ke depan, maka tampak banyak sekali koin emas dan batu permata yang membentuk pegunungan kecil berada di hadapannya, tak hanya itu Shio Fang juga menemukan berbagai macam teknik bela diri yang dimiliki sate langit hitam, dan yang menjadi perhatian Shio Fang adalah dua buah gulungan teknik yang seperti tak ingin tergeletak di tanah, gulungan itu terlihat mengambang di udara.

__ADS_1


Shio Fang kemudian meraih kedua gulungan tehnik itu dan mulai melihat isi di dalamnya.


"Ternyata gulungan ini merupakan teknik cara menggunakan kekuatan petir hitam, dan aku merasa jika kekuatan di dalam gulungan ini ku gabungkan dengan kekuatan inti angin misterius, bukankah hal itu akan menjadi sebuah kekuatan penghancuran yang sangat hebat dari kekuatan angin petir hitam misterius," batin Shio Fang.


Shio Fang kemudian melihat kearah gulungan yang kedua dan segera melihat isi di dalamnya. Shio Fang begitu sangat tertarik dengan kekuatan unik dari 12 jarum beracun kehancuran langit hitam.


"Hari ini benar-benar merupakan hari keberuntunganku, karena aku kembali mendapatkan sebuah gulungan seunik ini, di mana aku akan dapat membentuk sebuah jarum beracun yang akan menjadi sebuah serangan mematikan, apalagi jika aku berhasil menggabungkannya dengan teknik jari matahari, bukankah hal itu akan membuat segel apapun yang sangat kokoh dan kuat, dapat ditembus dengan mudah dengan ke-12 jarum dari teknik jarum beracun kehancuran langit hitam," batin Shio Fang.


Tatapan mata Shio Fang kemudian tertuju pada sebuah kristal yang memancarkan cahaya hitam. Shio Fang yang mengetahui kristal itu merupakan kristal pemanggil jiwa dari kekuatan para praktisi kaisar petir di masa lalu, tentu saja apa yang didapatkannya membuat shio Fang merasakan kesenangan dan kepuasan tersendiri karena telah mendapatkan kembali harta surgawi yang sangat berharga.


"Aku telah menyimpan tiga mayat hidup di dalam pagoda 8 tingkat pemenjara Surgawi, dengan menggunakan kristal pemanggilan jiwa aku dapat kembali memanggil Kaisar petir untuk dimasukkan ke dalam ketiga mayat hidup yang tersimpan di dalam pagoda, bukankah hal ini merupakan keberuntungan yang tak terhingga karena ketiga mayat hidup itu akan menjadi salah satu kartu As ku dalam menghadapi praktisi kuat yang melebihi kemampuanku," batin Shio Fang dengan senyum keceriaan di wajahnya.


Shio Fang kemudian mengibaskan tangannya maka seluruh koin emas, batu permata dan benda-benda berharga lainnya yang sebelumnya berada di cincin ruang ketua Linwutang, kini telah masuk ke dalam cincin ruangnya sendiri.


Setelah menyelesaikan semua pertarungan nya dengan ketua Linwutang, Shio Fang kemudian teringat kepada Putri Cin Cin yang saat ini berada di dalam gua.


Dengan cepat Shio Fang melesat masuk ke dalam Goa dan di sana dia melihat putri Cin Cin tengah terbaring pada sebuah altar batu yang dipenuhi dengan berbagai macam bahan-bahan, dalam melakukan ritual penyerapan inti bulan dingin yang akan dilakukan oleh ketua Linwutang.


Shio Fang kemudian menghilangkan jejak spiritual di kaning Sang Putri, jejak spiritual yang ditinggalkan oleh ketua Linwutang yang membuat sang putri tak sadarkan diri selama jejak itu masih berada di sana.


Setelah jejak spiritual itu menghilang, maka perlahan-lahan jari-jari tangan Sang Putri mulai bergerak dan tak lama kemudian putri Cin Cin mendapatkan kesadarannya dengan membuka matanya.


Melihat Shio Fang berada di dekatnya, putri Cin Cin seketika itu bangkit dari tidurnya dan langsung memeluk Shio Fang dengan erat, dan menumpahkan tangis nya di dada bidang pemuda tampan yang terlihat hanya bisa terdiam.


"Kak Shio Fang Aku sangat takut, tolong aku Kak bawa aku kembali ke istana cahaya ilahi," pekik sang putri.


Shio Fang dapat merasakan jika saat ini Putri Cin Cin jiwanya sangat terguncang akibat kejadian-kejadian sebelumnya yang meninggalkan rasa trauma dan ketakutan yang mendalam.


Shio Fang kemudian membalas pelukan Sang Putri untuk menenangkannya karena Shio Fang begitu sangat tak tega melihat keadaan Putri Cin Cin saat ini.


Putri Cin Cin perlahan-lahan mulai tenang di dalam pelukan Shio Fang, dan tak lama kemudian Sang Putri pun berkata. "Aku datang ke daratan Surgawi hanya untuk melihat kak Shio Fang kembali, karena saat itu aku benar-benar merindukanmu setelah terakhir kali kita bertemu. Kak Shio Fang..., maafkan aku yang selama ini telah membuatmu merasa kesal terhadapku, semua itu kulakukan agar kau lebih memperhatikanku sebagai wanita yang sangat mencintaimu," ucap putri Cin Cin dengan berterus terang dan tak ada lagi yang ditutup-tutupi.


Shio Fang hanya dapat memejamkan matanya, Dia merasakan jika wanita yang ada di dalam pelukannya telah mencintainya dengan setulus hati, namun hal itu membuat Shio Fang merasa terbebani karena di dalam hatinya yang terdalam, ada dua sosok wanita yang saat ini menjelma menjadi sesuatu yang indah, namun perlahan-lahan bayangan itu memudar setelah banyak kejadian yang mengharuskan kedua wanita itu pergi dari hatinya.


"Marilyn..., Yinzi..., mengapa kalian berdua pergi dari kehidupanku, pergi dan tak akan mungkin kembali lagi," batin Shio Fang.


Shio Fang tak terasa memeluk erat tubuh Putri Cin Cin, biar bagaimanapun putri Cin Cin telah memperlihatkan ketulusan cintanya, dan hal itu membuat Shio Fang sangat menghargai ketulusan hati wanita yang ada di pelukannya saat ini.


"Putri..., ada baiknya kita segera meninggalkan tempat ini, Dewi Lilia begitu sangat mengkhwatirkan keadaanmu," ucap Shio Fang.


Putri Cin Cin melepaskan pelukannya dan teringat akan adik angkatnya itu, tak lama kemudian sang putri kemudian menganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan dari Shio Fang.


Dengan menggunakan kekuatan ruang dan waktu pada akhirnya Shio Fang dan putri Cin Cin kembali ketempat semula, dan di tempat itu saat ini telah di penuhi dengan pasukan elit dari kekaisaran cahaya Surga.


Melihat keberadaan Shio Fang dan putri Cin Cin, penatua Xuan Yuan segera menghampiri mereka.


"Shio Fang akhirnya aku menemukanmu," ucap penatua Xuan Yuan.


Penatua Xuan Yuan kemudian membawa mereka berdua pergi dari tempat itu, yaitu ketempat pangeran Liu Han berada yang merupakan pemimpin dari penyerangan ke sekte langit hitam.


Tatapan pangeran Liu Han saat ini tertuju pada sosok putri Cin Cin, tampak terlihat rasa ketertarikan pada sosok seorang wanita terpancar dari wajah sang pangeran, saat melihat wanita muda yang kini ada di hadapannya.

__ADS_1


Bersambung


"


__ADS_2