Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Kesepakatan perjodohan


__ADS_3

Setelah terjadi kesepakatan di antara mereka, tiba tiba saja murid senior akademi menghadap penatua Xuan Yuan, dan melaporkan tentang tantangan kaisar Lu Meng Tian kepada tetua Yao Ling mengingat Yao Lin saat ini telah pulih dari luka dalam yang di deritanya saat pertarungannya dengan Shio Fang.


"Yao Ling.., apakah kau masih ingin melakukan kesepakatan yang telah kau buat bersama Kaisar Lu Meng Tian?" tanya penatua Xuan Yuan.


Sesaat tetua Yao Ling menatap kearah Yao Lin, dan saat melihat Yao Lin menganggukkan kepalanya membuat tetua Yao Ling seketika itu berkata.


"Aku akan tetap melakukan pertarungan yang telah di sepakati itu, karena pantang bagi klan Yao untuk mengingkari sebuah kesepakatan," jawab nya.


Maka seluruh praktisi kuat yang berada di dalam ruangan itu langsung menuju ke panggung batu, karena di podium utama kaisar Lu Meng Tian telah menunggu di sana.


Setelah sedikit berbasa-basi maka kedua petarung melesat menuju ke arena pertarungan, untuk pembuktian siapa yang terkuat di antara mereka.


Di tempat lain Shio Fang sengaja pergi menjauh dari arena pertarungan, karena dirinya saat ini masih memikirkan cara bagaimana dalam setahun dia harus menjadi kuat, untuk melawan aliansi klan Yao yang akan menyerang akademi jika kesepakatan yang baru saja dibuat dia ingkari.

__ADS_1


Zen yang sedari tadi tak melihat keberadaan Shio Fang, memutuskan untuk meninggalkan tribun penonton guna mencari Shio Fang.


Pada akhirnya Zen menemukan Shio Fang yang tengah sendiri di sebuah danau, Zen tau saat ini sahabatnya itu tengah dilanda masalah mengenai perjodohan yang tak di inginkannya dengan Yao Lin.


Zen duduk di samping Shio Fang dan berkata. "Shio Fang mengenai kesepakatan satu tahun untuk perjodohanmu dengan Yao Lin, bukankah masih memiliki waktu yang panjang untukmu menjadi kuat, Aku yakin dalam 1 tahun dengan bakat dan kejeniusan yang kau miliki, kau pasti memiliki cara untuk menggagalkan perjodohan itu," ucap Zen.


"Aku hanya ingin menjadi kuat agar dapat menghadapi klan Yao dan aliansinya di masa depan, karena itu salah satu cara untuk menggagalkan pernikahanku dengan Yao Lin," ucap Shio Fang dengan hembusan nafasnya yang berat.


Zen sesaat terdiam, kemudian menatap Shio Fang lekat lekat.


Riak keceriaan seketika itu keluar dari wajah Shio Fang, dia baru mengingat jika Zen memiliki peta kuno peninggalan klan nya yang diperebutkan banyak praktisi ahli kuat sebelum tersimpan di tubuh Zen, sehingga klan Zen saat itu hancur dan menghilang dari alam surgawi karena tak ingin memberikan peta tersebut.


"Mungkin itu merupakan solusi yang terbaik bagiku, Zen...., ada baiknya kita secepatnya berangkat mencari harta karun sesuai dengan peta yang ada di tubuhmu," ucap Shio Fang yang membuat Zen menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Setelah mereka berdua menyepakati hal itu, Shio Fang terlihat mulai ceria dan mereka pun pergi menuju ke arena pertarungan yang terjadi saat ini, untuk menyaksikan pertarungan antara putra mahkota dan Yao Lin.


Di arena pertarungan, walaupun putra mahkota sudah menembus tingkat semesta awal seperti halnya Yao Lin, akan tetapi tehnik yang dimiliki Yao Lin jauh lebih kuat di banding tehnik serangan yang di lakukan putra mahkota.


Hingga serangan patung Dewi es yang telah mengalami perubahan menjadi kuat, dapat menghancurkan serangan yang dilancarkan putra mahkota, hingga satu kesempatan terbaiknya patung Dewi es mampu membuat putra mahkota terhempas keluar dari arena pertarungan.


Kekalahan putranya membuat kaisar Lu Meng Tian hanya bisa tertunduk, dia tak menyangka kekuatan muda klan Yao bisa sekuat itu.


Dengan berbesar hati kaisar Lu Meng Tian berjalan kearah tetua Yao Ling sambil berkata. "Aku mengakui kekalahanku, dan kuharap masalah kita telah selesai sampai disini," ucapnya.


"Putra mahkota sangat tangguh dalam pertarungan ini, untung saja dia masih mau mengalah kepada cucuku Yao Lin sehingga membuat cucuku dapat memenangkan pertarungan ini," jawab tetua Yao Ling.


Kaisar Lu Meng Tian mengepalkan tinjunya menahan amarah di dadanya, karena dia tau perkataan tetua Yao Lin telah menyindirnya tapi kaisar Lu Meng Tian tak bisa berbuat banyak karena dia telah kalah bertarung melalui putra mahkota.

__ADS_1


"Jika begitu aku mohon diri," ucap kaisar Lu Meng Tian kepada seluruh praktisi yang berada diatas podium utama, dan tak lama kemudian sang kaisar membalikkan tubuhnya untuk pergi meninggalkan tempat itu, yang di ikuti semua penghuni istana cahaya surga.


Bersambung


__ADS_2