Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Pengorbanan demi cinta


__ADS_3

Kegaduhan terjadi di balai pengobatan istana Jiangma, saat Shio Ju yang telah berubah menjadi seekor ular piton salju raksasa tengah bertarung menghadapi asap beracun yang berwujud pangeran Oyang Lang.


Kegaduhan itu langsung mengundang para petinggi istana dan kelompok Shio Fang untuk datang ke tempat itu.


Dewi Lilia yang sedikit banyak telah mengetahui banyak racun, saat ini menyadari jika racun asap hitam itu bukanlah racun biasa melainkan jelmaan dari sisi gelap tehnik kutukan yang sebelumnya dilepaskan pangeran Oyang Lang, kutukan itu tak akan pernah melepaskan targetnya walaupun pengguna tehnik itu telah mati.


"Aku tak akan pernah membiarkan asap kutukan beracun itu menyakiti kak Shio Fang, aku akan menghancurkan kutukan itu walaupun nanti nya aku sendiri yang akan binasa," batin Dewi Lilia.


Dewi Lilia kemudian melesat cepat menuju ke arah asap hitam pekat yang saat ini tengah bertarung dengan raja ular piton salju, dengan tubuh racun menyedihkan yang dimilikinya Dewi Lilia kemudian mendekat ke arah asap beracun itu dan menyemburkan darah dari dalam mulutnya, darah itu tercipta dari luka gigitan yang sengaja dibuat oleh Dewi Lilia sebelumnya.


Asap hitam yang terkena semburan darah dari mulut Dewi Lilia seketika itu menjerit kesakitan dan suara-suara banyak jiwa seketika itu juga menggema dari asap yang kini mulai semakin bertambah pekat.


Dewi Lilia hanya dapat tersenyum melihat hal itu, karena semburan darah dari tubuh racun menyedihkan yang baru saja dilakukannya adalah merupakan sebuah segel, agar dia bisa menyerap asap racun hitam itu kedalam tubuh nya.


Melihat gelagat aneh Dewi Lilia, Shio Ju seketika itu berkata. "Apa yang kau lakukan, jika kau menyerap asap beracun itu maka kau akan mati," ucapnya.


"Kak Shio Fang selama ini telah membantuku untuk dapat hidup kembali setelah aku sudah putus asa dengan diriku sendiri saat itu, dan saat ini waktunya aku membalas kebaikannya walaupun aku harus menerima kematianku".


"Kak Shio Ju, setelah kematianku katakan kepada kak Shio Fang jika aku akan selalu mencintainya sampai kapanpun juga, katakan padannya jika aku ingin dia yang akan mengubur mayatku setelah kematian, agar kebahagiaan selalu menyertai ku walaupun aku tak bisa lagi untuk bersama dirinya selamanya".


Setelah berkata seperti itu, Dewi Lilia kemudian mengibaskan tangannya dan saat itu juga Raja ular piton salju terhempas dari tempat itu, hingga menabrak beberapa bangunan balai pengobatan istana.


Raja ular piton salju kini berubah kembali dalam wujud Shio Ju, dan dia menatap tajam ke arah Dewi Lilia tanpa berkedip.


"Gadis ini benar-benar bodoh.., dia rela mengorbankan hidupnya demi untuk menyelamatkan kak Shio Fang, cinta memang dapat membuat seseorang menjadi sebodoh ini," batin Shio Ju.

__ADS_1


Di sisi lain, teriakan menyayat hati jiwa jiwa dari sisi gelap asap hitam pekat yang menyerupai pangeran Oyang Lang terus terdengar, setelah Dewi Lilia menarik asap hitam pekat itu masuk ke dalam tubuhnya, dan pada akhirnya asap hitam yang sangat mengerikan itu akhirnya menghilang menyisakan Dewi Lilia yang saat ini tergeletak tak berdaya di tempat itu.


Shio Ju segera melesat ke arah Dewi Lilia, dan merasakan denyut jantung wanita itu nyaris tak terdengar lagi.


"Celaka aura kehidupannya hampir menghilang, aku harus secepatnya melakukan sesuatu sebelum aura kehidupannya benar benar menghilang," batin Shio Ju.


Semua orang yang berada di tempat itu hanya dapat memandangi Dewi Lilia yang sudah tak berdaya tanpa bisa melakukan apa-apa, kelompok Shio Fang yang terdiri dari Shio Chen dan Shio Zen hanya bisa menatap Shio Ju dan berharap jika Shio Ju dapat menyelamatkan Dewi Lilia.


Di tempat lain, tampak dua wanita cantik tengah memeriksa keadaan Shio Fang, putri Cin Cin dan putri Bilqis secara bersama-sama segera menyalurkan energi murninya ke dalam tubuh Shio Fang yang membuat energi di dalam tubuh Shio Fang mulai timbul kembali.


Timbulnya energi di dalam tubuh Shio Fang yang tadinya telah terkuras habis, menyebabkan kitab kuno pengobatan surgawi dan benih jiwa teratai salju bereaksi, dan hal itu langsung membuat Shio Fang seketika itu juga mendapatkan energi tubuhnya kembali.


Dengan bantuan 2 harta surgawi yang berada di dalam tubuhnya membuat Shio Fang pulih dengan cepat. Shio Fang kemudian membuka matanya dan mendapati kedua wanita cantik yang begitu sangat dikenalnya telah berada di dekatnya.


"Racun pasir hitam yang berada di dalam tubuh kak Shio Fang ternyata merupakan sebuah kutukan yang tak ingin membiarkan kak Shio Fang untuk tetap hidup, kutukan itu memiliki jiwa spiritual yang hampir saja membuat kak Shio Fang celaka," ucap putri Bilqis.


"Benar kak Shio Fang, untung saja Dewi Lilia mampu menyerap semua racun itu ke dalam tubuhnya hingga kak Shio Fang dapat pulih seperti sekarang ini," timpal putri Cin Cin.


"Bagaimana keadaan Dewi lilia sekarang?" tanya Shio Fang.


Mendapatkan pertanyaan seperti itu membuat kedua wanita cantik itu hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata apa-apa, karena mereka mengetahui jika saat ini Dewi Lila telah mengorbankan nyawanya demi kehidupan Shio Fang.


Melihat kedua wanita yang berada di dekatnya terdiam hal itu membuat hati Shio Fang menjadi gelisah, Shio Fang kemudian mengedarkan pandangannya sekeliling tempat itu dan mendapati Shio Ju tengah menggendong Dewi Lilia.


"Shio Fang kemudian bangkit berdiri dan menuju ke arah Shio Ju kemudian berkata," apa yang sebenarnya terjadi dengan Dewi Lilia?" tanya Shio Fang.

__ADS_1


"Wanita muda ini telah menaruh rasa cinta yang dalam kepadamu, dia rela mengorbankan nyawanya sendiri untuk menyelamatkan mu, dan aku tak bisa mengetahui secara pasti apakah wanita muda ini masih bisa diselamatkan karena Aura hidupnya sudah semakin menipis".


"Kak Shio Fang, Dewi Lilia berpesan kepadaku jika dia mati maka hanya kau yang berhak menguburkannya agar jiwanya bisa bahagia di dalam kematiannya," ucap Shio Ju.


Shio Fang hanya bisa terdiam, dia tak menyangka jika Dewi Lilia bisa senekat itu dengan mengorbankan dirinya sendiri untuk menyelamatkannya, pengorbanan yang dilakukan Dewi Lilia untuknya membuat Shio Fang saat ini diliputi rasa bersalah di dalam hatinya.


"Mengapa kau harus melakukan semua ini, seharusnya kau masih dapat hidup bukan mengorbankan hidupmu demi aku. Jika kau dapat hidup kembali maka aku akan menjadikan mu salah seorang yang akan mendampingi di sisiku di masa depan," ucap Shio Fang dengan perasaan yang bergejolak di dalam hatinya.


Putri Cin Cin dan putri Bilqis yang berada di tempat itu hanya dapat terdiam karena dia tahu suasana hati Shio Fang saat ini begitu diliputi rasa bersalah, dan jika ada perkataan yang membuatnya tersudut maka bisa dipastikan pertengkaran akan terjadi.


Shio Fang kemudian meraih tubuh Dewi Lilia, setelah itu fluktuasi udara kemudian terjadi di tempat itu. Kini terlihat sebuah lubang hitam yang saat ini terbentuk yang merupakan jalan menuju ke dimensi lain.


Shio Fang kemudian berjalan ke arah lubang hitam itu dengan menggendong tubuh Dewi Lilia, dan tak lama kemudian lubang hitam itu pun menghilang bersama Shio Fang di dalamnya.


Shio Fang saat ini telah berada di alam jiwa, dia pun membaringkan Dewi Lilia di sebuah altar batu yang terdapat di sana.


Shio Fang kemudian menyegel tubuh itu dan mengeluarkan benih jiwa teratai salju untuk menemani Dewi lilia.


"Aku tau kau akan bertahan dengan benih jiwa Teratai salju ini, dan aku berjanji akan mencari cara untuk membangunkan mu kembali," ucap Shio Fang.


Setelah berkata seperti itu, Shio Fang kemudian mengumpulkan Aura murni di dalam alam jiwa untuk menjaga agar jiwa demi Lilia tetap berada di dalam tubuhnya.


Sesaat Shio Fang menatap lekat lekat wanita cantik yang kini berbaring di atas altar batu, dan tak lama kemudian dia pun meninggalkannya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2