Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Penyerangan


__ADS_3

Armada tempur terbang kekaisaran cahaya ilahi kini mulai berangkat menuju ke negara pasir, diperkirakan dalam 3 hari Armada tempur terbang yang dipimpin langsung oleh empat Jenderal besarnya akan tiba di negara pasir.


Armada tempur terbang yang berupa ratusan ribu elang raksasa dengan pasukan terpilih yang menungganginya, mampu untuk menutupi angkasa hingga kegelapan melanda semua tempat yang dilalui armada tempur terbang dari kekaisaran Cahaya ilahi.


Wilayah kekaisaran cahaya surga yang merupakan jalur tercepat mempersingkat jarak tempuh menuju ke negara pasir, tak menerima jika wilayah kekuasaannya dilalui oleh pasukan terbang, hal itu membuat pasukan terbang dari kekaisaran Cahaya ilahi memutar arah sehingga jarak tempuh menuju ke negara pasir bertambah menjadi lima hari lamanya.


Sementara itu, Shio Fang yang tengah bersila di dekat dinding gerbang yang cukup tersembunyi oleh banyaknya rerumputan di tempat itu, saat ini tengah menggunakan kekuatan spiritual kehampaan suci yang digabungkan dengan teknik jari matahari yang dimilikinya, dan pada akhirnya setelah melakukan perjuangan keras selama 4 hari lamanya, Shio Fang dapat membuat celah dari segel pelindung yang mengelilingi seluruh wilayah kota dan istana kekaisaran.


Setelah mendapatkan celah di dinding formasi segel pelindung, Shio Fang kemudian memanggil kelompoknya untuk datang ke tempat itu.


"Kita harus segera masuk ke dalam sana jika terlalu lama kita berada di sini, ditakutkan celah ini dapat diketahui oleh para prajurit yang menjaga tempat ini," ucap Shio Fang.


Semua yang ada di dalam kelompok Shio Fang pada akhirnya menganggukkan kepalanya, tak lama kemudian mereka segera mengikuti Shio Fang untuk masuk ke dalam celah tersebut.


Shio Fang kemudian menyuruh Shio Zen untuk memimpin kelompoknya memasuki kota, dan segera mencari penginapan untuk tempat mereka semua beristirahat dan mengatur strategi untuk memasuki kerajaan pasir.


"Setelah kalian memasuki kota segeralah membeli pakaian selayaknya para penduduk kota pasir, karena dengan penampilan kita sekarang ini sudah di pastikan akan membuat kecurigaan dari para prajurit penjaga yang saat ini telah memperketat penjagaannya di area kota," ucap Shio Fang.


"Aku akan mengikuti semua perkataan mu dengan melakukan penyamaran seperti layaknya para penduduk kota ini," ucap Shio Zen.


Setelah berkata seperti itu Shio Zen kemudian mengajak semua orang yang ada di kelompoknya untuk memasuki kota, sementara itu Shio Fang memilih untuk menutup kembali celah yang terbuka di dinding segel pelindung, semua itu untuk dapat menghilangkan jejak keberadaan mereka semua yang telah menyusup masuk kedalam kota.


Saat ini keadaan kota benar-benar di penuhi para prajurit dan mempersulit bagi mereka semua untuk dapat leluasa berjalan di kota.


"Shio Ju apa yang harus kita lakukan saat ini mengingat begitu ketatnya para prajurit yang berlalu lalang di kota ini, Aku tak ingin mereka mencurigai kita dengan pakaian yang kita kenakan tak seperti pakaian yang di kenakan para penduduk di dalam kota pasir," ucap Shio Zen.

__ADS_1


"Aku rasa kita harus berpencar, Kita harus mencari pakaian para penduduk kota bagaimanapun caranya, karena cuma cara itu yang dapat membuat kita bisa lebih leluasa berjalan di kota untuk mencari penginapan serta pakaian yang layak kita gunakan," jawab Shio Ju memberi solusi.


Shio Zen menganggukkan kepalanya dan tak lama kemudian dia pun segera memecah kelompoknya menjadi 4 bagian, Shio Zen, Shio Ju, Shio Chen pergi sendiri-sendiri untuk mencari pakaian yang digunakan oleh penduduk kota, sementara Putri Bilqis dan Putri Cin Cin pergi bersama untuk mencari pakaian bagi diri mereka masing-masing.


"Kalian berdua berparas sangat menarik dan mempesona, Aku tak ingin kalian ceroboh hingga para pemuda kota menemukan kalian, karena hal itu akan menarik minat para pemuda di kota ini untuk mendapatkan kalian".


"Aku ingin setelah kalian menemukan pakaian untuk digunakan maka kalian harus datang ke Menara yang berada di tengah-tengah kota itu, karena kita akan saling menunggu di sana," ucap Shio Zen.


"Baik kak Shio Zen, setelah kami mendapatkan pakaian tersebut maka secepatnya kami akan menuju ke Menara itu," ucap putri Cin Cin.


Setelah terjadi kesepakatan diantara kelompok Shio Fang maka mereka semua mulai berpencar satu dengan yang lainnya, dan tanpa mereka sadari seekor kelelawar sihir telah mengetahui keberadaan dari mereka semua dan kelelawar itu pun segera pergi menuju ke istana kerajaan pasir.


Di tempat lain Shio Fang telah selesai menutup kembali formasi segel pelindung, setelah itu dia pun kemudian mengeluarkan kekuatan spiritual kapan Suci untuk mengetahui keberadaan seluruh kelompoknya, namun kecemasan seketika itu terlihat di wajah Shio Fang saat mengetahui adanya jejak Aura hitam di tempat kelompoknya berkumpul sebelumnya.


"Celaka mereka sangat ceroboh sehingga tak mengetahui jika saat ini mereka semua telah diketahui oleh mata-mata dari istana kerajaan pasir. Aku harus segera bertindak cepat jika tidak maka mereka semua akan dalam masalah besar," batin Shio Fang.


Putri Cin Cin dan putri Bilqis yang telah mendapatkan pakaian penyamaran, tiba-tiba dikejutkan dengan suara yang sangat jelas di telinga mereka berdua.


"Saat ini kalian berdua telah diketahui oleh orang orang dari istana kerajaan pasir, cepat bergerak dan berkumpul bersamaku," ucap Shio Fang.


Namun baru beberapa langkah mereka berjalan, tiba-tiba saja kedua wanita itu dikejutkan dengan sekumpulan prajurit istana yang telah mengepung mereka semua.


"Adik Bilqis seperti situasi saat ini tidak menguntungkan bagi kita, karena keadaan ini bisa membahayakan kelompok kita jika kita berdua sampai tertangkap oleh mereka," ucap putri Cin Cin.


Namun belum sempat Putri Bilqis menjawab perkata dari putri Cin Cin, tiba tiba saja suara bentakan keras yang diiringi dengan aura ranah tingkat semesta bintang 5 yang sangat menindas, seketika itu juga telah membuat tubuh kedua wanita itu bergetar karena melawan Aura menindas yang tertuju arah mereka berdua.

__ADS_1


Tubuh putri Cin Cin seketika itu juga mengeluarkan aura dingin yang membuat tanah di sekitar tempat itu telah membeku menjadi es, dan tekanan yang menindas ke arah nya seketika itu tertahan oleh aura kuat dari tubuh bulan dingin.


"Pemilik tubuh bulan dingin ya..., ini sangat menarik aku akan melihat seberapa kuat tubuh bulan dingin yang ada padamu," ucap seorang laki-laki tua yang tak lain adalah perdana menteri Oyang Hong, yang merupakan seorang praktisi kuat dari 7 praktisi puncak di daratan Surgawi.


Setelah berkata seperti itu perdana menteri Oyang Hong segera melesat cepat menuju ke arah putri Cin Cin, dengan menghancurkan semua perisai es yang terbentuk.


Tinju perdana Mentri Oyang Hong di lemparkan ke arah Putri Cin Cin, yang menyebabkan riak energi yang sangat kuat dan menakutkan keluar dari dalam tinjunya.


Putri Bilqis tak tinggal diam saat bahaya akan menimpa putri Cin Cin, yang membuat Putri bilqis segera mengepalkan tinjunya kemudian melesat untuk menyambut tinju dari perdana Mentri Oyang Hong.


Ledakan yang memekakkan telinga terjadi di tempat itu saat kedua tinju saling berbenturan di udara.


Keduanya sama-sama terseret beberapa meter ke belakang, dan saat ini perdana Mentri Oyang Hong baru menyadari jika wanita yang berbenturan tinju dengannya memiliki tulang selaksa langit.


"Ha..ha..ha.., aku tak menyangka jika kau memiliki tulang selaksa langit, ini merupakan sebuah keberuntungan bagiku karena aku akan mendapatkan tulang selaksa langit darimu, sebagai persembahan bagi pangeran Oyang Lang yang telah mati akibat diterima," ucap perdana Mentri Oyang Hong.


Putri Bilqis saat ini merasa kan kegelisahan yang sangat luar biasa di dalam hatinya, karena ancaman yang baru saja dikeluarkan oleh perdana Mentri Oyang Hong pasti akan di wujudkan nya, karena dia tahu jika perdana menteri Oyang Hong merupakan praktisi kuat yang tergabung dalam 7 praktisi puncak yang menduduki tahta terkuat di daratan surgawi.


Merasakan jika perdana Mentri yang ada di hadapannya bukan lah seorang praktisi yang mampu untuk di kalahkannya, tanpa ragu putri Cin Cin kemudian mengeluarkan kristal berwarna biru tua dari dalam cin Cin penyimpanan yang di milikinya, dan seketika itu juga memecahkannya.


Di tempat lain, saat ini Shio Fang dapat merasakan jika Aura hidup dari tubuh Shio Ju tiba tiba saja melemah, yang membuat Shio Fang saat ini menjadi bingung apakah dia akan menyelamatkan Shio Ju ataukah kedua putri yang saat ini juga dalam masalah besar.


"Aku dapat merasakan Aura hidup dari kedua Putri masih baik-baik saja, lebih baik saat ini aku menuju kearah Shio Ju karena keadaannya begitu sangat mengkhawatirkan," batin Shio Fang.


Setelah berkata seperti itu Shio Fang bangkit dari duduk bersilanya, kemudian melesat cepat menuju ketempat Shio Ju berada.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2