
Perundingan pun terjadi di antara ratu calista dan Shio Fang, saat ini Shio Fang mengutarakan keinginannya untuk meminta pasukan besar istana Atena, agar dapat membantunya saat melakukan penyerangan terhadap Kekaisaran cahaya ilahi, dan memberikan kedudukan kepada Dewi Yinzi untuk menjadi ratu di istana Athena, sesuai dengan garis murni ras peri sejati yang ada di tubuh Dewi Yinzi.
Ratu Calista dapat memenuhi kesepakatan yang pertama untuk membantu Shio Fang dalam penyerangan besar besaran ke istana cahaya ilahi, namun untuk kesepakan yang kedua ratu Calista tak bisa memenuhinya karena tahta istana Athena sebenarnya telah di tujukan pada pangeran Jing Yu putranya.
"Bagaimana mungkin pangeran Jing Yu dapat memimpin ras peri sementara dia tak memiliki garis keturunan sejati dari darah peri murni, bukan kah hal itu akan membuat ras peri akan semakin mengalami kemunduran di dalam peningkatan setiap anggotanya".
"Setahuku seorang pemimpin ras peri dapat berkomunikasi dengan pohon Siglus, yang membuat pohon Siglus akan mengakuinya dan memberikan semua energi murni yang di butuhkan oleh setiap peri dengan keberadaan pemimpin yang benar-benar memiliki kwalitas yang ditunjuk para luhur peri".
"Ratu Calista bukankah ambisimu itu akan membuat ras peri semakin terpuruk, dengan memaksakan kehendak mu dan mengorbankan semua ras peri yang ada di istana ini," ucap Shio Fang.
"Aku telah membangun istana ini hingga menjadi besar dengan tanpa adanya garis keturunan peri murni di dalamnya, sudah sepantasnya aku memberikan yang telah ku capai pada putraku Jing Yu untuk menjadi pemimpin ras peri berikutnya".
"Aku pernah bermimpi akan menikahkan putraku dengan Yinzi, agar ras peri akan mengalami kejayaannya kembali, tapi kenyataan yang ada dia lebih memilih mu yang bukan dari rasanya sendiri, melainkan ras manusia yang memiliki setatus lebih rendah dari ras peri," ucap ratu Calista sambil menatap kearah Dewi Yinzi.
Mendengar perkataan ratu Calista yang masih menginginkan istrinya untuk bersanding dengan pangeran Jing Yu, membuat aura mengerikan perlahan lahan keluar dari dalam tubuh Shio Fang yang membuat tetua Dewan di dalam pertemuan itu lantas berkata.
"Sepertinya masalah ini hanya dapat di selesaikan dengan pemilihan pemimpin baru bagi istana Athena oleh seluruh peri yang ada di istana ini, dan kandidatnya adalah Dewi Yinzi dan pangeran Jing Yu," ucapnya.
Shio Fang tentu saja merasa keberatan menyikapi semua itu, biar bagaimana pun para peri yang ada di istana Athena pasti akan memilih pangeran Jing Yu yang merupakan putra dari ratu calista.
Mendengar Dewan istana memberikan solusi dalam mencari pemimpin baru bagi istana Athena dengan cara dipilih langsung oleh para peri, ratu calista langsung menyetujuinya karena sebenarnya ratu Calista pasti akan bisa mempengaruhi para peri untuk memilih putranya.
Dewi Yinzi yang mengetahui jika pemilihan pemimpin itu akan merugikan dirinya, seketika itu berkata. "Jika memang Dewan tetua telah memutuskan untuk melakukan pemilihan, maka aku akan menyetujuinya," ucapnya.
__ADS_1
Dewi Yinzi dengan cepat menggenggam tangan suaminya, karena tak ingin Shio Fang kembali menciptakan kekacauan di dalam pertemuan yang terjadi.
"Sayang..., semua akan baik baik saja, karena para leluhur para peri tak akan mungkin memberikan kekuasaan kepada tangan yang salah," bisik Dewi Yinzi di telinga Shio Fang.
Pada akhirnya Shio Fang hanya bisa menghembuskan napas dengan berat, karena keputusan dari istrinya itu wajib dia hormati Walaupun sangat berat di terima oleh hati kecilnya sendiri.
Pada akhirnya pemilihan pemimpin baru akan di laksanakan di tempat suci pohon Siglus berada. Satu persatu para peri mulai memilih calon pemimpin baru bagi istana Athena, hingga pada akhirnya seluruh kotak telah terisi oleh suara para peri.
Perhitungan suara terjadi dengan hikmat, dari ratusan ribu para peri yang memberikan suaranya, hanya ada 500 suara yang memilih Dewi Yinzi dan tentu saja hal itu membuat kemenangan telak berada di pihak pangeran Jing Yu.
Ratu Calista tentu saja merasa sangat bersuka cita mengetahui putranya dapat memenangkan pemilihan pemimpin istana Athena.
Dengan sendirinya mahkota yang saat ini berada di tempat ketua dewan Istana, pada akhirnya akan berada di pihak pangeran Jing Yu.
Tampak pemimpin dari dewan istana saat ini tengah berjalan menuju ke arah pangeran Jing Yu, sambil membawa mahkota kebesaran istana Athena.
Shio Fang yang berada di dekat Dewi Yinzi hanya bisa menggelengkan kepalanya seakan tak percaya dengan keputusan para peri yang memilih pangeran Jing Yu, karena sebenarnya para peri telah memilih suatu kesalahan besar hingga mengabaikan seorang peri dengan kedudukan bangsawan darah murni.
Shio Fang kemudian mengajak Dewi Yinzi untuk pergi meninggalkan tempat itu, karena Shio Fang merasa jika kehadiran Dewi Yinzi sama sekali tak diinginkan oleh semua orang.
Dewi Yinzi kemudian berjalan mengikuti Shio Fang dari belakang, karena tangannya saat ini telah berada di dalam genggaman tangan Shio Fang.
"Apakah kalian berdua tak menunggu sampai acara pelantikan putraku menjadi pemimpin baru istana Athena selesai dilaksanakan, sebelum kalian berdua pergi meninggalkan acara ini?" tanya ratu Calista yang saat ini telah berada di hadapan Shio Fang dengan senyum yang seolah-olah memberikan ejekan kepada kedua nya.
__ADS_1
Dewi Yinzi yang dapat melihat kekesalan di wajah Shio Fang kemudian berkata. "Jika Ratu menginginkan kami tetap berada di sini maka hal itu akan kami lakukan," jawab Dewi Yinzi dengan memberikan senyuman manisnya kepada ratu Calista sambil mempererat genggaman tangannya di tangan Shio Fang.
Tiba tiba suara menggema di tempat itu. "Penobatan pemimpin baru bagi ras peri akan dijatuhkan kepada pangeran Jing Yu," ucap seorang anggota dewan istana.
Pemimpin anggota Dewan segera meletakkan mahkota kepemimpinan ras peri di kepada pangeran Jing Yu, namun tiba-tiba pohon Siglus yang ada di tempat itu mengeluarkan aura yang sangat megah dan tirani, yang membuat seluruh tempat itu menjadi bergetar sangat hebat seperti tertimpa sebuah gempa.
Shio Fang dapat merasakan kekuatan yang keluar dari dalam pohon Siglus dapat menggetarkan hatinya, yang menandakan jika kekuatan megah dan tirani itu tak bisa diremehkan karena kekuatan itu mampu untuk menyaingi kekuatan semesta abadi yang dimilikinya.
Sedetik kemudian sesosok tua keluar dari dalam pohon Siglus, sosok tua itu dapat dikenali oleh seluruh peri yang berada di tempat itu sebagai leluhur pertama bangsa peri, yang membuat seluruh peri seketika itu berlutut memberi hormat.
"Apakah kalian telah melupakan keberadaan bangsawan darah murni ras peri sehingga kalian semua mengabaikannya. Darah ras murni merupakan garis keturunanku dan jika kalian memang ingin mengabaikannya maka kalian tak akan menemukan lagi keberadaan pohon Siglus sebagai pelindung bangsa peri".
"Lakukanlah penobatan pangeran Jing Yu yang telah kalian pilih, dan akupun sebagai leluhur akan meninggalkan kalian semua karena apa yang kalian lakukan kepada garis keturunanku telah membuatku sangat kecewa," ucap leluhur peri yang kemudian masuk kembali ke dalam pohon Siglus.
Tiba tiba saja pohon Siglus yang rimbun dengan dedaunan, pada akhirnya dedaunan itu mulai rontok satu persatu di hadapan ratusan ribu para peri yang menyaksikan kejadian itu.
Kepanikan kini melanda seluruh peri yang berada di tempat itu, karena jika pohon Siglus mati maka akan berakhir juga kehidupan para peri yang ada di istana Athena, karena sebenarnya energi kehidupan bagi mereka semua di dapatkan dari keberadaan pohon Siglus, hingga para peri dapat bertahan hidup hingga ratusan ribu tahun lamanya.
Seluruh Dewan istana segera berlari menuju ke arah Dewi Yinzi untuk meminta bantuannya agar dapat berbicara dengan pohon Siglus, Karena hanya Dewi Yinzi yang dapat berkomunikasi dengan leluhur yang berdiam di dalam pohon Siglus.
"Yang mulia ratu Yinzi, kami semua para peri memohon kepadamu untuk dapat berkomunikasi dengan leluhur yang berada di dalam pohon siglus, karena sebenarnya kami semua telah memilihmu untuk menjadi pemimpin baru ras peri, demi untuk kelangsungan hidup ras peri di masa depan," ucap pemimpin dewan istana.
Dewi Yinzi kemudian menatap ke arah Shio Fang untuk mendapatkan persetujuan darinya, dan terlihat Shio Fang telah menganggukkan kepalanya yang menandakan jika dirinya mengizinkan Dewi Yinzi untuk dapat berkomunikasi dengan leluhur yang berada di dalam pohon Siglus.
__ADS_1
Bersambung