Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Mendapatkan hadiah dari sang Ayah


__ADS_3

Shio Fang menatap kearah kaisar api dan berkata. "Lebih baik saat ini kita pergi ke istana phoenix, karena banyak hal yang ingin ku tanyakan kepadamu mengenai putraku," ucap Shio Fang.


"Baik yang mulia kaisar Phoenix," ucap Kaisar api.


Kedua putri hanya bisa terdiam melihat Kaisar api yang merupakan orang nomor satu di kekaisaran cahaya api, begitu tunduk dan menghormati kaisar Phoenix sebagai pemimpin aliansi kekaisaran yang besar, namun di dalam lubuk hati kedua putri yang terdalam, mereka berdua harus mengakui jika ayah kandung Shio Fan Yin begitu sangat tampan, dan memiliki kharisma yang sangat luar biasa sebagai seorang pemimpin besar, yang membuat kedua Putri mulai mengagumi dan mengidolakan sosok legenda istana phoenix itu.


Shio Fang kemudian membentuk lubang spasial dan membawa rombongan itu menuju ke istana phoenix. Kehadiran Sang Kaisar dan Ratu di istana Phoenix tentu saja membuat kepanikan semua orang, mengingat sampai saat ini mereka semua belum menemukan keberadaan kedua pangeran.


Saat melihat kedua Pangeran Tengah bersama Kaisar dan ratu Yinzi, pada akhirnya semua petinggi istana phoenix dapat merasa lega begitupun juga dengan Jendral Shio Yan yang pada akhirnya bisa kembali tersenyum melihat Kakak pertamanya datang bersama kedua pangeran, walaupun kedua pangeran saat ini tengah tak sadarkan diri.


"Kak Shio Fang, berikan kedua Pangeran padaku biar aku yang akan membawanya ke balai pengobatan istana," ucap Jendral Shio Yan.


Shio Fang menganggukkan kepalanya kemudian memberikan kedua Pangeran kepada Shio Yan lalu berkata. "Aku ingin setelah kau membawa kedua Pangeran ke balai pengobatan istana, kau harus segera datang menemuiku untuk mempertanggungjawabkan kelalaianmu sehingga membuat kedua pangeran pergi dan menjadi terluka seperti ini," ucap Shio Fang sambil melihat kearah istrinya yang masih saja memiliki amarah di raut wajahnya.


Shio Fang hanya berpura pura marah kepada jendral Shio Yan, agar masalah yang terjadi tak berbuntut panjang dengan amarah yang masih terlihat di wajah istrinya, atas kelalaian semua petinggi istana dengan perginya kedua pangeran dari istana. Kedua putranya telah tiba kembali di istana hal itu merupakan hal baik bagi semua orang.


"Baik kak Shio Fang," ucap jendral Shio Yan kemudian membawa kedua Pangeran pergi dari tempat itu.


Shio Fang mengajak kaisar api santai bermain catur sambil membicarakan mengenai pangeran Shio Fan Yin dan pangeran Go Yuan.


Saat bermain catur, kaisar api menceritakan jika kedua Pangeran saat itu pergi ke hutan makam para dewa, untuk berburu harta karun yang berada di sana sebagai hadiah ulang tahun bagi kaisar Phoenix.


Shio Fang benar-benar tersentuh mendengar perkataan dari kaisar api, dia tak menyangka jika putranya begitu nekat untuk mencarikan hadiah ulang tahun baginya, Walaupun dia tahu memasuki hutan makam para dewa begitu sangat berbahaya.


Setelah selesai bermain catur, Shio Fang pergi melihat putranya Shio Fan Yin yang saat telah sadar.


Dengan menggunakan mata Dewanya, Shio Fang dapat melihat sebuah teratai salju berada di dalam tubuh putranya, yang menjadikan pusat seluruh energi di tubuh putranya saat ini.

__ADS_1


"Bukankah ditubuh putraku itu merupakan Teratai salju yang terbentuk menjadi sebuah dantian baginya, dan itu, bukankah itu merindian yang telah berfungsi semuanya di seluruh tubuh putraku," batin Shio Fang dengan rasa keterkejutan nya.


Shio Fang begitu sangat bahagia melihat putranya telah memiliki Dantian, apalagi saat ini seluruh Meridian di dalam tubuhnya telah terbuka semua yang membuat Shio Fan Yin mampu berkultivasi melebihi kemampuan para praktisi muda biasa, dan tentu saja dengan kemampuannya itu Shio Fan Yin akan menjadi seorang praktisi hebat di masa depan.


Shio Fan Yin dapat menyadari jika ayahnya saat ini telah mendeteksi Dantian ditubuhnya, dan tentu saja dengan kemampuan sang ayah yang hebat dia mampu untuk mengetahui teratai salju sebagai Dantian barunya, yang membuat Shio Fan Yin lantas berkata.


"Ayah..., Aku telah mendapatkan Dantian baru dengan menggunakan tubuh teratai salju dari keturunan tubuh istimewa ras peri yang mengalir di darahku, Paman guru Jendral Dewa perang langit yang telah membantuku untuk mendapatkan Dantian baru dari kekuatan tubuh istimewa teratai salju".


"Ayah .., Aku minta Ayah merahasiakan semua ini dari siapapun termasuk ibu, karena aku ingin mencoba meningkatkan kekuatanku sendiri dengan bantuan guruku Dewa agung," ucap Shio Fang.


Mendengar perkataan dari putranya, Shio Fang tertawa dengan sangat bahagia dan langsung memeluk putranya dengan hangat.


"Shio Fan Yin hari ini Aku begitu sangat bahagia melebihi apapun juga, dan ini merupakan kado terbaik yang kudapatkan di hari ulang tahunku darimu".


"Ayah sangat bangga terhadap mu, karena kau sekarang telah tumbuh dewasa dan dapat berpikir serta mengambil keputusan yang terbaik bagi hidupmu".


"Jika kau ingin menuju ke alam jiwa maka salurkan lah energi murni mu ke dalam cincin itu, dan begitupun jika kau ingin keluar dari dalam alam jiwa salurkan lagi energi murni mu ke dalam cincin yang kuberikan ini, maka kau dengan sendirinya akan keluar dari alam jiwa," ucap Shio Fang.


"Terimakasih ayah..., atas pemberian berharga mu ini," ucap Shio Fan Yin.


           *****


Shio Fan Yin saat ini telah memusatkan dirinya dengan terus berlatih di alam jiwa, di bawah bimbingan Jenderal Dewa perang langit.


Dengan bimbingan dari Sang Jendral, Shio Fan Yin kini telah menjadi seorang praktisi hebat dalam beberapa bulan pelatihannya, semua itu ditunjang dengan berbagai sumber daya yang diberikan sang ayah, juga ditunjang dengan kejeniusannya sebagai seorang praktisi muda, hingga pada akhirnya Shio Fan Yin saat ini telah menembus ranah tingkat suci lanjutan, dan tentu saja tingkat kekuatan yang dimiliki Shio Fan Yin telah melebihi ke 5 saudaranya.


Hari ulang tahun kaisar Shio Fang begitu sangat meriah di hari itu, para pemimpin negara yang tergabung dalam aliansi kekaisaran besar, satu persatu telah tiba di kekaisaran phoenix dengan membawa hadiah dan ucapan selamat pada Shio Fang.

__ADS_1


Dari wilayah besar daratan surgawi saat ini juga telah datang untuk memberikan ucapan selamat dan beberapa hadiah kecil bagi Shio Fang.


Di hari itu Shio Fang juga menerima ucapan dari cinta pertamanya yaitu Marilyn, sosok wanita cantik itu saat ini telah menjadi ketua ketua suku penguasa Phoenix surgawi, dan sampai saat ini statusnya masihlah seorang wanita yang tak memiliki Suami.


"Kaisar Shio Fang lama kita tak berjumpa, selamat atas hari ulang tahunmu ini," ucap Marilyn dengan senyuman yang mengembang di bibirnya.


Shio Fang hanya terdiam dan tak bisa berkata apa-apa melihat sosok cantik di hadapannya, dengan tersenyum Shio Fang menganggukkan kepalanya sambil menerima hadiah pemberian dari Marilyn.


"Trimakasih"


Marilyn kemudian meninggalkan Shio Fang dan berbaur dengan para hadirin yang datang memberikan ucapan selamat pada Shio Fang.


Shio Fang kemudian menyimpan hadiah itu ke dalam cincin ruangnya, sengaja Shio Fang tak meletakkan hadiah dari marilyn bersama dengan hadiah lainnya, semua itu karena Shio Fang ingin melihat hadiah apa yang telah diberikan marilyn kepadanya.


Namun kenyataannya Dewi Yinzi dapat melihat Shio Fang tengah menyembunyikan sebuah hadiah dari seorang wanita cantik, yang tentu saja membuat hati Dewi Yinzi menjadi cemburu dengan keberadaan isi dari hadiah itu.


Ketua dari suku penguasa rubah ekor 9 pada akhirnya juga tiba di istana Phoenix, kehadiran ketua suku penguasa rubah ekor 9 telah menyita perhatian para hadirin laki-laki di tempat itu, karena memang pada dasarnya suku penguasa rubah ekor 9 semuanya memiliki paras yang cantik seperti halnya yang dimiliki oleh ketua Linzi.


"Selamat ulang tahun, dan terima kasih karena kau telah menyelamatkan ku waktu itu," ucap ratu Linzi sambil menyerahkan sebuah hadiah kepada Shio Fang.


Shio Fang menerima hadiah dari mantan istrinya kemudian berkata. "Aku tak mungkin akan membiarkan kau mati di depan mataku, biar bagaimanapun kau dahulu merupakan wanita yang pernah dekat di hatiku, hingga pada akhirnya kau memilih untuk meninggalkanku demi sebuah kekuatan besar. Lin'er terima kasih atas hadiah yang kau berikan ini semoga kehidupanmu akan selalu baik-baik saja," jawab Shio Fang dengan sebuah senyuman.


Putri Linzi hanya bisa menundukkan kepalanya, dan dia sangat menyesali keputusannya waktu itu hingga harus kehilangan seseorang yang sangat dicintainya.


"Kak Shio Fang maafkan Aku karena kebodohanku waktu itu yang lebih mengutamakan mendapatkan warisan kekuatan daripada memilih dirimu yang sampai saat ini masih sangat kucintai, biarlah aku menebus kesalahanku itu dengan tetap menjadi seorang pribadi yang sendiri tanpa harus ada yang mendampingiku," batin putri Linzi.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2